wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KRITIS

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki – laki berusia 25 tahun dirawat di ICU dengan keluhan sesak napas. Hasil anamnesa kesadaran somnolen, Tekanan Darah 100/60 mmHg, frekuensi nadi 102 x/menit, frekuensi napas 36 x/menit, terlihat otot – otot bantu pernapasan aktif, pursed lips, sianosis pada kuku jari, pemeriksaan saturasi oksigen 92 %, terdengar suara napas whezzing.


Apakah masalah keperawatan yang dialami pasien?

a)

Intoleransi aktivitas

b)

Gangguan pola napas

c)

Gangguan pertukaran gas

d)

Bersihan jalan napas tidak efektif

e)

Gangguan perfusi jaringan perifer

2.

Seorang perempuan berusia 34 tahun dirawat di ICU dengan keluhan sesak napas. Berdasarkan hasil pengkajian GCS E3 V3 M3, tanda-tanda vital didapatkan Tekanan Darah 100/60 mmHg, frekuensi pernapasan 36 x/menit, Nadi 110 x/menit, terdengar suara napas whezzing, saturasi oksigen 92%, sianosis. Perawat sudah berkolaborasi pemberian oksigen.


Apakah intervensi keperawatan pada pasien tersebut?

a)

Atur posisi fowler

b)

Atur posisi semi fowler

c)

Ukur Peak flow meter

d)

Melakukan pemeriksaan AGD

e)

Kolaborasi pemberian bronkodilator

3.

Seorang perempuan berusia 65 tahun dirawat di ICU dengan keluhan sesak dan batuk berdahak. Kondisi pasien tidak sadarkan diri, berdasarkan pengkajian tekanan darah 130/90 mmHg, frekuensi nadi 110 kali/menit; frekuensi napas 36 kali/menit; T 38,80C, hasil auskultasi terdapat bunyi ronchi pada kedua paru-paru, tampak sianosis, saturasi oksigen 92%. Riwayat Kesehatan saat ini mengalami pneumonia.


Apakah masalah keperawatan yang dialami pasien?

a)

Intoleransi aktivitas

b)

Gangguan pola napas

c)

Gangguan pertukaran gas

d)

Gangguan perfusi jaringan perifer

e)

Ketidakefektifan bersihan jalan napas

4.

Seorang laki-laki berumur 35 tahun dirawat di ICU karena menderita PPOK. Berdasarkan pengkajian kondisi kesadaran somnolen, tanda-tanda vital tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 130 x/menit, frekuensi napas 28 x/menit, setelah dilakukan pengkajian pasien bernafas dengan frekuensi 30x/menit, hasi dari inspeksi didapatkan data pengembangan dada tidak simetris, terdapat tanda memar dan luka pada dada sebelah kanan, perkusi paru kanan hiperresonan, distensi vena jugular, aauskultasi bunyi paru kanan menjauh.


Apakah masalah keperawatan yang dialami pasien?

a)

Gangguan pola napas

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Gangguan perfusi jaringan perifer

d)

Gangguan perfusi jaringan sereberal

e)

Ketidakefektifan bersihan jalan napas

5.

Seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat diruang Intensive Care Unit dengan keluhan sesak nafas, batuk, dan gelisah. Hasil pengkajian terpasang oksigen 4 l/menit, dan berkeringat dingin, TD: 110/70 mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi pernapasan 28x/menit, Suhu 37,8 0C.


Apakah pengkajian selanjutnya pada pasien tersebut?

a)

Melakukan auskultasi dada

b)

Mengukur Peak flow meter

c)

Memonitor saturasi oksigen

d)

Melakukan Inspeksi pada dada klien

e)

Melakukan pemeriksaan Artery Blood Gas

6.

Seorang laki-laki berusia 54 tahun, di rawat diruang ICCU dengan keluhan sesak napas dan nyeri dada. Berdasarkan pengkajian pasien lemah dan fatigue, Tekanan Darah 90/60 mmHg, frekuensi nadi 100 x/menit, frekuensi napas 28 x/menit. EKG menunjukkan segmen ST Elevasi dan gelombang Q patologis.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut

b)

Intoleran aktivitas

c)

Penurunan curah jantung

d)

Gangguan pertukaran gas

e)

Ketidakefektifan pola napas

7.

Seorang perempuan berusia 54 tahun, menjalani perawatan di ICCU dengan keluhan nyeri dada. Pemeriksaan fisik didapatkan pitting edema derajat 2 pada daerah eksterimitas bawah, pucat dan akral dingin. Tanda-tanda vital tekanan darah 100/70 mmHg, nadi 85 x/menit, pernapasan 22 x/menit. Urin output 500 cc/24 jam.


Apakah Intervensi keperawatan pada kasus diatas?

a)

Monitor Irama jantung

b)

Hitung keseimbangan cairan

c)

Timbang berat badan setiap hari

d)

Monitor hasil laboratorium elektrolit

e)

Berkolaborasi pemberian diuretik

8.

Seorang laki-laki, berusia 56 tahun dirawat di ICCU mengeluh sesak dan nyeri dada sampai menjalar ke lengan (terutama kiri), bahu dan kepunggung belakang. Pasien mengatakan sebelum dirawat dadanya juga terasa sesak pada saat naik tangga dan terasa letih. Pasien merasa cemas dengan kondisinya saat ini. Perawat telah memberikan intervensi pemberian oksigen dan ISDN sehingga nyeri pasien sudah mereda namun pasien masih terbaring lemah.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Ansietas

b)

Nyeri akut

c)

Intoleran aktivitas

d)

Penurunan curah jantung

e)

Ketidakefektifan pola napas

9.

Seorang perempuan berusia 57 tahun dirawat di ICU dengan penurunan kesadaran. Berdasarkan pengkajian, GCS E2 M2 V2, tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 60 x/menit, respirasi 10 x/menit, tampak sianosis, saturasi oksigen 90%, berdasarkan pemeriksaan penunjang didapatkan data PH 7.20. PaCO2 55 mmHg, HCO3 28 mmHg. Klien menderita COPD sejak 3 bulan yang lalu.


Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?

a)

Gangguan pola napas

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Gangguan perfusi jaringan perifer

d)

Gangguan perfusi jaringan sereberal

e)

Ketidakefektifan bersihan jalan napas

10.

Seorang laki-laki berusia 65 tahun di rawat di ICU dengan kondisi sesak napas. Berdasarkan pengkajian tekanan darah 100/80 mmHg, frekuensi nadi 110 x/menit, respirasi 30 x/menit, suara napas whezzing, tampak sianosis, saturasi oksigen 93%. Pasien dilakukan tindakan kolaborasi pemberian nebulisasi.


Apakah evaluasi setelah dilakukan tindakan tersebut?

a)

Menanyakan respon verbal

b)

Mengukur tekanan darah

c)

Mengkaji suara napas

d)

Mengukur saturasi

e)

Menghitung nadi

11.

Seorang laki-laki berusia 67 tahun di rawat inap dengan kondisi sesak napas. Berdasarkan pengkajian didapatkan GCS E3V2M3, tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 120 x/menit, respirasi 34 x/menit, suara napas whezzing, tampak sianosis, saturasi oksigen 94%. Pemeriksaan penunjang didapatkan urea 20 mg/dL.


Berapakah score CURB 65 pada pasien tersebut?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

12.

Seorang laki-laki berusia 67 tahun dirawat di ICU dengan kondisi sesak napas. Berdasarkan pengkajian didapatkan GCS E3V2M3, tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 130 x/menit, respirasi 36 x/menit, suara napas ronchi, tampak sianosis, saturasi oksigen 90%. Pemeriksaan penunjang didapatkan urea 20 mg/dL. Pasien kemudian terpasang ventilator.


Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan perawat?

a)

Mengatur posisi fowler

b)

Mengatur posisi head up 20o – 30o

c)

Mengatur posisi head up 20o – 35o

d)

Mengatur posisi head up 20o – 40o

e)

Mengatur posisi head up 30o – 40o

13.

Seorang laki-laki berusia 67 tahun dirawat di ICU dengan kondisi sesak napas. Berdasarkan pengkajian didapatkan GCS E3V2M3, tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 130 x/menit, respirasi 36 x/menit, suara napas ronchi, tampak sianosis, saturasi oksigen 90%. Pemeriksaan penunjang didapatkan urea 20 mg/dL. Pasien kemudian terpasang ventilator.


Apakah masalah keperawatan pada pasien diatas?

a)

Gangguan pola napas

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Gangguan perfusi jaringan perifer

d)

Gangguan perfusi jaringan sereberal

e)

Ketidakefektifan bersihan jalan napas

14.

Seorang perempuan berusia 65 tahun dirawat di ICCU dengan CHF. Pasien mengeluh nyeri dada disebelah kiri seperti tertindih benda berat, tidak berapa lama setelah perawat berada disamping tempat tidur, pasien mengalami penurunan kesadaran. Tampak dimonitor didapatkan gambaran EKG pasien mengalami ventrikel fibrilasi, dan tidak ada napas dan denyut nadi.


Apakah tindakan yang dilakukan perawat selanjutnya?

a)

Melakukan CPR 30:2

b)

Mengaktifkan Code blue dan CPR

c)

Memberikan ventilasi menggunakan BVM

d)

Memberikan DC Shock

e)

Berkolaborasi pemberian ephineprene

15.

Seorang perempuan berusia 57 tahun dirawat di ICU dengan penurunan kesadaran. Berdasarkan pengkajian, GCS E2 M2 V2, tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 60 x/menit, respirasi 10 x/menit, tampak sianosis, saturasi oksigen 90%, berdasarkan pemeriksaan penunjang didapatkan data PH 7.20. PaCO2 55 mmHg, HCO3 28 mmHg. Klien menderita COPD sejak 3 bulan yang lalu.


Apakah interpretasi AGD pada pasien tersebut?

a)

Asidosis Respiratorik

b)

Asidosis Metabolik

c)

Asidosis Respiratorik terkompensasi

d)

Asidosis Metabolik terkompensasi

e)

Alkalosis Metabolik terkompensasi

16.

1. Sebuah krisis hipertensi atau darurat didefinisikan sebagai elevasi akut tekanan darah yang berhubungan dengan kerusakan akut organ target. Yaitu tekanan darah lebih besar dari………….

a)

180/120 mmHg

b)

130/100 mmHg

c)

140/90 mmHg

d)

160/110 mmHg

e)

140/120 mmHg

17.

Berikut ini adalah pemeriksaan inspeksi yang bisa didapatkan pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan, kecuali…………..

a)

Sianosis

b)

Menggunakan otot bantu napas

c)

Kesimetrisan thorax

d)

Posisi tulang dada

e)

Tactile Fremitus

18.

Terdengar selama fase inspirasi dan ekspirasi. Karakter suara kasar, berciut, suara seperti gesekan akibat dari inflamasi pada daerah pleura. Seringkali klien juga mengalami nyeri saat bernapas dalam. Merupakan karakteristik dari suara napas yang tidak normal yaitu……

a)

Ronchi

b)

Bronchovesicular

c)

Whezzing

d)

Crackles

e)

Vesicular

19.

Seorang perempuan berusia 65 tahun dirawat di ICU dengan penurunan kesadaran. Berdasarkan pengkajian, GCS E2 V3 M3, tekanan darah 180/100 mmHg, frekuensi nadi 130 x/menit, respirasi 10 x/menit, tampak sianosis, saturasi oksigen 93% dan terdapat bunyi napas tambahan snoring, pasien ada reflek muntah. Berdasarkan hasil CT Scan terdapat pendarahan pada kepala pasien.

Apakah tindakan perawat selanjutnya?

a)

Memasang ETT dan BVM

b)

Memasang Oropharengeal Airway

c)

Memasang Nasopharengeal Airway

d)

Berkolaborasi Pemberian Oksigen Nasal Canul

e)

Berkolaborasi Pemasangan Ventilator

20.

Seorang pasien dilakukan pemeriksaan penunjang Analisa Gas Darah didapatkan data PH 7.30. PaCO2 45 mmHg, HCO3 20 mmHg.


Apakah interpretasi AGD pada pasien tersebut?

a)

Asidosis Respiratorik

b)

Asidosis Metabolik

c)

Asidosis Respiratorik terkompensasi

d)

Asidosis Metabolik terkompensasi

e)

Alkalosis Metabolik terkompensasi