WorksheetsPENILAIAN HARIAN ISI DAN KEBAHASAAN NOVEL KELAS XII
Total questions: 20
Worksheet time: 39mins
Bacalah petikan novel berikut ini dengan cermat!
….tapi itu tak dapat dicapai dengan kenduri saja. Masa dan keadaanlah yang menentukan. Ompi yakin, masa itu pasti akan datang. Dan, ia menunggu dengan hati yang disabar-sabarkan. Pada suatu hari yang gilang gemilang, angan-angannya pasti merupa jadi kenyataan. Dia yakin itu bahwa Indra Budiman-nya akan mendapat nama tambahan dokter di muka namanya sekarang. Atau salah satu titel yang mentereng lainnya. Ketika Ompi mulai mengangankan nama dambaannya itu, diambilnya kertas dan potlot ditulisnya nama anak-anak, Dr. Indra Budiman. Dan Ompi merasa bahagia sekali. Ia yakinkan kepada para tetangganya akan cita-citanya yang pasti tercapai itu. (A.A. Navis, anak kebanggaan)
Amanat yang terkandung dalam penggalan novel di atas adalah….
Janganlah terlalu yakin dengan angan-angan sendiri.
Cita-Cita pasti tercapai kalau dilandasi keyakinan dan keberhasilannya
Hendaklah kita yajin dengan yang kita cita-citakan
Cita-cita orang tua akan tercapai kalau didukung oleh anaknya
asal kita yakin bahwa pengaruh orang lain tidak ada artinya
Bacalah petikan novel berikut dengan cermat!
“Aku merasa ringan, kini aku sudah menceritakan kepada kalian di depan Wak Katok beban dosa yang selama ini menghimpit hatiku dan kepalaku. Aku sudah mengakui dosa-dosaku, dan tolonglah doakan supaya Tuhan suka kiranya mengampuni dosa-dosa Wak Katok ...”. Pak Balam mendekatkan kedua belah telapak tangan seperti orang berdoa, dan mulutnya komat-kami
Watak Pak Balam pada kalimat tersebut adalah….
munafik
jujur
ramah
penyabar
lugu
Bacalah Kutipan novel berikut untuk menjawab soal di bawah ini !
Kami gelagapan. (1) Tidak siap menjawab pertanyaan interogatif disenja bergerimis dalam keadaan kepayahan ini.
“Apa salah kalian?” Berondongannya sekali lagi, tidak sabar. (2) Gerimis bercampur dengan pecikan ludahnya . Mukanya maju. Napasnya mengerubuti mukanya. Aku katupkan mataku rapat-rapat. Apa yang akan dilakukan Tyson ini padaku.
Melihat aku menutup mata, dia membentuk lebih keras, “Jangan takut dengan manusia, jawab!”
Aku tidak punya pilihan lain untuk memberanikan diri menjawab. Ragu-ragu,
Maaf… maaf… Kak, kami terlambat. (3) Tapi hanya sedikit Kak, lima menit saja.
(4)“Sudah berapa lama kalian resmi jadi murid di PM?” katanya memotong kalimatku.
“Dua…dua…Kak.” Jawabku terbata-bata.
“Baru dua hari sudah melanggar. (5) Bukankah kemarin malam Qanun dibacakan dan kalian tahu tidak terlambat.”
*PM= Pondok Madani
*Qanun=peraturan
( Negeri 5 Menara Karya A, Faudi)
Penggambaran watak Tyson yang tegas diungkap melalui…
dialog antartokoh
tanggapan tokoh lain
secara langsung
pikiran-pikiran tokoh
tindakan tokoh
Bacalah Kutipan novel berikut untuk menjawab soal di bawah ini !
Kami gelagapan. (1) Tidak siap menjawab pertanyaan interogatif disenja bergerimis dalam keadaan kepayahan ini.
“Apa salah kalian?” Berondongannya sekali lagi, tidak sabar. (2) Gerimis bercampur dengan pecikan ludahnya . Mukanya maju. Napasnya mengerubuti mukanya. Aku katupkan mataku rapat-rapat. Apa yang akan dilakukan Tyson ini padaku.
Melihat aku menutup mata, dia membentuk lebih keras, “Jangan takut dengan manusia, jawab!”
Aku tidak punya pilihan lain untuk memberanikan diri menjawab. Ragu-ragu,
Maaf… maaf… Kak, kami terlambat. (3) Tapi hanya sedikit Kak, lima menit saja.
(4)“Sudah berapa lama kalian resmi jadi murid di PM?” katanya memotong kalimatku.
“Dua…dua…Kak.” Jawabku terbata-bata.
“Barudua hari sudah melanggar. (5) Bukankah kemarin malam Qanun dibacakan dan kalian tahu tidak terlambat.”
*PM= Pondok Madani
*Qanun=peraturan
( Negeri 5 Menara Karya A, Faudi)
Pernyataan yang menggambarkan latar sore hari terdapat pada kalimat nomor..
1
2
3
4
5
Cermati kutipan berikut!
Tiap-tiap pemuda yang bersekolah di Betawi dalam bertamasya di Danau Singkarak atau Sawahlunto dan singgah ke Solok, belum pernah mereka melampaui sebuah rumah kecil yang amat bersih rupanya. Rumah itu dibeli oleh Ibu Hanafi dan disanalah ia tinggal bersama Rapiah karena perlu menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak suka bercerai lagi dengan mertuanya yang sudah dipandangnya sebagai ibu kandungnya, sedangkan Ibu Hanafipun berkata hendak menurutkan orang kedua itu ke mana perginya.
Rapiah tetap menolak hendak dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati akan memberi ayah tiri pada Syafei.
(Salah Asuhan, Abdul Muis)
Hal dalam kutipan yang terkait dengan kehidupan bermasyarakat sekarang ini adalah…
Ibu mertua dan menantu perempuan bersepakat bersama untuk merawat anak dan cucunya
Megungjungi tempat-tempat wisata di saat waktu luang bersama keluarga
Hendaklah kita mengunjungi saudara yang ada di daerah
Tidak menikah lagi sesudah suami meninggal demi masa depan anak yang dicintai
Jika bertamasya ke Danau singkarak, singgah ke rumah saudara yang ada di sana
Bacalah kutipan novel 9 Matahari karya Adenita berikut ini!
"....orang hebat adalah orang yang bisa bersalaman dengan kesulitan. Jadi kalau kamu semua lagi punya kesulitan, hadapi! Jangan takut... Ibaratnya gini loh, kamu sudah memutuskan untuk menceburkan diri ke sungai maka pilihannya adalah terus berenang untuk sampai ke tepian dan meraih semuanya. Menyerah bukan pilihan untuk hidup. Karena menyerah cuma akan membuat kamu tenggelam di tengah sungai dan mati tanpa diketahui orang."
"Ibarat orang terjatuh, aku harus bangkit dulu dan memastikan kakiku cukup kuat untuk berjalan atau berlari, baru mengulurkan tangan untuk membantu."
"Ikhlas itu nggak pakai tapi, Sayang. Ikhlas berarti kamu menerima segalanya dengan lapang hati kesalahan dalam bentuk apa pun yang sudah pernah terjadi. Biarkan hati kita seluas lautan. Ibarat setitik tinta yang kalau kamu teteskan di segelas air dan bakal bikin airnya hitam, beda dengan kalau kamu teteskan ke laut. Ngerti'kan, Tar? Karena lautan itu luas, dan seperti itulah harusnya hatimu ketika kamu bilang ikhlas, Tari... Sudah tidak ada lagi yang tersisa."
Pandangan yang disampaikan pengarang dalam cuplikan novel tersebut adalah....
Kesulitan itu harus dihadapi sepanjang bisa dan mampu menjalaninya.
Orang yang hebat adalah orang yang berserah diri dan ikhlas menjalaninya.
Orang yang hebat adalah orang yang pantang menyerah dan ikhlas menjalaninya
Orang yang hebat adalah orang yang tidak takut menghadapi kesulitan.
Menyerah bukan pilihan yang baik untuk mempertahankan kehidupan.
Bacalah penggalan novel berikut dengan cermat!
Serba susah, serba salah. Ini tak kuat, ini tak sanggup. Dan sementara itu pikiran dan semangat selalu dikacaukan dan diharubirukan oleh sesal tak putus, sedih tak berkesudahan. Teringat sawah dan rumah pusaka bapak, yang telah dijual dan dihabiskan! Terkenang kebaikan istri, yang telah meninggalkan dunia karena makan hati oleh perbuatan dan kelakukan diri sendiri. Di mana tinggal kemegahan selama ini.
Akan pelengah-lengah pikiran dan akan pembeli nasi Mak Iyah mau tak mau. Ia pun bekarja juga menganyam topidari pandan seperti pada malam itu.
Akan tetapi perasaannya selalu tergoda, semangatnya senantiasa terganggu!
Isi penggalan novel tersebut mengungkapkan ….
kesengsaran tokoh menghadapi masa lalu
kelesuan tokoh untuk melakukan sesuatu
kebingungan tokoh dalam menghadapi sesuatu
nostalgia tokoh di masa lalunya.
penyesalan tokoh atas perbuatannya
Bacalah penggalan novel berikut ini dengan cermat!
Serba susah, serba salah. Ini tak kuat, ini tak sanggup. Dan sementara itu pikiran dan semangat selalu dikacaukan dan diharubirukan oleh sesal tak putus, sedih tak berkesudahan. Teringat sawah dan rumah pusaka bapak, yang telah dijual dan dihabiskan! Terkenang kebaikan istri, yang telah meninggalkan dunia karena makan hati oleh perbuatan dan kelakukan diri sendiri. Di mana tinggal kemegahan selama ini.
Akan pelengah-lengah pikiran dan akan pembeli nasi Mak Iyah mau tak mau. Ia pun bekarja juga menganyam topidari pandan seperti pada malam itu.
Akan tetapi perasaannya selalu tergoda, semangatnya senantiasa terganggu!
Konflik yang terdapat pada penggalan novel tersebut adalah
Perasaan bersalah tokoh terhadap bapaknya karena menjual harta bendanya.
Perasaan menyesal tokoh akan tindakannya telah menjual peninggalan bapak dan menyakiti istrinya
Tokoh terkenang akan kebaikan istrinya yang telah ia sia-siakan dan tidak ia pedulikan
Tokoh merasa bersalah telah mengkhianati kepercayaan bapaknya dan tidak menjaga istrinya
Perasaan bersalah tokoh yang tiada akhir karena durhaka terhadap bapaknya.
Bacalah penggalan teks berikut ini dengan cermat!
Kata-kata si pegawai itu memberondong cepat bagai peluru mendesing memerahkan daun telinga laki-laki
itu. Biji mata laki-laki itu melotot berputar-putar cepat seolah-olah hendak melompat keluar dari kedua matanya....
Majas yang digunakan pada kalimat pertama dalam teks tersebut adalah..
Personifikasi
hiperbola
asosiasi
simile
metafora
Cermatilah kutipan novel Layar Terkembang, karya S.T. Alisyahbana berikut!
(1) Wiraatmaja menggelengkan kepalanya,”Anak-anak sekarang payah kita hendak mengertinya, pendapatnya selalu berlainan dengan kita; apa yang kita katakana baik, katanya tidak baik.”
“Bukan begitu, Bapak!” kata Tuti pula menyambung kata ayahnya, “Bukan mereka sengaja hendak bertentangan dengan orang-orang tua. (3) Yang bertentangan itu hanyalah pendapat tentang bahagia, tentang arti hidup kita sebagai manusia. (4) emang berkata bahwa bahagia itu ialah pekerjaan yang mudah, pendapatan yang besar, harapan yang baik di kemudian hari, pendeknya hidup yang senang. (5) Saleh menganggap bahagia itu lain artinya. (6) Bahagia itu baginya tidak sama dengan hidup senang. (7) Baginya yang dinamakannya bahagia itu ialah dapat menurutkan desakan hatinya, dapat mengembangkan tenaga dan kecakapannya sepenuh-penuhnya den menyerahkannya kepada yang terasa kepadanya yang terbesar dan termulia dalam hidup ini.”
Pernyataan yang menunjukkan bahwa Saleh seorang yang berwatak teguh pendiriannya adalah….
Pendapat Ayah Saleh selalu dilawan Saleh dengan prinsip hidup, tetapi dia sendiri tidak tahu tujuannya, seperti terlihat pada kalimat (6) dan (7).
Pendapat Tuti tidak sejalan dengan pendapat Saleh tentang kebahagiaan dalam menjalani hidup, seperti terlihat pada kalimat (4) dan (5).
Saleh yang selalu menjadi anak pembangkang kepada Wiraatmaja (bapaknya) dan Tuti (kakaknya), seperti terlihat pada kalimat (2) dan (3).
Saleh ingin membahagiakan orang tuanya, tetapi orang tuanya tidak mau menerima keinginan Saleh, seperti terlihat pada kalimat (1) dan (4).
Saleh tidak mau mengubah keinginannya sekalipun prinsipnya tidak mendapat dukungan dari Bapaknya, seperti terlihat pada kalimat (1) dan (7).
Cermati kutipan berikut!
Malam minggu kemarin hal itu telah terjawab. Walaupun kelihatannya masih samar-samar. Sukri melihat ada skuter di depan rumah Sumarni. Sukri tidak jadi masuk. Dia intip dari balik semak-semak. Sumarni menerima tamu di ruang tamu. Mereka duduk berdua di ruang tamu. Dan tidak lama Sukri berlindung di balik semak-semak, dia melihat Sumarni dan pemuda itu naik skuter. Sukri bagaikan dibakar api dalam semak-semak. Dia pandang skuter berlalu meninggalkan bunyi yang menusuk hati.
Bukti bahwa latar tempat peristiwa dalam kutipan tersebut adalah di sekitar rumah Sumarni, yaitu…
di balik semak-semak, menerima tamu
naik skuter, di balik semak-semak
di depan rumah Sumarni, di rang tamu
melihat ada skuter diparkir, di ruang tamu
balik semak-semak, di depan rumah Sumarni
Cermati kutipan berikut!
1) Malam minggu kemarin hal itu telah terjawab. 2) Walaupun kelihatannya masih samar-samar. 3) Sukri melihat ada skuter di depan rumah Sumarni. 4) Sukri tidak jadi masuk. 5) Dia intip dari balik semak-semak. Sumarni menerima tamu di ruang tamu. 6) Mereka duduk berdua di ruang tamu. 7) Dan tidak lama Sukri berlindung di balik semak-semak, dia melihat Sumarni dan pemuda itu naik skuter. 8) Sukri bagaikan dibakar api dalam semak-semak. 9) Dia pandang skuter berlalu. 10) Suaranya meninggalkan bunyi yang menusuk hati.
Citraan visual terdapat pada kalimat....
3-4-6
3-5-6
5-6-7
6-8-10
8-9-10
Cerita berikut ini untuk soal nomor 16 sampai 19. Perhatikanlah baik-baik!
Frodo, yang sudah disengat Shelob, tergeletak mati, atau begitulah kelihatannya: misi mereka terpaksa berakhir dengan malapetaka, atau Samwise harus meninggalkan majikannya. Akhirnya Sam mengambil Cincin dan berusaha melanjutkan sendirian misi yang tampaknya sia-sia itu. Tapi tepat saat ia akan masuk ke daratan Mordor, beberapa Orc datang dari Minas Morgul dan turun dari menara Cirith Ungol yang berfungsi menjaga puncak celah. Dalam keadaan tidak tampak karena memakai Cincin, Samwise menguping percakapan para Orc bahwa Frodo bukan mati, tapi hanya pingsan. Namun sudah terlambat ketika ia mengejar mereka; para Orc menggotong tubuh Frodo ke terowongan yang menuju pintu belakang menara mereka. Samwise jatuh pingsan di depannya ketika pintu itu berdentang tertutup.
Dikutip dari: Lord of The Ring
Masalah yang diungkap dalam kutipan naskah tersebut adalah ....
Samwise ingin memiliki cincin majikannya
Frodo dan Samwise jatuh pingsan
Misi terancam gagal karena Frodo dan Samwise dalam keadaan tidak berdaya
Samwise tidak mau menampakkan diri
Samwise tidak mampu menolong Frodo
Bacalah petikan cerita berikut dengan cermat!
Frodo, yang sudah disengat Shelob, tergeletak mati, atau begitulah kelihatannya: misi mereka terpaksa berakhir dengan malapetaka, atau Samwise harus meninggalkan majikannya. Akhirnya Samwise mengambil Cincin dan berusaha melanjutkan sendirian misi yang tampaknya sia-sia itu. Tapi tepat saat ia akan masuk ke daratan Mordor, beberapa Orc datang dari Minas Morgul dan turun dari menara Cirith Ungol yang berfungsi menjaga puncak celah. Dalam keadaan tidak tampak karena memakai Cincin, Samwise menguping percakapan para Orc bahwa Frodo tidak mati, tapi hanya pingsan. Namun sudah terlambat ketika ia mengejar mereka; para Orc menggotong tubuh Frodo ke terowongan yang menuju pintu belakang menara mereka. Samwise jatuh pingsan di depannya ketika pintu itu berdentang tertutup.
Dikutip dari: Lord of The Ring
Watak tokoh Samwise yang menonjol pada kutipan cerita tersebut adalah ....
penakut
setia
polos
lemah
jujur
Bacalah teks cerita berikut dengan cermat!
Frodo, yang sudah disengat Shelob, tergeletak mati, atau begitulah kelihatannya: misi mereka terpaksa berakhir dengan malapetaka, atau Samwise harus meninggalkan majikannya. Akhirnya Samwise mengambil Cincin dan berusaha melanjutkan sendirian misi yang tampaknya sia-sia itu. Tapi tepat saat ia akan masuk ke daratan Mordor, beberapa Orc datang dari Minas Morgul dan turun dari menara Cirith Ungol yang berfungsi menjaga puncak celah. Dalam keadaan tidak tampak karena memakai Cincin, Samwise menguping percakapan para Orc bahwa Frodo tidak mati, tapi hanya pingsan. Namun sudah terlambat ketika ia mengejar mereka; para Orc menggotong tubuh Frodo ke terowongan yang menuju pintu belakang menara mereka. Samwise jatuh pingsan di depannya ketika pintu itu berdentang tertutup.
Dikutip dari: Lord of The Ring
Watak tokoh “Samwise” dideskripsikan dengan cara ....
pelukisan bentuk fisik tokoh
penggambaran langsung
penggambaran peristiwa yang dialami tokoh
tanggapan tokoh lain
pengungkapan jalan pikiran tokoh
1. Bacalah dua kutipan teks berikut ini dengan cermat!
Teks 1
Seorang pemuda bernama Kacak, yang merasa karena mamaknya adalah kepala desa, mempunyai sifat sombong dan selalu berbuat sekehendak hatinya sehingga kurang disukai oleh orang-orang sekampungnya. Namun, lain halnya dengan Midun, walupun hanya anak seorang petani miskin, tetapi ia mempunyai pendidikan moral dan agama yang baik, sehingga sangat disukai oleh orang-orang di kampungnya.
Teks 2
Tuti dan Maria, anak wedana pensiunan, R. Wiriaatmadja, ketika berada di Gedung Akuarium Jakarta bertemu dengan Yusuf, mahasiswa fakultas kedokteran. Maria siswa HBS, seorang yang lincah dan periang. Sebaliknya Tuti, kakaknya, gadis pemikir yang hanya mempercakapkan hal-hal yang dianggapnya perlu, aktivis organisasi wanita yang gagah memperjuangkankemajuan kaumnya.
Persamaan isi kedua teks tersebut adalah…
Sama-sama menggunakan alur maju
Sama-sama mengangkat tema pendidikan
Menggunakan sudut pandang orang pertama
Menggambarkan watak tokoh
Menggambarkan latar sosial
1. Bacalah kutipan novel berikut ini!
Ah, sebenarnya dia kagum pada laki-lakiitu. Agaknya mesti beginilah makna dari setiap jiwa yang besar. Manusia besar, yang bakal tak pernah dicetakn amanya dalam buku-buku pelajaran dan dikuliahkan oleh mahaguru-mahaguru. Sebab dia tak pernah menulis artikel dalam majalah, apalagi dalam surat kabar. Manusia besar ini, filosof ini, akan berlaku dari dunia tanpa apa- apa, selain sejumput kesan-kesan takberaturan pada sejumput orang lain tentang dia. Hanya itu.
Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah...
Sebenarnya orang akan menilai kebesaran jiwa seorang melalui nama dan karya karya yang dihasilkan.
Laki-laki yang berjiwa besar itu telah meninggal dan namanya dicetak dalam buku- buku pelajaran.
Sesungguhnya kebesaran jiwa seseoranglah yang menumbuhkan kekaguman pada orang lain meski orang itu tidak meninggalkan sesuatu kepada kita.
Orang besar yang banyak dikagumi orang dalam cerita ini tidak banyak meninggalkan warisan kepada anak cucunya.
Orang berjiwa besar telah menulis ide, gagasan, dan segala yang dipikirkan dalam buku-buku pelajaran
1. Bacalah teks novel berikut dengan saksama
“Siapa laki-laki itu Lintang?”Tanya Sahara tercekat. “Bodenga...” “Oooh ...,” kami serentak menutup mulut dengan tangan.Menakutkan sekali.Tak ada yang berani berkomentar.Tegang menunggu kelanjutan cerita Lintang. “Aku lebih takut padanya daripada buaya mana pun. Pria ini tak mau dikenal orang, tapi sepanjang pesisir Belitung Timur, siapa tak kenal dia?”“Dia melewatiku seperti aku tak ada dan dia melangkah tanpa ragu mendekati binatang buas itu. Dia menyentuhnya! Menepuk-nepuk lembut kulitnya sambil menggumamkan sesuatu.Ganjil sekali, buaya itu seperti takluk, mengibas-ngibaskan ekornya laksana seekor anjing yang ingin mengambil hati tuannya. Lalu mendadak sontak dengan sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, reptil zaman Cretaceous itu terjun ke rawa menimbulkan suara laksana tujuh pohon kelapa tumbang sekaligus.
(Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)
Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah....
jangan hidup mengucilkan diri sehingga dijauhi masyarakat
jangan mendekati binatang buas bila kita tidak memiliki keahlian
janganlah takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada binatang buas
janganlah berbuat usil kepada orang-orang yang tidak mau bermasyarakat
janganlah menilai seseorang dari penampilannya
Bacalah teks novel berikut dengan saksama!
“Siapa laki-laki itu Lintang?”Tanya Sahara tercekat. “Bodenga...” “Oooh ...,” kami serentak menutup mulut dengan tangan. Menakutkan sekali.Tak ada yang berani berkomentar. Tegang menunggu kelanjutan cerita Lintang. “Aku lebih takut padanya daripada buaya mana pun. Pria ini tak mau dikenal orang, tapi sepanjang pesisir Belitung Timur, siapa tak kenal dia?”“Dia melewatiku seperti aku tak ada dan dia melangkah tanpa ragu mendekati binatang buas itu. Dia menyentuhnya! Menepuk-nepuk lembut kulitnya sambil menggumamkan sesuatu.Ganjil sekali, buaya itu seperti takluk, mengibas-ngibaskan ekornya laksana seekor anjing yang ingin mengambil hati tuannya. Lalu mendadak sontak dengan sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, reptil zaman Cretaceous itu terjun ke rawa menimbulkan suara laksana tujuh pohon kelapa tumbang sekaligus.
(Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)
Kalimat yang bercetak miring dalam kutipan novel tersebut bermajas....
personifikasi
metafora
hiperbola
simile
asosiasi
1. Bacalah teks novel berikut dengan saksama!
(1) “Siapa laki-laki itu Lintang?”Tanya Sahara tercekat. “Bodenga...” “Oooh ...,” kami serentak menutup mulut dengan tangan. Menakutkan sekali. Tak ada yang berani berkomentar. Tegang menunggu kelanjutan cerita Lintang. “Aku lebih takut padanya daripada buaya mana pun. Pria ini tak mau dikenal orang, tapi sepanjang pesisir Belitung Timur, siapa tak kenal dia?”“Dia melewatiku seperti aku tak ada dan dia melangkah tanpa ragu mendekati binatang buas itu. Dia menyentuhnya! Menepuk-nepuk lembut kulitnya sambil menggumamkan sesuatu. Ganjil sekali, buaya itu seperti takluk, mengibas-ngibaskan ekornya laksana seekor anjing yang ingin mengambil hati tuannya. Lalu mendadak sontak dengan sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, reptil zaman Cretaceous itu terjun ke rawa menimbulkan suara laksana tujuh pohon kelapa tumbang sekaligus.
(Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)
Kalimat bercetak miring menggunakan citraan ....
perasaan dan audio
audio dan perabaan
visual dan perabaan
gerak dan perasaan
visual dan audio
