Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LARUTAN ELEKTROLIT & KONSEP REDOKS

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan data percobaan daya hantar listrik

dari beberapa larutan tersebut, yang tergolong elektrolit

adalah ...

a)

B, D dan E

b)

A dan D

c)

A dan C

d)

A, B dan E

e)

C dan D

2.

Jika suatu senyawa mempunyai derajat ionisasi 0,5 maka ....

a)

tidak ada zat yang terionisasi

b)

semua zat terdispersi menjadi molekul

c)

sebagian zat terurai menjadi molekul

d)

sebagian zat terurai menjadi ion

e)

semua zat terurai menjadi ion

3.

Perhatikan gambar pengujian daya hantar beberapa larutan berikut!

Larutan yang bersifat elektrolit kuat dan lemah berturut- turut adalah ….

a)

3 dan 4

b)

1 dan 3

c)

1 dan 5

d)

2 dan 3

e)

4 dan 5

4.

Dua larutan A dan B diuji dengan alat uji elektrolit.

Lampu uji menyala ketika menguji larutan A, sedangkan jika larutan B diuji, lampu tidak menyala, tetapi ada gelembung - gelembung gas pada elektrodenya. Kesimpulan dari hasil pengamatan tersebut adalah

a)

larutan A merupakan elektrolit kuat dan larutan B merupakan non elektrolit

b)

larutan A merupakan nonelektrolit dan larutan B merupakan elektrolit kuat

c)

jumlah ion pada larutan A lebih banyak daripada jumlah ion pada larutan B

d)

jumlah ion pada larutan A lebih sedikit daripada jumlah ion pada larutan B

e)

jumlah ion dalam kedua larutan tidak dapat dibandingkan

5.

Berdasarkan reaksi dengan oksigen, yang termasuk reaksi reduksi adalah....

a)

bertambahnya oksigen

b)

berikatannya suatu zat dengan oksigen

c)

berkurangnya oksigen

d)

oksigen yang menangkap elektron

e)

jumlah proton pada oksigen

6.

Pada konsep oksidasi dan reduksi berdasarkan bilangan oksidasi berikut ini yang benar adalah....

a)

oksidasi adalah berkurangnya bilangan oksidasi

b)

reduksi adalah bilangan oksidasi tidak berubah

c)

oksidasi adalah bilangan oksidasi tetap

d)

reduksi adalah berkurangnya bilangan oksidasi

e)

oksidasi adalah yang bilangan oksidasinya adalah nol

7.

Berdasarkan serah terima elektron, yang merupakan oksidasi adalah....

a)

bertambahnya jumlah elektron

b)

bertambahnya jumlah proton

c)

menangkap elektron

d)

menangkap proton

e)

melepaskan elektron

8.

Diare spesifik merupakan penyakit yang sangat sering terjadi di Indonesia, terutama bila dibandingkan dengan negara maju. Penyebabnya antara lain sambal atau makan lain yang merangsang, virus, toksin kuman staphylococcus dalam makanan basi, intoleransi terhadap susu, dan sebagainya. Boleh dikatakan, hampir semua orang di Indonesia pernah mengalami diare aspesifik yang biasanya berhenti sendiri tanpa pengobatan. Namun, diare jenis ini juga dapat menjadi kronis, malah kadang-kadang menimbulkan komplikasi berat bila tidak ditangani dengan benar.

Diare yang terjadi hanya beberapa kali sehari dan berhenti dalam 1 – 2 hari tidak memerlukan penanganan khusus.

Tetapi, bila defekasi (buang air besar) terjadi 8 – 15 kali sehari, disertai perut mules, feses cair dan banyak, maka kita perlu waspada. Bahaya terbesar adalah kehilangan cairan tubuh dan garam, terutama natrium dan kalium, apalagi bila ini terjadi sampai berhari-hari. Pada orang tua dan bayi, kehilangan cairan tubuh mudah berakhir dengan dehidrasi, bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian. Namun, peristiwa seekstrem itu sebenarnya mudah dicegah. Bukankah diare sebenarnya mudah diobati? Menurut WHO, pengobatan dengan oralit merupakan penemuan terbesar zaman ini. Sayangnya, banyak dokter dan pasien tidak menyadari untuk memakai obat sederhana ini sejak awal.

Rupanya, oralit dianggap tidak langsung dapat menghentikan diare, bahkan malah dapat menginduksi muntah. Semua ini terjadi karena baik WHO, UNICEF , maupun Departemen Kesehatan belum cukup mempublikasikan cara pemakaian oralit dengan benar.

Umumnya, oralit diminum dengan cara mencampurkan satu sachet oralit ke dalam segelas (200 cc) air, lalu diteguk sekaligus. Yang sering terjadi, penderita kemudian muntah dan terasa mau buang air besar. Mengapa bisa demikian? Karena cara minum oralit seperti itu keliru. Seharusnya, cara yang benar adalah larutan oralit diteguk sedikit demi sedikit, 2 – 3x lalu berhenti 3 menit. Hal ini memberi kesempatan oralit diserap oleh usus untuk menggantikan garam dan cairan yang hilang dalam feses. Demikianlah prosedur ini diulang terus sampai satu gelas habis. Bila diare hebat masih berlanjut, minum oralit harus diteruskan sampai beberapa bungkus atau gelas (3 – 8) sehari.

Pernyataan yang tepat terkait wacana di atas adalah ....

a)

Oralit merupakan suatu campuran garam elektrolit dimana dapat membantu dalam menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat diare

b)

Dehidrasi terjadi karena muntah dan diare berkepanjangan

c)

Oralit dapat membantu menyembuhkan diare karena tersusun atas gula yang merupakan larutan elektrolit

d)

Jangan makan sambal dan jajan sembarangan bila tidak mau terkena diare

e)

Diare adalah penyakit yang memerlukan penanganan khusus, maka segera periksakan diri ke dokter bila terkena diare

9.

Reaksi berikut yang merupakan reaksi reduksi bedasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen adalah ....

a)

2BaO2 → 2BaO + O2

b)

4Fe + 3O2 → 2Fe2O3

c)

Mg + ½ O2 → MgO

d)

4Na + O2 → 2Na2O

e)

2Cl2 + 3O2 → 2Cl2O3

10.

Dari larutan berikut, yang diharapkan menghantar listrik paling baik adalah ...

a)

larutan urea 1 M

b)

larutan cuka 0,1 M

c)

larutan cuka 1 M

d)

larutan H2SO4 0,1 M

e)

larutan H2SO4 1 M