Worksheets9 PH 1 TEKS CERITA INSPIRATIF
Total questions: 10
Worksheet time: 22mins
Di bawah ini yang termasuk struktur teks cerita inspiratif adalah ....
orientasi, perumitan peristiwa, komplikasi, resolusi, koda
orientasi, komplikasi, abstraksi, dan reorientasi
orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda
orientasi, komplikasi, perumitan peristiwa, resolusi, koda
Yang membedakan cerita inspirasi dengan cerpen terletak pada bagian....
komplikasi
klimaks
koda
resolusi
Hal-hal berikut adalah hal yang paling dapat diteladani dari tokoh dalam kisah inspirasi adalah....
Kisah perjuangan tokoh untuk mencapai kesuksesan
Konflik tokoh dengan orang-orang di sekitarnya
Kondisi keuangan tokoh
Kekurangan tokoh
Sebuah teks inspirasi dapat dijadikan sumber inspirasi dengan alasan....
Cerita lebih mudah dijual ke penerbit
Cerita lebih mudah dijadikan skenario film
Terdapat beberapa hal yang terjadi dalam kisah inspirasi dapat dijadikan contoh teladan bagi pembaca atau pendengar
Cerita lebih mudah ditulis ulang
Puncak (isi) cerita, tempat kisah yang menjadi inspirasi dalam teks cerita inspiratif disebut dengan....
koda
orientasi
perumitan peristiwa
komplikasi
Menulis cerita inspiratif harus memperhatikan hal- hal di bawah ini, kecuali...
Ada yang ingin disampaikan.
Tokohnya harus banyak
Menggali ide dari banyak sumber
Cerita harus dapat menggugah perasaan
Hasan adalah seorang anak dari keluarga yang sederhana. Orang tuanya tidak mampu untuk membiayai Hasan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Walaupun orang tuanya tidak mampu membiayai dirinya ke perguruan tinggi, Hasan tetap semangat belajar. Karena Hasan tetap semangat belajar dan tidak putus asa, Hasan berhasil meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Hal yang dapat diijadikan pelajaran dari kutipan teks inspirasi tersebut adalah....
Tidak perlu berusaha untuk melanjutkan pendidikan jika orang tua tidak mampu
Berhentilah belajar jika sudah tidak ada kemapuan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan
Tetap semangat untuk selalu berusaha sebaik mungkin jika menghadapi berbagai tantangan atau masalah dalam hidup ini untuk meraih cita-cita yang diharapkan
Mintalah bantuan ke pihak yang mampu untuk membantu biaya pendidikan
Di Kantor Pos
Oleh: Muhammad Ali
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya, sebab ….”
“Mana bisa keliru?” si pegawai menyela dengan cepat.
“Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah angka yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya liat dulu, saya masih ingat nomor pos wesel Saudara.” Si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar yang terkembang di hadapannya, kemudian katanya,”Nah ini, wesel nomor satu empat tujuh dengan tanda C. Jumlah uang:tiga ratus rupiah. Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus rupiah?”
“Tidak,”jawab laki-laki itu.” Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar kertas ratusan, tapi empat lembar. Jadi, empat ratus rupiah yang saya terima tadi.”
“Oh,, kalau begitu saya keliru. Benar-benar keliru,” kata si pegawai akhirnya dengan kemalu-maluan.”Maklum banyak kerja. Lagi pula lembaran-lembaran uang itu masih baru hingga mudah saja terlengket karenanya. Jadi, Saudara mau kembalikan uang yang seratus rupiah kepada saya, sekarang?”
“Betul, Saya akan mengembalikannya kepada Nyonya ….”
“Nona!” sela si pegawai cepat.
Kutipan cerita tersebut bertema ….
Kejujuran seseorang dalam hidup
Kehati-hatian pegawai terhadap seseorang
Keberanian pegawai mengakui kekeliruan
Kebaikan seseorang terhadap pegawai pos
Di Kantor Pos
Oleh: Muhammad Ali
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya, sebab ….”
“Mana bisa keliru?” si pegawai menyela dengan cepat.
“Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah angka yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya liat dulu, saya masih ingat nomor pos wesel Saudara.” Si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar yang terkembang di hadapannya, kemudian katanya,”Nah ini, wesel nomor satu empat tujuh dengan tanda C. Jumlah uang:tiga ratus rupiah. Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus rupiah?”
“Tidak,”jawab laki-laki itu.” Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar kertas ratusan, tapi empat lembar. Jadi, empat ratus rupiah yang saya terima tadi.”
“Oh,, kalau begitu saya keliru. Benar-benar keliru,” kata si pegawai akhirnya dengan kemalu-maluan.”Maklum banyak kerja. Lagi pula lembaran-lembaran uang itu masih baru hingga mudah saja terlengket karenanya. Jadi, Saudara mau kembalikan uang yang seratus rupiah kepada saya, sekarang?”
“Betul, Saya akan mengembalikannya kepada Nyonya ….”
“Nona!” sela si pegawai cepat.
Sudut pandang yang digunakan pengarang pada kutipan cerita tersebut adalah ....
Orang pertama tokoh utama
Orang ketiga sebagai pengamat
Orang campuran
Orang ketiga mahatahu
Ku tak mungkin jatuh cinta kan? Tidak sekarang, tidak denganmu. Pesonamu menjeratku tapi aku tak kan membiarkan diriku jatuh cinta kepadamu. Tak kan pernah kupercaya segala tuturmu kepadaku, dan ku akan selalu menganggap bohong apa pun yang kau ucapkan kepadaku sejak itu, termasuk yang itu ... yang dua kali kau sampaikan padaku. Sampai kapan pun kau merayuku, aku tak akan pernah lagi percaya padamu. Kebohongan-kebohonganmu telah merusak cintaku.
Bukti bahwa watak tokoh kamu pembohong dapat diketahui melalui ….
Tingkah laku tokoh kamu
Tingkah laku tokoh aku
Dialog tokoh aku
Dialog tokoh kamu
