Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penerapan Rangkaian Elektronika PAS

Total questions: 25

Worksheet time: 1hrs 9mins

Name
Class
Date
1.

Op-Amp sering juga disebut sebagai penguat diferensial karena :

a)

Sinyal input masuk melalui kaki inverting

b)

Sinyal input masuk melalui kaki non inverting

c)

Voltase Output tergantung dari perbedaan potensial antara kedua kaki input

d)

Op-amp bisa sebagai penguat inverting maupun penguat non inverting

e)

Op-amp bisa bekerja dengan loop terbuka maupun loop tertutup

2.

Op-Amp hanya akan bekerja menguatkan sinyal, jika :

a)

Besar sinyal inputnya lebih dari 1 Volt

b)

Adanya perbedaan potensial pada kedua kaki inputnya

c)

Adanya kesamaan potensial pada kedua kaki inputnya

d)

Dipasang Resistor feedback

e)

Input masuk melalui kaki Inverting

3.

Jika Sinyal input Op-amp masuk melalui kaki inverting maka sinyal outputnya :

a)

Sefasa terhadap sinyal input

b)

Bergeser fasanya sebanyak 90 derajat

c)

Bergeser fasanya sebanyak 180 derajat

d)

Bergeser fasanya sebanyak 360 derajat

e)

Bergeser fasanya sebanyak 100 derajat

4.

Resistor Feedback dipasang pada output Op-Amp bertujuan untuk :

a)

Memperbesar penguatan

b)

Mengurangi penguatan

c)

Menyetabilkan penguatan

d)

Mengatur besarnya penguatan

e)

Menghilangkan distorsi sinyal

5.

Sebuah Op-Amp dalam kondisi loop terbuka diberi sinyal input 800 µV (mikro volt), maka pada outputnya keluar sinyal sebesar 1,6 V. Berapa kalikah penguatan Op-Amp tersebut:

a)

200 kali

b)

2000 kali

c)

0,002 kali

d)

2200 kali

e)

500 kali

6.

Dari soal nomor 5 diatas berapa dB kah penguatan Op-Amp tersebut ?

a)

50,44 dB

b)

69,54 dB

c)

70, 37 dB

d)

66,02 dB

e)

49,54 dB

7.

Apa pengertian penguatan tegangan loop tertutup pada Op-Amp ?

a)

Rasio tegangan input terhadap tegangan output dengan menerapkan umpan balik

b)

Rasio tegangan output terhadap tegangan input dengan menerapkan umpan balik

c)

Rasio tegangan output terhadap tegangan input tanpa menerapkan umpan balik

d)

Rasio tegangan input terhadap tegangan output tanpa menerapkan umpan balik

e)

Rasio tegangan output dengan umpan balik terhadap tegangan output tanpa umpan balik

8.

Sebuah Op-Amp diberi tegangan input sebesar 24 mV dan arus input 120 nA. berapakah besarnya nilai resistansi input Op-Amp tersebut ?

a)

20 Ω

b)

200 Ω

c)

200 KΩ

d)

2 MΩ

e)

20 KΩ

9.

Sebuah Op-Amp diketahui mempunyai resistansi input sebesar 400 KΩ dan tegangan input sebesar 200 mV. Berapakah besarnya arus yang mengalir pada input Op-Amp tersebut ?

a)

500 nA

b)

200 nA

c)

500 µA

d)

0,5 A

e)

20 A

10.

Sebuah Op-Amp diketahui mempunyai resistansi input sebesar 150 KΩ dan arus input sebesar 4 µA (mikro amper). Berapakah besarnya tegangan yang mengalir pada input Op-Amp tersebut ?

a)

600 µV

b)

37,5 V

c)

0,026 V

d)

26 µV

e)

0,6 V

11.

1. Tegangan Offset Input adalah :

a)

Tegangan yang membuat outputnya akan stabil ketika inputnya nol

b)

Tegangan yang membuat output akan nol ketika inputnya nol

c)

Tegangan yang membuat output akan nol ketika inputnya tinggi

d)

Tegangan yang membuat output akan tinggi ketika inputnya tinggi

e)

Tegangan yang membuat output akan tinggi ketika inputnya nol

12.

Sebuah Op-Amp dalam kondisi diferensial mode ketika diberi tegangan input 6 mV menghasilkan output sebesar 1,8 V. Sedangkan dalam kondisi common mode, tegangan output hanya sebesar 3 mV saat diberi tengan input 6 mV. Berapakah CMRR Op-Amp tersebut ?

a)

3000 dB

b)

75.56 dB

c)

0,5 dB

d)

6000 dB

e)

3,77 dB

13.

Berapakah besarnya penguatan ideal Op-Amp dalam kondisi loop terbuka ?

a)

100.000 kali

b)

Tak terhingga

c)

1.000 kali

d)

1.000.000 kali

e)

Tidak ada penguatan

14.

Berapakah nyata-nya besar resistansi output Op-Amp bila dibanding kondisi idealnya ?

a)

0 Ω

b)

2 MΩ

c)

20 Ω

d)

Tak terhingga

e)

200 KΩ

15.

Sebuah penguat non inverting diketahui tegangan inputnya sebesar 2,5 mV, R1 = 100 Ω, dan R2 = 91 KΩ. Berapa besarnya tegangan output yang dihasilkan ?

a)

3,64 V

b)

0,227 V

c)

2,27 V

d)

0,25 V

e)

36,4 V

16.

Sebuah penguat inverting diketahui tegangan outputnya sebesar 1,4 V, R1 = 400 Ω, dan R2 = 470 KΩ. Carilah berapa nilai tegangan inputnya ?

a)

1,19 mV

b)

3,5 mV

c)

1,19 V

d)

2,97 mV

e)

2,97 µV

17.

Sebuah penguat inverting diketahui tegangan inputnya sebesar 800 µV, tegangan output = 2 V dan R1 = 150 Ω. Carilah berapa besarnya nilai R2 ?

a)

25 KΩ

b)

375 Ω

c)

375 MΩ

d)

375 KΩ

e)

2,5 KΩ

18.

Berapakah output Op-amp penguat inverting empat input dengan data sebagai berikut : RF=100Ω, R1=400Ω, R2=200Ω, R3=100Ω, R4=50Ω, V1=4v, V2=4v, V3=4v, V4=4v ?

a)

14 V

b)

- 14 V

c)

- 16 V

d)

15 V

e)

- 15 V

19.

Berapakah batas frekuensi suara yang disebut sebagai suara Ultrasound ?

a)

16 Hz sampai 20 KHz

b)

Diatas 20 KHz

c)

Dibawah 16 Hz

d)

Antara 10 GHz sampai 10 THz

e)

Diatas 1 Mhz

20.

Sebuah sensor ultrasonic menggunakan frekuensi 250 KHz pada kecepatan perambatan 350 m/s. Berapakah panjang gelombangnya ?

a)

1,4 mm

b)

1,4 m

c)

0,71 m

d)

0,71 mm

e)

14 mm

21.

1. Berikut ini beberapa aplikasi dari sensor ultrasonic, kecuali :

a)

Pendeteksi level cairan bak penampung/botol

b)

Sortir komponen/produk sesuai ketinggian

c)

Kontrol kendaraan pengangkat

d)

Monitoring tensi atau tegangan

e)

Pendeteksi suhu komponen

22.

1. Sensor Proximity induktif terdiri dari :

a)

Penguat sinyal, osilator, pemicu, output

b)

Input, detector, stabilizer, penguat akhir

c)

Kumparan, osilator, detektor dan output

d)

Induktor, feeder, detector, switch

e)

Detektor, osilator, stabilizer, output

23.

Histerisis pada sensor proximity adalah :

a)

Jarak terdekat yang dapat di jangkau oleh sensor

b)

Jarak terjauh yang dapat dijangkau oleh sensor

c)

Jarak yang tidak dapat dideteksi oleh sensor

d)

Kondisi sensor saat chattering

e)

Jarak antara titik kerja sensor dan melepaskan objek dari deteksinya

24.

Sensor proximity kapasitif dapat mendeteksi objek :

a)

Konduktif

b)

Non konduktif

c)

Semi Konduktif

d)

Konduktif dan non konduktif

e)

Semi konduktif dan non konduktif

25.

Jika sensor LDR disinari (kondisi terang) maka :

a)

Tahanan-nya akan naik

b)

Tahanan-nya akan turun

c)

Tahan-nya tetap

d)

Tahanan-nya naik sesaat kemudian turun lagi

e)

Tahanan-nya turun sesaat kemudian naik lagi