WorksheetsPPN B_Deemed
Total questions: 10
Worksheet time: 9mins
PT. Asri (Non PKP) adalah perusahaan mebel yang berkedudukan di Surabaya. Pada tanggal 10 Mei 2020 peredaran usaha PT. Asri telah mencapai Rp. 2 Milyar. PT. Asri berkeinginan mendaftarkan diri untuk dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak (PKP) dan dalam menghitung PPN Kurang Bayarnya memilih menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan Pajak Masukan. Maka pernyataan dibawah ini yang benar adalah ....
PT. Asri tidak diperkenankan menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan karena Omset 2 tahun buku sebelumya tidak diketahui
PT. Asri diperkanankan menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan karena sebagai WP baru yang dikukuhkan sebagai PKP karena baru terdaftar sebagai PKP dan omsetnya kurang dari 1,8 M
Peredaran usaha PT. A (PKP) pada bulan September 2020 telah mencapai Rp. 2 Milyar dan PT. A dalam menghitung PPN Kurang Bayar selama ini menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan. Maka yang dapat dilakukan oleh PT. A berkaitan dengan pengkreditan Pajak Masukan adalah ....
PT. A wajib beralih menggunakan mekanisme pengkreditan PK-PM karena omsetnya telah melebihi Rp. 1,8 Milyar
PT. A tidak perlu beralih ke mekanisme pengkreditan PK-PM karena omset dalam setahun kurang dari Rp. 4,8 Milyar
Peredaran usaha PT. B (PKP) tahun 2019 adalah 1,2 Milyar. Dalam menghitung pajak masukan PT. B menggunakan metode pedoman penghitungan pengkreditan Pajak Masukan. Namun di tahun 2020 PT. B berencana beralih menggunakan mekanisme pengkreditan PK-PM dalam menghitung PPN Kurang Bayar. Jika PT. B adalah klien Saudara, maka yang dapat anda sarankan adalah ....
masa pajak Januari 2020
masa pajak Desember 2019
masa pajak Januari 2021
Peralihan metode dapat dilakukan setiap saat
PT. Daya (PKP) bergerak dalam bidang perdagangan selang plastik. Dalam menghitung PPN Kurang Bayar PT. Daya menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan (telah memenuhi ketentuan). Selama masa pajak November 2020, PT. Daya telah melakukan penyerahan sebesar Rp. 50 juta. Berapa PPN Kurang Bayar yang dilaporkan dalam SPT Masa PPN masa pajak November 2020 ....
Rp. 1.000.000
Rp. 1.100.000
Rp. 1.500.000
Rp. 1.600.000
PT. Surya (PKP) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Jasa Percetakan yang berkedudukan di Gresik. PT. Surya dalam menghitung PPN Kurang Bayar memilih menggunakan pedoman pengkreditan Pajak Masukan . Selama bulan Oktober 2020 penyerahan PT. Surya adalah sebesar Rp. 60 juta, maka berapa PPN Kurang Bayar yang dilaporkan pada masa pajak oktober 2020 ...
Rp. 2.100.000
Rp. 2.200.000
Rp. 2.300.000
Rp. 2.400.000
PT. Bara Api (PKP) adalah perusahan yang bergerak dalam bidang perdagangan eceran kompor dan Jasa perbaikan kompor. Dalam menghitung PPN Kurang Bayar, PT. Bara Api menggunakan pedoman pengkreditan Pajak Masukan (memenuhi ketentuan). Selama bulan Maret 2020 data peredaran usaha PT. Bara Api adalah sbb :a. Penjualan Kompor Rp. 700 juta; b. jasa perbaikan kompor Rp. 100 juta. Maka berapakah PPN kurang bayar yang dilaporkan dalam SPT Masa PPN masa pajak Maret 2020 ....
Rp. 20.000.000
Rp. 25.000.000
Rp. 30.000.000
Rp. 35.000.000
PT. C (PKP) dalam menghitung PPN kurang bayar menggunakan pedoman pengkreditan Pajak Masukan (telah memenuhi ketentuan). Pada tanggal 9 Desember 2020, PT. C membeli bahan baku dengan harga 15 juta dan mendapatkan faktur pajak masukan senilai Rp. 1,5 juta. Karena PT. C memilih menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan maka atas pajak masukan senilai Rp. 1,5 juta tsb di atas tidak dapat dibebankan sebagai biaya dalam menghitung PPh terutang. Pernyataan tsb ....
Benar
Salah
PT. Mobil Bagus (PKP) bergerak dalam bidang perdagangan mobil bekas secara eceran. Selama bulan Januari 2020 telah membeli beberapa mobil bekas dengan berbagai tipe dari PT. "Djoen" sebesar Rp. 12 Milyar. Kemudian pada bulan Februari 2020 telah melakukan penyerahan mobil bekas sebesar Rp. 15 Milyar. Maka PPN Kurang Bayar yang dilaporkan pada SPT Masa pajak Februari 2020 adalah sebesar ...
Rp. 100.000.000
Rp. 150.000.000
Rp. 30.000.000
Tidak terutang PPN
PT. A dalam menghitung PPN Kurang Bayar memilih menggunakan Pedoman Pengkreditan Pajak Masukan, Maka untuk melaporkan SPT Masa PPNnya menggunakan formulir ....
Form 1111
Form 1111 DM
Toko Emas Gadjah bergerak dalam bidang perdagangan eceran emas perhiasan. Bulan November 2020 telah melakukan penjualan sebesar Rp. 50 Milyar. Berdasarkan data dari akuntan Toko Emas Gadjah, data pembelian emas batangan dari PT. Antam selama bulan November 2020 adalah sebesar Rp. 4,5 Milyar. Berapakah PPN Kurang Bayar yang dilaporkan pada SPT Masa PPN masa pajak November 2020 ....
Rp. 100.000.000
Rp. 200.000.000
Rp. 300.000.000
Rp. 400.000.000
