WorksheetsUAS Praktikum Biokimia
Total questions: 35
Worksheet time: 27mins
K - Sampel A menghasilkan cincin ungu pada uji Molish dan menghasilkan warna biru pada uji Iodium. Sampel A diduga adalah
Glikogen
Dekstrin
Amilum
Sukrosa
K - Sampel B menunjukan hasil positif pada uji Molish dan menunjukan hasil negatif pada uji Iodium dan Uji Benedict. Sampel B diduga adalah
Sukrosa
Maltosa
Laktosa
Fruktosa
K - Berikut hasil untuk uji Sampel C
Molish : Cincing Ungu
Iodium : Negatif
Benedict : Merah Bata
Barfoed : Merah Bata
Bial : Biru
Sampel C diduga adalah
Galaktosa
Glukosa
Pentosa
Fruktosa
K - Sampel D menunjukan warna merah orange pada uji Seliwanof.
Sampel D diduga adalah
Glukosa
Fruktosa
Galaktosa
Pentosa
K - Sampel E adalah disakarida yang menghasilkan positif pada uji Osazon.
Sampel E diduga adalah
Laktosa
Sukrosa
Maltosa
Dekstrin
K - Uji iodium bertujuan untuk menentukan karbohidrat golongan
Monosakarida
Disakarida
Oligosakaida
Polisakarida
K - Uji karbohidrat yang menganalisis bentuk kristal dari monosakarida adalah
Barfoed
Bial
Osazon
Asam murat
K - Uji karbohidrat yang menunjukan adanya gula pereduksi adalah
Iodium
Benedict
Barfoed
Bial
K - Uji karbohidrat untuk membedakan golongan keton dan aldehid adalah
Barfoed
Bial
Benedict
Seliwanof
K - Terdapat 2 jenis asam kuat yang digunakan pada analisis karbohidrat yaitu
asam klorida dan asam nitrat
asam klorida dan asam sulfat
asan nitrat dan asam sulfat
asam sulfat dan asam asetat
P - Berikut adalah unsur yang membedakan protein dengan karbohidrat
Karbon
Hidrogen
Nitrogen
Oksigen
P - Pada uji elementer protein, bila terjadi pengarangan menunjukan adanya unsur
Karbon
Hidrogen
Nitrogen
Oksigen
P - Untuk menunjukan adanya molekul peptida pada protein, digunakan uji
Xantoprotein
Biuret
Elementer
Ninhidrin
P - Uji protein untuk menunjukan adanya asam amino bebas adalah
Xantoprotein
Biuret
Elementer
Ninhidrin
P - Protein yang memberikan hasil positif pada uji Xantoprotein adalah
Tirosin
Glisin
Asam glutamat
Histidin
P - Hasil positif pada uji Ninhidrin adalah terbentuknya senyawa kompleks berwarna
Kuning
Biru
Orange
Merah
P - Protein bersifat amfoter, artinya dapat bereaksi dengan larutan
hanya asam
hanya basa
asam dan basa
asam dan garam
P - Peristiwa pemisahan protein oleh garam dengan konsentrasi tinggi disebut
salting out
melting out
pushing out
break out
P - Protein dapat mengalami denaturasi irreversible dengan adanya logam berat di bawah ini, kecuali :
Tembaga
Raksa
Timbal
Perak
P - Semua protein tidak larut dalam pelarut
aquadest
asam klorida
natrium hidroksida
kloroform
L - Lemak larut sempurna pada pelarut
aquadest
air suling
alkohol
kloroform
L - Berikut adalah larutan yang digunakan untuk menganalisis terbentuknya emulsi pada percobaan lemak dan minyak, kecuali
larutan sabun
larutan protein
larutan soda
larutan empedu
L - Minyak yang sudah tengik bersifat
asam
basa
netral
amfoter
L - Pada uji saponifikasi, untuk proses hidrolisis ditambahkan
HCl
NaCl
NaOH
CH3COOH
L - Uji kolesterol positif pada analisis lemak ditunjukan dengan terbentuknya warna
merah
hijau
kuning
biru
V - Adanya vitamin A pada reaksi Carr Pierce ditunjukan dengan warna
biru
hijau
kuning
merah
V - Adanya vitamin D setelah penambahan pereaksi Carr Pierce ditunjukan dengan adanya warna
jingga biru
jingga kuning
jingga hijau
jingga merah
V- Piridoksin ketika ditetesi FeCl3 menghasilkan warna
hijau - biru tua
kuning - biru
jingga - merah tua
biru - kuning
V - Vitamin yang menunjukan hasil warna coklat hitam setelah ditambahkan Pb-asetat dan NaOH adalah
Piridoksin
Thiamin
Asam askorbat
Tokoferol
V - Pereaksi TCA pada penentuan vitamin A adalah kepanjangan dari
Trikloroamin
Trikloroasetat
Trikoloamonia
Trikoloroacid
H - Untuk pembuatan sampel karbohidrat dibuat larutan sukrosa sebanyak 18%, berapa gram sukrosa yang ditimbang untuk membuat larutan sebanyak 1000 mL
0.18
1.8
18
180
H - Pada uji kelarutan lemak dibuat larutan Na2CO3 0,5%. Apabila keperluan larutan tersebut sebanyak 10 mL, berapa banyak Na2CO3 yang harus ditimbang.
0.05
0.5
5
50
H - Untuk membuat alkohol 70% sebanyak 100 mL, berapa mL yang harus dipipet dari alkohol 96%
137.14
0.0137
72.9
67.2
H - Untuk membuat NaOH 10%, Bagaimana proses NaOH nya
ditimbang
diencerkan
H - Untuk pembuatan HCl 1 N, prosesnya adalah
ditimbang
diencerkan
