NEW
Font size
WorksheetsPembelajaran Cerpen - 4
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Perhatikan kutipan cerpen berikut ini!
“Kang, kita harus benar-benar pergi dari sini?” Tanya Siti Halimah di sela tangisnya.
“Tentu saja. Seperkasa apa pun perlawanan kita, ternyata tetap kalah melawan yang berkuasa. Kita ini hanya wong cilik, orang iskin,” sahut Mastur sembari melihat rumah Lik Paijan yang siap diruntuhkan.
Teriakan Lik Paijan masuh terdengar menyayat hati. Lelaki tua itu merebut tali yang mengikat seekor sapi miliknya. Wajahnya memerah seperti nyaris terbakar, suaranya melengking-lengking menolak pengosongan rumahnya. Tetapi, pelawanan Lik Paijan pun percuma saja. Beberapa petugas berbadan tegap mengangkat tubuhnya. Melihat itu, tangis Siti Halimah semakin pecah. Dia mendekap Satriya Piningit lebih erat.
“Akhirnya kita harus pergi dari rumah kita sendiri, Kang. Pergi dari kampong yang membesarkan kita,” ucap Siti Halimah getir.
“Iya, mau tak mau kita harus mengalah. Gusti Allah tidak tidur, Bune. Di tempat lain, semoga kita mendapat ladang rezeki yang lebih baik lagi,” ujar Mastur.
Tema yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….
Politik
Sosial
Agama / Religi
Pendidikan
Bacalah kutipan cerpen berikut ini !
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
orang pertama pelaku sampingan
orang pertama pelaku utama
orang ketiga pelaku utama
orang ketiga pelaku sampingan
Bacalah kutipan cerpen berikut ini !
Sekilas Fikri melihat pengemis berkaki buntung di depan toko. Segera ia turun dari mobilnya dan menghampiri pengemis tersebut. Dia tersenyum dan membuka dompet yang berada dalam tasnya. Diambilkannya uang seratus ribuan lalu ia berikan pada pengemis itu.
Cara pengarang menggambarkan watak tokoh pada kutipan cerpen tersebut adalah ...
Deskripsi tokoh
Perilaku tokoh
Dialog antar tokoh
Diceritakan langsung
Bacalah kutipan cerpen berikut ini !
Sudah tujuh tahun aku tidak pulang. Aku rindu kampung halaman, mencium lagi semerbaknya bunga hutan, melihat rimbunnya semak di belakang rumah, ramainya kicau burung liar setiap bangun pagi. Semuanya membangkitkan ingatanku kembali.
Judul yang tepat kutipan cerpen tersebut adalah ....
Pulang Kampung
Panorama Kampung Halaman
Nostalgia Waktu Kecil
Kenangan
Bacalah kutipan cerpen berikut ini !
Dengan tergesa-gesa Miko menaiki bus yang nyaris meninggalkan suasana yang kurang nyaman baginya. Dari kejauhan terdengan sayup suara “… penumpang bus Sumber Kencono harap untuk segera memasuki kendaraan…”. Hati Miko agak tenang karena dia sudah berada di dalamnya. “Mudah-mudahan sore nanti aku bisa berada di acara itu,” harapnya dalam hati.
Latar waktu dan tempat pada penggalan cerpen tersebut adalah …
sore hari, terminal
siang hari, perjalanan
siang hari, terminal
pagi hari, rumah
Perhatikan kutipan cerita tersebut !
Kutipan kalimat tersebut dapat dikembangkan lagi menjadi sebuah paragraf pada tahapan . . .
orientasi
komplikasi
resolusi
penyelesaian
Bacalah kutipan cerpen berikut ini !
Bagaimanapun juga, dia akan memperistrinya. Roro Jonggrang takut menolak pinanganan itu. Namun demikian, dia tidak akan menerimnya begitu saja. Dia mau kawin dengan Bandung Bondowoso asalkan syarat-syaratnya dipenuhi. Syaratnya ialah supaya dia dibuatkan seribu candi dan dua sumur yang dalam. Semuanya harus dikerjakan dan selesai dalam satu malam.
Teks cerpen tersebut merupakan bagian …
Puncak konflik
Perkenalan
Penyelesaian masalah
Pemunculan maslah
Bacalah kutipan cerpen berikut ini !
Meski termasuk anak yang pandai dan masuk kelas akselerasi, Syahrul tetap memilik banyak teman dan sahabat. Baginya teman adalah lingkungan yang dapat memberikan banyak inspirasi dan pengalaman yang tidak diperoleh di bangku sekolah. Di rumah ia juga bersikap baik pada tetangga. Ia ingat ketika orang tuannya berpesan, “Carilah teman dan sahabat sebanyak-banyaknya karena kita tidak bisa hidup sendiri. Suatu saat pasti kita membutuhkan orang lain.”
Pada cerpen tersebut terdapat unsur ekstrinsik yang berupa nilai . . .
politik
sosial
agama/religi
budaya
Pertemuan ke - 4 pembelajaran teks cerpen materi yang kita pelajari adalah . . .
Mengidentifikasi cerita pendek
Menyimpulkan unsur-unsur cerita pendek
Menelaah struktur dan kebahasaan cerita pendek
Penyusunan teks cerita pendek.
Bagian pada unsur cerpen yang memiliki fungsi fisikal dan psikologi dalam cerita disebut . . .
Alur
Latar / Setting
Sudut Pandang
Nilai - nilai ekstrinsik
