WorksheetsKimia Kayu dan Bahan Hayati Kelas B
Total questions: 15
Worksheet time: 30mins
Etnobotani adalah
Ilmu yang mempelajari pemanfaatan tumbuhan secara tradisional oleh suku-suku bangsa yang masih primitif atau terkebelakang
Ilmu yang mempelajari hubungan timbal-balik antara organisme dengan lingkungannya
Ilmu yang mempelajari tentang pohon atau tentang taksonomi tumbuhan berkayu, terutama yang hidup di dalam
Ilmu yang mempelajari tentang hutan dan kayu
Manfaat mempelajari etnobotani adalah
Dapat melakukan eksploitasi tak terbatas terhadap sumber daya alam di suatu daerah
Digunakan untuk mengetahui status sumber daya alam di suatu daerah, mengetahui penyebaran tumbuhan di masa lalu, dapat membantu untuk menentukan lalu lintas perdagangan masa lalu dan dapat memberikan arahan usaha industri di masa sekarang dan akan datang
Hak kekayaan intelektual masyarakat lokal menjadi milik peneliti
Memisahkan budaya adat istiadat seiring pengolahan, pemanfaatan dan pemasaran tumbuhan potensial yang lebih modern
Etnobotani perlu didukung melalui kegiatan-kegiatan, kecuali
Mengumpulkan, mengidentifikasi dan mencatat kekhususan tumbuhan yang berpotensi
Meningkatkan penelitian genetika, agronomi, silvikultur, fitokimia dan farmakologi dari data yang disampaikan oleh ahli etnobotani
Mendokumentasikan dan mengembangkan herbarium dan museum etnobotani
Pemanenan besar-besaran terhadap tumbuhan yang berpotensi
Simplisia adalah
bahan atau ramuan bahan yang berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat
tanaman yang memiliki khasiat obat dandigunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupunpencegahan penyakit
bahan alamiah yang dipergunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun juga dan kecuali dikatakan lain, berupa bahan yang telah dikeringkan
tumbuhan yang dikeringkan sebagai koleksi
Rhizoma adalah istilah simplisia untuk menjelaskan bagian tanaman yang digunakan, yaitu
Akar
Daun
Rimpang
Batang
Folia adalah istilah simplisia untuk menjelaskan bagian tanaman yang digunakan, yaitu
Akar
Rimpang
Batang
Daun
Pengujian simplisia secara organoleptik yaitu
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa morfologi, ukuran, dan warna
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa bau dan rasa
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa fragmen pengenal / unsur – unsur anatomi jaringan
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa macam zat kandungan yang terdapat dalam jaringan tanaman
Pengujian simplisia secara histokimia yaitu
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa macam zat kandungan yang terdapat dalam jaringan tanaman
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa bau dan rasa
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa morfologi, ukuran, dan warna
mengetahui ciri khas simplisia yang diuji berupa fragmen pengenal / unsur – unsur anatomi jaringan
Kualitas simplisia dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu
Sumber bahan baku; proses pengolahan; dan pengepakan dan penyimpanan
Sumber bahan baku; ukuran; dan proses pengolahan
Ukuran; Sumber bahan baku; dan pengepakan dan penyimpanan
Ukuran; proses pengolahan; dan pengepakan dan penyimpanan
Simplisia dapat rusak akibat
Reaksi kimia; tempat tertutup; dan serangga
Reaksi kimia; Serangga; dan Pengotor
Tempat tertutup; serangga dan pengotor
Tempat tertutup; reaksi kimia; dan pengotor
Ekstraksi adalah
pemisahan ekstrak hasil maserasi yang telah diuapkan sehingga diperoleh ekstrak kental
proses memisahkan senyawa yang bercampur sehingga dapat menghasilkan senyawa tunggal yang murni
proses penentuan golongan senyawa
proses pemisahan satu atau lebih komponen dari suatu campuran homogen menggunakan pelarut cair (solven) sebagai separating agent
Yang termasuk ekstraksi dingin adalah
Maserasi dan sokletasi
Perkolasi dan Infudasi
Maserasi dan perkolasi
Sokletasi dan Infudasi
Yang termasuk ekstraksi panas adalah
Maserasi dan perkolasi
Maserasi dan sokletasi
Sokletasi dan Infudasi
Perkolasi dan Infudasi
proses pengekstraksian simplisia dengan menggunakan pelarut dengan beberapa kali perendaman atau pengadukan pada temperatur ruangan (kamar) dan didiamkan selama lebih kurang 24 jam baru kemudian disaring, selanjutnya cairan ekstrak yang diperoleh dipekatkan dengan rotari evapourator hingga diperoleh ekstrak kental atau kering
Perkolasi
Sokletasi
Infudasi
Maserasi
Keuntungan proses ekstraksi secara sokletasi adalah
Pengerjaan & peralatan sederhana
Pelarut lebih sedikit
Biaya operasional relative rendah
Dapat digunakan untuk sampel yang tahan panas secara langsung
