NEW
Font size
WorksheetsKUIS SMT 3 LFF 2021
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
1. Identifikasi aktivitas penggerak yang sesuai dengan batch-level adalah:
Jumlah produk
Setup
Design
Jam mesin
2. Biaya yang pasti meningkat setiap kali sebuah unit diproduksi, disebut dengan:
Unit-level cost
Batch-level cost
Product-level cost
Plant-level cost
3. Sistem penetapan biaya di mana beberapa kumpulan biaya overhead dialokasikan menggunakan basis yang mencakup satu atau lebih faktor yang tidak terkait volume, disebut dengan:
Activity driver
Activity-based costing
Resource driver
Tradisitional costing system
4. Produk yang nilainya relative kecil dibandingkan dengan produk yang nilainya relative lebih besar disebut dengan:
Main product
Joint products
Common product
By-product
5. Berikut ini adalah metode yang digunakan untuk mengalokasikan biaya bersama pada joint products, kecuali:
Market value method
Reversal method
Average unit cost method
Quantitative unit method
6. Ketika biaya bersama tidak dialokasikan kepada by-product, hasil penjualan by-product dapat diperlakukan sebagai:
Pengurang harga pokok penjualan
Pengurang penjualan main products
Penambah harga pokok penjualan
Penambah biaya produksi
7. Cara menentukan nilai realisasi bersih (Net Realizable Value) dari penjualan by-product adalah:
Penjualan by product + laba diingiinkan – biaya tambahan setelah titik pisah – biaya penjualan
Penjualan by product – laba diingiinkan + biaya tambahan setelah titik pisah – biaya penjualan
Penjualan by product + laba diingiinkan + biaya tambahan setelah titik pisah + biaya penjualan
Penjualan by product – laba diingiinkan – biaya tambahan setelah titik pisah – biaya penjualan
8. Apabila harga standard bahan baku Rp 250/kg dan harga pasar Rp 300/kg, tentukan selisih harga pemakaiannya jika jumlah produksi 100 unit dan keperluan bahan baku per unit 2kg.
Rp 10.000 (U)
Rp 10.000 (F)
Rp 50.000 (U)
Rp 50.000 (F)
9. Apabila harga standard bahan baku Rp 250/kg dan harga pasar Rp 300/kg, tentukan selisih harga pembeliannya jika jumlah produksi 100 unit dan keperluan bahan baku per unit 2kg, sedangkan jumlah bahan baku dibeli sebesar 400kg
Rp 10.000 (U)
Rp 20.000 (U)
Rp 10.000 (F)
Rp 20.000 (F)
10. Seorang penjahit memiliki kemampuan standar menghasilkan 1 pakaian dalam 1 hari (8 jam kerja). Ketika ada pesanan 10 pakaian yang sama modelnya dia menyelesaikannya dalam waktu 9 hari. Tarif penjahit per pakaian adalah Rp 150.000/hari. Tentukan selisih efisiensinya.
Rp 1.200.000 (F)
Rp 150.000 (F)
Rp 1.200.000 (U)
Rp 150.000 (U)
