wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

apresiasi puisi

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan penggalan puisi berikut!


Kau begitu berjasa,

karena pekerjaanmu luar biasa,

mungkin jika tidak ada dirimu,

kota ini akan semakin kotor.


Yang dimaksud 'kau' dalam penggalan puisi di atas adalah ....

a)

wartawan

b)

pembaca berita

c)

penjaga kebersihan

d)

tukang parkir

2.

Mengerjar Mimpi

karya: Risna Nurhamidah


Tak jera ku melangkah,

merajut semua mimpi yang semakin lemah,

Jalan terjal yang ku tempuh selama ini,

Panas terik mentari tak kunjung usai.


Judul penggalan puisi di atas adalah ....

a)

Tak Jera Ku Melangkah

b)

Mengejar Mimpi

c)

Jalan Terjal Berliku

d)

Terik Mentari

3.

Mengerjar Mimpi

karya: Risna Nurhamidah


Tak jera ku melangkah,

merajut semua mimpi yang semakin lemah,

Jalan terjal yang ku tempuh selama ini,

Panas terik mentari tak kunjung usai.


Penggalan puisi di atas dikarang oleh ....

a)

Risna Nurhamidah

b)

Nurhamidah Risna

c)

Nurisna Hamidah

d)

Hamidah Nur Risna

4.

Perhatikan penggalan puisi berikut!


Di saat mentari mulai menyapa,

kubuka perlahan mata dari tidur malamku,

serentak kubangun dari ranjang kecilku,

untuk menggapai asa tanpa meragu.


Latar waktu penggalan puisi di atas adalah ....

a)

malam hari

b)

siang hari

c)

sore hari

d)

pagi hari

5.

Perhatikan penggalan puisi berikut!


Di saat mentari mulai menyapa,

kubuka perlahan mata dari tidur malamku,

serentak kubangun dari ranjang kecilku,

untuk menggapai asa tanpa meragu.


Sinonim kata 'asa' pada penggalan puisi di atas adalah ....

a)

harapan

b)

rezeki

c)

kesempatan

d)

peluang

6.

Membaca puisi termasuk dalam kategori membaca ....

a)

pemahaman

b)

nyaring

c)

indah

d)

cepat

7.

Membaca puisi dengan penghayatan, gerak, dan ekspresi wajah tertentu disebut ....

a)

mendongeng

b)

deklamasi

c)

parafrase

d)

intonasi

8.

Dalam membaca puisi perlu memperhatikan lafal, yakni cara seseorang dalam mengucapkan kalimat bahasa.

Lafal disebut juga dengan ....

a)

intonasi

b)

diksi

c)

artikulasi

d)

ekspresi

9.

Lagu kalimat atau tinggi rendahnya pengucapan dalam pembacaan puisi disebut ....

a)

ekspresi

b)

intonasi

c)

deklamasi

d)

artikulasi

10.

Aspek yang harus diperhatikan dalam membacakan sebuah puisi adalah, kecuali ....

a)

intonasi

b)

artikulasi

c)

ekspresi

d)

diksi

11.

....

tak ada ragu tak ada bimbang,

tak ingin hilang dan selalu dikenang,

akan kuraih mimpiku yang sempat terbuang.


Pada penggalan puisi di atas, kata ragu dan bimbang memiliki persamaan arti. Penulis puisi menempatkan kata bimbang setelah ragu untuk ....

a)

menyamakan rima agar suku katanya tidak berlebih

b)

menyamakan rima agar lebih enak didengar

c)

menyamakan rima agar lebih keren

d)

menyamakan rima agar mudah dipahami isinya

12.

Ku tahu itu takkan semudah yang kubayangkan

Jalan berliku akan mengiringi tiap langkahku

Berjuta rintangan selalu siap menghadangku

Untuk menghentikan langkah menuju citaku


Penggalan puisi di atas, menunjukkan bahwa dalam meraih cita tentu banyak ....

a)

rintangan

b)

impian

c)

pujian

d)

kesenangan

13.

Untuk menentukan irama saat membacakan puisi maka diperlukan ....

a)

musik

b)

pola

c)

jeda

d)

ekspresi

14.

Perhatikan cara pembacaan puisi berikut berdasarkan tanda jedanya!


Berlariku / dalam angan //

Terbayang mimpi / dalam hayalan //

Terbuai/ oleh indahnya senyuman//

Akan kukejar asa/ dalam genggaman///


Tanda jeda yang menunjukkan berhenti sejenak untuk menyatakan satuan makna kalimat adalah ....

a)

/

b)

//

c)

///

d)

////

15.

Perhatikan penggalan puisi berikut!


Di saat mentari mulai menyapa,

kubuka perlahan mata dari tidur malamku,

serentak kubangun dari ranjang kecilku,

untuk menggapai asa tanpa meragu.


Gaya bahasa personifikasi dalam puisi di atas ditunjukkan oleh kalimat ....

a)

Di saat mentari mulai menyapa,

b)

Kubuka perlahan mata dari tidur malamku,

c)

Serentak kubangun dari ranjang kecilku,

d)

Untuk menggapai asa tanpa meragu.