Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengantar Studi Hadis

Total questions: 20

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

لاَ صَلاَةَ لِـمَنْ لَـمْ يَـقْرَاْ بِـفَاتِحَةِ الْـكِتَابِ .رَوَاهُ مُسْلِـمٍ

“Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca al-Fatihah (H.R. Muslim).”

Hadis di atas adalah contoh bentuk hadis ….

a)

Hammi (hasrat/keinginan)

b)

Fi’liy (perbuatan)

c)

Qauliy (perkataan)

d)

Taqririy (Ketetapan)

2.

Yang dimaksud dengan bentuk hadis Fi’liy adalah …

a)

Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa tindakan/perbuatan

b)

Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa ucapan

c)

Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa perkataan

d)

Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa ketetapan

3.

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلى الله عليه وسلم يَـتَخَلَّلُ الصَّفَّ مِنْ نَاحِيَـةِ إِلىَ نَاحِيَةٍ

“Rasulullah selalu memeriksa shaf dari satu sisi ke sisi yang lain”

Hadis di atas termasuk bentuk hadis….

a)

Qauli (perkataan)

b)

Fi’liy (perbuatan)

c)

Taqririy (ketetapan)

d)

Sifat/Ahwali

4.

Definisi “sunnah” menurut ulama fiqh adalah ….

a)

Segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad berupa perkataan, perbuatan, dan ketetapan

b)

Perbuatan yang jika ditinggalkan mendapatkan pahala dan jika dikerjakan mendapat sanksi

c)

Perbuatan yang jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapatkan dosa

d)

Perbuatan yang jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak mendapat sanksi siksa

5.

كَانَ رَسُوْلُ الله صَلى الله عليه وسلم أَحْسَـنَ النَّاسِ وَجْـهًا وَأَحسْـنَهُ خَلْـقًا ..... (رَوَاهُ البُخَارِيْ)

“Rasulullah adalah manusia yang sebaik-baiknya rupa dan tubuh (HR. Bukhari)”

Hadis di atas adalah contoh dari bentuk hadis …..

a)

Taqririy (ketetapan)

b)

Sifat/Ahwali

c)

Qauli (perkataan)

d)

Fi’liy (perbuatan)

6.

Yang dimaksud dengan dengan “Hadis Ahwaliy / Hadis Sifat” adalah ……

a)

Segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa ucapan

b)

Segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa perbuatan

c)

Hadis yang berupa hasrat Nabi yang belum terealisasikan

d)

Hadis yang berupa ihwal Nabi yang menyangkut keadaan fisik, sifat-sifat dan kepribadiannya

7.

Pernyataan yang benar di bawah ini adalah ……

a)

Al-quran: Lafal dari Allah & maknanya dari Nabi

Hadis: Lafal dari Nabi & maknanya dari Allah

b)

Al-Qur'an: Lafal dari Nabi & maknanya dari Allah.

Hadis: Lafal dan maknanya dari Allah

c)

Al-Qur'an: Lafal dan maknanya dari Allah

Hadis: Lafal dan maknanya dari Nabi

d)

Al-Qur'an: Lafal dan maknanya dari Allah.

Hadis: Lafal dan maknanya dari Allah

8.

Pernyataan yang benar tentang perbandingan Al-Qur’an dengan hadis Qudsi adalah …

a)

Membaca al-Qur’an dinilai ibadah.

Membaca hadis Qudsi tidak bernilai ibadah.

b)

Al-Qur’an bisa dibaca dalam shalat.

Hadis qudsi juga bisa dibaca dalam shalat.

c)

Semua lafal al-Qur’an adalah ahad.

Lafal hadis qudsi adalah mutawatir.

d)

Membaca hadis Qudsi bernilai ibadah.

Membaca al-Qur’an bernilai sunnah.

9.

Urutan dari unsur-unsur penyusun sebuah hadis adalah ….

a)

Sanad, matan, perawi

b)

Sanad, mantan, perawi

c)

Matan, sanad, Perawi

d)

Sanad, Musnid, mudawwin

10.

Fungsi hadis untuk memperkokoh isi kandungan al-Qur’an diistilah dengan …..

a)

Bayan at-Tafsir

b)

Bayan at-Taqrir

c)

Bayan at-Tasyri’

d)

Bayan at-Takhsish

11.

Ketika terdapat ayat-ayat al-Qur’an yang masih bersifat global lalu datang hadis memberikan penjelasan dan rincian. Dalam hal ini hadis berfungsi sebagai …..

a)

Bayan at-Tasyri’

b)

Bayan at-Taqrir

c)

Bayan at-Tafsir

d)

Bayan Nasakh

12.

Di antara sahabat berikut yang paling banyak menulis hadis dalam catatannya sendiri adalah ….

a)

Muawiyyah bin Abi Sofyan

b)

Said bin Abi Waqqash

c)

Amr bin Ash

d)

Abu Hurairah

13.

Khalifah yang memerintahkan Abu Bakar bin Muhammad Ibn Amr Ibn Hazm dan Muhammad ibnu Syihad az-Zuhri untuk memperhatikan dan mengumpulkan hadis dari penghafalnya adalah …..

a)

Umar bin Ash

b)

Amr bin Abdul Aziz

c)

Umar bin al-Khattab

d)

Umar bin Abdul Aziz

14.

Titik tekan dalam memahami Hadis Mutawatir adalah ……

a)

Kualitas perawi & kesepakatan bersama untuk menjalankan sunnah

b)

Kuantitas perawi yang berjumlah 3 orang & kemungkinan tidak berdusta

c)

Kuantitas perawi & kemungkinan adanya kesepakatan berdusta atau tidak

d)

Kualitas perawi & perbedaan dalam memahami hadis

15.

Sebuah hadis dikatakan shahih, jika memenuhi kriteria sebagai berikut, kecuali….

a)

Ketersambungan perawi hadis

b)

Perawinya adil & dhabit dalam hafalan

c)

Perawinya adil & dhabit yang sempurna (hafalan & tulisan)

d)

Hadisnya terhindar dari illat (cacat) dan syadz (janggal)

16.

Di antara aturan dalam meriwayatkan hadis dhaif adalah ….

a)

Tidak menggunakan ungkapan yang mengandung makna pasti

b)

Tidak menggunakan ungkapan yang bermakna kemungkinan

c)

Menganggap itu hadis shahih atau hasan & menisbatkan kepada salah satu perawi.

d)

Menggunakan ungkapan yang berawal dengan lafaz: “Nabi bersabda”

17.

Pernyataan yang benar tentang hadis Maudhu’ dengan hadis Dhoif adalah ….

a)

Hadis maudhu’: Tidak berasal dari Nabi Muhammad.

Hadis dhaif : Berasal dari para sahabat Nabi

b)

Hadis maudhu’ : Tidak berasal dari Nabi Muhammad.

Hadis dhaif: Derajatnya di bawah hadis shahih dan hasan

c)

Hadis maudhu’ : Tidak berasal dari Nabi Muhammad.

Hadis dhaif : Tidak berasal dari Nabi Muhammad

d)

Hadis maudhu’ : Berasal dari Nabi Muhammad.

Hadis dhaif : Sanadnya tidak berasal dari para sahabat Nabi

18.

Di antara yang bukan cara para ulama dalam menerima hadis adalah ….

a)

as-Sima’, Qira’ah ala Syaikh, ijazah

b)

Munawalah, wasiat, al -Wijadah

c)

as-Sima’, Rukyat, Ijazah

d)

al-I’lam, al-Mukatabah, al-Qira’ah

19.

Istilah حَـدَّثَـنَـا، قَـالَ، أَخْبَـرَنَـا، سَـمِـعْـتُ، أَنْـبَأَنَـا adalah bentuk periwayatan hadis dengan cara …..

a)

al-mukatabah

b)

al-Munawalah

c)

al-Ijazah

d)

as-Sima’

20.

Pernyataan yang tepat tentang “ingkar sunnah” adalah ….

a)

Paham / pendapat perorangan atau kelompok yang menerima sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam

b)

Paham / pendapat perorangan atau kelompok yang menolak sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam

c)

Paham / pendapat kelompok yang menolak sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam

d)

Paham / pendapat perorangan yang menolak sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam