NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia Semester 1 Kls. 4
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Suku Minang sering disebut sebagai orang Padang atau Urang Awak. Mereka adalah kelompok etnis Nusantara yang berada di Sumatera Barat.
Alat musik tradisional Minang adalah talempong. Talempong dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik khas Minang lainnya yang dimainkan dengan cara ditiup adalah saluang.
Masyarakat Minang juga memiliki banyak jenis tarian, di antaranya adalah tari Pasambahan dan tari Piring. Tari Pasambahan biasanya ditampilkan dalam pesta adat.
Rumah adat Minang disebut rumah gadang. Rumah adat tersebut terbuat dari bahan kayu dan memiliki bentuk dasar menyerupai balok. Lengkung atap sangat tajam menyerupai seperti tanduk kerbau, sedang bentuk badan rumah landai seperti badan kapal.
Rendang merupakan salah satu masakan tradisional Minang yang terkenal. Makanan khas lainnya yang juga digemari adalah sate padang dan dendeng balado.
Gagasan pokok paragraf ketiga adalah . . . .
Tarian pasambahan dalam pesta adat
Banyaknya jenis tarian dalam masarakat Minang
Tari piring dari suku Minang
Tari Pasambahan dan Tari Piring
Suku Minang sering disebut sebagai orang Padang atau Urang Awak. Mereka adalah kelompok etnis Nusantara yang berada di Sumatera Barat.
Alat musik tradisional Minang adalah talempong. Talempong dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik khas Minang lainnya yang dimainkan dengan cara ditiup adalah saluang.
Masyarakat Minang juga memiliki banyak jenis tarian, di antaranya adalah tari Pasambahan dan tari Piring. Tari Pasambahan biasanya ditampilkan dalam pesta adat.
Rumah adat Minang disebut rumah gadang. Rumah adat tersebut terbuat dari bahan kayu dan memiliki bentuk dasar menyerupai balok. Lengkung atap sangat tajam menyerupai seperti tanduk kerbau, sedang bentuk badan rumah landai seperti badan kapal.
Rendang merupakan salah satu masakan tradisional Minang yang terkenal. Makanan khas lainnya yang juga digemari adalah sate padang dan dendeng balado.
Gagasan pendukung paragraf kedua bacaan di atas adalah . . . .
Talempong dimainkan dengan cara dipukul
Rumah adat Minang disebut rumah gadang
Masyarakat Minang juga memiliki banyak jenis tarian
Rendang merupakan salah satu masakan tradisional Minang yang terkenal
Suku Minang sering disebut sebagai orang Padang atau Urang Awak. Mereka adalah kelompok etnis Nusantara yang berada di Sumatera Barat.
Alat musik tradisional Minang adalah talempong. Talempong dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik khas Minang lainnya yang dimainkan dengan cara ditiup adalah saluang.
Masyarakat Minang juga memiliki banyak jenis tarian, di antaranya adalah tari Pasambahan dan tari Piring. Tari Pasambahan biasanya ditampilkan dalam pesta adat.
Rumah adat Minang disebut rumah gadang. Rumah adat tersebut terbuat dari bahan kayu dan memiliki bentuk dasar menyerupai balok. Lengkung atap sangat tajam menyerupai seperti tanduk kerbau, sedang bentuk badan rumah landai seperti badan kapal.
Rendang merupakan salah satu masakan tradisional Minang yang terkenal. Makanan khas lainnya yang juga digemari adalah sate padang dan dendeng balado.
Judul yang tepat untuk bacaan diatas adalah . . . .
Urang Awak
Rumah Gadang
Suku Minang
Rendang
1. Mengapa Kita Harus Menghemat Kertas?
Energi di manfaatkan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Benda-benda di sekitar kita juga dibuat dengan memanfaatkan energi. Setiap hari, untuk menulis dan menggambar kamu menggunakan kertas. Tahukah kamu bagaimana kertas dibuat? Energi apa yang dimanfaatkan dalam proses pembuatannya?
Mengapa Harus menghemat Kertas?
Kertas diproduksi dengan menggunakan mesin yang menghasilkan energi sangat besar. Bahan utama pembuatan kertas adalah pohon dan air. Untuk membuat 1 rim kertas berukuran A4 diperlukan 1 pohon yang usianya 5 tahun. Untuk menghasilkan satu lembar kertas dibutuhkan 2 gelas air.
Amati di sekitarmu. Tulislah manfaat kertas yang sehari-hari kamu temui. Kertas digunakan untuk menulis, untuk membuat buku, untuk surat menyurat, untuk fotocopy, untuk membuat kerajinan, untuk mencetak gambar dll.
Pada bacaan di atas, bahan utama pembuatan kertas adalah . . . .
Pohon dan air
Daun dan air
Pohon dan daun
Daun dan ranting
Berikut merupakan cara menghemat kertas, kecuali . . . .
Menggunakan kertas yang sisinya masih kosong
Teliti saat menulis
Merobek kertas untuk dijadikan mainan
Menggunakan kertas ketika benar-benar membutuhkan
Singkong adalah nama lain dari . . . .
Ubi jalar
Ubi kayu
Talas
Jagung
Dalam wawancara, pertanyaan yang baik adalah yang mengandung unsur ADIK SIMBA, yang merupakan singkatan dari . . . .
Apa, dimana, kenapa, siapa, mengapa, bagaimana
Apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana
Apa, dimana, kenapa, seberapa, mengapa, bagaimana
Apa, dimana, kenapa, siapa, mengapa, berapa
Dalam wawancara, orang yang mewawancarai, disebut . . . .
Reporter
Protokol
Wartawan
Presenter
Dalam wawancara, orang yang diwawancarai, disebut . . . .
Narahubung
Narator
Narasumber
Narasi
Di sebuah telaga di daerah Kalimantan barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat dengan seekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah kuatnya. Pada suatu hari si Ikan Gabus jatuh sakit. Badannya sangatlemah.
Dengan setianya si Tupai menunggui temannya itu. Sudah beberapa hari si Ikan Gabus tidak enak makan. Maka si Tupai berusaha membujuknya. Namun si Ikan Gabus hanya mau makan kalau diberi makan hati ikan Yu.
Mendengar permintaan si Ikan Gabus, Si Tupai menjadi sangat sedih. Sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas. Namun akhirnya ia memutuskan juga untuk mencarikannya.
Maka iapun meloncat-loncat dari pohon ke pohon hingga sampai ke sebuah pohon kelapa yang batangnya menjorok ke laut. Dengan perlahan si Tupai melobangi sebutir biji kelapa. Setelah airnya habis, iapun masuk ke dalam kelapa itu. Dari dalam kelapa itu ia masih dapat menggerogoti tangkai buah kelapa itu.
Tak lama kemudian buah kelapa itu sudah terlepas dari tangkainya dan tercebur ke laut lepas. Ombak laut itu sangat besar. sehingga dalam waktu tidak lama, buah kelapa itu sudah berada ditengah laut lepas. Tiba-tiba datanglah seekor Ikan Yu besar. Dengan segera ia menelan biji kelapa tersebut bulat-bulat. Setelah berada di dalam perut ikan itu, si Tupai lalu mengigiti hatinya. Ikan itu menggelepar-gelepar menuju pantai. Sesampainya di pantai, Ikan Yu sudah kehabisan tenaga dan akhirnya mati.
Dengan senang hati si Tupai membawa hati Ikan Yu itu untuk sahabatnya. Dengan ajaibnya setelah memakan hati Ikan Yu, Si Ikan Gabus menjadi sembuh total. Ia meloncat-loncat dengan gembiranya. Ia pun berjanji akan menolong si Tupai kalau ia sakit di hari kemudian.
Tokoh dalam cerita diatas adalah . . . .
Tupai, ikan Gabus, ikan Mas
Ikan Gabus, ikan Yu, Kodok
Ikan Yu, ikan Gabus, ikan Belut
Tupai, ikan Gabus, ikan Yu
Di sebuah telaga di daerah Kalimantan barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat dengan seekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah kuatnya. Pada suatu hari si Ikan Gabus jatuh sakit. Badannya sangatlemah.
Dengan setianya si Tupai menunggui temannya itu. Sudah beberapa hari si Ikan Gabus tidak enak makan. Maka si Tupai berusaha membujuknya. Namun si Ikan Gabus hanya mau makan kalau diberi makan hati ikan Yu.
Mendengar permintaan si Ikan Gabus, Si Tupai menjadi sangat sedih. Sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas. Namun akhirnya ia memutuskan juga untuk mencarikannya.
Maka iapun meloncat-loncat dari pohon ke pohon hingga sampai ke sebuah pohon kelapa yang batangnya menjorok ke laut. Dengan perlahan si Tupai melobangi sebutir biji kelapa. Setelah airnya habis, iapun masuk ke dalam kelapa itu. Dari dalam kelapa itu ia masih dapat menggerogoti tangkai buah kelapa itu.
Tak lama kemudian buah kelapa itu sudah terlepas dari tangkainya dan tercebur ke laut lepas. Ombak laut itu sangat besar. sehingga dalam waktu tidak lama, buah kelapa itu sudah berada ditengah laut lepas. Tiba-tiba datanglah seekor Ikan Yu besar. Dengan segera ia menelan biji kelapa tersebut bulat-bulat. Setelah berada di dalam perut ikan itu, si Tupai lalu mengigiti hatinya. Ikan itu menggelepar-gelepar menuju pantai. Sesampainya di pantai, Ikan Yu sudah kehabisan tenaga dan akhirnya mati.
Dengan senang hati si Tupai membawa hati Ikan Yu itu untuk sahabatnya. Dengan ajaibnya setelah memakan hati Ikan Yu, Si Ikan Gabus menjadi sembuh total. Ia meloncat-loncat dengan gembiranya. Ia pun berjanji akan menolong si Tupai kalau ia sakit di hari kemudian.
Latar tempat cerita diatas yaitu . . . .
Sungai di daerah Kalimantan Barat
Laut di daerah Kalimantan Barat
Telaga di daerah Kalimantan Barat
Danau di daerah Kalimantan Barat
Di sebuah telaga di daerah Kalimantan barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat dengan seekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah kuatnya. Pada suatu hari si Ikan Gabus jatuh sakit. Badannya sangatlemah.
Dengan setianya si Tupai menunggui temannya itu. Sudah beberapa hari si Ikan Gabus tidak enak makan. Maka si Tupai berusaha membujuknya. Namun si Ikan Gabus hanya mau makan kalau diberi makan hati ikan Yu.
Mendengar permintaan si Ikan Gabus, Si Tupai menjadi sangat sedih. Sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas. Namun akhirnya ia memutuskan juga untuk mencarikannya.
Maka iapun meloncat-loncat dari pohon ke pohon hingga sampai ke sebuah pohon kelapa yang batangnya menjorok ke laut. Dengan perlahan si Tupai melobangi sebutir biji kelapa. Setelah airnya habis, iapun masuk ke dalam kelapa itu. Dari dalam kelapa itu ia masih dapat menggerogoti tangkai buah kelapa itu.
Tak lama kemudian buah kelapa itu sudah terlepas dari tangkainya dan tercebur ke laut lepas. Ombak laut itu sangat besar. sehingga dalam waktu tidak lama, buah kelapa itu sudah berada ditengah laut lepas. Tiba-tiba datanglah seekor Ikan Yu besar. Dengan segera ia menelan biji kelapa tersebut bulat-bulat. Setelah berada di dalam perut ikan itu, si Tupai lalu mengigiti hatinya. Ikan itu menggelepar-gelepar menuju pantai. Sesampainya di pantai, Ikan Yu sudah kehabisan tenaga dan akhirnya mati.
Dengan senang hati si Tupai membawa hati Ikan Yu itu untuk sahabatnya. Dengan ajaibnya setelah memakan hati Ikan Yu, Si Ikan Gabus menjadi sembuh total. Ia meloncat-loncat dengan gembiranya. Ia pun berjanji akan menolong si Tupai kalau ia sakit di hari kemudian.
Pesan moral yang bisa dipetik dari cerita diatas adalah . . . .
Jangan membahayakan diri demi orang lain
Sesama teman, kita harus saling membantu
Ketika sakit, kita malas makan
Sepandai-pandainya tupai melompat, akan jatuh juga
Balaputradewa Raja Kerajaan Sriwijaya
Balaputradewa menjadi raja di Kerajaan Sriwijaya sekitar tahun 850M. Pada saat pemerintahan Raja Balaputradewa, kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.
Balaputradewa berjuang membangun armada laut yang kuat. Tindakan itu bertujuan supaya jalur pelayaran di wilayah Sriwijaya menjadi aman. Sehingga banyak pedagang merasa aman ketika singgah. Peningaktan ekonomi diperoleh dari pembayaran upeti, pajak maupun dari keuntungan perdagangan. Dengan demikian, Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan yang besar dan makmur.
Judul teks bacaan diatas adalah . . . .
Balaputradewa Raja Kerajaan Sriwijaya
Mahapatih Gajah Mada
Peninggalan Kerajaan Hindu, Budha, dan Islam
Pangeran Diponegoro
Balaputradewa Raja Kerajaan Sriwijaya
Balaputradewa menjadi raja di Kerajaan Sriwijaya sekitar tahun 850M. Pada saat pemerintahan Raja Balaputradewa, kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.
Balaputradewa berjuang membangun armada laut yang kuat. Tindakan itu bertujuan supaya jalur pelayaran di wilayah Sriwijaya menjadi aman. Sehingga banyak pedagang merasa aman ketika singgah. Peningkatan ekonomi diperoleh dari pembayaran upeti, pajak maupun dari keuntungan perdagangan. Dengan demikian, Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan yang besar dan makmur.
Pesan moral yang dapat diambil dari bacaan diatas adalah. . . .
menjadi raya membuat kita jaya
dengan membayar upeti, pedagang merasa aman
perjuangan sungguh-sungguh akan menuai keberhasilan
perang adalah jalan untuk mendapat kekayaan
Balaputradewa Raja Kerajaan Sriwijaya
Balaputradewa menjadi raja di Kerajaan Sriwijaya sekitar tahun 850M. Pada saat pemerintahan Raja Balaputradewa, kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.
Balaputradewa berjuang membangun armada laut yang kuat. Tindakan itu bertujuan supaya jalur pelayaran di wilayah Sriwijaya menjadi aman. Sehingga banyak pedagang merasa aman ketika singgah. Peningkatan ekonomi diperoleh dari pembayaran upeti, pajak maupun dari keuntungan perdagangan. Dengan demikian, Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan yang besar dan makmur.
Latar waktu pada bacaan diatas yaitu . . . .
800 Masehi
850 Masehi
700 Masehi
750 Masehi
