NEW
Font size
WorksheetsLatihan Soal "Teks Puisi"
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
DOA
Kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
Caya-Mu panas suci
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling.
(Puisi Doa Chairil Anwar)
Pesan atau amanat puisi di atas adalah....
ingatlah selalu kepada Tuhan.
hiduplah dengan rukun dan damai.
tidak perlu beribadah kepada Tuhan.
janganlah berbohong karena itu dosa.
..................
Raja siang mulai tampakkan diri
pagi yang cerah terulang kembali
daun-daun menyambut pagi
Tapi sayang....
Semua itu hanyalah cerita
yang telah melegenda
yang takkan ada
yang jadi kenangan belaka
Kini yang ada hanyalah bangunan
Kicauan burung menjadi gemerisik mesin
udara bersih telah ternodai
setetes air akan memulai banjir
Oh manusia...
apa yang kau inginkan.
baris "daun-daun menyambut pagi" mengandung majas....
hiperbola
metafora
personifikasi
asosiasi
..................
Raja siang mulai tampakkan diri
pagi yang cerah terulang kembali
daun-daun menyambut pagi
Tapi sayang....
Semua itu hanyalah cerita
yang telah melegenda
yang takkan ada
yang jadi kenangan belaka
Kini yang ada hanyalah bangunan
Kicauan burung menjadi gemerisik mesin
udara bersih telah ternodai
setetes air akan memulai banjir
Oh manusia...
apa yang kau inginkan.
Larik "kicauan burung menjadi gemerisik mesin " menunjukkan bahwa
udara penuh polusi
saat ini banyak pabrik berdiri
udara bersih dan nyaman
seperti legenda tentang mesin
Teman Terhebat
Teman
Kau bagaikan obat yang menyembuhkan setiap lukaku
yang selalu membuatku tersenyum dan bahagia
Teman
Kau seperti pahlawan yang hebat
kau seperti rumah yang melindungiku
Terima kasih oh teman terhebat
pertemanan kita tak mungkin kulupa untuk selama-lamanya
karena kenangan itu adalah suatu anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa
Parafrase yang tepat untuk puisi di atas adalah....
Aku sangat bersyukur akan anugrah Tuhan berupa seorang teman yang sangat baik dan hebat. Ia selalu membuatku tersenyum, menghilangkan rasa sedihku, dan bahkan melindungiku saat aku memerlukannya.
Aku sangat bersyukur pada Tuhan akan anugrah berupa seorang teman yang memberiku hadiah rumah sehingga aku terlindungi dari rasa sakit.
Aku sangat bersyukur akan anugrah Tuhan berupa seorang teman yang sangat baik dan hebat. Ia selalu membuatku tersenyum dan melindungi rumahku agar tidak diambil orang lain.
Aku sangat bersyukur pada Tuhan yang telah memberikan rumah dan kebahagiaan bagi teman yang selalu membuatku tersenyum bahagia.
Fajar mengintip di sela birunya langit
Semburat merah merayapi angkasanya
Semarak di antara dedaunan hijau dan aneka bunga
Kusambut dengan luapan suka cita
Tanda syukur ke haribaan Sang Pencipta
Kata yang dicetak tebal pada puisi tersebut memiliki arti...
matahari
penyair
waktu pagi
Tuhan
......
Jauh di ufuk kebiruan berpadu (1)
yang menyatukan langit dan laut (2)
namun waktupun sekejap berlalu (3)
beranjak dari pesona (4)
Dengan hamparan pasir putihmu (5)
debur ombak yang berdebar (6)
dan keceriaan anak yang tertawa (7)
Pengimajinasian/Citraan yang terdapat pada larik (1) puisi tersebut adalah..
auditif/pendengaran
perabaan/taktil
penglihatan/visual
penciuman
Bacalah penggalan puisi berikut dengan saksama!
Kau bagaikan obat yang menyembuhkan setiap lukaku
yang selalu membuatku tersenyum dan bahagia
Teman
Kau seperti pahlawan yang hebat
kau seperti rumah yang melindungiku
Tema puisi tersebut adalah
pertemanan
kelelahan
perdamaian
kepercayaan
Bacalah puisi di bawah ini dengan saksama...
Angin berbisik di telingaku (1)
Rintihan pohon bambu mengganggu tidurku (2)
Dapatkah awan melihatku (3)
bersembunyi dalam selimut malam (4)
Majas personifikasi dalam penggalan puisi di atas terdapat pada kalimat...
1 dan 4
2 , 3, dan 4
seluruh kalimat
2, 3, dan 4
1. Adi sakit hati saat dimarahi temannya.
2. Pak Harman dibawa ke rumah sakit akibat penyakit hati yang ia derita.
3. Aminah adalah seorang kembang desa.
4. Amir selalu berusaha mengadu domba agar kedua saudara itu bertengkar.
Kalimat yang mengandung makna konotasi adalah kalimat...
1
1 dan 2
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
..................
Raja siang mulai tampakkan diri
pagi yang cerah terulang kembali
daun-daun menyambut pagi
Tapi sayang....
Semua itu hanyalah cerita
yang telah melegenda
yang takkan ada
yang jadi kenangan belaka
Kini yang ada hanyalah bangunan
Kicauan burung menjadi gemerisik mesin
udara bersih telah ternodai
setetes air akan memulai banjir
Oh manusia...
apa yang kau inginkan.
Penggalan puisi tersebut memiliki makna....
Keprihatinan penulis akan burung-burung yang hilang.
Gambaran akan alam yang tak lagi sehat dan bersahabat akibat ulah manusia.
Kenangan akan sebuah legenda.
Raja Siang yang tak ingin muncul.
DOA
Kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
Caya-Mu panas suci
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling.
(Puisi Doa Chairil Anwar)
Pronomina -Mu pada baris tersebut merujuk pada....
Tuhan.
penyair
pembaca
semua salah
Teman Terhebat
Teman
Kau bagaikan obat yang menyembuhkan setiap lukaku
yang selalu membuatku tersenyum dan bahagia
Teman
Kau seperti pahlawan yang hebat
kau seperti rumah yang melindungiku
Terima kasih oh teman terhebat
pertemanan kita tak mungkin kulupa untuk selama-lamanya
karena kenangan itu adalah suatu anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa
Sosok "teman" dalam puisi tersebut memiliki ....
dampak positif bagi penyair
dampak negatif bagi penyair
memberikan rumah pada penyair
membuat penyair ingin mencari banyak teman lain
1. Adi sakit hati saat dimarahi temannya.
2. Pak Harman dibawa ke rumah sakit akibat penyakit hati yang ia derita.
3. Aminah memetik kembang mawar di halaman depan rumahnya.
4. Amir selalu berusaha mengadu domba agar kedua saudara itu bertengkar.
Kalimat yang mengandung makna denotasi adalah kalimat...
1, 3, dan 4
1 dan 2
1, 2, dan 3
2 dan 3
......
Jauh di ufuk kebiruan berpadu (1)
yang menyatukan langit dan laut (2)
namun waktupun sekejap berlalu (3)
beranjak dari pesona (4)
Dengan hamparan pasir putihmu (5)
debur ombak yang berdebar (6)
dan keceriaan anak yang tertawa (7)
Pengimajinasian/Citraan yang terdapat pada larik (6) puisi tersebut adalah..
auditif/pendengaran
perabaan/taktil
penglihatan/visual
penciuman
Fajar mengintip di sela birunya langit
Semburat merah merayapi angkasanya
Semarak di antara dedaunan hijau dan aneka bunga
Kusambut dengan luapan suka cita
Tanda syukur ke haribaan Sang Pencipta
Puisi tersebut menggambarkan suasana......
malam
sore
pagi hari
sedih
