WorksheetsB.Indonesia - UTS - Kelas Kreasi
Total questions: 35
Worksheet time: 2hrs 51mins
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
Bacalah dengan saksama teks berikut!
(1) Ada beberapa cara menanam buah naga yang bisa kamu lakukan di rumah.
(2) Di sebuah telaga di daerah Kalimantan Barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat denganseekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah erat.
(3) Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889.
(4) Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936.
Yang merupakan teks fabel ditandai dengan nomor ....
1
2
3
4
Simak kutipan teks cerita fabel berikut!
1) Hari berganti hari. Setiap hari kura-kura merawat pohon pisangnya.
2) "Ayo, kau di sebelah kanan aku di sebelah kiri," jawab kura-kura.
3) "Tumbuh, tumbuhlah pohon pisangku," kura-kura bernyanyi riang.
4) Di tepi hutan hiduplah seekor monyet dan seekor kura-kura. Pada suatu hari, monyet mengajak kura-kura menanam pohon pisang.
5) Monyet hanya melihat tingkah kura-kura sambil tiduran di rerumputan.
6) "Kura-kura, mari kita menanam pohon pisang," ajak monyet.
Susunan yang tepat atas kutipan teks cerita fabel acak di atas adalah ....
4 - 2 - 3 - 1 - 5 - 6
4 - 6 - 2 - 1 - 3 - 5
4 - 1 - 3 - 2 - 5 - 6
4 - 6 - 3 - 2 - 1 - 5
Bacalah teks berikut!
Hangat sinar matahari menyentuh kulit burung hantu.
hangat sinar matahari artinya pagi, pagi adalah latar ....
waktu
tempat
suasana
sosial
Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .
“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”
“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”
“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.
“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”
tokoh utama dalam fabel tersebut adalah . . . .
Kancil dan Buaya
Belalang
Ikan
Burung Gagak
Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....
“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.
“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”
“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"
“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”
Latar tempat pada fabel tersebut adalah ....
Di dalam hutan
di pinggir sungai.
Di bawah pohon dan di pinggir sungai.
Di dalam hutan dan di pinggir sungai.
Latar waktu pada fabel tersebut adalah . . . .
Sore hari
Siang hari
Pagi hari
Malam hari
(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.
Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....
4-2-3-1
4-1-3-2
4-1-2-3
4-3-2-1
Amanat yang terkandung dalam fabel tersebut adalah . . . .
Jadilah orang yang cerdik dalam menghadapi masalah.
Berhati-hatilah dalam memilih teman.
Jangan suka membohongi orang lain dan jangan terlalu percaya terhadap orang lain.
jadilah orang yang penurut.
(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”
Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(1) dan (3)
Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....
Di sana hidup seekor singa buas.
Semua binatang ingin melawannya.
Ia sangat berwibawa.
Kancil pernah disakitinya.
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
kisah hewan yang memiliki sifat seperti manusia disebut
fabel
dongeng
fiksi
fantasi
Perhatikan penggalan cerita berikut!
Di sebuah hutan yang lebat hiduplah seekor singa perkasa yang semua makhluk lain sangat takut kepadanya. Raja hutan tersebut dikenal sangat mengerikan, tidak mengenal rasa takut dan dia merasa harus dihormati oleh semua makhluk yang ada di hutan.
Penggalan cerita tersebut termasuk jenis cerita ….
legenda
fabel
mite
sage
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah
Pendendam
Pemaaf
Penyayang
Pemarah
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun
Siapakah tokoh yang ada di cerita fabel?
hewan
manusia
benda
Si Kancil berjalan terjingkat-jingkat di kebun Pak Tani. Kancil hendak mencuri mentimun. Di tengah kebun ada boneka orang-orangan, si Kancil tidak takut malah menendang boneka itu. Ternyata boneka orang-orangan tersebut telah diberi getah sehingga kaki si Kancil menempel pada boneka itu dan sulit dilepaskan. Kemudian Pak Tani datang menangkap kancil.
Pelajaran yang dapat diambil dari kutipan dongeng tersebut adalah . . .
a. jangan takut
b. jangan sombong
c. jangan ceroboh
d. jangan malas
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah harimau ganas yang suka menakut-nakuti binatang lainnya.
Latar fabel tersebut adalah ....
sungai
desa
hutan
jalan
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah harimau ganas yang suka menakut-nakuti binatang lainnya.
siapakah tokoh fabel tersebut?
singa
harimau
kelinci
serigala
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah harimau ganas yang suka menakut-nakuti binatang lainnya.
Bagaimana watak harimau tersebut?
ganas, suka menakuti
lemah lembut
baik hati
tidak sombong
pernahkah kamu membaca kisah Singa dan Lebah penganggu, apa amanat dari fabel tersebut?
jangan takut dengan yang lebih besar
jangan jadi orang pelit
musuh yang kelihatan kecil kadang merupakan musuh yang paling ditakuti
harus membalas kebaikan orang yang sudah menolong
"Apakah kamu pikir saya takut kepada kamu yang disebut sebagai Raja Hutan?" kata sang Lebah dengan mencemoh. Sang Lebah lalu terbang mendekat ke Singa lalu menyengatnya di hidung. Singa yang marah lalu mencakar dengan keras ke arah sang Lebah tetapi Lebah yang kecil tersebut tidak dapat dilukai oleh sang Singa.
Bagaimana watak sang lebah?
baik hati
lemah lembut
suka menolong
suka mengganggu
"Apakah kamu pikir saya takut kepada kamu yang disebut sebagai Raja Hutan?" kata sang Lebah dengan mencemoh. Sang Lebah lalu terbang mendekat ke Singa lalu menyengatnya di hidung. Singa yang marah lalu mencakar dengan keras ke arah sang Lebah tetapi Lebah yang kecil tersebut tidak dapat dilukai oleh sang Singa.
mengapa singa marah?
karena lebah menyengat telinganya
karena lebah menyengat hidungnya
karena lebah meninggalkannya
karena lebah pergi
Sang Lebah lalu terbang menjauh untuk memberitakan kemenangannya ke seluruh dunia, tetapi sialnya, dia terbang menuju ke sebuah jaringan laba-laba dan terperangkap disana. Akhirnya, sang Lebah yang telah berhasil mengalahkan singa si Raja Hutan, nasibnya berakhir menjadi mangsa dari laba-laba kecil.
pada akhirnya si lebah menjadi mangsa binatang yang juga lebih ....
kecil
besar
jahat
usil
"Pergilah dari sini, serangga pengganggu!" kata seekor Singa dengan marah pada seekor Lebah yang terbang berputar-putar di sekeliling kepalanya. Tetapi Lebah itu tidak memperdulikan kemarahan sang Singa.
hewan apa yang menjadi tokoh dalam fabel tersebut?
lebah dan kambing
lebah dan singa
2 ekor kambing
2 ekor kelinci
Judul fabel yang sesuai dengan gambar tersebut adalah ....
Kisah 2 Ekor Kelinci
Kisah Jembatan dan Kambing
Tanduk Kambing
Kisah 2 ekor Kambing
Dahulu kala, ada sebuah sungai kecil mengalir di antara dua bukit. Di sungai itu, terdapat jembatan kecil dan sempit.
Jika ada dua orang yang hendak menyeberang dari dua sisi yang berbeda, salah seorang dari mereka harus menunggu dulu. Sebab, jembatan itu terlalu sempit untuk dilalui oleh dua orang.
Suatu hari, dua ekor kambing, yang satu berwarna hitam dan satunya berwarna putih, hendak menyeberangi jembatan dari dua sisi yang berbeda secara bersamaan. Kambing hitam berteriak pada kambing putih, “Tunggu. Biar aku dulu yang menyeberang.”
Di mana latar tempat fabel tersebut?
di hutan
di sebuah sungai
di kota
di jalan raya
Dahulu kala, ada sebuah sungai kecil mengalir di antara dua bukit. Di sungai itu, terdapat jembatan kecil dan sempit.
Jika ada dua orang yang hendak menyeberang dari dua sisi yang berbeda, salah seorang dari mereka harus menunggu dulu. Sebab, jembatan itu terlalu sempit untuk dilalui oleh dua orang.
Suatu hari, dua ekor kambing, yang satu berwarna hitam dan satunya berwarna putih, hendak menyeberangi jembatan dari dua sisi yang berbeda secara bersamaan. Kambing hitam berteriak pada kambing putih, “Tunggu. Biar aku dulu yang menyeberang.”
Hewan apa yang menjadi tokoh dalam fabel tersebut?
kambing putih dan biru
kambing putih dan hitam
kambing putih dan abu-abu
kambing dan kelinci
Dahulu kala, ada sebuah sungai kecil mengalir di antara dua bukit. Di sungai itu, terdapat jembatan kecil dan sempit.
Jika ada dua orang yang hendak menyeberang dari dua sisi yang berbeda, salah seorang dari mereka harus menunggu dulu. Sebab, jembatan itu terlalu sempit untuk dilalui oleh dua orang.
mengapa mereka tidak bisa menyebrang bersamaan?
karena jembatannya besar
karena jembatannya rapuh
karena jembatannya tinggi
karena jembatannya kecil dan sempit
Suatu hari, dua ekor kambing, yang satu berwarna hitam dan satunya berwarna putih, hendak menyeberangi jembatan dari dua sisi yang berbeda secara bersamaan. Kambing hitam berteriak pada kambing putih, “Tunggu. Biar aku dulu yang menyeberang.”
Kambing putih menjawab, “Tidak, aku dulu yang menyeberang. Aku sedang terburu-buru.” Teriak kambing putih tidak kalah keras.
“Tidak, aku tidak mau. Aku lebih tua, aku dulu,” balas kambing hitam.
“Aku dulu,” kata kambing putih sambil mulai melangkah melewati jembatan.
“Ah, terserah. Aku tidak mau mengalah,” kata kambing hitam yang juga mulai melewati jembatan.
Bagaimana watak kedua kambing itu?
mau mengalah
tolong menolong
tidak mau mengalah
baik hati
dalam fabel "Kisah 2 Ekor Kambing" kedua kambing tidak akan jatuh ke sungai dan hanyut jika saja ...
mereka mau mengalah satu sama lain
mereka berkelahi
mereka beradu tanduk
mereka pulang
Pesan atau amanat pada fabel "Kisah 2 ekor Kambing" adalah berikut ini, kecuali ...
jangan ingin menang sendiri.
Jadilah anak yang mau mengalah
mengalah adalah tanda kebijaksanaan
berkelahi jika menginginkan sesuatu
