NEW
Font size
WorksheetsTema 7 Sub Tema 1
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Penjajahan merupakan peristiwa yang menyedihkan karena rakyat yang dijajah mengalami
Pendidikan
Penindasan
Petualangan
Perjuangan
Dahulu banyak bangsa Eropa yang ingin menguasai Indonesia, antara lain dikarenakan
Indonesia mempunyai laut yang luas
Indonesia memiliki banyak harta karun di laut
Indonesia memiliki teknologi yang maju
Indonesia kaya akan rempah-rempah
Bangsa-bangsa di bawah ini pernah menjajah Indonesia, kecuali
Portugis
Belanda
Perancis
Jepang
Kedatangan bangsa-bangsa eropa ke Indonesia pada awalnya untuk
Berdagang
Penelitian
Mengabdi
Mencari kerja
Bangsa Belanda datang ke Indonesia pada tahun 1596 yang mendarat di Banten dipimpin oleh
Cornelis de Houtman
Vasso Da Gama
Pieter Both
Jan Pieterszoon
Daerah Maluku menjadi daya tarik bangsa Portugis untuk dikuasai, karena daerah tersebut merupakan penghasil
Tebu dan kopi
Emas dan perak
Cendana dan Jati
Cengkeh dan Pala
Latar belakang bangsa-bangsa eropa ke Indonesia memiliki semboyan 3G, yaitu
God, Globe, Glory
Gold, Gospel, Glory
God, Gospel, Glory
God, Gold, Gospel
Penjajahan harus dihapuskan di dunia karena
Menyengsarakan rakyat
Membuat banyak negara baru
Menimbulkan budaya modern
Membuat negara yang dijajah cepat kaya
Benda-benda di bumi ini digolongkan menjadi 3 jenis berdasarkan sifatnya yaitu
Padat, angin dan panas
Padat, cair dan gas
Cair, beku dan uap
Padat, uap dan air
Benda yang memiliki sifat tidak mudah berubah bentuk jika dipindahkan adalah benda
Padat
Cair
Panas
Gas
Benda cair akan memiliki bentuk sesuai dengan
Warnanya
Rasanya
Wadahnya
Volumenya
Benda cair bisa merambat melalui serat-serat halus seperti pada benda yang berbahan
Besi
Emas
Kain
Kaca
Di bawah ini yang termasuk benda gas adalah
Oksigen
Detergen
Agar-agar
Bensin
Balon yang ditiup akan mengembang lebih besar, hal ini menandakan bahwa benda gas
Tidak dapat berubah bentuk
Hanya bisa berada dalam balon
Dapat menempati ruang
Bertambah banyak jika ditiup
Sistem tanam paksa yang diberlakukan Belanda pada rakyat Indonesia dinamakan
Rodi
Romusa
Land-Rente
Cultuurstelsel
Pemerintahan kolonial Inggris mengangkat Thomas Stamford Rafles sebagai Letnan Gubernur di Indonesia, kemudian ia membuat kebijakan bahwa setiap tanah adalah milik negara. Sehingga setiap rakyat diharuskan untuk
Menjual sawahnya
Membayar pajak
Bercocok tanam
Membeli tanah
Proses perubahan benda cair menjadi gas dinamakan
Menyublim
Menguap
Membeku
Mengembun
Santi mempunyai es krim, ia lupa meletakkannya di atas meja. Setelah berapa lama es krim tersebut sudah lumer dan meleleh. Hal ini termasuk peristiwa
Membeku
Menyublim
Mencair
Menguap
Salah satu tokoh Belanda yang menentang adanya tanam paksa adalah
Van Den Bosch
Herman W. Daendels
Douwes Dekker
Jan Pieterszoon
Sultan Ali Mughayat Syah adalah salah satu tokoh yang berhasil membebaskan rakyat dari usaha penguasaan bangsa Portugis di daerah
Banten
Cirebon
Tidore
Aceh
Tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, pemilihan tanggal tersebut bertepatan dengan lahirnya sebuah organisasi di awal pergerakan nasional yaitu organisasi
Perhimpunan Indonesia
Sarekat Islam
Indische Partij
Budi Utomo
Berikut ini yang merupakan peristiwa membeku adalah
Perubahan kapur barus yang lama-lama menghilang
Air yang menguap karena dipanaskan
Air yang menjadi es di dalam kulkas
Mentega yang meleleh di atas wajan
Hal-hal berikut ini merupakan faktor internal adanya pergerakan nasional yang dilakukan rakyat Indonesia, kecuali
Kemenangan Jepang atas Rusia
Lahirnya golongan pelajar
Kesengsaraan rakyat yang berkepanjangan
Sejarah gemilang di masa lampau
Peristiwa sumpah pemuda terjadi pada tanggal
27 Nopember 1908
20 Mei 1908
28 Oktober 1928
17 Agustus 1945
Di bawah ini yang bukan merupakan isi dari sumpah pemuda adalah
Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bernegara yang sama, negara Indonesia
Kami putra dan putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia
