WorksheetsPERIBAHASA BAHASA INDONESIA
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Peter seorang pelajar yang pandai, bahkan ia pernah meraih medali emas tingkat internasional di Bali dalam lomba Fisika. Namun, ia tidak sombong dengan kepandaiannya itu. Ia selalu sopan dan baik kepada siapa saja.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kehidupan di atas adalah ....
seperti ilmu padi kian berisi kian runduk
bagai air di atas daun talas
tak ada gading yang tak retak
bagai bumi dengan langit
Sial benar nasib Parman. Satu tahun lalu ia bekerja pada seseorang yang membuka usaha percetakan. Di tempat kerjanya itu ia mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Bekerja sepanjang hari tanpa uang makan kadang masih dicaci. Sekarang ia bekerja di sebuah perusahaan tekstil. Perlakuan serupa ia alami. Bahkan di tempat kerjanya yang baru, pimpinan perusahaannya memperlakukan dirinya tidak lebih dari seorang budak. Paman kadang meratapi dirinya yang selalu bernasib sial.
Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah ....
sudah jatuh tertimpa tangga
air susu dibalas dengan air tuba
air cucuran jatuhnya ke pelimbahan juga
keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah …
lempar batu sembunyi tangan
kalah jadi abu menang jadi arang
memercik air didulang terpecik muka sendiri
kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak
Iwan anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Iwan selalu menyombongkan akan kemampuannya bermain bola basket. Pada saat pertandingan antarkelas, ketua kelas memasang Iwan dalam tim basket kelasnya. Ternyata Iwan membawa bola pun tak bisa.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…
besar pasak daripada tiang
air beriak tanda tak dalam
air tenang menghanyutkan
bagai air di daun talas
Agung adalah temanku, ia orangnya pendiam tapi sangat baik terhadap teman-temannya, ia juga mau membantu teman-temannya yang kesulitan dalam belajar, ia memang anak yang pandai, walaupun pandai ia tidak sombong bahkan selalu merendah.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
air tenang menghanyutkan
air beriak tanda tak dalam
ada udang di balik batu
air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah ….
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Lusi dan Dewi bersahabat. Setiap hari mereka selalu bersama. Sebagai seorang sahabat maka Dewi selalu berbagi apa pun yang ia punya dengan Lusi. Di depan Dewi, Lusi selalu berbuat baik. Tetapi di belakang Dewi, Lusi sering menceritakan keburukan Dewi. Ternyata Lusi hanyalah berpura-pura agar dapat menyaingi Dewi.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah ….
bagai makan buah simalakama
lempar batu sembunyi tangan
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
kalah jadi abu menang jadi arang
tak ada gading yang tak retak
Arda sangat pandai bermain catur. Teman-temannya tidak ada yang bisa mengalahkan Arda dalam bermain catur. Arda pandai bermain catur karena diajari orang tuanya. Orang tua Arda dulu juga menjadi juara permainan catur nasional.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah ….
rajin pangkal pandai
air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Rina yang selalu dirundung malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Bibi Rina berjualan gorengan berkeliling desa setiap hari. Tetapi, sekarang bibinya terserang sakit jantung dan tidak bisa berjualan lagi.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Rina adalah ....
tiada rotan akar pun jadi
bergantung pada akar lapuk
bagai telur di ujung tanduk
bagai pungguk merindukan bulan
Pak Ali orang yang miskin. Ia harus menghidupi anak istrinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Bonar memberi modal uang kepada Pak Ali. Pak Ali kemudian berjualan kelontong di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Ali berkembang pesat dan akhirnya menjadi toko kelontong yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Ali membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Bonar. Ia membenci Pak Bonar karena kekayaan Pak Bonar masih melebihi dirinya. Pak Ali ingin menjadi orang terkaya di kampungnya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Ali terhadap Pak Bonar adalah ....
panas setahun dihapuskan hujan sehari
tong kosong berbunyi nyaring
bagaikan minyak dengan air
air susu dibalas air tuba
Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
air beriak tanda tak dalam
air tenang menghanyutkan
habis manis sepah dibuang
ada udang di balik batu
Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
duduk sama rendah berdiri sama tinggi
berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
bagai pinang dibelah dua
Lestari anak yang rajin. Ia selalu membantu pekerjaan orang tuanya. Ibunya penjual kue. Setiap pagi, Lestari berangkat sekolah sambil membawa kue untuk dijual di kantin sekolah. Peribahasa yang tepat untuk Lestari adalah ....
sudah jatuh tertimpa tangga
air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga
berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian
sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui
Ketika masuk kelas, pak guru langsung marah. Beliau melihat salah satu meja di kelas itu penuh dengan coretan. Orang yang mencoret meja tersebut adalah Ucok, tetapi seluruh siswa dimarahi.
Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
seekor kerbau menanduk sekelompok anak
kerbau punya susu, sapi punya nama
seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya
induk kerbau menanduk anak sendiri
