wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

NILAI-NILAI DALAM NOVEL

Total questions: 15

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Aminudin sangat kecewa setelah mengetahui bahwa gadis itu bukanlah Mariamin. Agar ayahnya tidak malu dan kecewa, Aminudin menerima gadis itu sebagai isterinya. Aminudin berkirim surat kepada Mariamin bahwa ia sudah menikah dengan gadis pilihan ayahnya. Aminudin menjelaskan duduk perkaranya. Sebelum surat itu selesai dibacanya, Mariamin sudah pingsan. la lalu jatuh sakit. Ayah Aminudin merasa bersalah dan minta maaf kepada Mariamin dan ibunya. la berjanji akan tetap bersahabat dengan keluarga Sutan Baringin. Setelah satu tahun Aminudin menikah, Mariamin pun terpaksa menikah dengan seorang kerani bernama Kasibun dari Padangsidempuan. Hidupnya sangat menyedihkan karena tabiat suaminya sangat kasar. (Novel Azab dan Sengsara, Merari Siregar)

Unsur budaya yang tampak pada cuplikan novel di atas adalah …..

a)

kawin paksa

b)

konflik keluarga

c)

penolakan cinta

d)

eratnya hubungan orang tua dan anak

e)

kekuasaan suami yang lebih besar

2.

Lalu, katanya "Kalau Nyonya melarangku datang kemari, itu hak Nyonya, Tapi, menyambutku dengan semburan begini, rasanya Nyonya telah membuat kekeliruan bertamu. Nyonya harus mempersilakan tamu Nyonya masuk, bukan memakinya.

Nilai adat istiadat yang terdapat pada kutipan cerita tersebut adalah….

a)

Nyonya bertindak benar

b)

setiap orang berbeda kepribadiannya

c)

kita harus menghargai tamu

d)

kita harus senantiasa berkorban

e)

saling menghargai antarsesama

3.

Kebanyakan perempuan yang jatuh ke dalam tangan Datuk Meringgih ini semata-mata karena uangnya juga. Sebab lain daripada itu, tak ada yang dapat dipandandang padanya. Rupanya buruk, umurnya telah lanjut, pakaian dan rumah tangganya kotor, adat dan kelakuannya kasar dan bengis, bangsanya rendah dan kepandaiannya pun tak ada, selain daripada kepandaian berdagang. (Novel Siti Nurbaya, Marah Rusli)

Tradisi atau kebiasaan yang terungkap di dalam cuplikan novel di atas adalah….

a)

uang sebagai daya tarik pernikahan

b)

kelakuan kasar dan bengis dari suami

c)

kepandaian sangat utama dalam berumah tangga

d)

penampilan penting bagi seseorang yang akan berkeluarga

e)

ketaatan seorang istri dan tanggung jawab seorang suami

4.

(1) Lama benar ia menangis, tak hilang-hilang wajah Corrie dari pandanganmya. (2) Cintanya memang belum putus pada Corrie karena cinta itus ialah cinta yang mula-mula yang sudah dikandung semasa masih berseluar pendek ke sekolah rendah. (3) Ketika itu, hilanglah segala kesenangan hati dari Hanafi. (4) Sekiranya Corrie masih ada di Betawi, niscaya Hanafi akan keluar malam itu dari kamarnya dan akan mencari kekasih itu ke tempatnya. (5) Dan akan meniaraplah la di tanah, serta memeluk, dan mencium lutut istrinya. (Novel Salah Asuhan, Abdul Muis)

Kata penunjuk waktu tidak dijumpai dalam kalimat nomor….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

5.

Tapi, seketika itu, Ratna sudah mengucap pula. Sudarma, adiknya, pada siapakah ia bergantung jika Ratna tidak ada lagi? Hanya anak yang seorang itu yang akan dapat menyenangkan hati ibu bapaknya di kemudian hari bila ia telah sampai tamat belajar. Bolehkah Ratna berlepas diri, sedang tiga orang darah dagingnya mengharap-harap akan bantuannya. (Novel Pertemuan Jodoh, Abdoel Moeis)

Dalam struktur novel, cuplikan di atas termasuk bagian….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

evaluasi

d)

resolusi

e)

koda

6.

Kebanyakan perempuan yang jatuh ke dalam tangan Datuk Meringgih ini semata-mata karena uangnya juga. Sebab lain daripada itu, tak ada yang dapat dipandang padanya. Rupanya buruk, umurnya telah lanjut, pakaian dan rumah tangganya kotor adat dan kelakuannya kasar dan bengis, bangsanya rendah dan kepandaiannya pun tak ada, selain daripada kepandaian berdagang. (Novel Siti Nurbaya, Marah Rusli)

Cuplikan di atas berkategori sebagai evaluasi karena berisi....

a)

penyelesaian akhir atas konflik utama

b)

komentar pengarang atas masalah yang dialami tokoh utama

c)

cerita dan alur yang membentuk kisah keseluruhan novel

d)

tanggapan pengarang terhadap konflik cerita

e)

ulasan pengarang terhadap keseluruhan masalah

7.

Aku juga merasa cemas. Aku cemas karena melihat Bu Mus yang resah dan karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku. Meskipun beliau begitu ramah pagi ini tapi lengan kasarnya yang melingkari leherku mengalirkan degup jantung yang cepat. Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga. Menyekolahkan anak berarti mengikatkan diri pada biaya selama belasan tahun dan hal itu bukan perkara gampang bagi keluarga kami. (Novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata)

Nilai kehidupan yang dominan tersirat dalam penggalan novel di atas adalah….

a)

etika

b)

moral

c)

sosial

d)

budaya

e)

agama

8.

(1) Dengan hati yang remuk redam, Hanafi pulang ke kampung halamannya di Sumatera Barat. (2) Ibunya ingin mengembalikan Hanafi kepada Rafiah. (3) Hanafi menolak karena tidak mungkin menjilat liur yang sudah diludahkannya. (4) Hanafi menyesal oleh tindakannya yang tidak mau mengindahkan nasihat orang tuanya sehingga ia menderita dalam menjalani hidup ini. (5) Tak lama kemudian, Hanafi mati karena menelan empat butir sublimat.

Dalam pengembangan novel, cuplikan tersebut cocok ditempatkan dalam bagian….

a)

koda

b)

orientasi

c)

komplikasi

d)

evaluasi

e)

resolusi

9.

Tapi agaknya bukan hanya ayahku yang gentar. Setiap wajah orang, tua di depanku mengesankan bahwa mereka tidak sedang duduk di bangku panjang itu, karena pikiran mereka, seperti pikiran ayahku, melayang-layang ke pasar pagi atau ke keramba di tepian laut membayangkan anak lelakinya lebih baik menjadi pesuruh di sana. Para orang tua ini sama sekali tak yakin bahwa pendidikan anaknya yang hanya mampu mereka biayai paling tinggi sampai SMP akan dapat mempercerah masa depan keluarga. Pagi ini mereka terpaksa berada di sekolah ini untuk menghindarkan diri dari celaan aparat desa karena tak menyekolahkan anak atau sebagai orang yang terjebak tuntutan zaman baru, tuntutan memerdekakan anak dari buta huruf. (Novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata)

Konflik yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah….

a)

kegentaran tokoh ayah

b)

tuntutan zaman baru

c)

keharusan melek huruf

d)

perang batin para orang tua

e)

keterpaksaan para orang tua

10.

Rumah itu dibeli oleh ibu Hanafi dan di sanalah ia tinggal bersama Rafiah. Karena perlu menyekolahkan Syafei, Rafiah tidak perlu bercerai lagi dengan mertuanya yang sudah dipandang sebagai ibu kandungnya. Sedangkan, ibu Hanafi pun berkata hendak menurutkan orang berdua itu ke mana perginya. Rafiah telah menolak hendak dipersuamikan. la berkata tak sampai hati memberi ayah tiri kepada Syafei.

Cuplikan cerita itu dapat dijelaskan kembali secara ringkas, yakni sebagai berikut….

a)

Ibu tak sampai hati memberi ayah tiri kepada Syafei.

b)

Rafiah tetap menolak hendak dipersuamikan.

c)

Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya tak pudar.

d)

Kita harus menghormati orang tua, terutama ibu.

e)

Rumah yang dibeli ibu Hanafi ditempati Rafiah

11.

(1) Sambil makan malam di dapur umum, aku diskusikan kecemasanku pada Sahibul menara. (2) Kecuali Raja, tampaknya kami semua merasakan hal yang sama. (3) Kami meringis tegang membayangkan ujian maraton sebulan penuh. (4) Atang mencoba menghibur menyemangati dirinya sendiri dan kami semua. (5) Seperti kata Kiai Rais, "Mari kita kerahkan kemampuan kita semua, setelah itu kita bertawakal."(6) "kita perbanyak juga ibadah karena ilmu yang kita pelajari itu adalah nur, cahaya."(7)"Dan nur hanya bisa ada di tempat yang bersih dan terang," timpal Dulmajid. (Negeri 5 Menari, A. Fuadi)


Bukti nilai moral saling memberi semangat, berusaha, dan berdoa dalam kutipan novel tersebut terdapat pada kalimat ....

a)

(1) dan (3)

b)

(2) dan (6)

c)

(3) dan (6)

d)

(4) dan (5)

e)

(6) dan (7)

12.

(1) Aku tersenyum tak percaya. "Benarkah? Yang paling tua sekarang ada di mana?" "Dumai."

(2) "Caltex?" mataku membesar, aku hanya menebak.

(3) Bapak itu menggelengkan kepala, "Rekanan Caltex, baru saja menamatkan pendidikannya di Amerika, atas biaya perusahaan."

(4) Aku tenganga. Tuhan, ini mustahil, tak bisa dipercaya.

(5) Bapak itu tertawa lagi. "Percayalah kepada Allah, atas segala sesuatu."

( "Raul", Joni A.)


Nilai religius dalam kutipan cerpen di atas terdapat pada kalimat nomor ....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

13.

Aku pun tersadar karena tiba-tiba sepasang sepatu pelanggan sudah tegeletak di depan mataku! Semua lamunanku tentang cerita Bapak lenyap sudah.


Rupanya sudah terdengar azan magrib! Kuraih sepatu pelanggan itu dan mulai menyemirnya, tanpa menoleh pada langgananku. hatiku bersorak karena aku dapat rezeki sore ini. Namun, sebelum tanganku bergerak, si pemilik sepatu mencegahku.

"Nanti saja, menyemirnya, Sableng! Kita salat dulu!"


(Masjid Raya, Joni A.)


Nilai moral dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....

a)

mengajak orang untuk beribadah

b)

memberi rezeki pada orang lain

c)

mengharap rida atas setiap pekerjaan

d)

mengerjakan sesuatu dengan semangat

e)

mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan

14.

Kenari merasa malu dan kurang percaya diri kalau berkumpul dengan teman-temannya. Tubuhnya kecil dan mengeluarkan bau tak sedap. Teman-temannya sering meledek dan menggodanya. Kenari ingin penampilannya berubah. Dia ingin buktikan kepada teman-temannya bahwa ia bisa tampil bersih dan tidak kalah besar. Kenari pun bangun pagi dan rajin membersihkan diri. Ia tidak malas lagi mencari makan. Berkat ejekan teman-temannya, dirinya membuang jauh-jauh sifat malasnya.


Nilai moral pada kutipan cerita tersebut adalah….

a)

dalam pergaulan harus memusnahkan sikap berkuasa

b)

dengan teman harus saling menggoda dan meledek

c)

berusahalah menjadi lebih baik agar percaya diri

d)

kurang percaya diri hal biasa dalam pergaulan

e)

meledek kekurangan orang lain

15.

Acara pun dibuka, Tuan Hadi dan keluarganya berdiri di atas panggung dengan wajah ceria. Mereka bercerita bahwa panen sawit kali ini sangat berhasil, untuk itu mereka akan memberikan uang 500 ribu untuk semua yang datang. Sudah pasti kami senang. Itu gaji kami sebulan sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit milik mereka.


“Saya akan pamit, sebulan ini ada urusan ke luar negeri” Ucap Tuan Hadi dipenghujung sambutannya.


Biasa saja menurutku, orang sekaya Tuan Hadi pasti sangat mudah jalan jalan ke luar negeri. Selesai acara, kami semua diantar pulang, semua wajah terlihat cerah. Semua kami pulang ke rumah dengan kenyang, membawa banyak makan dan uang. ("Tragedi Asap", Gigih Suroso)


Nilai sosial dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....

a)

jalani hidup dengan apa adanya

b)

bekerja untuk mendapatkan upah

c)

hindari jalan yang membahayakan diri

d)

percaya dan lakukan nasihat orang tua

e)

bagilah rezeki yang kita peroleh kepada orang lain