NEW
Font size
WorksheetsUJIAN AKHIR SEMESTER ELEKTRONIKA DAYA
Total questions: 25
Worksheet time: 4mins
Perbedaan blok diagram antara Power Supply Linear dengan SMPS terletak pada blok :
Rectifier
Clipper
DC to DC Switching
Filter
Fungsi dari rangkaian DC Buck Converter pada rangkaian SMPS, adalah :
Sebagai penyearah tegangan
Sebagai penurun tegangan DC to DC
Sebagai penurun tegangan AC to DC
Sebagai penguat arus
Fungsi komponen MOSFET pada rangkaian DC Buck Converter diatas ini, sebagai :
Sebagai pengendali timing
Sebagai penyimpan energi dalam bentuk arus
Untuk mengalirkan arus yang dihasilkan induktor
Sebagai pencacah arus sesuai dengan setting duty cycle
Fungsi induktor pada rangkaian DC Buck Converter nomor 3 diatas, sebagai :
Untuk mengalirkan arus yang dihasilkan induktor
Sebagai pengendali timing
Sebagai penyimpan energi dalam bentuk arus
Sebagai pencacah arus sesuai dengan setting duty cycle
Fungsi komponen Dioda Freewheeling pada rangkaian DC Buck Converter nomor 3 diatas, sebagai :
Untuk mengalirkan arus yang dihasilkan induktor
Sebagai pengendali timing
Untuk menyimpan energi dalam bentuk arus
Sebagai pencacah arus sesuai dengan setting duty cycle
Bagaimana prinsip kerja dari rangkaian diatas ini jika kaki Gate diberikan trigger Positif dan kaki Anoda gate diberikan trigger Negatif :
Transistor Q1 kondisi OFF dan transistor Q2 kondisi ON sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi ON dan transistor Q2 kondisi OFF sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi ON dan transistor Q2 ON sehingga arus tidak bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi ON dan transistor Q2 ON sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Bagaimana prinsip kerja rangkaian pada soal nomor 6 jika Gate diberikan trigger Negatif dan Anoda gate diberikan trigger Negatif :
Transistor Q1 kondisi OFF dan transistor Q2 kondisi ON sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi ON dan transistor Q2 kondisi OFF sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi OFF dan transistor Q2 ON sehingga arus tidak bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi ON dan transistor Q2 ON sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Bagaimana prinsip kerja rangkaian pada soal nomor 6 jika Gate diberikan trigger Positif dan Anoda gate diberikan trigger Positif :
Transistor Q1 kondisi ON dan transistor Q2 kondisi OFF sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi ON dan transistor Q2 kondisi OFF sehingga arus tidak bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi OFF dan transistor Q2 ON sehingga arus tidak bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Transistor Q1 kondisi OFF dan transistor Q2 ON sehingga arus bisa mengalir dari kaki katoda ke anoda
Rangkaian diatas ini adalah rangkaian :
Snubber
Driver
Chooper
Rectifier
Dibawah ini adalah fungsi dari UPS, kecuali :
Sebagai penstabil arus listrik
Sebagai alat bantu backup data
Sebagai cadangan listrik sementara
Sebagai cadangan listrik permanent
Fungsi AVR pada blok diagram UPS diatas ini, sebagai :
Sebagai input tegangan untuk blok battery charger
Sebagai penguat tegangan
Sebagai backup tegangan
Sebagai pengatur tegangan secara otomatis
Fungsi komponen dioda zener pada rangkaian diatas ini, sebagai :
Sebagai penyearah arus
Sebagai penstabil tegangan
Sebagai driver
Sebagai pembagi tegangan
Rangkaian diatas ini adalah rangkaian :
Chooper
Inverter
Snubber
Rectifier
Fungsi komponen transistor Q1 dan Q2 pada rangkaian nomor 13 diatas, sebagai :
Sebagai penyearah arus
Sebagai penguat arus
Sebagai flip flop
Sebagai penguat tegangan
Sebuah PC Server dengan kebutuhan daya sebesar 450W menggunakan UPS dengan daya sebesar 1200VA dan 1 buah battery internal ditambah dengan battery external sebanyak 5 buah masing – masing 12V/7Ah. Berapa lama UPS tersebut mampu back up pada saat PLN mati (power factor 1.4)
50 menit
46,8 menit
40,8 menit
54 menit
Rangkaian diatas ini adalah rangkaian :
Charger
Dimmer
Clipper
Inverter
Komponen Q1 pada rangkaian nomor 16 diatas, komponen :
TRIAC
DIAC
SCS
SCR
Komponen Q2 pada rangkaian nomor 16 diatas, komponen :
TRIAC
SCS
SCR
DIAC
Fungsi komponen Q1 pada rangkian nomor 16 diatas, adalah :
Pembagi arus
Pengendali arus
Penyearah arus
Penghambat arus
Diatas ini adalah rangkaian :
Pull Down Transistor
Pull Up Transistor
Bridge Transistor
Darlington Transistor
Apa polaritas tegangan pada gambar struktur transistor dan gambar tersebut merupakan struktur transistor type?
B (-), C (-) dan A (+) type transistor PNP
B (-), C (-) dan A (+) type transistor NPN
B (-), C (+) dan A (-) type transistor NPN
B (+), C (-) dan Basis (+) type transistor PNP
Pemakaian Emitor secara bersama sebagai input dan output dinamakan rangkaian :
Common Kolektor
Common Emitor
Common Base
Forward Bias
Rangkaian diatas ini adalah konfigurasi transistor :
Common Base
Common Emitor
Common Kolektor
Common Kolektor - Emitor
Rangkaian dan bentuk signal diatas merupakan rangkaian apa :
Penguat Transistor Kelas A
Common Basis
Penguat Transistor
Penguat Transistor Kelas AB
Gambar diatas adalah hasil pengukuran kaki – kaki transistor menggunakan avometer digital, dari hasil pengukuran tersebut bisa ditentukan kaki – kaki dan type transistor, sebagai berikut :
A = Basis ; B = Emitor ; C = Kolektor ; Type NPN
A = Kolektor ; B = Basis ; C = Emitor ; Type PNP
A = Basis ; B = Kolektor ; C = Emitor ; Type PNP
A = Kolektor ; B = Basis ; C = Emitor ; Type NPN
