WorksheetsMenyimpulkan Isi Puisi Rakyat
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
Biarlah orang bertanam buluh
Mari kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Mari kita bertanam budi
Simpulan isi pantun di atas adalah ....
mengajak kita untuk rajin menanam padi
Permusuhan akan terjadi kalau tidak pandai menanam kebaikan
berbuat baik akan berbuah kebahagiaan
Lebih baik tidak ikut campur jika ada yang bermusuhan
Pergi ke pasar beli pepayaPepaya dimakan tinggal bijinya
Kalau kalian hendak bahagia
Usaha dan doa adalah kuncinya
Simpulan isi pantun tersebut adalah (a)
Semakin gelap ketika malamTanpa selimut kedinginan
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang menghanyutkan
Simpulan dari pantun tersebut adalah ....
Banyak bicara dan pendiam sama menunjukkan kedalaman ilmunya
Jangan banyak bicara karena menunjukkan sedikitnya ilmu yang kita miliki. Lebih baik menjadi pendiam yang banyak ilmunya
Banyak bicara menandakan sedikit ilmunya tetapi orang yang pendiam justru lebih tinggi ilmunya
Jangan banyak berbicara karena menandakan ilmunya rendah, tetapi menjadi pendiam malah ilmunya tinggi.
Hai sahabat ayo diingat
Kita bersua hanya tuk sesaat
Tapi kau akan tetap ku ingat
Dalam hati dengan amat sangat
Bila lain waktu kita bertemu
Dan kau telah bersama kawan baru
Janganlah lupakan aku
Tetap kenang masa lalu
Andai saja engkau tahu
Engkau layaknya bayanganku
Menemaniku tiap waktu
Baik dalam senang maupun susahku
Simpulan syair di atas adalah ....
Mengingatkan sahabat sejati itu selalu mengingat dan mengenangnya kapanpun waktunya dalam suka maupun duka.
Mengingatkan sahabat sejati untuk terus bersama
Sahabat sejati seperti bayangan diri kita
Mengingatkan kita untuk memiliki sahabat
Orang kaya jangan suka menghina
Karena kaya miskin sama saja
Tiada manusia yang hina
Karena hidup itu layaknya roda
Jika berteman jangan bergaduh
Tak ada gunanya bila bermusuh
Jangan pula bersikap angkuh
Karena tersisih membuah hidup keruh
Walau kamu sudah besar
Jangan bertutur kata dengan kasar
Jadilah pribadi yang sabar
Agar tetangga tak jadi gusar
Jika diri terus ikuti syahwat
Hidup bisa jadi lebih berat
Jiwa bisa jadi tak terawat
Hati juga bisa rusak berkarat
Yang kaya harusnya keluarkan sedekah
Pandang orang yang posisinya di bawah
Jangan arahkan kepala menengadah
Agar diri tak tergoda untuk bermewah
Simpulan isi syair di atas adalah ....
Manusia hendaknya menyadari bahwa kehidupan itu berubah-ubah
Jangan bertengkar, bermusuh, angkuh, kasar, emosional karena akan membuat hidup tidak nyaman.
Baiknya menjadi pribadi yang apa adanya
Manusia hidup terkadang memiliki musuh
Baiknya bersedekah mengasihi yang tidak punya dan tidak hidup berfoya-foya.
Pada zaman dahulu kala
Tersebutlah sebuah cerita
Sebuah negeri yang aman sentosa
Dipimpin sang raja nan bijaksana
Negeri bernama Pasir Luhur
Tanahnya luas lagi subur
Rakyat teratur hidupnya makmur
Rukun raharja tiada terukur
Raja bernama Darmalaksana
Tampan rupawan elok parasnya
Adil dan jujur penuh wibawa
Gagah perkasa tiada tandingnya
Simpulan syair tersebut yaitu (a)
Bila kamu malas belajar
Cita-cita tidak akan bisa dikejar
Simpulan dari gurindam di atas adalah ....
Malas itu tidak ada manfaatnya
Kita harus memiliki ita-cita
Kita harus rajin belajar agar cita-cita tercapai
Kita tidak boleh malas
Mimpi jangan hanya dibayangkan
Mimpi harus bisa diwujudkan
Simpulan dari gurindam di atas adalah ....
Mimpi hanya bisa dibayangkan
Keinginan harus diwujudkan bukan untuk dibayangkan.
Mimpi tidak bisa diwujudkan
Mimpi hanyalah sebuah keinginan yang dibayangkan
Pikir dulu sebelum berkata
Agar tidak melukai sesama
Simpulan isi gurindam tersebut yaitu ....
Jangan melukai sesama
Hendaknya kita berhati-hati berbicara agar tidak menyakiti orang lain.
Hendaknya berhati-hati saat berbicara supaya tidak ada yang tersakiti
Berpikirlah terlebih dahulu sebelum berbicara supaya tidak melukai orang lain
Ucapan kita tidak akan melukai orang lain
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiada jemu
Simpulan dari gurindam tersebut adalah (a)
