WorksheetsSastra 1
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Bacalah pantun berikut!
Ke hulu memotong pagar
Jangan terpotong batang durinya
Cari guru tempat belajar
Jangan jadi sesal kemudian
Maksud isi pantun tersebut adalah …
Carilah guru di tempat belajar agar tidak menyesal kemudian
Kita harus mencari guru untuk belajar agar tidak menyesal
Carilah guru ke hulu untuk belajar agar tidak menyesal
Penyesalan tidak terjadi kalau tidak belajar di tempat guru
Guru adalah tempat kita belajar untuk mencari ilmu
Bacalah pantun berikut!
Pisang emas bawa berlayar
Masak sebiji di atas peti
Utang emas dapat dibayar
Utang budi dibawa mati
Maksud isi pantun tersebut adalah …
Utang piutang dalam hidup itu hal biasa
Utang budi akan terbayar jika sudah mati
Utang materi dapat dibayar selagi masih hidup
Utang budi tidak dapat dibayar dengan materi
Emas adalah harta yang paling berharga
Bacalah pantun berikut!
Bunga mawar bunga melati
Ditabur orang di batu karang
Sungguh elok tanahku ini
Walau jauh tetap ku kenang
Maksud isi pantun tersebut adalah …
Cinta kepada Tuhan
Cinta sesama manusia
Cinta terhadap tanah air
Sayang kepada orangtua
Suka menjaga lingkungan alam
Bacalah pantun berikut!
Jauh berdagang di tengah kota
Menjual dagangan berbagai barang
Abang pergi mencari harta
Buat meminang adinda sayang
Maksud isi puisi tersebut adalah …
Merantau untuk berdagang
Mencari harta di berbagai kota
Mencari nafkah untuk meminang kekasihnya
Mencari harta dengan cara berdagang
Mencari nafkah untuk orang tua
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Sebelum duduk di bawah tugu, sebagai seorang sejati aku beberkan saputanganku ke rumput, biar pantalon tropical yang kupakai tidak akan kotor. Kemudian, aku memandang pada makam sambil menyalakan sigaret lagi. Di sekitar tempat rindang itu matahari memanas terik. Di sebelah barat rangkaian bukit terentang sampai ke pegunungan. Di sebelah selatan masih ada satu bukit lagi yang membatasi tanah datar dengan tanah perbukitan.
Makna kata sejati dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Kekal
Tetap
Pasti
Asli
Palsu
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Di sebuah desa hiduplah sebatang kara seorang kakek tua yang buta. Istirnya telah lama meninggal dan ia tak punya seorang anak. Setiap hari, kakek tersebut hanya mengandalkan tenaganya sebagai tukang pijat dan mendapat penghasilan yang tak seberapa. Orang-orang sekitar memanggil kakek tua itu dengan sebutan Ompung.
Makna ungkapan sebatang kara dalam kutipan cerita tersebut adalah …
Tidak mempunyai ayah dan ibu
Tidak mempunyai sanak saudara
Tidak memiliki tempat tinggal
Tidak memiliki sahabat
Tidak memiliki pekerjaan
Bacalah kutipan cerita berikut!
Sesekali kulihat ibunya melihat mata anaknya yang keruh dan kemerahan. Tangan ibunya yang juga sangat kurus mengelus rambut anaknya yang tipis kemerahan sebelum akhirnya padangan itu diarahkannya ke sekelilingnya. Dan melihat pohon-pohon yang hanya tinggal batangnya menghitam, tanah gersang, hawa panas yang luar biasa, serta di jauhan terlihat samar-samar asap yang mungkin ditimbulkan oleh batang pohon yang terbakar terik matahari.
Makna kata keruh dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Gelap
Kalut
Kacau
Buram
Kotor
Surya, Wisnu, Rama, dan Lintang tergabung dalam regu piket hari Rabu. Wisnu selalu datang terlambat ke sekolah sehingga jarang melaksanakan piket pagi. Saat teman-temannya sibuk membersihkan kelas, Wisnu juga tidak mau membantu.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, ungkapan yang tepat untuk menunjukkan sifat Wisnu adalah …
Berat tangan
Angkat tangan
Ringan tangan
Cuci tangan
Buah tangan
Sungguh kasihan nasib Pak Arman. Dia dipecat dari perusahaannya. Penyebabnya adalah dia dituduh menggelapkan sejumlah uang perusahaan. Padahal, Pak Arman tidak melakukannya. Ada orang lain yang melakukannya, tetapi dia yang menjadi korban.
Berdasarkan ilustrasi cerita di atas, ungkapan yang tepat untuk nasib Pak Arman adalah…
Panjang tangan
Kambing hitam
Anak buah
Gelap mata
Adu domba
Muhammad Umar Faqih anak orang kaya. Ia rajin ibadah dan pandai. Tak heran kalau dia selalu menjadi juara kelas. Namun demikian dia tidak pernah pilih-pilih teman dan tidak sombong. Temannya sangat menyayangi.
Ungkapan yang sesuai dengan sikap Umar Faqih dalam cerita ilustrasi yaitu ...
Memikat hati
Rendah hati
Ringan tangan
Berbesar hati
Rendah diri
