NEW
Font size
WorksheetsKUIS PROSA, PUISI, DRAMA UNTUK TINGKAT SMA KELAS XII
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Bentuk karya sastra yang sama dengan penggalan puisi WS. Rendra yang berjudul “Ku Panggil Namamu” berikut ini adalah...
Sia-sia kucari pancaran sinar matamu
Ingin ku ingat lagi bau tubuhmu
Yang kini sudah kulupa
Sia-sia
Pohon jati kokoh kayunya
Pohon nyiur tinggi menjulang batangnya
Murid rajin pastilah banyak ilmunya
Murid yang malas banyak bohongnya
Jangan pernah kau berikan cinta ini
Kepada orang lain selain diriku ini
Jika engkau menodai
Rasa hancur tersakiti
Membisu diantara fakta
Menangis tiada henti
Semuanya terasa percuma
Seakan hidup ini tidak ada arti
Lupakan semua tentang kita
Kenangan yang tak lagi bermakna
Menggores sebuah luka biru
Terluka aku karena dirimu
Berakit-rakit kita kehulu
Berenang-renang kita ketepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian
Perhatikan puisi berikut!
Nyanyian Fatima untuk Suto Oleh: WS Rendra
Kelambu ranjangku tersingkap
di bantal berenda tergolek nasibku
Apabila firmanmu terucap
masuklah kalbuku ke dalam kalbumu.
Sedusedan mengetuk tingkapku
dari bumi di bawah rumpun mawar.
Waktu lahir kau telanjang dan tak tahu tapi hidup bukanlah tawar menawar.
Kutipan puisi itu memiliki pengimajian tentang...
Kesedihan yang mendalam
Kehidupan yang harus dijalani
Hiduplah tanpa harus ragu dalam bertindak
Kehidupan mengajarkan arti untuk berjuang
Jalan hidup kita berbeda
Berikut ini adalah sebuah puisi!
Nyanyian Fatima untuk Suto Oleh: WS Rendra
Kelambu ranjangku tersingkap
di bantal berenda tergolek nasibku
Apabila firmanmu terucap
masuklah kalbuku ke dalam kalbumu.
Sedusedan mengetuk tingkapku
dari bumi di bawah rumpun mawar.
Waktu lahir kau telanjang dan tak tahu tapi hidup bukanlah tawar menawar.
Dari puisi tersebut dapat diketahui ciri-ciri puisi baru yaitu...
Jumlah baitnya ditentukan
Terikat aturan perimaan
Pilihan katanya tak terbatas
Pilihan katanya terbatas
Biasanya pengarangnya tidak terkenal
Perhatikan penggalan puisi khotbah karya WS. Rendra berikut ini:
Orang-orang tidak beranjak.
Mereka tetap duduk rapat berdesak.
Ada juga banyak yang berdiri.
Mereka kaku. Tak mau bergerak
Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa...
Hiperbola
Metafora
Litotes
Ironi
Asosiasi
Perhatikan penggalan puisi pesan pencopet pada pacarnya karya WS. Rendra!
Bila ia nanti fasih merayu seperti kamu
dan wataknya licik seperti saya - nah!
ini kombinasi sempurna.
Artinya ia berbakat masuk politik.
Siapa tahu ia bakal jadi anggota parlemen.
Atau bahkan jadi mentri.
Paling tidak hidupnya bakal sukses di Jakarta
Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa...
Hiperbola
Metafora
Litotes
Ironi
Asosiasi
Bacalah penggalan puisi nyanyian angsa karya WS. Rendra berikut ini!
Saya tak butuh tahu asal usul dosa saya.
Yang nyata hidup saya sudah gagal.
Jiwa saya kalut.
Dan saya mau mati.
Sekarang saya takut sekali.
Maksud puisi tersebut adalah...
Pendosa yang bangga akan dosa-dosa
Seorang pendosa yang takut akan neraka
Jiwanya sudah mati dan ia sangat takut sekali
Hidup gagal bila putus asa
Pendosa yang sedang ketakutan
Makna lambang kata “kalut” dalam puisi nyanyian angsa karya WS. Rendra tersebut adalah tanda...
Bahagia
Sedih
Terluka
Kacau
Bingung
1. Bentuk karya sastra yang sama dengan penggalan puisi WS. Rendra yang berjudul “Nyanyian Fatima untuk Suto” berikut ini adalah...
Kelambu ranjangku tersingkap
di bantal berenda tergolek nasibku
Apabila firmanmu terucap
masuklah kalbuku ke dalam kalbumu.
Buka puasa dengan kolak,
Beli gula beli pena.
Hilang tampan karena akhlak
Akhlak rusak apalah guna.
Cantik sekali kulit rusa,
Bunga kecil banyak ditabur.
Tidak sembahyang tidak puasa,
Tersiksa mayat di dalam kubur.
Buah manggis enak rasanya
Di beli dari kota pinang
Kamu manis tiada duanya
Bolehkah aku meminang
Jika bunga tak lagi harum seperti dulu
Bukan salahnya untuk menunggu
Merindukan dirimu
Dikala mentari senja rinduku padamu
Merintih sudah diriku ini
disaat segala kenangan hanya sebatas pengingat luka.
Merindukanmu adalah sebuah ilusi
fiksi yang merentas suatu kodrat.
Perhatikan penggalan puisi pesan pencopet pada pacarnya karya WS. Rendra!
Bila ia nanti fasih merayu seperti kamu
dan wataknya licik seperti saya - nah!
ini kombinasi sempurna.
Artinya ia berbakat masuk politik.
Siapa tahu ia bakal jadi anggota parlemen.
Atau bahkan jadi mentri.
Paling tidak hidupnya bakal sukses di Jakarta
Kutipan puisi itu memiliki pengimajian tentang...
Menyindir para anggota parlemen yang hidupnya gelimang harta
Membiarkan kombinasi antara dirinya dengan istrinya
Jika kombinasi ini sempurna maka anaknya berhak menjadi mentri
Jangan percaya akan ucapan orang
Menyindir angggota politik
Berikut ini penggalan puisi karya WS. Rendra yang berjudul “Ku Panggil Namamu” di bawah ini!
Sia-sia kucari pancaran sinar matamu
Ingin ku ingat lagi bau tubuhmu
Yang kini sudah kulupa
Sia-sia
Kutipan puisi itu memiliki pengimajian tentang...
Seseorang yang mencari sinar mata yang hangat dulu
Mencari sebuah kenangan yang belum terungkap
Seseorang yang mencari sesuatu kenangan yang saat ini sudah ia lupakan
Kenangan itu mengingatkan tentang hal dulu
Pancaran sinar matamu yang ku lupa
Cermati kutipan berikut ini!
“Ini tidak adil!” teriak saya pada Sabtu dini hari itu. Saya tersedu-sedu ketika uang saya dirampok.
“Mengapa uang saya yang harus dirampoknya?”
“Mungkin di dalam kejadian ini pasti memiliki hikmahnya,” ujar temannya.
Komplikasi dalam kutipan tersebut adalah…
Nasihat temannya untuk menenangkannya
Kekesalan dan kekecewaan seseorang terhadap kejadian yang dialaminya
Perdebatan yang berujung menyedihkan
Sedih dan amarah tidak terselesaikan
Sedih yang berlarut-larut
Bacalah kutipan cerpen tersebut!
Kekagumanku kepadanya semakin menjadi-jadi, mengingat usianya yang sudah lanjut tapi keinginan belajarnya masih saja tinggi. Berbeda denganku, di umurku yang masih muda kadang aku masih saja berjibaku dengan rasa malas yang meradang. Benar kata orang tuaku, mencari ilmu itu sebenarnya bukan sampai ke negeri China, tapi sampai ujung usia.
Amanat dalam kutipan cerpen tersebut adalah…
Meski usia telah bertambah namun harus tetap rajin belajar sampai akhir hayat
Seharusnya sudah tua tidak perlu belajar
Malaslah belajar
Rajin belajar saat ujian
Belajar supaya pintar
Bacalah penggalan cerpen berikut ini dengan cermat!
Singkat cerita, aku berhasil lulus dari SMA dan mendapatkan nilai yang memuaskan, aku pun berhasil diterima di universitas ternama di Indonesia fakultas kedokteran. Orang tuaku sangat bangga atas pencapaianku saat ini, orang tuaku selalu berpesan kepadaku agar kelak aku menjadi orang yang sukses jangan sombong dan tetap rendah hati. Perkataan itu selalu berbekas dikepalaku. Setelah beberapa tahun aku pun lulus dan menjadi seorang dokter, sungguh perjalanan yang tidak mudah untuk mencapai semua ini, aku percaya bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. Dan mimpiku menjadi kenyataan.
Watak tokoh pada cerpen tersebut adalah…
Tidak sombong, rajin belajar, dan patuh kepada orang tua
Tidak sombong, pintar, malas
Pintar, tinggi hati, penurut
Rendah hati, rajin belajar, jahat
Tinggi hati, penurut, ramah
Cermatilah kutipan cerpen berikut ini!
Si nenek sedang menunggu kepulangan anak dan cucunya yang ingin mengunjungi rumahnya. Ia selalu ingin cepat-cepat bertemu. Rasanya si nenek tidak sabar untuk bertemu. Akhirnya yang ditunggu datang juga. Si nenek sangat senang ketika bisa berkumpul dengan anak dan cucunya.
Sudut pandang cerita tersebut adalah…
Orang pertama
Orang kedua
Orang ketiga
Orang pertama tunggal
Orang keempat
Bacalah cerpen berikut ini!
Tidak terasa aku sudah duduk dikelas 3 SMA, disini aku berfikir tentang masalah biaya perkuliahan kedokteran sangat lah mahal, dan orang tuaku tidak akan mungkin bisa membiayai karena biayanya mencapai puluhan bahkan ratusan juta. Aku pun sangat bingung memikirkan masalah itu, beruntung aku mempunyai seorang guru yang sangat peduli padaku, beliau selalu memotivasi dan membantu ku, namanya Bu Dewi, seorang guru biologi, beliau sangat mendukung ku untuk melanjutkan kuliah kedokteran, karena, katanya aku sangat berprestasi di sekolah, beliau selalu memberikan informasi tentang beasiswa.
Nilai yang terkandung pada kutipan cerpen tersebut adalah…
Estetika
Budaya
Agama
Pendidikan
Kesopanan
Perhatikan naskah drama berikut ini!
Rika: Ayah, aku mau minta beliin handphone IPhone 12. Boleh ya, Ayah?
Ayah: Itu mahal nak, dari mana ayah bisa punya uang, Nak?
Rika: Ayah bisa kerja dari pagi sampai malam untuk bisa beliin aku handphone seperti itu!
Ayah: Ayah sudah tua dan tidak mampu lagi untuk bekerja lembur.
Rika: ….
Ayah: Syukurlah, jika kamu mengerti kondisi ayah saat ini.
Dialog yang tepat untuk melengkapi kutipan drama tersebut adalah…
Pokoknya aku mau itu
Ayah tidak sayang aku lagi
Maaf ya ayah, seharusnya aku tidak meminta handphone seperti itu disaat kondisi ayah yang sudah tua
Biarkan saja aku disini
Aku sangat menginginkan itu
Cermati percakapan dalam drama berikut ini!
Rey: Ayo kita pergi ke perpustakaan sekarang, Ki!
Kiki: Aku belum siap tugas PR matematikaku.
Rey: PR itu dikerjakan di rumah Ki bukan di sekolah.
Kiki: Aku lupa Rey.
Amanat cuplikan drama di atas yakni…
PR harus dikerjakan di rumah
Malaslah untuk mengerjakan PR
Capek ngerjain tugas
Lebih baik tidur daripada ngerjain tugas
Malas ngerjain tugas
Akhir Kisah Cinta Si Doel, Toko Barang Mantan, Mariposa, termasuk ke dalam jenis…
Panggung
Boneka
Televisi
Film
Wayang
1. Andi: Ma, aku juara ketiga di kelas. (sambil menunjukkan pialanya)
Mama: Alhamdulillah, anak mama dapat juara ketiga,
Andi: Ma, Andi mau mama beliin mainan sebagai hadiah karena Andi juara di kelas.
Mama: Iya, nak nanti mama belikan.
Suasana drama kutipan di atas adalah…
Sedih
Lara
Bahagia
Prihatin
Duka
Lisa: Ma, aku mau donasikan buku-buku bacaan yang sudah tidak terpakai ini ya, Ma.
Mama: Iya, nak. Kamu mau donasikannya kemana?
Lisa: Sama anak panti asuhan, Ma.
Mama: Baguslah, Nak.
Watak Lisa dalam penggalan teks di atas adalah…
Tinggi hati
Jahat
Pamer
Peduli
Sombong
