NEW
Font size
WorksheetsAnekdot dan Hikayat
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 53mins
Bacalah penggalan hikayat berikut!
”Janganlah adinda bertanya jua ”Jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”
”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”
Nilai moral yang tertuang dalam penggalan cerita di atas tampak pada perbuatan … .
menghormati orang lain
mendahulukan kepentingan umum
menegur orang dengan bahasa yang sopan
menolong orang yang sedang menderita
membantu orag yang sedang bersedih hati
Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana.
Kutipan kalimat diatas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu....
Koda
Krisis
Reaksi
Abstraksi
Orientasi
Isi Anekdot di atas adalah . . .
Persaingan pedagang dengan pegawai negeri
Kenaikan harga yang selalu diikuti kenaikan gaji pegawai negeri
Kritikan untuk kenaikan harga
Kritikan untuk kenaikan gahi pegawai negeri
Sindiran bagi pegawai negeri yang tidak produktif
Kritikan anekdot tersebut ditujukan untuk …
Peserta Ujian Nasional yang membeli kunci jawaban
Panitia Ujian Nasional yang tidak memberikan kenyamanan kepada peserta UN
Pejabat yang melakukan korupsi dana Ujian Nasional
Aparat keamanan yang menakuti peserta Ujian Nasional
Aparat Keamanan yang salah sasaran dalam mengamankan UN
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ...
Kemudian
Dan
Yang
Dengan
Di
9. Setiap genre teks memiliki karakteristik khusus. Tidak hanya karakteristik yang berbeda, setiap genre juga memiliki tujuan yang berbeda. Pada dasarnya, penulis akan memilih satu genre yang bisa menyampaikan pesan, sehingga tujuan penulispun tercapai. Seorang penyair, memilih bentuk syair untuk menyampaikan pesan. Seorang novelis, menulis puluhan lembar bahkan ratusan lembar agar pesan dalam novelnya tersampaikan. Hal yang sama juga dilakukan komedian stand up comedy atau yang biasa disebut komika. Mereka menulis teks humor satir yang akan mereka tampilkan dalam lawakannya. Tulisan humor satir tersebut tergolong dalam teks anekdot. Ciri khusus anekdot yang tidak dapat ditemukan dalam genre teks yang lain adalah…
Memiliki sifat humoris, lucu, menggelitik, dan berbau lelucon tapi menyindir
Berupa teks yang mendekati perumpamaan
Menceritakan kisah hidup tokoh terkenal dengan segala permasalahannya
Menceritakan public figur yang bisa diteladani
Memiliki sifat humoris, bertujuan untuk menghibur pembaca dengan cerita yang logis
Bacalah kutipan teks Berikut.
Teks 1
... Singkat cerita, Darman, seorang politikus yang tidak tulus tidak mau menyia-nyiakan sorotan kamera wartawan. Dia mencari strategi agar tetap menjadi perhatian media. Darman berusaha masuk ke tempat banjir dan menceburkan diri ke air. Sial baginya, dia terperosok ke selokan dan terseret derasnya air. Darman berusaha sekuat tenaga melawan arus, tetapi tak berdaya, dia hanyut.
Untung regu penolong sangat sigap. Meskipun terseret cukup jauh, Darman masih bisa diselamatkan. Dia dibawa ke posko kesehatan dan dibaringkan di bangsal. Waktu itu semua bangsal penuh oleh orang pingsan. Darman kaget melihat orang yang ada di situ. Semuanya dia kenal, para politisi sedang blusukan. Lebih kaget lagi ketika dia melihat doa tertulis di dinding: “Ya Allah, hanyutkanlah mereka yang tak ikhlas”. Darman pingsan!
Teks 2
... Ketika Otong ditinggal teman-temannya di hutan,...
“Loh mana teman-teman guwe ya...”. Tapi Otong melihat jejak yang dibuat teman-temannya. Otong pun tanpa pikir panjang mengikuti jejak tersebut. Dan di tengah perjalanan, hutan itu penuh kabut yang mengakibatkan jejak itu menghilang. Dan, Otong pun panik. Ia pun berdoa “Ya Tuhan lebih baik mati dimakan macan daripada saya tersesat di hutan ini.”
Tidak lama kemudian Otong melihat seekor macan di balik semak-semak. Otong kaget dan lari terbirit-birit. Dengan kencang Otong lari. Dia melihat sebuah gua dan ia pun masuk dan menutup gua tersebut dengan rumput. Di dalam gua Otong berdoa, Ya Tuhan gitu aja kok dibuat beneran sih...”
Perbandingan dua teks di atas antara lain adalah...
Teks 1 berupa anekdot dan memiliki sindiran, teks 2 berupa teks humor tidak berisi sindiran.
Teks 1 berupa anekdot dan tidak memiliki sindiran, teks 2 berupa teks humor berisi sindiran.
Teks 1 dan teks 2 adalah anekdot yang memiliki sindiran.
Teks 1 dan 2 sama-sama mengandung kelucuan dan sindiran.
Teks 1 tidak mengandung unsur kelucuan, teks 2 tidak mengandung unsur kelucuan.
1. Bacalah teks berikut ini!
Suatu hari guru menenrangkan tentang biopori di depan kelas. “Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir” jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar. “Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan unutk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Menengar itu seua anak dan Bu guru tertawa.
Kalimat yang menunjukkan krisis adalah . . .
Suatu hari guu menenrangkan tentang biopori di depan kelas.
“Biopori itu bisa dijadian sebagai salah satu usaha menghindari banjir,” jelasnya.
Sekarang, Ibu beri tugas pada klian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.
“Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibt sering banjir.”
Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
1. Bacalah teks berikut ini !
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir, “ jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan diberikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar. “Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa .
Pada ankedot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah . . .
Tiba-tiba seorang anak berkomentar
Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa
Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir
Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya
Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hokum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
Susunlah anekdor berikut ini sesuai dengan strukturya!
1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
2 – 4 – 5 – 3 – 6 – 1
2 – 4 – 3 – 5 – 1 – 6
1 – 2 – 4 – 5 – 3 – 6
3 – 2 – 1 – 4 – 5 – 6
Asap RokokDi pagi hari, Andi berjalan menuju halte, dimana orang-orang ingin menunggu bus untuk pergi ke tempat kerjanya. Setelah sampai di halte, dia bertanya kepada seorang buruh pabrik yang sedang menunggu bus Kopaja sambil merokok. Lalu Andi memulai percakapan, “haduh, tebal dan jorok sekali asap bus mayasari bakti.” Lalu buruh pabrik itu merespon pernyataan Andi, “Iya nih.. Asap kopaja juga tebal.” Lalu Andi membalas, “Bagaimana tanggapan anda jika melihat orang yang menyebabkan polusi lebih dari asap bus itu?” Buruh pabrik itu menjawab, “hajar aja tuh orang.” Lalu Andi menghajar Buruh pabrik itu. Setelah mengahajar orang tersebut, Andi memberikan brosur kepada buruh itu.
Lalu Andi berjalan tidak jauh dari halte itu, dan menemukan seorang karyawan swasta yang sedang merokok dan sedang menunggu bus juga. Maka Andi memulai percakapan dengan orang tersebut, “haduh, tebal sekali asap kendaraan di Jakarta ini, padahal kendaraan di Jakarta sudah diwajibkan melakukan uji emisi.” Lalu karyawan swasta tersebut merespon, “Iya nih.. Pantas saja terjadi Global Warming.” Andi pun bertanya kembali pada orang tersebut, “Bagaimana respon anda terhadap orang yang menyebabkan polusi lebih dari asap kendaraan?” Sang karyawan swasta pun menjawab, “Kalo penyebabnya itu pabrik, baker aja. Kalau penyebabnya manusia, tamper aja biar dia sadar.” Lalu Andi menampari orang tersebut, dan memberi brosur kepada orang tersebut.
Anekdot tesebut menyampaikan kritik untuk…
Perokok
Sopir angkot
Buruh pabrik
Andi
Karyawan swasta
“ Pesawat itu ya, kalau kita tepat, pesawatnya yang telat. Kalau kita telat, pesawatnya yang minggat. Tapi kalau kita tepat, pesawat tepat, kita belum tentu berangkat. Kalau ada pejabat yang lewat.”
Kutipan anekdot di atas bermakna sebagai berikut . . .
Keluhan rakyat biasa yang tidak mendapat kesempatan naik pesawat
Kritikan terhadap pelayanan publik yang kusus orang kaya
Kritikan karena maskapai penerbangan memberikan makanan tidak layak
Sindiran kepada pejabat karena menggunakan masskapai penerbangan umum
Sindiran kepada pejabat yang mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan rakyat
Bacalah anekdot berikut!
(1) Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja. (2) Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” (3) Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. (4) “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. (5) Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!”
Inti dari isi anekdot tersebut terdapat dalam kalimat…
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Perhatikan peristiwa-peristiwa yang dapat dikembangkan untuk menulis anekdot berikut ini!
1. Suatu hari Si Otong berjalan-jalan di taman kota.
2. Si Otong membaca tulisan “Fasilitas bersama mari kita jaga!”
3. Si Otong mengambil baut sebuah bangku taman yang terbuat dari besi.
4. Polisi pamong praja mengetahui perbuatan Otong dan menegurnya.
5. Terbukti Si Otong sudah mampu mengumpulkan baut satu kantung kresek yang diambil dari fasilitas umum krisis
6. Si Otong kaget ketiga ditegur polisi pamong praja dan mengatakan, “Di situ ada tulisan itu Pak! Jadi saya berusaha mengamankan baut yang mau lepas Pak!”
7. Polisi geram mendengar jawaban Otong
8. Polisi menggelendeng Otong ke mobil keamanan.
Isi anekdot bisa ditemukan pada kalimat…
1,2, dan 3
2,3, dan 4
3,4, dan 5
4,5, dan 6
5,6, dan 7
Perhatikan teks berikut!
Jeruk nipis mulai populer sebagai salah satu jenis buah tropis yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Pasaran buah jeruk nipis telah menembus perdagangan antarnegara, termasuk jeruk nipis tanpa biji. Beberapa petani di berbagai daerah telah beranjak mengebunkan jeruk nipis dalam skala usaha lebih luas dan intensif. Bagi peminat bisnis tani jeruk nipis yang tidak memiliki lahan cukup luas, dapat mempertimbangkan penanaman dalam pot.
Makna tersirat dari teks tersebut adalah….
Jeruk nipis sangat bermanfaat untuk menghilaangkan bau amis
Pasaran buah jeruk nipis tidak hanya di perdagangan dalam negeri tetapi sudah merambah hingga perdagangan luar negeri
Jeruk nipis adalah buah yang berwarna hijau berbentuk bulat kecil seperti bola, tetapi memiliki khasiat yang tidak kecil seperti bentuknya.
Jeruk nipis biasanya digunakan untuk campuran minuman dan berkhasiat menyembuhkan penyakit
Jeruk nipis berkhasiat dan lebih laku di pasaran luar negeri
Bacalah penggalan hikayat berikut!
Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gndang itu.
Karakteristik hikayat pada penggalan teks tersebut adalah …
kemustahilan
kesaktian
anonim
istana sentris
bahasa
Bacalah penggalan hikayat berikut!
Hikayat Abdulah
Sebermula, maka adalah pada masa itu dalam pulau Singapura itu tiadalah ada binatang buas atau jinak yang kelihatan melainkan tikus. Maka, beribu-ribu tikus tanah itu sepanjang jalan serta dengan besar-besarnya hampir bagai kucing adanya. Maka jikalau kita berjalan pada malam, dilanggarkannya, beberapa banyak orang jatuh, demikianlah besarnya. Maka pada suatu malam di rumah tempat kutinggal itu ada dipelihara beberapa kucing. Maka pada setengah malam kedengaran kucing mengiau-ngiau. Keluarlah kawanku dengan membawa damar, hendak pergi melihat apakah sebabnya kucing itu. Maka serta dilihatnya ada enam tujuh ekor tikus berkerumun menggigit kucing itu. Ada yang menggigit pipinya sehingga tiadalah boleh bergerak lagi kucing itu melainkan mengiau-ngiau saja.
Isi yang diungkapkan dalam penggalan hikayat tersebut adalah … .
di pulau Singapura kucing dan tikus saling bermusuhan
di pulau Singapura kucing selalu mengalahkan tikus
kucing selalu dipermainkan tikus-tikus
di pulau Singapura terdapat banyak tikus
di mana pun tikus selalu memangsa kucing
Bacalah penggalan hikayat berikut!
Maka adapun saudaraku seibu- sebapa itu, empat orang laki-laki, semuanya itu abangku , maka aku inilah yang bungsu. Adapun abang-abangku yang tersebut itu semuanya mati tatkala lagi kecil, ada yang mati umur enam bulan,ada umur setahun, ada yang dua tahun, ada yang tiga tahun. Demikianlah halnya sehingga bunda pun seperti laku orang gila sebab mati anak- anaknya itu. Maka senantiasa duduk menangis dan duka cita juga. Maka beberapa lamanya dalam hal yang demikian, datanglah seorang-orang arab, sayyid yang bernama Habib Abdullah, bangsa hadad. Maka adalah ia itu aulia. Maka sangat dipermuliakan orang akan dia dalam malaka; maka segala laki-laki dan perempuan pergilah berguru kepadanya dari hal-hal perkara agama islam. Maka bundaku juga yang tiada pergi senantiasa duduk menangis sebab terkenangkan anak-anaknya yang mati itu maka sehari-hari ia mendengar bundaku menangis : maka disuruhnya panggil bundaku, diperiksakannya akan bundaku itu duduk menangis-nangis. Maka oleh bapaku diceritakannyalah segala hal anak-anaknya habis mati itu. Maka kata tuan itu, “ baiklah engkau katakan kepada istrimu, janganlah ia menangis, insyAllah nanti diberi Allah kepadanya seorang anak laki-laki. Maka apabila beranak kelak engkau namakan dengan namaku.
Amanat yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut adalah … .
rawatlah anak itu semenjak kecil agar tetap sehat
duka cita berlebihan karena kematian tidaklah baik
tolonglah tetangga yang mengalami kesulitan
terimalah takdir yang diberi Tuhan kepada kita
berdoalah kepada Tuhan agar kita diberi keturunan
Bacalah penggalan hikayat berikut!
Sebelum raja hindustan itu sediakala pekerjaanya pergi berburu juga maka pada suatu hari raja hindustan itu sedang berburu, lalu bertemu dua ekor ular adapun ular yang betina itu terlalu baik rupanya; maka yang jantansangat jahat rupanya. Maka pada hati baginda, “ bukan juga jodohnya ular itu karena yang jantan itu amat jahat rupanya dan yang betina itu elok rupanya.” maka dihunusnya pedangnya, lalu diparangkan kepada ular jantan itu. Maka ular jantan itu matilah. Maka ular betina itu pun putus ekornya sedikit.
Hal yang mustahil dalam kutipan tersebut adalah … .
seorang manusia yang menghukum hewan yang jahat
seorang manusia membunuh tetapi salah sasaran
menilai jahat seekor hewan dari wajahnya
pemburu membunuh hewan yang dijumpai dihutan
seorang manusia dapat bercakap-cakap dengan hewan
Bacalah penggalan hikayat berikut!
⦁ Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu ... .
nilai moral
nilai agama
nilai budaya
nilai pendidikan
nilai sosial
Bacalah penggalan hikayat berikut!
⦁ Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Makai a pun tiada beranak seorang pun jua. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakannya, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian. Maka ia pun berkata, katanya, “Adapun hamba ini tua dairpada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?”
Nilai sosial yang terdapat pada kutipan tersebut adalah …
Setiap negara memiliki seorang raja yang dipilih rakyat.
Memberi kesempatan berbicara kepada semua yang hadir dalam musyawarah.
Kepemimpinan yang dialihkan kepada perdana menteri oleh raja yang berkuasa.
Orang tua lebih berpengalaman daripada orang muda dalam berbagai hal.
Bermusyawarah untuk memberi kesempatan berbicara kepada yang berwenang.
Perhatikan hikayat berikut ini
Konon di negeri Dastawanda ada seorang guru atau syaikh yang memiliki tiga anak laki-laki. Ketika sudah beranjak dewasa, mereka boros dalam membelanjakan uang orang tua mereka dan malas bekerja demi kepentingan masa depan mereka sendiri. akhirnya, mereka ditegur dan dinasihati oleh orang tua mereka atas perbuatan yang kurang baik ini. Di antara nasihat yang diberikan kepada mereka adalah sebagai berikut.
“Wahai anak-anakku, sesungguhnya pemilik dunia – bila ingin mencari tiga hal – tidak bakal menukannya kecuali empat hal.”
Keterkaitan kutipan hikayat tersebut dengan kehidupan sehari – hari saat ini adalah . . . .
Orang tua tidak memberikan nasihat kepada anaknya yang suka berfoya-foya denga harta yang dimiliki
Orang tua cenderung bangga melihat anaknya tumbuh dewasa dengan kepribadian yang baik
Seorang anak menjadi malas bekerja karenauan merasa orang tuanya memiliki banyak harta
Anak memberikan nasihat kepada orang tuanya bahwa tuas orng tua adalah membahagiakan anak.
Orang tua memberikan nasihat kepada agar tumbuh menjadi dewasa dan tidak hidup boros
Didampingi Panglima Petinggi dan tujuh hulubalang. Raja Petukal berangkat menuju Muar. Raja Petukal menggunakan sebuah kapal yang amat besar diiringi empat kapal perang peringing yang lebih kecil. Tak kurang dari seribu prajurit turut dalam perjalanan itu. Raja Petukal sudah berniat buruk. Apabila gadis Cik Inam tidak dapat dibawa secara baik-baik, maka akan dibawanya secara paksa, kalau perlu melalui peperangan. Itulah sebabnya Raja Petukal membawa seribu prajurit.
Setelah beberapa hari mengarungi lautan, samapilah armada Raja Petukal di Jembatan Bunga Melur Kembang Cina.
Hebohlah rakyat di negeri Muar menyaksikan sebuah kapal perang yang begitu besar dari negeri asing merapat di dermaga. Pemandangan seperti itu belum pernah mereka menyaksikan sebelumnya.
Watak raja Petukal dalam kutipan tersebut adalah . . . .
Jahat
Baik
Pendemdam
Penyayang
Tegas
Didampingi Panglima Petinggi dan tujuh hulubalang. Raja Petukal berangkat menuju Muar. Raja Petukal menggunakan sebuah kapal yang amat besar diiringi empat kapal perang peringing yang lebih kecil. Tak kurang dari seribu prajurit turut dalam perjalanan itu. Raja Petukal sudah berniat buruk. Apabila gadis Cik Inam tidak dapat dibawa secara baik-baik, maka akan dibawanya secara paksa, kalau perlu melalui peperangan. Itulah sebabnya Raja Petukal membawa seribu prajurit.
Setelah beberapa hari mengarungi lautan, samapilah armada Raja Petukal di Jembatan Bunga Melur Kembang Cina.
Hebohlah rakyat di negeri Muar menyaksikan sebuah kapal perang yang begitu besar dari negeri asing merapat di dermaga. Pemandangan seperti itu belum pernah mereka menyaksikan sebelumnya.
Isi yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut adalah . . .
Rakyat di Negeri Muar dihebohkan dengan kedatangan Gadis Cik Inam
Niat buruk yang dilakukan Raja Petukal untuk membawa Gadis Cik Inam
Prajurit Panglima Peringgi tiba di Jembatan Bunga Maur Kembang Cina
Kapal perang asing membawa Gadis Cik Inam usai peperangan
Panglima Peringgi membawa Gadis Cik Inam ke hadapan Raja Petukal
Pada saat akan membuang botol plastik botol bekas minuman, Intan kesulitan dalam mencari tempah sampah, Intan melihat ada beberapa orang yang membuang sampah di pinggir jalan.
Tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh Intan adalah …
membuangnya pada tempat tersembunyi
membuang sampah di pinggir jalan
membawa pulang untuk digunakan kembali
memegangnya sampai mendapatkan tempat sampah
mencari tempat untuk mendaur ulang sampah
