Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Keperawatan Medikal Bedah

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke UGD karena jatuh dari atap saat memperbaiki rumahnya. Klien tampak meringis kesakitan, tampak deformitas, bengkak, hematum pada tulang patella bagian dexktra. Oleh dokter didiagnosa Fraktur Patella. Saat dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital diperoleh tekanan darah 120/100 mmHG, Nadi 110x/mnt, suhu 35 o C , RR 20x/mnt. Klien tampak lesu dan konjungtiva anemis. Perawat memberikan terapi relaksasi tarik nafas dalam dan teknik non farmakologis lainnya.Tindakan yang selanjutnya dilakukan perawat pada kasus diatas adalah ?
a)
Mengatur posisi tidur klien
b)
Memberikan kompres hangat pada kaki klien
c)
Memasang bidai disisi lateral dan medial lutut
d)
Membuat patella dengan elastic verband secara ketat
e)
Memasang bidai pada satu sisi dibelakang lutut menempel betis dan paha belakang
2.
Seorang laki-laki berusia 52 tahun dirawat di rumah sakit mengalami keluhan gangguan penglihatan jauh dan dekat.klien mengatakan mata kanan nyeri berdenyut, kabur, visus OD 1/300, edema kornea, camera oculi anterior dangkal, edema iris,refles pupil lama, TIO N+1.Saat dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital diperoleh tekanan darah 130/100 mmHG Nadi 112x/mnt suhu 36 o C RR 17x/mnt. Klien tampak gelisah dan lesu.Tindakan yang paling tepat pada kasus diatas adalah ?
a)
Hilangkan edema dengan larutan hiperosmolar
b)
Rujuk
c)
Turunkan TIO dengan medikamentosa
d)
Berikan kacamata untuk penglihatan dekat dan jauh
e)
Koreksi visus
3.
Tn. M berusia 42 tahun mengalami tabrakan dengan mobil lainnya saat mengendarai mobilnya. Pada saat kejadian Tn.M dalam keadaan sadar,saat dikeluarkan dari mobil Tn.M menjerit kesakitan akibat nyeri dan ternyata ditemukan tungkai sinistra tibia fibula tampak bengkok,bengkak,dan terdapat luka robek yang mengeluarkan darah. Sedangkan Ny.K saat kejadian tidak sadarkan diri dan ditemukan dengan jelas pada dada dextra dan diduga mengalmi henti nafas. Hasil pemeriksaan fisik Td 110/80 x/menit, Nadi 87 x/menit,Nafas 22 x/menit,suhu 38 C. dilakukannya tindakan kolaborasi pemberian obat peredah nyeri dan mengheting bagian luka yang robek. Apakah kriteria evaluasi dari tindakan di atas ?
a)
Luka Sembuh
b)
Nyeri Teratasi
c)
Masalah teratasi sebagian
d)
Gangguan imobilisasi teratasi
e)
Nyeri tuntas
4.
Seorang remaja laki-laki 17 tahun datang ke poli mata dengan keluhan penglihatan mata kiri dan kanannya menjadi kabur. Mata kabur ini dirasakan sejak 6 bulan yang lalu,dan awalnya diketahui saat melihat papan tulis ketika belajar dikelas, Pada pemeriksaan mata, penglihatan membaik dengan pemasangan pinhole dan membaik dengan koreksi lensa sphere minus, dari hasil pengkajian frekuensi nadi 100 x/menit,suhu 37 c, Nafas 22 x/menit. Apakah kriteria hasil yang diharapkan setelahh tindakan di atas ?
a)
Masalah teratasi
b)
Mata normal kembali
c)
Katarak sembuh
d)
Masalah teratasi sebagian
e)
Mata sembuh total
5.
Seorang laki laki berusia 50 tahun dirawat dirumah sakit diruangan UGD setelah mengalami tertabrak sepeda motor. Klien mengalami fraktur terbuka pada femur kanan, klien meringis dan merasa nyeri pada kaki kanan dengan sekala 8. Saat dilakukan pemeriksaan tanda tanda vital hasil TD 120/70mmHg, nadi 103x/menit, suhu 36 c. Apa pengkajian yang perawat lakukan?
a)
Mengkaji tanda tanda compartment syndrome
b)
Mengkaji tanda tanda fat embolims syndrome
c)
Mengkaji tanda tanda venous thromboemboli
d)
Mengkaji tanda tanda infection
e)
Mengkaji tanda tanda shock
6.
Seorang laki laki berusia 35 tahun dirawat dirumah sakit dengan keluhan sejak 3 hari yang lalu bola mata terasa nyeri, pandanga klien sangat kabur, pusing, dan klien mengatakan terdapat bayangan disekitar mata. Saat dilakukan pemeriksaan tanda tanda vital hasil TD 120/70mmHg, nadi 103x/menit, suhu 36c. Apakah hasil pengkajian neurosensori yang perawat lakukan?
a)
Terdapat penyempitan aliran aquos humor walau tidak terjadi penyumbatan
b)
Klien mengatakan 3 hari yang lalu bola mata terasa nyeri
c)
Klien mengatakan pandangan kabur
d)
Klien mengatakan pandangan kabur dan pusing
e)
Klien mengatakan terdapat bayangan disekitar mataa
7.
Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan penglihatan kabur mendadak sejak 2 hari yang lalu,disertai nyeri mata hebat,nyeri kepala hebat,mual,muntah,pasien mempunyai riwayat hipertensi. Riwayat trauma mata dan operasi. dari hasil pengkajian tanda-tanda vital diperoleh tekanan darah 150/90 mmHg, Denyut nadi 88 x/menit, Frekuensi Napas 25 /menit dan suhu 37 C. Apa intervensi utama pada kasus di atas ?
a)
Pemberian obat analgetik
b)
Manajemen nyeri
c)
Aromaterapi
d)
Pijet bagian yang nyeri
e)
terapi relaksasi
8.
Seorang laki-laki berusia 19 tahun mengalami kecelakaan saat pulang kuliah ,dibawa ke IGD rumah sakit dengan keadaan pasien tidak sadar,fraktur terbuka daerah femur kiri,pendarahan hebat,diameter luka 3cm,nadi halus dan cepat,dari hasil pengkajian frekuensi nadi 100 x/menit,suhu 37 c, Nafas 17 x/menit. Apa tindakan mandiri perawat untuk mengatasi pendarahan pada pasien?
a)
Kolaborasi pemberian Vit K
b)
Melakukan pemasangan infus
c)
kolaborasi untuk tindakan pembedahan
d)
Gunakan balut kanan pada daerah perdarahan
e)
Kolaborasi analgetik
9.
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat diruang mawar, hasil pengkajian klien mengalami fraktur pada ekstremitas kanan bawah dan tidak dapat digerakkan secara aktif, kulit disekitar area fraktur tampak kemerahan, klien tampak lemas, tekanan darah 150/100mmHG, frekuensi pernafasan 20x/mnt suhu 37,7 C Nadi 88X/mnt. Apakah Tindakan Utama Pada Kasus Tersebut?
a)
Memberikan kompres air hangat
b)
Memonitor kulit klien
c)
Merubah posisi tiap 2 jam
d)
Melakukan massage
e)
Melatih ROM
10.
Seorang Laki-Laki berumur 55 tahun dating ke poli mata dengan keluhan utama kedua mata kabur perlahan sejak 1 tahun belakangan. Visus mata kanan : 4/60 ph (-), visusu mata kiri: 3/60 ph (-). Segmen anterior dalam batas normal. Dari pemeriksaan fundus didapatkan a/v 1:3, retina eksudat (+), perdarahan (+). Riwayat hipertensi 22 tahun. Apakah tindakan utama pada kasus tersebut?
a)
Methylprednisolone
b)
Melakukan terapi antioksidan
c)
Cryotherapy
d)
Antithrombolitik
e)
Memberikan antibiotik
11.
Seorang Perempuan 34 tahun dirawat dirumah sakit setelah mengalami jatuh dari tangga. Klien mempunyai riwayat penyakit Diabetes, klien mengatakan saat melihat kurang jelas, klien malas beraktivitas dan bergerak. Saat dilakukan pemeriksaan terdapat seperti selaput pada pupil mata, GDS 250, TD 100/90mmHg, Suhu 35C, RR 20x/Menit, Nadi 100x/menit. Apakah Intervensi Utama Pada Klien dengan Kasus diatas?
a)
Edukasi latihan Fisik
b)
Dukungan mobilitas fisik
c)
Manajemen Energi
d)
Dukungan ambulasi
e)
Pemberian Obat
12.
Seorang perempuan usia 21 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan penglihatan kabur. Pada saat pemeriksaan fisik terdapat pelebaran pupil ditemukan kekeruhan lensa berbentuk bekas putih dan pasien mengeluh pandangan kabut ( Dilopia) tajam penglihatan mengalami penurunan (Myopia). Apakah intervensi pada kasus tersebut?
a)
Optimalkan lingkungan untuk menurunkan cidera
b)
Mencegah sinar yang menyilau
c)
Orientasi akan pasien untuk lingkungan sekitarnya
d)
Anjurkan penggunaan alternatif rangsangan
e)
Kaji ketajaman penglihatan pasien
13.
Seorang laki-laki berusia 25 tahun di rawat di ruangan bedah paska tindakan Debridemen karena femur dekstra tertutup pada hari ke dua. Luka debrimem terpasang backslap dan dibalut dengan elsastis verban. Dari hasil pengkajian didapatkan pasien mengelu nyeri kesemutan dan CRT jari kiri lebih dari 3 detik, serta nadi dorsalis terasa lemah. Apakah intervensi pada kasus tersebut?
a)
Melonggarkan ikatan bidai
b)
Melakukan pijatan pada jari
c)
Melakukan peninggian pada kaki yg fraktur
d)
Melakukan kompres hangat
e)
Melakukan persiapan pembedahan
14.
Seorang pasien laki-laki berusia 38 tahun diantar ke rumah sakit dengan keadaan fraktur tibia kiri, terdapat luka terbuka sebesar 10cm akibat kecelakaan lallu lintas. Pasien tampak meringis karena menahan nyeri, skala nyeri 10. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital, TD : 120/80 mmHg, HR: 100x/menit, RR : 20x/menit S; 36,5c. Perawat telah melakukan tindakan membersihkan luka. Apakah Tindakan ayang selanjutnya dilakukan oleh perawat ?
a)
Mengompres untuk mengurangi rasa nyeri
b)
Memberikan obat pereda nyeri
c)
Melakukan pemasangan bidai
d)
Melakukan terapi musik
e)
Pemasangan infuse
15.
Tn.K datang kerumah sakit dengan keluhan utama mengalami gangguan pengelihatan pada mata sebelah kirinya, hasil pemeriksaan jumlah protein pada mata pasien meningkat dan terdapat masa pada mata pasien, pemeriksaan tanda tanda vital TD: 110/80mmHg, HR: 90x/menit, RR : 22x/menit. Diagnose keperawatan : gangguan persepsi sensori pengelihatan. Apkah Tindakan yang selanjutnya di lakukan perawat?
a)
Melakukan pemeriksaan status sensori
b)
Melakukan pengkajian tentang toleransi beban sensori
c)
Menganjurkan agar tidak melalukan banyak aktivitas
d)
Menganjurkan diet lemak
e)
Mengkolaborasi pemberian obat
16.
Tn.B usia 26 tahun dating kerumah sakit diantar oleh keluarga nya karena mengalami kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan tersebut mengakibatkan pasien fraktur tibia kanann. Tampak luka pasien sebesar 8cm, klien tampak meringis dan mengeluh nyeri, dengan skala nyeri 9, nyeri seperti ditususk-tusuk jarum. Pemeriksaan tanda-tanda vital TD: 120/80mmHg, S: 36c, HR: 108x/menit, RR: 20x/menit. Keluhan utama : nyeri pada luka fraktur. Pengkajian apa yang selanjutnya harus dilakukan kepada pasien ?
a)
Riwayat kesehatan sekarang
b)
Riwayat kesehatan dahulu
c)
Riwayat kesehatan keluarga
d)
Riwayat fraktur
e)
Keturunan hipertensi
17.
Ny.W berusia 55 tahun dating kerumah sakit diantar oleh anaknya dengan keluhan mengalami gangguan pengelihatan, setelah di periksa pasien mengalami myopia dan hipermetropi , pasien mengatakan ayahnya dulu meninggal karena diabetes dan pengelihatanya pun terganggu . GDS 255, TTV: TD : 140/90 mmHg, HR : 100x/menit , RR : 18x/menit. Apakah hasil pengkajian di atas manakah yang menunjukkan hasil pemeriksaan yang menyebabkan pasien mengalami gangguan pengelihatan akibat DM ?
a)
Riwayat kesehatan keluarga DM
b)
GDS 255
c)
TD : 140/90 mmHg
d)
Hasil pemeriksaan miopia
e)
Hasil pemeriksaan hipermetropi
18.
Seorang laki-laki berusia 28 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas. Klien mengatakan nyeri pada kaki kiri bawah. Saat dilakukan pemeriksaan terdapat fraktur terbuka pada kaki kiri klien dengan luka terbuka 15 cm. Klien mengeluh nyeri seperti ditusuk-tusuk dan sekala nyeri 10. Nyeri dirasakan terus-menerus. Saat dilakukan pemerikasaan Tanda-tanda Vital didapatkan hasil TD 120/100mmHg, Nadi 110x/Menit, RR 20x/menit, Suhu 35 C. Apakah Tindakan Non Farmakologis yang dapat dilakukan perawat adalah ?
a)
Pemeberian obat analgetik
b)
Teknik Nafas dalam
c)
Kompres dingin
d)
Manajemen Nyeri
e)
Mengajarkan teknik distraksi
19.
Seorang Perempuan 45 tahun dirawat dirumah sakit setelah mengalami jatuh dari kamar mandi. Saat dilakukan pengkajian didapatkan klien mengalmi katarak pada mata kanan, klien cemas mengetahui penyakit yang diderita. Klien disarankan untuk melakuka prosedur Oprasi untuk mengangkat katarak pada mata klien. Perawat membantu klien untuk tidak merasa cemas. Apakah Tindakan yang dilakukan perawat untuk mengurangi kecemasan yang dialami pasien adalah ?
a)
Memberikan Informassi tentang penyakit yang diderita dan menjelaskan mekanisme Oprasi yang akan dijalani
b)
Memberikan informasi tentang penyakit yang dialami klien dan menganjurkan klien untuk banyak bersabar
c)
Melatih klien untuk mengatasi kecemasan dengan banyak bercerita
d)
Melatih teknik nnapas untuk mengurangi kecemasan yang dialami klien
e)
Memberikan informasi tentang prosedur oprasi yang akan dijalankan
20.
Seorang laki – laki berusia 22 tahun dibawah ke IGD karena jatuh dengan leher terbentur benda tumpul, pasien tampak lemah kesakitan pada daerah leher terutama ketika digerakkan. TD 90/60 mmHg, Nadi 92x/menit, pernapasan 25x/menit, hasil rontgen pasien dinyatakan fraktur cervical 3-4 harus immobilisasi. Apakah diagnosa yang tepat pada kasus diatas ?
a)
Gangguan mobilitas fisik
b)
Resiko cedera
c)
Penurunan curah jantung
d)
Gangguan rasa aman
e)
Nyeri kronis
21.
Seorang wanita 55 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit mata dan penglihatan kabur. Saat dilakukan pemeriksaan fisik klien mengatakan kabur saat melihat, tajam penglihatan menurun dan penglihatan ganda. Tanda – tanda vital 100/80 mmHg, nadi 80x/menit, pernapasan 24x/menit, suhu 36 C. Apa diagnosa yang tepat untuk kasus di atas ?
a)
Gangguan persepsi sensori penglihatan
b)
Gangguan citra tubuh
c)
Nyeri kronis
d)
Defisit pengetahuan
e)
Risiko cedera
22.
Seorang laki-laki 17 tahun dirawat dirumah sakit setelah mengalamiJatuh Dari Pohon. Klien mengalami Fraktur Tertutup pada tulang tibia kanan. Klien meringis dan mengeluh nyeri pada kaki kiri, dengan sekala 8, nyeri terasa seperti ditusuk-tusuk dan berlangsung terus menerus. Saat dilakukan pemerikasaan Tanda-tanda Vital didapatkan hasil TD 120/100mmHg, Nadi 110x/Menit, RR 20x/menit, Suhu 35 C. Apakah hasil pengkajian PQRST, yang manakah kalimat untuk“P”?
a)
Fraktur terbuka diakibatkan Jatuh Dari Pohon
b)
Nyeri skala 8
c)
Nyeri Dirasakan terus -menerus
d)
Nyeri terasa seperti ditusuk-tusuk
e)
Nyeri dirasakan pada kaki kiri
23.
Seorang laki-laki 45 tahun dirawat dirumah sakit setelah mengalami jatuh dari kamar mandi. Saat dilakukan pemeriksaan klien mengatakan kesulitan melihat jauh sehingga jatuh. Klien mempunyai riwayat penyakit Diabetes, klien mengatakan saat melihat berbayang-bayang. Saat dilakukan pemeriksaan terdapat seperti pelangi pada pupil mata, GDS 250, TD 100/90mmHg, Suhu 35C, RR 20x/Menit, Nadi 100x/menit. Pada pengkjian diatas Keluhan utama yang dialami klien adalah ?
a)
Klien mengatakan kesulitan melihat jauh, saat melihat seperi berayang-bayang
b)
Klien mengatakan mempunyai riwayat penyakit Diabetes
c)
Klien mengataka terjatuh dikamar mandi diakibatkan penyakit yang diderita
d)
Klien mengatakan mengalami gangguan pengelihatan
e)
Klien mengatakan tidak mampu melihat sacara jelas diakibatkan penyakit diabetes yang diderita
24.
Seorang laki-laki usia 20 tahun mengalami kecelakaan saat pulang kuliah, di bawa oleh polisi ke IGD Rumah sakit dengan keadaan pasien tidak sadar, fraktur terbuka daerah femur kiri, perdaran hebat, diameter luka 3 cm, nadi halus dan cepat, frekuensi nadi 100 x/ menit. Apa tindakan mandiri perawat untuk mengatasi perdarahan pada pasien?
a)
Kolaborasi pemberian Vitamin K
b)
Melakukan pemasangan infus
c)
Kolaborasi untuk tindakan pembedahan
d)
Gunakan balut tekan pada daerah perdarahan
e)
Monitor perdarahan
25.
Seorang laki-laki 25 tahun mengeluh pandangan kabur mendadak setelah terkena bola basket. Nyeri (+), mata merah (+), pandangan silau (-), keluar cairan seperti putih susu (-), pandangan seperti tirai (-), sulit membuka kelopak mata (-), pada pemeriksaan ophtalologi di dapatkan visus turun mata kanan 1/60 pipnhole (-), di dapatkan edema kornea. Apa penatalaksanaan pada kasus di atas?
a)
Elevasi kepala 30-45, asam tramesksamat, parasetamol
b)
Elevasi kepala 30-45, asam tramesksamat, asam mefenamat
c)
Elevasi kepala 30-45, asam tramesksamat, aspirin
d)
Elevasi kepala 30-45, parasetamol, aspirin
e)
Elevasi kepala 30-45, parasetamol, asam mefenamat
26.
Tn.A berusia 48 tahun dirawat diruang minna RSHD dengan keluhn nyeri pada kaki bagian sebelah kanan bekas operasi pasca KLL, dengan skala 8, klien mengatakan nyeri seperti ditusuk-tusuk dan nyeri berlangsung terus-menerus pada saat dilakukan pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum klien tampak lemah, dan meringis kesakitan. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 140/100mmHG Nadi 109x/mnt, suhu 37 o C RR 25x/mnt. Apakah diagnosa utama pada kasus diatas?
a)
Nyeri kronis
b)
Resiko jatuh
c)
Gangguan mobilitas fisik
d)
Nyeri Akut
e)
Gangguan integritas kulit/jaringan
27.
Tn. A berusia 48 tahun dirawat diruang minna RSHD mengalami gangguan penglihatan baik jauh maupun dekat ,klien mengatakan penglihatannya semakin lama semakin memburuk sehingga membuat klien kesulitan untuk beraktifitas. Pada saat dilakukan pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda vital TD 140/100mmHG Nadi 100x/mnt suhu 37 o C RR 20x/mnt. Apakah diagnosa utama pada kasus diatas?
a)
Gangguan persepsi sensori b.d gangguan penglihatan
b)
Resiko cedera b.d perubahan fungsi psikomotor
c)
Gangguan persepsi sensori b.d usia lanjut
d)
Gangguan persepsi sensori b.d pemajanan toksin lingkungan
e)
Gangguan persepsi sensori b.d hipoksia serebral
28.
Seorang laki laki berusia 25 tahun dibawa Ke Rumah Sakit dengan keluhan Fraktur Ekstemitas Kiri Bawah, perdarahan dibagian yang patah, nyeri hilang timbul, skala nyeri 7, klien mengatakan sulit untuk beraktivitas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum lemah, wajah tampak meringis, , pemeriksaan tanda tanda vital diperoleh tekanan darah 140/100mmHg, denyut nadi 120x/menit, frekuensi napas 25/menit dan suhu 36,1°C. apakah kriteria hasil pada kasus diatas?
a)
Nyeri berkurang dengan skala nyeri 4
b)
Gangguan rasa aman dan nyaman teratasi
c)
Perdarahan Berkurang
d)
Nadi dalam rentang Normal
e)
Suhu Kembali Normal
29.
Tn.p umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan pandangan tidak jelas,pandangn berkabut,ia mengatakan perih di sekitar mata.dari hasil pengkajian TTV tekanan darah 130 /100mmhg Nadi 99x/menit, pernafasan 22x/menit suhu 37c.fungsi penglihatan terganggu karena kerusakn lensa sebela kiri serta terdapat luka pada mata kiri dan mata tampak memerah. Apakah diagnosa resiko yang mungkin terjadi pada kasus diatas?
a)
Resiko infeksi b.d luka pada bagian mata
b)
Resiko tinggi infeksi
c)
Resiko kerusakan jaringan b.d usia lnjut
d)
Resiko gangguan penglihatan b.d usia lanjut
e)
Resiko gangguan perawatan diri b.d pasien tidak bisa beraktifitas
30.
Klien dibawa ke RS dengan keluhan Fraktur Tibia + Fibula Dextra pada bagian 1/3 Proksimal setelah menagalami kecelakaan lalu lintas. Pada saat dilakukan pengkajian ditemukan tulang Tibia merobek kulit dan otot, perdarahan massif, serta kuku kaki kanannya sianosis. Pada saat membersihkan luka, klien mengeluh nyeri. Tn. S merintih kesakitan, nyeri tumpul dengan skala nyeri 4. Saat disentuh Tn. S 6merintih sakit selama 10.menit. Apakah diagnosis keperawatan aktual yang tepat dari kasus tersebut? Gangguan perpusi jaringan b.d fraktur terbuka dan proses pembedahan ditandai dengan terdapat luka robek pada tibia
a)
Resiko tinggi infeksi b.d fraktur
b)
Nyeri akut b.d pembedahan
c)
Resiko kekurangn volum cairan b.d otpout cairan berlebih
d)
Kerusakan integritas kulit b.d fraktur terbuka
31.
Seorang perempuan berusia 21 tahun, dirawat dirumah sakit setelah mengalami tabrakan motor dijalan lalu lintas dan mengalami fraktur tertutup pada tibla-fibula kanan. Tampak deformatis dan hematoma pada daerah fraktur, klien mengeluh kesakitan ketika disentuh pada daerah fraktur, GCS 4,5,6. Apakah tindakan utama pada kasus tersebut?
a)
Memberikan obat analgetik
b)
Melakukan splint/bidai
c)
Menghentikan perdarahan
d)
Monitoring tanda-tanda vital
e)
Memasang cairan infus ringer laktat
32.
Seorang laki-laki 25 tahun dirawat dirumah sakit setelah mengalami Kecelakaan Lalu Lintas. Klien mengalami Fraktur Terbuka pada tulang tibia kiri. Terdapat Luka sebesar 8 cm, Klien meringis dan mengeluh nyeri pada kaki kiri, dengan sekala 10, nyeri terasa seperti ditusuk-tusuk dan berlangsung terus-menerus. Saat dilakukan pemerikasaan Tanda-tanda Vital didapatkan hasil TD 120/100mmHg, Nadi 110x/Menit, RR 20x/menit, Suhu 35 C. apakah hasil pengkajian pada “T” pada kasus diatas?
a)
Fraktur terbuka diakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas
b)
Nyeri skala 8
c)
Nyeri Dirasakan terus -menerus
d)
Nyeri terasa seperti ditusuk-tusuk
e)
Nyeri dirasakan pada kaki kiri
33.
diketahui mengami gangguan pengelihatan jauh dan dekat. Klien sejak 2 tahun yang lalu mengalami Katarak, saat dilakukan pengkajian klien mengatakan kabur saat melihat, terdapat warna keputihan pada pupil mata kiri dan kanan, klien disarankan untuk melakukan Oprasi. Saat dilakukan pemeriksaan tanda- tanda vital TD 100/90mmHg, Nadi 106x/menit, RR 20x/menit, Suhu 36 C. Klien tampak cemas setelah medengar akan di lakukan Oprasi. Apakah hasil pengkajian Neurosensori pada klien dengan kasus diatas?
a)
Klien kabur saat melihat dan terdapat warna Keputihan pada Pupil Kiri dan kanan
b)
Klien mengatakan kesulitan Melihat jauh ataupun dekat
c)
Klien mengataka terjatuh dikamar mandi diakibatkan penyakit yang diderita
d)
Klien mengatakan cemas setelah dikatakan akan dilakukan Oprasi
e)
Klien mengatakan sejak 2 tahun yang lalu klien mengalami gangguan pengelihatan
34.
Ny.R berusia 25 tahun dirawat di RSU Bengkulu dengan keluhan nyeri pada perut bagian kanan atas, hal ini dialami ketika klien telat makan dan berlangsung selama 20 menit , klien mengatakan nyeri seperti ditusuk-tusuk. Dari hasil pemeriksaan fisik wajah klien tampak meringis, klien tampak pucat dan lemas. Hasil pemeriksaan tanda tanda vital TD : 120/80mmHG, Nadi : 110x/mnt, suhu 38 derajat c RR : 25x/mnt dengan skala nyeri 8. Perawat akan melakukan tindakan manajemen nyeri dan pemberian obat analgetik. Apakah Kriteria hasil yang tepat untuk kasus diatas?
a)
Suhu tubuh normal
b)
Nyeri berkurang
c)
Nyeri teratasi
d)
Denyut nadi normal
35.
Seorang Laki-laki berusia 30 tahun dirawat di ruang penyakit dalamdengan keluhan nyeri pada ulu hati sejak sehari yang lalu, skala nyeri 8. Pasien terlihat meringis menahan nyeri. Pasien memiliki riwayat gastritis sejak 1 tahun yang lalu. Dari data pengkajian didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi nadi 98 x/menit, frekuensi pernafasan 28 x/menit dan suhu 36 C. Apakah intervensi keperawatan kolaboratif yang tepat diberikan pada kasus diatas?
a)
Ajarkan tehnik imajinasi terbimbing
b)
Anjurkan pasien untuk istirahat
c)
Pemberian antasida
d)
Hindari lingkungan yang berisik
e)
Anjarkan pasien mengendalikan nyeri dengan terapi musik
36.
Seorang Remaja berusia 22 tahun dirawat di ruang bedah dengan keluhan nyeri pada perut kanan bawah sejak kemarin, muntah dan demam.Nyeri dirasakan terus menerus dengan skala nyeri 7, klien juga tidak ada nafsu makan. Dari hasil pemeriksaan didapatkan nyeri tekan pada titikMc.Burney, dan tanda rovsing (+). Pasien mengatakan tidak tidur selama 2 hari karena nyeri yg di rasakan. Dokter mendiagnosa apendicitis akut dan harus segera dilaksanakan pembedahan. Apakah intervensi keperawatan yang paling tepat ditegakkan pada kasus diatas?
a)
Dukungan tidur
b)
Manajemen lingkungan
c)
Manajemen nyeri
d)
Dukungan meditasi
e)
Terapi pemberian farmakologis
37.
Seorang laki-laki berusia 68 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sulit untuk tidur, pasien mengatakan membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk tidur, sering terbangun di malam hari dan sulit untuk tidur lagi, klien mengatakan sering mengantuk pada siang hari,setelah dilakukan pengkajian klien mengatakan sering merasa cemas karena memikirkan anaknya yang jauh darinya, klien juga sering mengonsumsi kopi dimalam hari , klien terlihat lemas dan mengantuk pada siang hari. Saat dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital . TD 100/90mmHG, N : 105X/mnt, RR : 24X/mnt, S : 37 O C. apakah Diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus diatas adalah ?
a)
Gangguan pola tidur b.d kurang kontrol tidur
b)
Gannguan pola tidur b.d hambatan lingkungan
c)
Gangguan pola tidur b.d restraint fisik
d)
Gangguan pola tidur b.d tidak femiliar dengan peralatan tidur
e)
Gangguan pola tidur b.d kurang privasi
38.
Ny.R berusia 28 tahun sejak 2 hari lalu, pasca oplasi fraktur, dari hasil pengkajian, pasian mengatakan nyeri pada luka bekas oprasi, dengan sekala 7 pasian mengatakan tidak bisa tidur karna nyeri yang di rasakan keadaan umum pada pasien tampak lemah dan matah terlihat lelah,ada juga suara bising dari kamar sebelah pasin jadi pasien agak terganggu, pasien sangat menginginkan dapat tidur dengan normal. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada pasien dengan kasus di atas?
a)
Memodifikasi lingkungan yang aman dan yaman agar klien tenang
b)
Menyarankan untuk tenang
c)
Menyarankan untuk mengurangi tidur siang
d)
Menjelaska untuk minum air puti seblum tidur
e)
Menyusun jadual tidur
39.
Seorang Laki-laki berusia 33 tahun dirawat dirumah sakit. Klien mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengakibatkan Fraktur terbuka di paha kanan. Klien mengatakan Nyeri dibagian Paha kanan dengan sekala 7, nyeri terasa seperti ditusuk-tusuk dan nyeri bertambah saat paha kiri akan digerakkan. Saat dilakukan pemeriksaan TD 110/100 mmHg, Nadi 110 x/Menit, Suhu 36 C, RR 23 x/Menit. Masalah Keperawatan Utama Pada Pasien dengan Kasus diatas adalah ?
a)
Nyeri Akut
b)
Tanda pendarahan
c)
Gangguan Rasa Aman Nyaman
d)
Gangguan mobilitas fisik
40.

Ny. Mora (20 Th) masuk di ruang IRD RS dengan keluhan tidak BAB selama 2 minggu, keluhan lain yang dirasakan adalah pusing, dan mual, pada pemeriksaan fisik tanpak adanya distensi abdomen dan terdengar bunyi tympani ketika diperkusi. Dari data menunjukkan bahwa Tn Mora mengalami…

a)

Konstipasi

b)

Defekasi

c)

Diare

d)

Obstipasi

e)

Inkontinensia Alvi

41.

Ny. Mora (20 Th) masuk di ruang IRD RS dengan keluhan tidak BAB selama 2 minggu, keluhan lain yang dirasakan adalah pusing, dan mual, pada pemeriksaan fisik tanpak adanya distensi abdomen dan terdengar bunyi tympani ketika diperkusi. Apabila keadaan diatas tidak diatasi segera, maka dapat menimbulkan hal-hal dibawah ini…

a)

Feses akan terlumasi kembali oleh cairan usus

b)

Penyerapan kembali zat-zat buangan yang bisa menimbulkan toksik pada otak

c)

Feses akan tereliminasi oleh gerakan peristaltik usus

d)

Refleks-reffleks defekasi akan mengalami kerusakan

e)

Dapat menimbulkan radang usus

42.

Ny. Mora (20 Th) masuk di ruang IRD RS dengan keluhan tidak BAB selama 2 minggu, keluhan lain yang dirasakan adalah pusing, dan mual, pada pemeriksaan fisik tanpak adanya distensi abdomen dan terdengar bunyi tympani ketika diperkusi. Tindakan Keperawatan yang tidak tepat untuk mengatasi masalah Tn Mora adalah…

a)

Anjurkan minum air hangat setelah bangun tidur

b)

Diet makanan tinggi serat

c)

Latihan bowel training

d)

Anjurkan melakukan aktivitas ringan sesuai kemampuan

e)

Kolaborasi dengan tim medis untuk tindakan huknah

43.

Kecepatan peristaltik usus…

a)

1 – 5 x/menit

b)

5 – 35 x/menit

c)

5 – 45 x/menit

d)

10 – 25 x/menit

e)

> 50 x/menit

44.

Defekasi lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi encer disebut…

a)

Konstipasi

b)

Defekasi

c)

Diare

d)

Flatus

e)

Inkontinensia Alvi

45.

Iritasi kolon menyebabkan peningkatan gelombang peristaltik usus yang melebihi proses absorbsi, keadaan ini mengakibatkan…

a)

Feses tidak terbentuk

b)

Feses mengering

c)

Kesulitan mengeluarkan BAB

d)

Frekuensi Pengeluaran feses meningkat dari biasanya dengan konsistensi encer

e)

Defekasi normal

46.
Tn. D usia 31 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam, menggigil, kepala pusing, mual dan muntah yang dirasakan selama 3 hari, Tn.D terlihat pucat dan lemas. Saat dilakukan pemeriksaan suhu tubuh 38oC, tekanan darah 100/70 mmHg, RR 24x/menit, nadi 78x/menit. Apakah masalah keperawatan yang utama pada kasus tersebut ?
a)
Anoreksia
b)
Intoleransi aktivitas
c)
Gangguan nutrisi
d)
Hipertermia
e)
Hipovolemia
47.
Seorang laki-laki berusia 28 tahun di rawat di RS dengan diagnosa medis DHF yang dirawat di ruang kelas 2, paien juga mengeluh menggigil, sakit kepala, nyeri otot. Selama di RS segala aktivitas pasien dibantu oleh keluarga (seperti makan, minum, mandi, BAK dan BAB). Diagnosa keperawatan yang tepat untuk kasus tersebut adalah
a)
Anoreksia
b)
Intoleransi aktivitas
c)
Gangguan nutrisi
d)
Hipertermia
e)
Hipovolemia
48.
Seorang anak datang ke IGD diantar oleh keluarganya dengan keluhan panas tinggi sudah 5 hari yang tidak kunjung sembuh dan keluarga mengatakan anak 3 kali mimisan pada saat dirumah hanya diberikan parasetamol. saat dilakukan pemeriksaan terdapat gusi merah dan berdarah, suhu tubuh 39°C, petekie positif. Berdasarkan data diatas seorang anak menderita penyakit.
a)
DHF
b)
Typoid
c)
Malaria
d)
Vilariasis
e)
Tonsillitis
49.
Seorang pria datang ke klinik dengan keluhan suhu tubuh meningkat, lemas. Saat dilakukan pemeriksaan terdapat suhu tubuh 39,5°C, nadi cepat dan muncul petekie, akral hangat. Berdasarkan data diatas akan muncul diagnosa keperawatan.
a)
Hipotermia
b)
Ketidakefektifan perfusi jaringan
c)
Hipertermia
d)
Kekurangan volume cairan
e)
Intoleransi aktivitas
50.
Pasien datang di pukesmas dengan gejala suhu tubuh meningkat, nyeri kepala, pasien mengatakan demam sudah 5 hari, pasien dicurigai terdiagnosa DHF. Untuk menunjang data diatas diperlukan pemeriksaan.
a)
EKG
b)
Uji tourniquet
c)
Uji darah lengkap
d)
Bioksi
e)
Pemeriksaan BTA