wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

REMIDI PH 4 INFLASI KEBIJAKAN MONETER FISKAL

Total questions: 40

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Inflasi yang terjadi karena adanya kenaikan harga pada barang-barang mentah yang diperlukan untuk memproduksi barang dan jasa, sehingga harga barang-barang dan jasa mengalami penyesuaian dengan adanya kenaikan harga, disebut juga dengan istilah…

a)

Demand Pull Inflation

b)

Cost Push Inflation

c)

Domestic Inflation

d)

Imported Inflation

e)

Hyper Inflation

2.

Suatu negara mengalami gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan perekonomian. Akibatnya terjadi krisis ekonomi yang menyebabkan inflasi mencapai 40%. Berdasarkan jenisnya, negara tersebut mengalami inflasi jenis…

a)

Inflasi dalam negeri

b)

Inflasi tarikan permintaan

c)

Inflasi luar negeri

d)

Inflasi dorongan biaya

e)

Inflasi berat

3.

Untuk menekan tingginya inflasi, pemerintah menaikkan pajak penghasilan. Akibatnya pengeluaran konsumsi masyarakat berkurang sehingga tidak mendorong kenaikan harga-harga barang. Tindakan ini disebut juga dengan kebijakan…

a)

Moneter

b)

Fiskal

c)

Cadangan Minimum

d)

Pasar Terbuka

e)

Diskonto

4.

1. Perhatikan hal-hal berikut!

1) Menurunkan tarif pajak 4) Meningkatkan APBN

2) Menetapkan kredit selektif 5) Meningkatkan suku bunga

3) Menjual surat-surat berharga

Berdasarkan keterangan di atas, yang merupakan kebijakan pemerintah dalam mengatasi inflasi adalah…

a)

1), 2) dan 4)

b)

2), 3) dan 5)

c)

1), 3) dan 5)

d)

3), 4) dan 5)

e)

2), 3) dan 4)

5.

Inflasi bisa diatasi dengan berbagai cara. Cara yang tidak dapat dilaksanakan oleh Bank Indonesia adalah.

a)

Dengan meningkatkan besarnya tarif pajak pendapatan bagi masyarakat

b)

Dengan melakukan kebijakan diskonto

c)

Dengan melakukan kebijakan giro wajib minimum

d)

Dengan memberikan himbauan kepada bank umum untuk mengurangi jumlah kredit yang disalurkan kepada masyarakat

e)

Dengan melakukan kebijakan pasar terbuka

6.

Inflasi dapat merugikan berbagai pihak karena mengurangi besarnya nilai riil dari mata uang tersebut. Peran/ posisi yang tidak dirugikan oleh adanya inflasi adalah…

a)

Pegawai negeri sipil

b)

Debitur

c)

Pensiunan

d)

Pemilik tabungan

e)

Kreditur

7.

Apabila kadar inflasi mencapai 37 %, maka termasuk ke dalam inflasi ....

a)

ringan

b)

sedang

c)

berat

d)

hiperinflasi

e)

sangat berat

8.

Harga minyak dunia melambung tinggi, hal ini berdampak bagi Indonesia yakni inflasi...

a)

dari dalam negeri

b)

biaya produksi

c)

dari luar negeri

d)

tarikan permintaan

e)

inflasi berat

9.

Salah satu cara mengatasi inflasi adalah dengan kebijakan moneter, kebijakan moneter adalah ....

a)

Tindakan menaikkan dan menurunkan suku bunga oleh bank sentral

b)

Tindakan memperjual belikan surat-surat berharga untuk mempengaruhi jumlah uang beredar

c)

Menaikkan atau menurunkan cadangan wajib bank

d)

Melakukan sanering dan memotong uang kertas

e)

Langkah yang diambil pemegang otoritas moneter untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dan daya beli uang

10.

Lembaga yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan kebijakan moneter adalah ...

a)

Bank Umum

b)

Bank Sentral

c)

Bank Pembangunan Masyarakat

d)

Pemerintah

e)

Menteri Keuangan

11.

Inflasi dapat merugikan berbagai pihak karena mengurangi besarnya nilai riil dari mata uang tersebut. Pihak manakah yang tidak dirugikan oleh adanya inflasi?

a)

Aparatur Sipil Negara (ASN)

b)

Pemilik tabungan

c)

Pensiunan

d)

Kreditur (peminjam)

e)

Debitur (pemberi pinjaman)

12.

Negara K mengimpor bahan baku obat dari negara A. Negara A sedang mengalami inflasi, sehingga negara K terkena imbasnya yaitu harga obat di dalam negeri mengalami kenaikan. Kondisi tersebut menyebabkan inflasi yang disebut....

a)

demand pull inflation

b)

cost push inflation

c)

imported inflation

d)

domestic inflation

e)

closed inflation

13.

Berdasarkan kurva tersebut, inflasi yang terjadi adalah ....

a)

Inflasi dalam negeri

b)

Inflasi luar negeri

c)

Demand Pull Inflation

d)

Cost Push Inflation

e)

Galloping Inflation

14.

Kecenderungan naiknya harga barang pada umumnya secara terus menerus akibat adanya ketidakseimbangan antara arus barang dan arus uang adalah pengertian dari…

a)

Inflasi

b)

Deflasi

c)

Devaluasi

d)

Apresiasi

e)

Revaluasi

15.

Adanya tuntutan dari kaum buruh akan kenaikan gaji atau upah akan menyebabkan tingkat kenaikan harga yang cenderung tidak terkontrol dimasa yang akan datang. Inflasi ini disebut…

a)

Demand pull inflation

b)

Open inflation

c)

Closed inflation

d)

Spiral inflation

e)

Cost push inflation

16.

Golongan yang dirugikan apabila terjadi inflasi adalah…

a)

Pengusaha

b)

Spekulan

c)

Pegawai Tetap

d)

Petani

e)

Pedagang

17.

Berdasarkan tabel di atas maka laju inflasi untuk bulan Juni 2014 adalah…

a)

3,21 %

b)

4,72 %

c)

4,97 %

d)

5,11 %

e)

8,32 %

18.

Berikut ini yang bukan merupakan dampak inflasi adalah…

a)

Jumlah uang yang beredar banyak

b)

Daya beli masyarakat menurun

c)

Dunia usaha semakin lesu

d)

Semakin banyak pengangguran

e)

Merosotnya tingkat kehidupan

19.

Inflasi yang timbul karena sebab dari luar negeri disebut…

a)

Domestic inflation

b)

Imported inflation

c)

Cost push inflation

d)

Demand pull inflation

e)

Bottleneck inflation

20.

Hiperinflasi adalah inflasi yang terjadi….

a)

Di bawah 5%

b)

Antara 5% s/d 10%

c)

Antara 10% s/d 30%

d)

Antara 30% s/d 100%

e)

Di atas 100%

21.

Inflasi yang terjadi karena masyarakat ingin hidup di luar batas kemampuannya. Hal itu dinyatakan oleh…

a)

Teori kuantitas

b)

Teori strukturalis

c)

Teori Keynes

d)

Teori kualitas

e)

Teori currency

22.

Dalam rangka menjaga kestabilan arus uang dan arus barang dalam perekonomiaan dan menekan peredaran jumlah uang di masyarakat. Bank Sentral bisa melakukan penjualan Surat Berharga milik Pemerintah di bursa efek. Kebijakan Bank Sentral ini disebut ...

a)

Politik Pasar Terbuka

b)

Politik diskonto

c)

Politik Kredit Selektif

d)

Politik Sanering

e)

Politik Cash Ratio

23.

Cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi inflasi melalui kebijakan fiskal antara lain….

a)

Politik diskonto dan mengatur pengeluaran pemerintah

b)

Politik pasar terbuka dan politik persediaan kas

c)

Pengaturan pengeluaran pemerintahan dan peningkatan tarif pajak

d)

Peningkatan tarif pajak dan pengawasan harga

e)

Peningkatan produksi dan kebijakan upah

24.

Kenaikan harga disekitar hari raya tak dapat digolongkan sebagai inflasi karena….

a)

Tak diikuti karena banyaknya uang yang beredar

b)

Jumlah barang yang dibutuhkan cukup banyak

c)

Hanya terjadi pada bahan makanan dan pakaian

d)

Kenaikan itu tak berlangsung terus-menerus

e)

Presentase kenaikannya terlalu besar

25.

Untuk mengatasi inflasi dapat dilakukan dengan cara…..

a)

Menambah uang yang beredar dan menambah produksi

b)

Menambah uang yang beredar dan mengurangi produksi

c)

Mengurangi uang yang beredar dan menambah produksi

d)

Mengurangi uang yang beredar dan mengurangi produksi

e)

Mencetak uang baru untuk menambah produksi

26.

Demand Pull inflation dapat terjadi karena beberapa hal berikut, kecuali...

a)

Besarnya pajak diturunkan

b)

Terlalu banyak uang yang beredar di masyarakat

c)

Konsumen lebih memilih membeli barang dalam jumlah yang banyak

d)

Bank Sentral terlalu banyak mengalirkan uang

e)

Menurunnya anggaran belanja negara dan ekspansi bisnis

27.

Kebijakan pemerintah untuk mengatasi inflasi dengan cara menjual dan membeli surat-surat berharga adalah...

a)

Kebijakan diskonto

b)

Kebijakan pasar terbuka

c)

Kebijakan fiskal

d)

Kebijakan menaikan kas rasio

e)

Kebijakan nonmoneter

28.

Peran Bank Sentral untuk mengatasi inflasi dimana mewajibkan bank-bank untuk menaikan cadangan kasnya adalah..

a)

Open market

b)

Pengawasan kredit

c)

Cash rasio

d)

Politik moneter

e)

Politik diskonto

29.
Apabila diketahui indeks harga konsumen pada tahun 2018 sebesar 156,25 dan pada tahun 2019 sebesar 160,40, maka laju inflasi pada tahun 2019 adalah ...
a)
0,66%
b)
1,66%
c)
2,03%
d)
2,33%
e)
2,66%
30.

Salah satu cara untuk mengatasi inflasi melalui kebijakan fiskal adalah ....

a)

Menjual surat-surat berharga

b)

Menaikkan tingkat suku bunga

c)

Mengurangi jumlah uang beredar

d)

Menaikkan tarif pajak

e)

Menetapkan harga eceran tertinggi

31.
Inflasi yang besarnya 10% - 30% merupakan inflasi ...
a)
Ringan
b)
Sedang
c)
Berat
d)
Sangat berat
e)
Sangat ringan
32.

1. Dari pernyataan berikut, yang bukan merupakan gejala yang menjadi indikasi adanya kenaikan jumlah uang beredar adalah…

a)

Naiknya harga barang secara keseluruhan

b)

Kenaikan harga beberapa jenis barang karena terhambatnya pasokan

c)

Terhambatnya distribusi barang

d)

Peningkatan suku bunga yang dilakukan oleh Bank Indonesia

e)

Kenaikan harga barang dan jasa secara terus menerus

33.

Untuk menekan tingginya inflasi, pemerintah menaikkan pajak penghasilan. Akibatnya pengeluaran konsumsi masyarakat berkurang sehingga tidak mendorong kenaikan harga-harga barang. Tindakan ini disebut juga dengan kebijakan…

a)

Moneter

b)

Fiskal

c)

Cadangan Minimum

d)

Pasar Terbuka

e)

Diskonto

34.

Suatu negara mengalami gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan perekonomian. Akibatnya terjadi krisis ekonomi yang menyebabkan inflasi mencapai 40%. Berdasarkan jenisnya, negara tersebut mengalami inflasi jenis…

a)

Inflasi dalam negeri

b)

Inflasi tarikan permintaan

c)

Inflasi luar negeri

d)

Inflasi dorongan biaya

e)

Inflasi berat

35.

Dampak negatif inflasi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah adalah..

a)

Menurunnya jumlah barang yang diminta

b)

Meningkatnya jumlah barang yang diminta

c)

Meningkatnya daya beli masyarakat

d)

Meningkatnya pendapatan riil produsen

e)

Meningkatnya beban hidup riil masyarakat

36.

Bank Indonesia tidak sembarangan dalam mencetak uang, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit atau seimbang. Hal ini dilakukan untuk mencapai kestabilan ekonomi. Kebijakan yang dilakukan untuk mengendalikan jumlah uang beredar oleh bank sentral tersebut merupakan kebijakan. .

a)

Moneter

b)

Fiskal

c)

Diskonto

d)

Stabilitas uang

e)

Stabilitas ekonomi

37.

Krisis ekonomi di Negara Konoha menyebabkan harga kebutuhan pokok meningkat. Sektor industri mengalami kelesuan dan nilai rupiah terdepresiasi terhadap mata uang asing. Kebijakan moneter yang diambil pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut adalah. . .

a)

Membeli surat-surat berharga

b)

Menaikkan suku bunga perbankan

c)

Memberikan subsidi secara berkala

d)

Mengurangi cadangan kas untuk bank

e)

Menaikkkan pajak penjualan barang mewah

38.

Kebijakan kontraktif adalah ....

a)

kebijaan untuk menambah penerimaan Negara

b)

kebijakan untuk mengurangi pengeluaran Negara

c)

kebijakan yang mengatur jumlah pinjaman Negara

d)

kebijakan mengurangi jumlah uang beredar

e)

kebijakan menambah jumlah uang beredar

39.

Jika pemerintah mengatasi deflasi dengan cara membeli surat-surat berharga, akan mengakibatkan ....

a)

jumlah uang beredar naik

b)

jumlah uang beredar akan turun

c)

permintaan surat berharga akan naik

d)

tingkat bunga naik

e)

nilai nominal obligasi meningkat

40.

Beberapa daerah di Indonesia masih menghadapi masalah sistem logistik yang kurang memadai. Masalah sistem logistik memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Kondisi tersebut dapata menyebabkan tingginya laju inflasi. Kebijakan moneter yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah ...

a)

Bank Indonesia menaikkan tingkat BI rate

b)

Pemerintah akan menaikkan pajak penghasilan

c)

Pemerintah akan menaikkan tarif pajak penjualan

d)

Bank Indonesia menurunkan tingkat suku bunga acuan

e)

Bank Indonesia membeli kembali surat berharga dari masayarakat