wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sudut Pandang dan Gaya Bahasa (Majas)

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Malin kundang sejak kecil telah ditinggalkan ayahnya. Dengan kasih sayang ia diasuh oleh ibunya. Setelah besar atas izin dan doa restu ibunya, ia pergi merantau.


Sudut pandang pengarang pada cuplikan cerita tersebut adalah …

a)

Orang ketiga di luar cerita

b)

Orang ketiga di dalam cerita

c)

Orang pertama pelaku utama

d)

Orang pertama pelaku sampingan

2.

Kejadian itu begitu cepat. Aku pulang pukul 12 siang, segera kuparkir motor bututku di halaman sekolah. Lalu, aku segera berlari ke tempat fotokopi. Wow, betapa terkejutnya diriku tatkala kulihat ada seorang gadis di situ. Mungkin dia karyawan baru di tempat fotokopi ini. Rambutnya yang terurai panjang serasa mempesona semua orang yang melihatnya.


Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam penggalan cerpen tersebut adalah ....

a)

Orang pertama pelaku utama

b)

Orang pertama sebagai pengamat

c)

Orang ketiga terarah

d)

Orang ketiga serba tahu

3.

Menyaksikan guyuran dari bawah lindungan halte bus, aku merasa tak berdaya. Aku hanya bisa memandang entah apa, tanpa pernah berbuat lain kecuali diam. Jauh di atas sana, langit kelabu, bertanda hujan akan cukup betah menyaksikanku. Andai aku tadi tidak terlambat, aku pasti sudah di bus bahkan mungkin sudah tidur nyenyak di kamar.

Sudut pandang yang digunakan pengarang pada kutipan cerita di atas adalah...

a)

Orang ketiga

b)

Orang ketiga pengamat

c)

Orang pertama pelaku utama

d)

Orang pertama bukan pelaku utama

4.

Pagi-pagi kesokan harinya, sebelum matahari terbit, Ni Negari telah bangun dan bekerja menyediakan kopi. Di bilik tempat tidurnya tidak kedapatan Ni Luh Sukreni, cuma I Gusti Made Tusan sudah terbangun dan berakaian pula.

“Berapa kali ia mandi,” kata Ni Negari dalam hatinya.

Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan cerpen di atas adalah...

a)

Pertama pelaku utama

b)

Pertama pelaku sampingan

c)

Ketiga pelaku sampingan

d)

Ketiga serba tahu

5.

Cermati penggalan cerpen berikut!

Pemandangan kamar Yuli cukup indah. Hiasan dinding dan poster-poster dipasang menarik. Tempat tidur selalu dibersihkan dan tertata rapi. Di samping tempat tidur, terdapat meja belajar yang diberi hiasan keramik. Setiap pagi pintu kamar selalu dibuka sehingga udara segar masuk ke kamar, membuat suasana kamar sejuk.

Sudut pandang pengarang cuplikan cerita tersebut adalah...

a)

Orang pertama pelaku utama

b)

Orang pertama pelaku sampingan

c)

Orang ketiga sebagai pengamat

d)

Orang ketiga serba tahu

6.

Hitam, hitam sekali penghidupan perempuan bangsa kita di masa silam, lebih hitam, lebih kelam, dari malam yang gelap! Perempuan bukan manusia seperti laki-laki yang mempunyai pikiran dan pemandangan sendiri, yang mempunyai hidup sendiri. Perempuan hanya hamba sahaya, perempuan hanya budak yang harus bekerja dan melahirkan anak bagi laki-laki, dengan tiada memiliki hak. Setinggi-tingginya ia menjadi perhiasan, menjadi permainan, yang dimulia-muliakan selagi disukai, tetapi dibuang dan ditukar, apabila telah kabur cahayanya, telah hilang sarinya. Sebagaimana pepatah menyatakan habis manis sepah dibuang.

Kalimat yang dicetak miring dalam paragraf tersebut menggunakan majas yang sama dengan kalimat ...

a)

Tidak, saya tidak mau lagi bertemu dengan dia, tidak juga sekarang dan nanti

b)

Anak, cucu, ayah, ibu, nenek, kakek sampai bebuyutan hadir dalam pesta upacara adat itu

c)

Bapak-bapak, Ibu-ibu, serta Saudara-saudara saya minta kita harus tetap bersatu padu

d)

Sekali merdeka, kita harus tetap mempertahankan dalam berbagai hal.

e)

Pangkat, jabatan, uang itu bagiku tidak ada artinya selain cinta yang sejati.

7.

Kata-kata si pegawai itu memberondong cepat bagai peluru yang mendesing memerahkan daun telinga laki-laki kurus itu. Biji mata laki-laki itu melotot berputar-putar cepat seolah-olah ...


Majas yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ...

a)

hendak menatap anaknya dengan kasih sayang

b)

mati memalingkan pemandangan bagiku

c)

mati melihat seseorang dengan jelas

d)

hendak mengawasi gerakan temannya

e)

hendak melompat keluar dari kedua matanya

8.

Walaupun tiap hari berpeluh keringat, tak sedikit pun Fahri mengeluh. Semangatnya keras bagaikan baja.


Kalimat kedua pada paragraf di atas mengandung majas ...

a)

Metafora

b)

Asosiasi

c)

Personifikasi

d)

Metonimia

e)

Sinekdoke

9.

Bacalah dialog berikut dengan saksama!


Nita: Fik, kamu mengerti tidak akibat orang yang suka mengonsumsi narkoba.

Ifik: Tahu kak. Kan sudah diajarkan dan dijelaskan panjang lebar oleh dokter sekolah kami.

Nita: Tetapi, mengapa kamu tidak melarang teman kamu si Kiki.

Ifik: Kakak Nita saja yang memberitahukan karena kalau saya, tidak mau menurut.

Nita: Ya, kamu jangan mencontoh dia ya. Kalau sudah tertangkap, menyesal juga tidak ada gunanya. Ibarat peribahasa ......

Peribahasa yang tepat untuk melanjutkan dialog tersebut adalah ...

a)

Bergantung di akar lapuk

b)

Nasi sudah menjadi bubur

c)

Menangguk di air keruh

d)

Berumah di tepi pantai

e)

Besar kapal besar gelombang

10.

Seseorang yang suka mengabaikan atau menunda-nunda pekerjaannya padahal waktu yang tersedia cukup banyak. Tetapi, setelah diketahui manfaat dan keuntungan dari pekerjaan tersebut, barulah dia memulai mengerjakannya. Namun waktu, pengerjaannya tinggal sedikit.


Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi adalah ....

a)

Mulutmu harimaumu yang akan menerkam kepalamu

b)

Hari pagi dibuang-buang, hari petang dikejar-kejar

c)

Hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya

d)

Ikut hati mati, ikut rasa binasa, ikut mata buta

e)

Ingat antara belum kena, hemat antara belum mobil-mobil