wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Paket 1

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

1. Peningkatan tekanan jalan nafas (airway pressure ) pada anestesi dengan kontrol ventilasi selama pembedahan yang terlihat pada monitor spirometer menunjukkan hal sebagai berikut

a)

Ukuran endotrakeal lebih besar dari yang seharusnya

b)

Pada penderita dengan emfisema paru

c)

Obstruksi pada pipa sirkuit pernafasan atau pada pipa endotrakeal

d)

Kelumpuhan otot diafragma

e)

Tekanan intraabdominal yang meningkat

2.

2. Pemberian tekanan insipirasi tinggi (high inspiratory pressure) >30mmHg pada orang dewasa selama kontrol respirasi dengan ventilasi mekanik selama pembedahan dapat terjadi komplikasi sebagai berikut:

a)

Volutrauma

b)

Instabilitas hemodinamik

c)

Gangguan recoil alveoli

d)

Menunrunnya functional residual capacity

e)

Menurunnya produksi surfaktan

3.

Peningkatan tekanan pada sirkuit pernapasan merupakan indikator dari adanya:

a)

Kebocoran sirkuit

b)

Penurunan tidak volume

c)

Perbaikan komplians paru

d)

Obstruksi sirkuit pernapasan

e)

Peningkatan functional residual capacity

4.

Pada mesin ventilator, peningkatan peak inspiratory pressure yang tidak disertai dengan peningkatan plateau pressure bisa disebabkan oleh

a)

Ascites

b)

Edema paru

c)

Bronchospasme

d)

Posisi tredelenburg

e)

Tension pneumothorax

5.

Pernyataan tentang defibrillator

a)

Tindakan “shock” dengan energy yang terlalu rendah dapat menyebabkan fungsional dan morfologi injury

b)

Biphasic shock mengirimkan energy yang lebih rendah untuk defibrillasi (120-200J) lebih efektif dibandingkan 200-360 monophasic shock

c)

Semua monofasik shock dimulai dengan 150 joule

d)

Tindakan “shock” dengan energy yang terlalu tinggi pasti menyebabkan tindakan defibrilasi gagal

e)

Tindakan cardioversi 50-100 joule dilakukan pada atrial fibrillasi

6.

Pemberian amiodarone adalah

a)

Sebaiknya tidak bersamaan dengan obat yang dapat memperpanjang interval QT

b)

Monitoring kadar Hb pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal

c)

Kontraindikasi pada pasien dengan CHF

d)

Hanya boleh diberikan pada pasien dengan aritmia supraventrikular

e)

Pemberian pada anak dosis maksimal tidak boleh >5mg/kg/hari

7.

Indikasi pemberian magnesium

a)

Ventrikular fibrilasi

b)

Torsades de pointes dengan prolonged QT

c)

Atrial flutter

d)

SVT

e)

Atrial fibrilasi

8.

Pada pasien dengan kelainan fungsi hati akan terjadi perubahan farmakokinetik berupa

a)

Peningkatan plasma protein binding

b)

Penurunan plasma free drug

c)

Peningkatan volume distribusi

d)

Peningkatan klirens obat dari hati

e)

Tidak direkomendasikan penggunaan atracurium/cisatracurium

9.

Pada kondisi istirahat, tonus Lower Esophageal Sphincter (LES) normal berkisar

a)

9 mmHg

b)

19 mmHg

c)

29 mmHg

d)

39 mmHg

e)

49 mmHg

10.

Obat yang dapat meningkatkan tonus Lower Esophageal Sphincter (LES) adalah

a)

Suksinilkolin

b)

Ranitidine

c)

Atracurium

d)

Atropine

e)

Propofol

11.

Jika benda asing tidak dapat dikeluarkan dari mulut dengan menggunakan jari, maka disarankan untuk melakukan Heimlich maneuver. Berikut merupakan komplikasi dari Heimlich maneuver

a)

Aspirasi

b)

Hipoksia

c)

Fraktur costae

d)

Hiperkarbia

e)

Obstruksi jalan nafas

12.

Pemeriksaan denyut nadi pada bayi (1-12 bulan) yang dianjurkan pada Basic Life Support pada daerah

a)

Arteri carotis

b)

Arteri femoralis

c)

Arteri radialis

d)

Arteri brachialis

e)

Arteri tibialis

13.

Pemberian kardioversi pada atrial fibrilasi adalah

a)

50-100 joule

b)

120-200 joule

c)

200-360 joule

d)

100 joule

e)

50 joule

14.

Tentang nutrisi parenteral

a)

Merupakan tindakan memberikan nutrisi langsung ke sirkulasi vena melalui kateter vena sentral

b)

Total parenteral nutrition (TPN) sebaiknya ditunda selama 6 jam sebelum operasi

c)

Nutrisi parenteral berupa larutan isotonic dapat diberikan melalui vena perifer jika diperlukan <2.000 kalori/hari dalam waktu singkat

d)

Larutan nutrisi <1.900 mOsm/L dapat diberikan melalui vena perifer

e)

Pemberian terapi parenteral jangka panjang dapat diberikan dengan larutan hipokalori mengandung nonnitrogen glucose electrolyte

15.

Pilihan pemberian nutrisi enteral, disebabkan oleh

a)

Kondisi area permukaan usus yang inadekuat

b)

Dapat menghindari kejadian sepsis yang disebabkan karena pemakaian kateter

c)

Mempertahankan integritas usus

d)

Mengurangi translokasi bakteri usus

e)

Mempertahankan fungsi absorpsi usus kecil

16.

Bantuan nutrisi pascaoperasi diberikan pada pasien yang diperkirakan tidak dapat mengkonsumsi makanan melalui oral dengan adekuat dalam waktu

a)

2-4 hari

b)

2-6 hari

c)

4-7 hari

d)

4-10 hari

e)

7-10 hari

17.

Yang termasuk efek samping dari nutrisi enteral ialah

a)

Hipofosfatemia

b)

Thrombosis vena sentral

c)

Pneumonia

d)

Komplikasi pada hepatobilier

e)

Asidosis metabolik

18.

pH usus besar (kolon) ialah

a)

6-7

b)

6.5-7.5

c)

7-8

d)

7.5-8.0

e)

8.0-8.3

19.

Kelumpuhan nervus laryngeus rekurens kronis dapat menyebabkan

a)

Stridor

b)

Distress/kesulitan pernafasan

c)

Aphonia

d)

Efek yang minimal

e)

Suara melemah

20.

Panjang nasal airway dapat diperkirakan dengan mengukur jarak dari lubang hidung ke meatus telinga, dan panjangnya kira kira

a)

1 cm lebih panjang dari oral airway

b)

1-2 cm lebih panjang dari oral airway

c)

2-4 cm lebih panjang dari oral airway

d)

4-6 cm lebih panjang dari oral airway

e)

Sama panjang

21.

Liver:

a)

Liver merupakan organ tubuh yang paling besar dengan berat sekitar 1.500 gr dan 3% berat badan

b)

Aliran darah liver berasal dari vena porta dan arteri hepatica

c)

Lobules hepar dikelilingi oleh makrofag (dikenal dengan sel kupffer) yang memfagosit 90% atau lebih bakteri yang berada di aliran darah vena porta

d)

Aliran darah hepar total sekitar 1450 ml/menit atau sekitar 20% dari curah jantung

e)

Arteri hepatica mengalirkan 75% dari kebutuhan aliran darah total dengan 50% kebutuhan oksigen liver

22.

Traktus gastrointestinal

a)

Sinyal elektrik gastrointestinal berasal dari sekelompok serabut otot polos

b)

Stimulasi sistem saraf simpatis meningkatkan aktivitas mekanis traktus gastrointestinal

c)

Regangan pada traktus gastrointestinal menyebabkan peningkatan aktivitas mekanis

d)

Stimulasi sistem safat parasimpatis menurunkan aktivitas mekanis traktus gastrointestinal

e)

Sekitar 0.4 liter air melewati kolon dan normalnya sebanyak 80-90% dari jumlah tersebut akan diabsorpsi kembali

23.

Penggunaan nasal airway akan ditoleransi lebih baik daripada oral airway pada

a)

Pasien yang mendapat antikoagulan

b)

Pasien pediatric

c)

Pasien mengalami fraktur tulang dasar tengkorak

d)

Pasien dengan anestesi ringan/lightly anesthetized

e)

Pasien dengan kesadaran menurun

24.

Ukuran LMA yang sesuai untuk pasien dengan berat badan 20-30 kg adalah

a)

2

b)

2.5

c)

3

d)

4

e)

5

25.

ETT dengan low pressure cuffs lebih disarankan disbanding high-pressure cuffs karena

a)

Kejadian kerusakan mukosa lebih rendah

b)

Mengurangi aspirasi

c)

Mengurangi kejadian sore throat/serak pascaoperasi

d)

Mengurangi kejadian ekstubasi spontan

e)

Insersinya lebih mudah

26.

Durasi kerja barbiturate yang larut lemak tinggi (thiopental, thiamylal dan merhohexital) ditentukan oleh

a)

Redistribusi di dalam darah

b)

Metabolisme di hati

c)

Eliminasi di ginjal

d)

Distribusi dalam darah

e)

Kadar albumin

27.

Obat narkotik peptide endogenous yang berikatan reseptor opioid adalah

a)

Meperidin

b)

Dynorphin

c)

Alfentanyl

d)

Remifentanyl

e)

Morphine

28.

Jenis opioid yang paling larut dalam lemak adalah

a)

Meperidin

b)

Morphine

c)

Fentanyl

d)

Alfentanyl

e)

Remifentanyl

29.

Laki-laki 23 tahun dilakukan pembedahan kraniotomi akibat cedera kepala berat. Pasca bedah pasien dirawat di ICU. Obat yang paling besar efeknya untuk menurunkan metabolisme otak (cerebral metabolisme rate = CRMO2) adalah

a)

Diazepam

b)

Midazolam

c)

Thiopental

d)

Morphine

e)

Fentanyl

30.

Wanita 30 tahun dengan diagnosis peritonitis generalisata. Akan dilakukan pembedahan segera. Tekanan darah saat ini 110/80 mmHg, nadi 98x/min, produksi urin cukup. Wanita tersebut memiliki riwayat asma berulang. Terakhir serangan 3 hari yang lalu, pada saat ini terdengar wheezing minimal di paru-parunya. Pilihan induksi untuk pasien tersebut adalah

a)

Meperidine

b)

Morphine

c)

Thiopental

d)

Ketamine

e)

Fentanyl

31.

Pernyataan yang benar mengenai fisiologi jantung

a)

Teknik angiografi dapat digunakan untuk menilai ejection fraction

b)

Stimulasi maksimal dari saraf simpatis dapat meningkatkan cardiac output hingga 50%

c)

90% aliran darah koroner terjadi saat fase diastolic

d)

Aksi potensial jantung terdiri dari 4 fase

e)

. Ventricle dipengaruhi terutama oleh saraf parasimpatis

32.

Berikut ini adalah efek obat dari antikolinergik

a)

Menurunkan sekresi cairan gaster

b)

Pupil mydriasis

c)

Menurunkan sekresi kelenjar ludah

d)

Meningkatkan motilitas usus

e)

Takikardi

33.

Gangguan penglihatan akan akut pasca operasi yang paling sering menyebabkan kebutaan adalah

a)

Kebutaan kortikal

b)

Iskemik optic neuropathy

c)

Oklusi arteri retinal

d)

Obstruksi vena ophthalmic

e)

Kearns-sayre sindroma

34.

Wanita 50 tahun dengan diagnosis struma nodosa non toksik akan dilakukan pembedahan strumektomi. Penderita mempunyai riwayat penyakit jantung dan pada saat ini terdapat aritmia. EKG 12 lead terdapat ventrikel ekstra systole 2x semenit. Rencana anestesi umum dengan intubasi. Obat yang paling minimal mempengaruhi hemodinamik ketika dilakukan induksi adalah

a)

Thiopental

b)

Propofol

c)

Morphine

d)

Etomidate

e)

Ketamin

35.

Rumus prinsip Fick yang benar

a)

CO=(Konsumsi O2/a-v O2 perbedaan isi) = (V O2/Ca O2-Cv O2)

b)

CO=(Konsumsi O2/a-v O2 perbedaan isi) = (Ca O2-Cv O2/V O2)

c)

CO=(Konsumsi O2/a-v O2 perbedaan isi) = (Cv O2/Ca O2)

d)

CO=(Konsumsi O2/a-v O2 perbedaan isi) = (Ca O2/Cv O2)

e)

CO=(Konsumsi O2/a-v O2 perbedaan isi) = (Cv O2-V O2/Ca O2)

36.

Obat anticholinesterase yang menghambat kerja enzim acetylcholinesterase secara reversible melalui ikatan elektrostatik pada anionic site enzim adalah

a)

Physostigmin

b)

Neostituine

c)

Pyridostigmin

d)

Echotiopate

e)

Edrophonium

37.

Pengaruh pemakaian obat antiepilepsi pre-operatif terhadap obat-obat anestesi perioperative adalah

a)

Obat antiepilepsi mengurangi potensi obat-obat anestesi

b)

Obat antianestesi hanya berpengaruh terhadap farmakokinetik obat-obat anestesi

c)

Obat antiepilepsi terutama fenitoin dan carbamazepin akan memperpendek durasi obat pelumpuk otot non-depolarisasi

d)

Obat antiepilepsi terutama fenitoin dan carbamazepin akan memperpanjang durasi obat pelumpuk otot non-depolarisasi

e)

Obat antiepilepsi tidak mempengaruhi durasi obat pelumpuh otot nondepolarisasi

38.

Pernyataan yang benar mengenai fresh gas flow

a)

Dengan menggunakan absorber, rebreathing dari CO2 dapat dicegah pada fresh gas flow yang rendah (≤1 liter)

b)

Pada FGF > % L/m mutlak memerlukan CO2 absorber

c)

Pada FGF > 5L/m rebreating CO2 sangat besar

d)

Pada FGF ≤ 1L/M tidak memerlukan CO2 absorver

e)

Pada FGF ≤ 1L/m rebreathing CO2 sangat minimal

39.

Risiko komplikasi paru-paru post operatif sering berhubungan dengan

a)

Usia ≥ 65 tahun

b)

Poasien dengan toleransi aktivitas

c)

Klasifikasi ASA (III dan IV)

d)

Lama operasi > 4 jam

e)

Beberapa jenis operasi (abdomen, thorax, aneurisma aorta)

40.

Penghentian warfarin pada pasien yang akan menjalani operasi elektif (tetapi bukan pasien dengan high risk thrombosis) adalah selama

a)

10 hari

b)

7 hari

c)

6 hari

d)

5 hari

e)

3 hari

41.

Konsentrasi oksigen minimal yang secara otomatis diatur dalam fitur keamanan pada mesin anestesi berkaitan dengan aliran gas adalah

a)

5%

b)

10%

c)

15%

d)

20%

e)

25%

42.

Obat yang tersebut di bawah ini adalah turunan dari asam propionate

a)

Ketoprofen

b)

Ketorolac

c)

Indometasin

d)

Diflusinal

e)

Asam mefenamat

43.

Di bawah ini rangkaian sirkuit gas yang aman adalah

a)
b)
c)
d)
e)
44.

Pernyataan di bawah ini tentang karakteristik ketorolac

a)

Efek samping depresi nafas

b)

Waktu paruh eliminasi kira-kira 12 jam

c)

Analgesic poten, antiinflamasi moderat

d)

Tidak memperpanjang waktu perdarahan (bleeding time)

e)

Tidak mencetuskan reaksi alergi

45.

Pernyataan di bawah ini adalah benar pada Efinefrin

a)

Disimpan dan disintesa pada kelenjar medulla adrenal

b)

Aktivasi kerja hanya pada reseptor adrenergic alpha

c)

Merupakan obat pilihan penderita yang mengalami bradikardia

d)

Meningkatkan aliran darah ke kulit sehingga baik untuk operasi skin grafting

e)

Penggunaan bersama agen inhalasi halotan dapat menyebabkan bradikardia

46.

Cell bodies preganglion dari sistim syaraf parasimpatis terletak pada batang otak, dan syaraf kranialis yang mendapat distribusi utama (75%) dari serabut syaraf parasimpatis adalah

a)

N II (N. Opticus)

b)

N III (N. oculomotorius)

c)

N VII (N. Facialis)

d)

N IX (N. glossopharyngealis)

e)

N X (N. Vagus)

47.

Neurotransmitter primer dari sistim syaraf parasimpatis adalah

a)

Serotonin

b)

Dopaminergik

c)

Katekolamin endogen

d)

Acethylcholine

e)

Acetyl-Co-A

48.

Efek samping yang paling sering terjadi pada pemberian Dexmedetomidine sebagai obat premedikasi, induksi maupun ajuvan pada anestesia regional adalah

a)

Disfungsi kognitif post operasi (POCD)

b)

Hipotensi dan bradikardia

c)

Meningkatkan terjadinya mual muntah pasca bedah (PONV)

d)

Depresi pusat nafas

e)

Pada orang dewasa dapat menimbulkan agitasi

49.

Secara farmakodinamika, obat intravena dibawah ini mempunyai mula kerja yang paling cepat

a)

Ketamin

b)

Midazolam

c)

Diazepam (valium)

d)

Lorazepam

e)

Propofol

50.

Obat-obat hipertensi di bawah ini yang secara farmakodinamik bersifat chronotropic negative adalah

a)

Nifedipine

b)

Propanolol

c)

Dobutamine

d)

Hydralazine

e)

Diltiazem

51.

Hal penting yang harus diperhatikan pada pemberian propofol sebagai obat induksi anesthesia pada anak-anak adalah

a)

Propofol dapat menignkatkan kebutuhan oksigen otak (CMRO2)

b)

Meningkatkan kejadian kejang/konvulsi

c)

Dosis harus diturunkan

d)

Memerlukan dosis yang lebih besar oleh karena volume distribusinya lebih besar

e)

Merangsang terjadinya spasme bronchus

52.

Efek disosiatif yang terjadi pada pemberian ketamine intravena disebabkan oleh karena

a)

Aktivasi thalassemia

b)

Inhibisi aktivitas reseptor NMDA

c)

Peningkatan tekanan intracranial

d)

Stimulasi pada sistim limbus (limbic system )

e)

Peningkatan aliran darah ke otak (CBF)

53.

Dosis pancuronium untuk intubasi

a)

1.0 mg/kgBB

b)

0.12 mg/kgBB

c)

2 mg/kgBB

d)

0.8 mg/kgBB

e)

0.5 mg/kgBB

54.

. Reabsorpsi glukosa terjadi di

a)

Glomerulus

b)

Tubulus proksimal

c)

Tubulus distal

d)

Tubulus collectives

e)

Apparatus juxta glomerularis

55.

Estimasi total body water pada laki laki dewasa > 60 th adalah

a)

61%

b)

65%

c)

42%

d)

52%

e)

32%

56.

Mekanisme kontrol renal blood flow adalah

a)

Pengaruh simpatis medulla spinalis T5-L1 yang bekerja pada pleksus renalis dan koleakus

b)

Autoregulasi renal blood flow berfungsi pada MAP 80-180 mmHg

c)

Reseptor alpha 1 adrenergik menurunkan reabsorpsi natrium pada tubulus proksimalis

d)

PGD2, PGE2, PGI2 adalah proteksi penting selama periode iskemik renal dan hipertensi

e)

Filtrasi glomerulus menurun pada MAP kurang dari 60 mmHg

57.

. Hubungan benzodiazepine dan GABA

a)

Benzodiazepine mengaktivasi reseptor GABA

b)

Benzodiazepine menurunkan kemampuan reseptor untuk mengikat GABA

c)

Benzodiazepine meningkatkan kemampuan reseptor untuk mengikat GABA

d)

Benzodiazepine tidak ada hubungannya dengan GABA

e)

Kemampuan mengaktifasi reseptor GABA tergantung dari dosis benzodiazepine

58.

Antagonis farmakologis dari benzodiazepine adalah

a)

Metamizole

b)

Protamine

c)

Prostaglandin

d)

Flumazenil

e)

Leukotriene

59.

Kondisi terjadinya penurunan aliran darah paru dan hipoksia arterial kronik didapatkan pada kondisi

a)

Left to right intracardiac shunt

b)

Right to left intracardiac shunt

c)

Valvular heart disease

d)

Aortic valve disease

e)

Myocardial ischemia

60.

COX-2 inhibitor

a)

Dapat mencetuskan kanker kolorektal

b)

Tidak menghambat agregasi trombosit

c)

Tidak mengurangi dosis opioid

d)

Mengurangi risiko infark myokard dan gagal jantung kongestif

e)

Tidak mencetuskan asma

61.

Kontraindikasi relative untuk dilakukan neuraksial anestesia adalah

a)

Mitral stenosis berat

b)

Pasien menolak

c)

Pasien tidak kooperatif

d)

Peningkatan TIK

e)

Koagulopati

62.

Ketinggian blockade spinal anestesia dipengaruhi oleh

a)

Barisitas obat anestesi lokal

b)

Usia

c)

Likuor serebrospinalis

d)

Kurvatura tulang belakang

e)

Kehamilan

63.

Caudal anesthesia

a)

Dapat digunakan untuk pembedahan anorectal pada dewasa

b)

Landmarknya adalah trochanter mayor ke hiatus sacralis

c)

Pada pediatrik, umumya tidak perlu dikombinasi dengan general anesthesia

d)

Pada pediatrik, umumnya dilakukan blok kaudal sebelum induksi dengan general anesthesia

e)

Teknik single shot pada bayi eks-premature bisa mencapai blokade ketinggian hingga T4

64.

Onset dan durasi daripada obat anestesi lokal tergantung apda

a)

Kelarutan pada air

b)

Kelarutan pada protein

c)

Kelarutan pada lemak

d)

Diameter akson

e)

Myelinisasi saraf

65.

Obat antikolinergik

a)

Obat antikolinergik menyebabkan relaksasi jalan nafas dengan menghambat reseptor muskarinik M2 dan M3 pada otot polos jalan nafas

b)

Obat antikolinergik mempotensiasi efek neurotransmitter asetilkolin

c)

Atropine dan scopolamine merupakan derivate ammonium kuartener

d)

Obat antikolinergik yang merupakan derivate ammonium kuartener mempunyai aktivitas di SSP yang poten karena dapat menembus sawar darah-otak

e)

Obat antikolinergik berikatan secara irreversible dengan reseptor kolinergik muskarinik yang mana mencegah asetilkolin berikatan pada reseptor ini

66.

Dosis atropine untuk premedikasi secara intravena adalah

a)

0.01 – 0.02 mg/kgBB

b)

0.02 – 0.04 mg/kgBB

c)

0.2 – 0.6 mg/kgBB

d)

0.25 mg – 0.5 mg

e)

> 2mg

67.

Titik tersempit pada jalan nafas anak anak usia di bawah 5 tahun adalah

a)

Kartilago cricoids

b)

Glottis

c)

Faring

d)

Vocal chord

e)

Trachea

68.

Salah satu bentuk imaturitas renal pada neonatus premature adalah

a)

Meningkatnya creatinine clearance

b)

Terganggunya reabsorpsi natrium

c)

Terganggunya reabsorpsi bicarbonate

d)

Terganggunya ekskresi natrium

e)

Menurunnya produksi urin

69.

Obat anestesi yang menghambat thermogenesis pada anak

a)

Benzodiazepine

b)

Opioid

c)

Agen volatile

d)

Muscle relaxant

e)

Local anesthesia

70.

Letak glottis pada bayi dan anak terletak setinggi

a)

C2

b)

C3

c)

C4

d)

C5

e)

C6

71.

Efek obat antikolinergik pada sistem respirasi

a)

Inhibisi sekret mukosa traktus respiratori

b)

Konstriksi otot otot polos bronkus

c)

Meningkatkan resistensi jalan napas

d)

Menurunkan anatomical dead space

e)

Vasodilatasi pembuluh darah pulmonal

72.

Obat antikolinergik dapat mempengaruhi sistem traktus gastrointestinal dengan cara

a)

Meningkatkan sekresi air liur

b)

Mengurangi sekresi air liur

c)

Meningkatkan motilitas intestinal

d)

Meningkatkan peristaltic intestinal

e)

Mempercepat waktu pengosongan lambung

73.

Obat paling poten sebagai antisialogogue adalah

a)

Atropin

b)

Glikopirolat

c)

Skopolamin

d)

Ipratropium

e)

Albuterol

74.

Efek takikardi akibat pemberian antikolinergik disebabkan

a)

Blokade reseptor muskarinik pada SA Node

b)

Blockade cardiac accelerator

c)

Blockade AV Node

d)

Blockade bundle of HIS

e)

Blockade purkinje fibre

75.

Salah satu resiko pada pasien trauma di unit gawat darurat adalah adanya perdarahan dari organ tubuh. Tanda dan gejala perdarahan kelas II, adalah

a)

Menurunnya curah jantung (cardiac output)

b)

Menurunnya denyut jantung

c)

Meningkatnya tekanan darah diastolik sebagai respons vasokonstriksi

d)

Perdarahan diperkirakan <15%

e)

Oligouria sampai anuria

76.

Penanganan penderita yang mengalami cedera kepala (traumatic brain injury) yang adekuat dapat menyebabkan penurunan kesadaran akibat terjadinya cedera otak tersebut terutama disebabkan oleh

a)

Hiperglikemia

b)

Hiperkarbia

c)

Hipernatremia

d)

Hipotermia

e)

Asidosis atau alkalosis

77.

Tujuan utama pemberian obat obat yang bersifat simpatomimetik adalah

a)

Meningkatkan tekanan darah

b)

Meningkatkan laju nadi

c)

Meningkatkan aliran darah otak

d)

Meningkatkan aliran darah koroner

e)

Meningkatkan curah jantung

78.

Pada cedera tulang belakang (spinal cord injury) salah satu yang harus diwaspadai adalah gangguan pada traktus simpatikus yang dapat menimbulkan kejadian syok neurogenik yang ditandai dengan

a)

Tekanan darah menurun disertai peningkatan laju nadi

b)

Disritmia

c)

Total AV block

d)

Hipotensi disertai dyspnea pada cedera daerah thorakal 4 (Th4)

e)

Tekanan darah menurun disertai bradikardia

79.

Indikasi pemasangan ventilasi mekanik darurat untuk manajemen jalan nafas dan terapi oksigen pada pasien yang mengalami luka bakar adalah

a)

Luka bakar pada daerah thorax

b)

Luka bakar pada wajah (facial burn)

c)

Luka bakar dengan luas >20%

d)

Luka bakar yang disertau suara parau dan takipnea

e)

Luka bakar pada daerah abdomen

80.

Absorpsi obat anestesi lokal paling lambat terjadi pada

a)

Pemberian intravena

b)

Pemberian intra trakea

c)

Blok intercostal

d)

Blok epidural

e)

Blok pleksus brachial

81.

Salah satu cara untuk mempercepat onset obat anestesi lokal adalah dengan

a)

Menaikkan volume anestesi lokal

b)

Asidisasi (menurunkan pH)

c)

Alkalinisasi

d)

Menambahkan opioid

e)

Menambahkan vasokonstriktor

82.

Mekanisme kerja dari anestesi lokal adalah

a)

Menurunkan permeabilitas kanal natrium

b)

Menaikkan kecepatan depolarisasi

c)

Mempengaruhi resting transmembran potential

d)

Mempengaruhi ambang batas potential

e)

Memblok voltage dependent kanal potasium

83.

Obat anestesi lokal yang mengalami metabolisme paling lambat adalah

a)

Lidocaine

b)

Prilocaine

c)

Bupivacaine

d)

Ropivacaine

e)

Procaine

84.

Salah satu efek farmakologik dari obat golongan simpatomimetik

a)

Vasokonstriksi (otot otot skeletal)

b)

Vasodilatasi (terutama di kutaneus)

c)

Glicogenesis hepatic

d)

Stimulasi SSP

e)

Mengganggu koagulasi

85.

Obat di bawah ini yang memiliki efek meningkatkan tekanan darah paling signifikan adalah

a)

Efedrin

b)

Dopamine

c)

Dobutamine

d)

Epinephrine

e)

Norepinephrine

86.

Obat agonis adrenergik berikut yang paling selektif terhadap reseptor a1 adalah

a)

Phenylephrine

b)

Efedrin

c)

Isoproterenol

d)

Terbutaline

e)

Fenoldopam

87.

Contoh obat-obatan antikolinergik sintetis adalah

a)

Glycopirolate

b)

Atropine

c)

Scopolamine

d)

Sugammadex

e)

Dantrolene

88.

Teknik kaudal anestesia pada anak

a)

Posisi pasien harus selalu lateral decubitus

b)

Jarum disarankan ukuran 25 Gauge

c)

Sudut awal insersi 45 derajat diarahkan ke cephalad

d)

Test dose mutlak dilakukan untuk menghindari komplikasi

e)

Injeksi intraoseus tidak dapat menyebabkan toksisitas sistemik

89.

Mediator yang mensensitisasi, mengeksitasi nosiseptor dan bertindak lanjut sebagai mediator inflamasi adalah

a)

Dopamin

b)

Adenosin

c)

Serotonin

d)

Endorphin

e)

Enkefalin

90.

Tipe saraf yang menghantarkan nyeri adalah:

a)

b)

c)

d)

B

e)

C

91.

. Tentang nutrisi enteral

a)

Karbohidrat merupakan sumber energi sampai dengan 60%

b)

Formulasi lemak lebih rendah pada pasien dengan maldigesti

c)

Pada pasien dengan sirosis hepatis, konsentrasi asam lemak darah yang tinggi dapat menyebabkan ensepalopati hepatikum

d)

Formulasi protein tetap dalam rentang yang normal pada pasien dengan disfungsi renal

e)

Formulasi protein atau asam amino lebih tinggi pada pasien dengan

92.

Yang termasuk local anestesi golongan ester adalah

a)

Bupivacaine

b)

Lidocaine

c)

Ropivacaine

d)

Prilocaine

e)

Procaine

93.

Obat induksi yang menyebabkan rasa sakit pada saat penyuntikan adalah

a)

Thiopental

b)

Propofol

c)

Morphine

d)

Etomidate

e)

Ketamine

94.

Pilihan obat adrenergic agonist pada pasien CHF dengan peningkatan peripheral vascular resistance dan heart rate adalah

a)

Dopamin

b)

Dobutamin

c)

Epinephrine

d)

Atropine

e)

Efedrin

95.

Pada pasien luka bakar > 48 jam, pemberian pelumpuh otot yang dapat mengakibatkan kenaikan serum kalium yang berakibat lethal adalah

a)

Suksinilkolin

b)

Rocuronium

c)

Vecuronium

d)

Atracurium

e)

Pancuronium

96.

Pada wanita hamil yang akan menjalani pembedahan dengan appendektomi anestesi dengan anestesi spinal lebih banyak dipilih dibandingkan dengan anestesi epidural oleh karena anestesi spinal dapat memberikan keuntungan sebagai berikut

a)

Tidak menimbulkan nyeri kepala pasca spinal

b)

Durasi anestesia lebih lama

c)

Dapat dikombinasikan dengan opioid untuk nyeri pasca bedah

d)

Resiko injeksi obat lokal anestesi ke intravascular minimal sehingga tidak terjadi intoksikasi

e)

Risiko goncangan hemodinamil minimal

97.

Gangguan elektrolit yang mempengaruhi pemulihan dari blokade neuromuskular antara lain

a)

Hypermagnesemia

b)

Hypokalemia

c)

Hyperkalemia

d)

Respirasi alkalosis

e)

Hiponatremia

98.

Sirkuit pernafasan Mapleson yang paling efisien untuk ventilasi spontan adalah

a)

Mapleson A

b)

Mapleson B

c)

Mapleson C

d)

Mapleson D

e)

Mapleson F

99.

Perubahan fisiologi sistim pernafasan pada neonatus sebagai respon terhadap meningkatnya kebutuhan oksigen adalah

a)

Meningkatkan volume tidak sehingga meningkatkan volume ventilasi semenit

b)

Meningkatkan frekuensi nafas sehingga ventilasi semenit meningkat

c)

Meningkatkan afinitas oksigen terhadap hemoglobin fetus

d)

Meningkatkan produksi surfaktan sehingga fungsi recoil alveoli lebih baik

e)

Meningkatkan volume kapasitas paru dengan hiperventilasi

100.

Efek obat anestesi terhadap aliran darah uteroplacental

a)

Ketamin dosis > 1.5 mg/kg tidak berpengaruh terhadap aliran darah uteroplacental

b)

Ketamine <2mg/kg akan mengakibatkan hipertonus uterus

c)

Dibandingkan midazolam, thiopental dan propofol lebih sering menyebabkan hipotensi sistemik transient

d)

Anestesi inhalasi tidak menyebabkan penurunan aliran darah uteroplasental

e)

Anestesi spinal dan epidural tidak menurunkan aliran darah uterus, selama hipotensi dapat dihindari