NEW
Font size
WorksheetsLatihan Soal Logika & Algoritma
Total questions: 58
Worksheet time: 40mins
Algoritma diperkenalkan oleh seorang ilmuwan dari Persia yang menuliskan kitab al jabr w’al muqabala sekitar tahun 825 M. Siapakah nama ilmuwan tersebut?
Aristoteles
Napoleon
Ibnu Musa Al Khawarizmi
Isaac Newton
Christoper Columbus
Bentuk informal untuk mendeskripsikan algoritma yang mengikuti struktur bahasa pemrograman tertentu adalah pengertian dari...
Algoritma
Flowchart
Pseudocode
Profilling
Debugging
Kumpulan instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer untuk melaksanakan suatu tugas adalah...
Bahasa pemrograman
Program
Flowchart
Pseudocode
Bahasa Tingkat Tinggi
Yang merupakan Kriteria pemilihan algoritma adalah...
Jumlah langkah berhingga, berakhir, ada output dan
testing
Ada model data, berakhir, semi algoritma, memiliki
kriteria terbaik
Terstruktur, debugging, jumlah langkah berhingga, ada
model
Ada output, jumlah langkahnya berhingga, berakhir,
terstruktur, efektif dan efisien
Memiliki kriteria terbaik, jumlah langkah berhingga, ada
output
Tahapan dalam menyelesaikan suatu masalah adalah :
Masalah – Pseudocode – Flowchart – Program –
Eksekusi – Hasil
Masalah – Algoritma – Flowchart – Program –
Eksekusi – Hasil
Masalah – Model – Algoritma – Eksekusi – Hasil
Algoritma – Program – Model – Eksekusi - Hasil
Masalah – Model – Algoritma – Program – Eksekusi –
Hasil
Diberikan Algoritma sebagai berikut:
Apabila warna kuning maka jadi merah. Apabila warna merah maka jadi hijau, selain warna kuning dan merah maka jadi putih. Jika kondisi input warna adalah hitam, maka warna jadi:
Ungu
Putih
Kuning
Hijau
Merah
Diketahui bahwa kantong P kosong, kantong Q berisi 10 buah kelereng dan kantong R berisi 20 Kelereng. Apabila kedua kantong tersebut dibawa dan dikatakan bukan Kantong P yang dibawa, maka jumlah kelereng yang terbawa adalah :
10.
30
10 dan 20
Kosong
10 atau 20
Diberikan algoritma:
P=9;
P = P+6;
Q = P.
Berapakah Nilai P dan Q
9 dan 15
15 dan 9
15 dan 15
9 dan 0
15 dan 0
Diberikan sebuah operasi perbandingan
sebagai berikut: 100 > 10
Apakah hasil program python tersebut
True
False
10
100
0
Diberikan sebuah operasi pada operator
aritmatika sebagai berikut: 15 % 2.
Apakah hasil program python tersebut
1
0
7.5
0
7
Pada Flowchart berikut, jika a=8,
b=5, c=10.
Berapakah nilai d ?
50
40
58
48
60
Berapakah nilai yang tercetak
jika nilai yang diinput sbb:
Absen 70, Tugas 85, UTS 90, UAS 70
78, 75
78, 25
70
78, 95
80, 75
Pada Flowchart berikut, jika a=6,
b=8, c= 10.
Berapakah nilai d ?
58
56
34
75
74
Berapakah nilai Keliling pada variabel kell yang tercetak jika r yang diinput 10?
628
6,28
62,8
314
31,4
Berapa buahkah yang tercetak jika diinput gross = 10
1440
140
14440
14400
1400
Diberikan Algoritma program sebagai berikut:
if x<5:
print ("Lebih Kecil dari 5")
elif x== 5:
print ("Sama dengan 5")
else:
print ("Lebih Besar dari 5")
Jika variabel x = 10, maka yang tercetak adalah:
Lebih Kecil dari 5
Lebih besar dari 5
Sama dengan 5
Lebih kecil atau sama dengan 5
Lebih besar atau sama dengan 5
Diberikan Algoritma program sebagai berikut:
if x<5:
print ("Lebih Kecil dari 5")
elif x== 5:
print ("Sama dengan 5")
else:
print ("Lebih Besar dari 5")
Jika variabel x = 5, maka yang tercetak adalah:
Lebih Kecil dari 5
Lebih besar dari 5
Lebih kecil atau sama dengan 5
Sama dengan 5
Lebih besar atau sama dengan 5
if total_belanja > 100000:
diskon = total_belanja * 0.05
bayar = total_belanja - diskon
Jika total_belanja = 90000, berapakah bayar yang tercetak pada variabel bayar diatas:
90000
950000
105000
100000
0
PT. XYZ membayar gaji karyawan berdasarkan golongan sebagai berikut:
Golongan I Upah Harian 90000
Golongan II Upah Harian 125000
Golongan III Upah Harian 150000
If ... else
If
If ... else if ... else
If ... if ... Else
nested if
Flowchart atau diagram alir diatas adalah bentuk seleksi kondisi dari
if
If ... else
If ... elif ... else
case
nested if
Diberikan algoritma program sebagai berikut:
for i in range(2,10,2):
print(i)
Nilai variabel i yang tercetak adalah:
2, 4, 6, 8
2, 4, 6, 8, 10
2, 4, 6, 8, 10, 12
0, 2, 4, 6, 8
0, 2, 4, 6, 8, 10
Diberikan algoritma program sebagai berikut:
for i in range(0,10,2):
print(i+2)
Nilai variabel i yang tercetak adalah:
2, 4, 6, 8
2, 4, 6, 8, 10
2, 4, 6, 8, 10, 12
0, 2, 4, 6, 8
0, 2, 4, 6, 8, 10
Diberikan algoritma program sebagai berikut:
x=0
while x<9:
x = x + 1
print(x)
Nilai variabel x yang tercetak adalah:
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Diberikan algoritma program sebagai berikut:
jum=0
x=0
while x<9:
x = x + 1
jum = jum + x
print(jum)
Nilai variabel jum yang tercetak adalah:
45
36
55
54
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Diberikan algoritma program sebagai berikut:
x=1
while x<10:
print(x)
x = x + 2
Nilai variabel x yang tercetak adalah:
1, 3, 5, 7, 9
1, 3, 5, 7
3, 5, 7, 9
2, 4, 6, 8
2, 4, 6, 8, 10
Konsep Menara Hanoi merupakan salah satu dari contoh proses :
Iteratif
Transitif
Rekursif
Branching
Sorting
Suatu Proses yang memanggil dirinya sendiri , disebut proses :
Iteratif
Transitif
Rekursif
Branching
Searching
Rekursif adalah
Suatu prosedur yang dapat dipanggil
Suatu proses yang bisa memanggil dirinya sendiri
Suatu proses yang dipanggil melalui suatu prosedur
Suatu prosedur Looping
Suatu proses Searching
Pada Menara Hanoi banyaknya pemindahan untuk N buah piringan ke menara tujuannya adalah
2n +1
2n -1
2n+1
2n-1
2n
Untuk menyelesaikan masalah menara Hanoi dengan banyaknya piringan ialah 4 buah , maka diperlukan pemindahan sebanyak :
19 Kali
18 Kali
15 Kali
16 Kali
31 Kali
Jenis variabel yang dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama disebut:
Array Dimensi Satu
Array Dimensi Dua
Array
Variabel
Matrik
Dapat menyimpan banyak data dengan tipe yang berbeda beda adalah kelebihan dari:
List
Array
Sorting
Searching
Array dua dimensi
Bentuk umum dari Array dimensi satu adalah:
Nama_array[jumlah_elemen]
nama_aray[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom]
nama_aray[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom]
nama_aray[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom]
nama_aray[jumlah_elemen_kolom] [jumlah_elemen_baris]
Bentuk umum dari Array dimensi dua adalah:
Nama_array[jumlah_elemen]
nama_aray[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom]
nama_aray[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom]
nama_aray[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom]
nama_aray[jumlah_elemen_kolom] [jumlah_elemen_baris]
Penyajian Data disebut dengan:
Array
Sorting
Matrik
Searching
StarMaxMin
Mengurutkan masing-masing data nilai elemen disebut:
Sorting
Conquer
Partition exchange sort
Logika
Algoritma
Proses pengaturan sederatan data ke dalam suatu urutan
atau susunan urutan tertentu. Data yang diurutkan dapat berupa data bilangan, data karakter maupun data string disebut:
Sorting
Searching
Quick Sort
Insertion
Selection Sort
Hal yang mempengaruhi kecepatan algoritma sort adalah:
Jumlah Operasi perbandingan dan jumlah operasi
pemindahan data
Jumlah Operasi pembagian dan jumlah operasi pemindahan data
Jumlah Operasi perhitungan
Jumlah Operator
Jumlah Operasi
Teknik pengurutan dengan cara pemilihan elemen atau proses kerja dengan memilih elemen data terkecil untuk kemudian dibandingkan & ditukarkan dengan elemen pada data awal, dst s/d seluruh elemen sehingga menghasilkan pola data yang telah disort disebut:
Bubble Sort
Merge Sort
Quick Sort
Insertion Sort
Selection Sort
Metode pengurutan dengan membandingkan data nilai elemen yang sekarang dengan data nilai elemen-elemen berikutnya disebut
Bubble Sort
Merge Sort
Quick Sort
Insertion Sort
Selection Sort
Metode QuickSort sering disebut metode partition exchange sort, diperkenalkan oleh
Ibnu Nafis
C.A.R. Hoare
Alexander Graham Bell
Aristoteles
James Watt
Pengurutan data yang membandingkan data dengan dua elemen data pertama, kemudian membandingkan elemen-elemen data yang sudah diurutkan, kemudian perbandingan antara data tersebut akan terus diulang hingga tidak ada elemen data yang tersisa disebut:
Bubble Sort
Merge Sort
Quick Sort
Insertion Sort
Selection Sort
Metode yang menggabungkan dua array yang sudah terurut disebut
Bubble Sort
Merge Sort
Quick Sort
Insertion Sort
Selection Sort
Memilah data nilai elemen–elemen dari rangkaian data menjadi dua bagian dan mengulangi pemilahan hingga satu elemen terdiri maksimal dua nilai disebut:
Divide
Conquer
Partition exchange sort
Logika
Algoritma
Teknik dalam memimilh dan menyeleksi sebuah elemen dari beberapa elemen yang ada disebut
Array
Sorting
Matrik
Searching
StarMaxMin
Pencarian yang dimulai dari record-1 diteruskan ke record selanjutnya yaitu record-2, ke-3,..., sampai diperoleh isi record sama dengan informasi yang dicari (Nilai X) disebut:
Tehnik Sequential Search / Linier Search
Tehnik Binary Search
Tehnik StraitMAXMIN
Tehnik D and C
Tehnik D and C
Dalam teknik Searching yang termasuk teknik pencarian tunggal adalah
Tehnik Sequential Search / Linier Search dan Teknik Binary Search
Tehnik StraitMAXMIN
Teknik Best Case
Teknik Worst Case
Teknik Average Case
Digunakan mencari sebuah data pada himpunan datadata yang tersusun secara urut, yaitu data yang telah diurutkan dari besar ke kecil/sebaliknya disebut teknik:
Teknik Binary Search
Tehnik StraitMAXMIN
Teknik Best Case
Teknik Worst Case
Teknik Average Case
Rumus untuk menentukan Nilai Tengah (mid) adalah:
( Low + High ) Div 2
( Low + High ) - 2
Mid –1
Mid +1
Mid *1
Strategi pencarian untuk masalah optimasi berbasis prinsip: pada setiap tahap, pilih solusi paling baik. Dengan harapan, semua tahapan ini akan menemukan solusi terbaik untuk masalah tersebut. Algoritma greedy termasuk sederhana dan tidak rumit disebut:
Array
Sorting
Matrik
Searching
Greedy
Permasalahan Bagaimana mengoptimalisasi storage/memory dalam komputer agar data yang disimpan dapat termuat dengan optimal disebut:
Optimal On Tape Storage Problem
Greedy
Short Path Problem
Short Path Problem
Coloring
Masalah yang dapat diselesaikan dengan metode greedy adalah:
StarMaxMin
Knapsack Problem
Sorting
Linear Searching
Binary Searching
Penyelesaian knapsack dengan Kriteria Greedy adalah dengan konsep dibawah ini adalah:
Pilih obyek dengan nilai Pi maximal
Pilih obyek dengan berat Wi maximal
Pilih obyek dengan Pi/Wi minimal
Pilih obyek dengan berat Wi sama besar
Pilih obyek dengan berat Pi x Xi
Menghitung jarak satu persatu sesuai dengan arah dari graph yang ditunjuk oleh tiap-tiap ruas/edge dan dilakukan terhadap ruas dari graph yang memiliki jalur awal dan jalur akhir adalah proses untuk mendapatkan solusi optimal dari permasalahan :
Knapsack
Shortest Path Problem
Shortest Path Problem
Minimum Spanning Tree
Searching
Untuk menentukan waktu perjalanan seorang salesman seminimal mungkin digunakan Graph:
Travelling Salesman
Short Path Problem
Minimum Spanning Tree
Metode Greedy
Metode Sorting
Penyelesaian kasus knapsack problem yang diselesaikan dengan data tidak naik terlebih dulu adalah:
Matematika greedy
Algoritma greedy
Kriteria greedy
Pemrograman greedy
Greedy
Mencari minimum biaya (cost) spanning tree dari setiap ruas (edge) graph yang membentuk pohon (tree) disebut:
Travelling Salesman
Short Path Problem
Minimum Spanning Tree
Metode Greedy
Metode Sorting
Problem pemberian warna pada semua simpul sehingga 2 simpul yang berdampingan (ada ruas yang menghubungkan kedua simpul tersebut) mempunyai warna yang berbeda disebut ?
Coloring
Devide dan Conquer
Filtering
Searching
Sorting
