WorksheetsPengantar Studi Hadis
Total questions: 20
Worksheet time: 22mins
لاَ صَلاَةَ لِـمَنْ لَـمْ يَـقْرَاْ بِـفَاتِحَةِ الْـكِتَابِ .رَوَاهُ مُسْلِـمٍ
“Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca al-Fatihah (H.R. Muslim).”
Hadis di atas adalah contoh bentuk hadis ….
Hammi (hasrat/keinginan)
Fi’liy (perbuatan)
Qauliy (perkataan)
Taqririy (Ketetapan)
Yang dimaksud dengan bentuk hadis Fi’liy adalah …
Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa tindakan/perbuatan
Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa ucapan
Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa perkataan
Segala yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa ketetapan
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلى الله عليه وسلم يَـتَخَلَّلُ الصَّفَّ مِنْ نَاحِيَـةِ إِلىَ نَاحِيَةٍ
“Rasulullah selalu memeriksa shaf dari satu sisi ke sisi yang lain”
Hadis di atas termasuk bentuk hadis….
Qauli (perkataan)
Fi’liy (perbuatan)
Taqririy (ketetapan)
Sifat/Ahwali
Definisi “sunnah” menurut ulama fiqh adalah ….
Segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad berupa perkataan, perbuatan, dan ketetapan
Perbuatan yang jika ditinggalkan mendapatkan pahala dan jika dikerjakan mendapat sanksi
Perbuatan yang jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapatkan dosa
Perbuatan yang jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak mendapat sanksi siksa
كَانَ رَسُوْلُ الله صَلى الله عليه وسلم أَحْسَـنَ النَّاسِ وَجْـهًا وَأَحسْـنَهُ خَلْـقًا ..... (رَوَاهُ البُخَارِيْ)
“Rasulullah adalah manusia yang sebaik-baiknya rupa dan tubuh (HR. Bukhari)”
Hadis di atas adalah contoh dari bentuk hadis …..
Taqririy (ketetapan)
Sifat/Ahwali
Qauli (perkataan)
Fi’liy (perbuatan)
Yang dimaksud dengan dengan “Hadis Ahwaliy / Hadis Sifat” adalah ……
Segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa ucapan
Segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa perbuatan
Hadis yang berupa hasrat Nabi yang belum terealisasikan
Hadis yang berupa ihwal Nabi yang menyangkut keadaan fisik, sifat-sifat dan kepribadiannya
Pernyataan yang benar di bawah ini adalah ……
Al-quran: Lafal dari Allah & maknanya dari Nabi
Hadis: Lafal dari Nabi & maknanya dari Allah
Al-Qur'an: Lafal dari Nabi & maknanya dari Allah.
Hadis: Lafal dan maknanya dari Allah
Al-Qur'an: Lafal dan maknanya dari Allah
Hadis: Lafal dan maknanya dari Nabi
Al-Qur'an: Lafal dan maknanya dari Allah.
Hadis: Lafal dan maknanya dari Allah
Pernyataan yang benar tentang perbandingan Al-Qur’an dengan hadis Qudsi adalah …
Membaca al-Qur’an dinilai ibadah.
Membaca hadis Qudsi tidak bernilai ibadah.
Al-Qur’an bisa dibaca dalam shalat.
Hadis qudsi juga bisa dibaca dalam shalat.
Semua lafal al-Qur’an adalah ahad.
Lafal hadis qudsi adalah mutawatir.
Membaca hadis Qudsi bernilai ibadah.
Membaca al-Qur’an bernilai sunnah.
Urutan dari unsur-unsur penyusun sebuah hadis adalah ….
Sanad, matan, perawi
Sanad, mantan, perawi
Matan, sanad, Perawi
Sanad, Musnid, mudawwin
Fungsi hadis untuk memperkokoh isi kandungan al-Qur’an diistilah dengan …..
Bayan at-Tafsir
Bayan at-Taqrir
Bayan at-Tasyri’
Bayan at-Takhsish
Ketika terdapat ayat-ayat al-Qur’an yang masih bersifat global lalu datang hadis memberikan penjelasan dan rincian. Dalam hal ini hadis berfungsi sebagai …..
Bayan at-Tasyri’
Bayan at-Taqrir
Bayan at-Tafsir
Bayan Nasakh
Di antara sahabat berikut yang paling banyak menulis hadis dalam catatannya sendiri adalah ….
Muawiyyah bin Abi Sofyan
Said bin Abi Waqqash
Amr bin Ash
Abu Hurairah
Khalifah yang memerintahkan Abu Bakar bin Muhammad Ibn Amr Ibn Hazm dan Muhammad ibnu Syihad az-Zuhri untuk memperhatikan dan mengumpulkan hadis dari penghafalnya adalah …..
Umar bin Ash
Amr bin Abdul Aziz
Umar bin al-Khattab
Umar bin Abdul Aziz
Titik tekan dalam memahami Hadis Mutawatir adalah ……
Kualitas perawi & kesepakatan bersama untuk menjalankan sunnah
Kuantitas perawi yang berjumlah 3 orang & kemungkinan tidak berdusta
Kuantitas perawi & kemungkinan adanya kesepakatan berdusta atau tidak
Kualitas perawi & perbedaan dalam memahami hadis
Sebuah hadis dikatakan shahih, jika memenuhi kriteria sebagai berikut, kecuali….
Ketersambungan perawi hadis
Perawinya adil & dhabit dalam hafalan
Perawinya adil & dhabit yang sempurna (hafalan & tulisan)
Hadisnya terhindar dari illat (cacat) dan syadz (janggal)
Di antara aturan dalam meriwayatkan hadis dhaif adalah ….
Tidak menggunakan ungkapan yang mengandung makna pasti
Tidak menggunakan ungkapan yang bermakna kemungkinan
Menganggap itu hadis shahih atau hasan & menisbatkan kepada salah satu perawi.
Menggunakan ungkapan yang berawal dengan lafaz: “Nabi bersabda”
Pernyataan yang benar tentang hadis Maudhu’ dengan hadis Dhoif adalah ….
Hadis maudhu’: Tidak berasal dari Nabi Muhammad.
Hadis dhaif : Berasal dari para sahabat Nabi
Hadis maudhu’ : Tidak berasal dari Nabi Muhammad.
Hadis dhaif: Derajatnya di bawah hadis shahih dan hasan
Hadis maudhu’ : Tidak berasal dari Nabi Muhammad.
Hadis dhaif : Tidak berasal dari Nabi Muhammad
Hadis maudhu’ : Berasal dari Nabi Muhammad.
Hadis dhaif : Sanadnya tidak berasal dari para sahabat Nabi
Di antara yang bukan cara para ulama dalam menerima hadis adalah ….
as-Sima’, Qira’ah ala Syaikh, ijazah
Munawalah, wasiat, al -Wijadah
as-Sima’, Rukyat, Ijazah
al-I’lam, al-Mukatabah, al-Qira’ah
Istilah حَـدَّثَـنَـا، قَـالَ، أَخْبَـرَنَـا، سَـمِـعْـتُ، أَنْـبَأَنَـا adalah bentuk periwayatan hadis dengan cara …..
al-mukatabah
al-Munawalah
al-Ijazah
as-Sima’
Pernyataan yang tepat tentang “ingkar sunnah” adalah ….
Paham / pendapat perorangan atau kelompok yang menerima sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam
Paham / pendapat perorangan atau kelompok yang menolak sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam
Paham / pendapat kelompok yang menolak sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam
Paham / pendapat perorangan yang menolak sunnah Nabi saw sebagai landasan hukum Islam
