NEW
Font size
Worksheetssoal bahasa Indonesia puisi rakyat dan teks fabel kelas 7
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Puisi Rakyat
Pergi melaut membawa jala
Jala ditebar sambil mengingat
Meski hidup banyak kendala
Haruslah kita selalu semangat
Puisi Baru
Habis bulan terima gaji
Debet kredit dihitung ulang
Sekali ini harta sendiri
Membuat pusing kepala pening
Masuk kiri keluar kanan
Perbedaan puisi rakyat dengan puisi baru tersebut adalah ....
A. Puisi rakyat mudah dimengerti, puisi baru sulit dipahami
B. Puisi lama mementingkan isi, puisi baru mementingkan bahasa
C. Puisi lama terikat berisi nasihat, puisi baru kisahan
D. Puisi lama terikat persajakan, puisi baru tidak terikat jumlah baris
Bait puisi rakyat berisi tentang ....
A. Kegiatan seorang nelayan menebar jala.
B. Setiap hari dalam kehidupan banyak kendala.
C. Hidup harus semangat meskipun banyak masalah.
D. Pentingnya bekerja dengan semangat.
Dengan ilmu engkau terjaga
Dari suramnya waktu dan masa
Cemerlang akan senantiasa
Menyinari dirimu di masa dewasa
Puisi di atas berbentuk ....
A. Pantun
B. Gurindam
C. Syair
D. Puisi baru
Puisi berikut ini yang termasuk pantun adalah ....
A. Oh, Tuhan
Biar aku menjadi embunmu
Memancarkan terangmu
Sampai aku lenyap olehnya
B. Anak nelayan menangkap pari
Sampan karam melanggar karang
Amatlah malang nasibku ini
Ayah tiada ibu pun berpulang
C. Perteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengasuh taruh di situ
Supaya laju perahumu itu
D. Baik ditanam batang padi
Jauhkan tampang anak pisang
Halau sapi dalam rimba
Adakah penyayang orang ini
Bacalah gurindam di bawah ini!
Berbaktilah kamu kepada ibumu
niscaya surga akan bertemu
Gurindam di atas berisi tentang ....
A. bakti
B. nasihat
C. berkah
D. harapan
Bacalah gurindam di bawah ini!
Berbaktilah kamu kepada ibumu
niscaya surga akan bertemu
Larik ke dua gurindam di atas terdiri dari ... suku kata.
A. 9
B. 8
C. 10
D. 11
Janganlah menunda pekerjaan.
Hindari menyia-nyiakan waktu.
Larik- larik puisi tersebut menggunakan kalimat ....
A. saran
B. ajakan
C. larangan
D. perintah
Perhatikan pantun berikut.
Aduh-aduh si bunga ... (1)
Daunnya lebat seperti ... (2)
Aku sering mendengar ... (3)
Adik punya sahabat ... (4)
Kata yang tepat digunakan untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
A. (1) anggrek, (2) hujan, (3) lagu, (4) dayang.
B. (1) mawar, (2) sapu, (3) suara, (4) pujaan.
C. (1) mawar, (2) waru, (3) kabar, (4) baru.
D. (1) melati, (2) duri, (3) cerita, (4) hati.
Agar hidup selamat dan bahagia
Larik puisi tersebut menggunakan kata penghubung ....
A. tujuan
B. sebab
C . akibat
D. syarat
Jika kamu terus menunda, hilanglah sudah kesempatan berharga.
Larik puisi tersebut menggunakan kalimat ....
A. majemuk bertingkat
B. majemuk konsensip
C. majemuk syarat
D. majemuk tujuan
Pada zaman dahulu kala hiduplah keluarga kura-kura yang sangat rukun. Akan tetapi, banyak di sekeliling mereka yang iri dengan keluarga kura-kura. Suatu hari, Bara si Kura-kura ingin pergi mencari makan. Saat di jalan Bara bertemu dengan Rodi si Kuda. “Hei kamu, kura-kura yang lambat sini kamu!” kata Rodi.
Teks tersebut termasuk teks fabel karena ....
A. menceritakan kisah hidup seseorang
B. menceritakan asal-usul terjadinya suatu tempat
C. berisi tentang penggambaran karakter tokoh
D. menggunakan tokoh hewan yang dapat bertingkah seperti manusia
Pada zaman dahulu kala hiduplah keluarga kura-kura yang sangat rukun. Akan tetapi, banyak di sekeliling mereka yang iri dengan keluarga kura-kura. Suatu hari, Bara si Kura-kura ingin pergi mencari makan. Saat di jalan Bara bertemu dengan Rodi si Kuda. “Hei kamu, kura-kura yang lambat sini kamu!” kata Rodi.
Pesan moral yang dapat diambil dari penggalan teks tersebut adalah ....
A. selalu hiduplah rukun dengan keluarga
B. janganlah memiliki sifat iri terhadap sesama
C. sebaiknya saling menegur dengan tetangga
D. janganlah memaksakan kehendak kepada sesama
Kancil sudah diberi mentimun oleh Pak Tani. Rupanya, ia tetap ingin mengambil mentimun di kebun Pak Tani. Sang Kancil pun mengambil mentimun itu. “Kancil, bisanya mencuri!” teriak Pak Tani ketika memergoki kancil.
Watak tokok kancil pada cerita di atas adalah ....
A. cerdik
B. malas
C. nakal
D. rakus
Gora dan Gori adalah dua gorila bersaudara. Walaupun bersaudara, sifat mereka berdua sangat berbeda. Gora sang kakak adalah anak rajin dan bersih, sedangkan Gori, sang adik, malas dan jorok. Uff, terkadang Gora harus menutup hidung kalau ada di dekat Gori. Badan Gori kotor dan bau. Gori senang bermain lumpur tetapi malas mandi.
Amanat yang ingin disampaikan oleh pengarang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
A. jangan malas mandi
B. saling mengingatkan sesama saudara
C. selalu menjaga kebersihan badan
D. mandi lumpur menyehatkan
Gora dan Gori adalah dua gorila bersaudara. Walaupun bersaudara, sifat mereka berdua sangat berbeda. Gora sang kakak adalah anak rajin dan bersih, sedangkan Gori, sang adik, malas dan jorok. Uff, terkadang Gora harus menutup hidung kalau ada di dekat Gori. Badan Gori kotor dan bau. Gori senang bermain lumpur tetapi malas mandi.
Sudut pandang kutipan cerita tersebut adalah ....
A. orang ketiga di dalam cerita
B. orang ketiga di luar cerita
C. orang pertama pelaku utama
D. orang pertama pelaku sampingan
Bacalah teks berikut!
Konon, di tepi desa damai hiduplah sepasang merpati yang amat rukun. Mereka sedang membuat rumah. Keluarganya amat rukun karena yakin bahwa setelah rumahnya jadi, mereka akan segera menempatinya dengan tenang.
Dalam struktur teks fabel, bagian teks tersebut adalah ....
A. koda
B. solusi
C. komplikasi
D. orientasi
Berikut yang merupakan bagian struktur fabel berupa komplikasi adalah ....
A. Ketika sang elang terbang, kura-kura berseru. “Hai, temanku. Persahabatan membutuhkan rasa saling berbagi. Aku menghargaimu dan engkau pun menghargaiku. Namun engkau permainkan persahabatan ini. Sebaiknya engkau pergi saja.”
B. Dengan marah ia mematuk sang kura-kura. Namun, berkat tempurung sang kura-kura yang keras, kura-kura tetap aman. Dengan sedihnya sang kura-kura berkata “Aku telah melihat persahabatan macam apa yang engkau tawarkan. Baiklah, antarkan aku pulang.” “Baiklah” jawab Elang. namun timbul pikiran jahat pada diri sang elang. Aku akan menjatuhkanmu dan memakan sisa-sisa dirimu, pikir elang keji.
C. Mereka senang dapat memperoleh tempat bermukim yang layak, aman, dan tenteram. Mereka pun yakin bahwa nantinya akan hadir sepasang anak merpati yang sehat.
D. Dahulu kala, hiduplah seekor kura-kura dan seekor burung elang. Mereka jarang bertemu karena kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak. Namun, itu tidak menghalangi elang untuk mengunjungi temannya, sang Kura-kura.
Konon, disebuah hutan rimba hiduplah seekor Harimau besar yang di juluki Raden Harimau.
Perbaikan penggunaan kata depan dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
A. disebuah menjadi di sebuah
B. seekor menjadi se ekor
C. disebuah menjadi di sebuah, di juluki menjadi dijuluki
D. disebuah menjadi Di sebuah, dijuluki menjadi Dijuluki
(1) Merpati merasa jatah jagungnya lebih sedikit dibandingkan dengan Tekukur. (2) Merpati menganggap pemiliknya sudah tak menyayanginya lagi. (3) “Oh, ternyata pemilikku lebih sayang Tekukur,” keluh Merpati. (4) Didalam kandangnya ia selalu murung.
Kalimat yang berisi kata seru ditandai nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya.
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat.
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil.
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun.
