wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PERSIAPAN PTS GENAP BAHASA INDONESIA KELAS 7

Total questions: 55

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah pantun rumpang berikut!


dari kediri membawa akik

belinya di bandar pesona

[...]

agar terhindar dari korona


Isian yang tepat adalah ....

a)

jagalah kesehatan Anda

b)

jaga diri baik-baik

c)

jangan lupa cuci tangan

d)

wajahnya memang menarik

2.

(1) satu pinsil dua buku

Masih kecil suka dipangku


(2) kalau sholat tepat waktu

Alloh sayang sudahlah tentu


(3) Jika berangkat baca basmalah

Agar langkah membawa berkah


(4) Makan kacang jangan dikemas

Rambutnya panjang jarang keramas


Yang terasuk gurindam ditandai nomor ....

a)

(1) dan (2)

b)

(2) dan (3)

c)

(1) dan (3)

d)

(3) dan (4)

3.

Menghargai jasa pahlawan kita

adalah sikap warga terbuka mata

mereka korbankan nyawa dan harta

demi kemerdekaan yang dicita-cita


teks tersebut termasuk jenis ....

a)

syair

b)

gurindam

c)

pantun

d)

karmina

4.

Berbahagialah raja Nurochmat

Anaknya lahir dengan selamat

[....]

Mereka menyambut dengan hidmat


larik yang tepat untuk baris ketiga syair tersebut adalah ....

a)

Rakyat berpesta semalam suntuk

b)

Berita disampaikan kepada rakyat

c)

Permaisuri girang tak terhingga

d)

Kini mereka punya anak laki-laki

5.

(1) ....

Gurita malah di pantai

(2) ....

Cita-cita mudah tercapai

a)

Punya monyet berbaju batik

Jadi anak janganlah pelit

b)

Makan ketupan di kota tua

Jalannya berbelok-belok

c)

Tangan kiri menenteng kardus

Anak tiri berasal dari Kudus

d)

Anak kuda hormat sejajar

Anak muda giat belajar

6.

Bacalah ilustrasi berikut!


Seorang anak makannya banyak sampai lupa bagian adiknya. Lalu dia kekenyangan hingga tertidur di kursi panjang.


Karmina yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....

a)

Orang kalbar pergi ke wuhan

Orang sabar kekasih Tuhan

b)

Lelaki garang badannya kekar

Rezeki orang takan tertukar

c)

Rajangan parut obat batuk

Kenyang perut mata mengantuk

d)

Naik kapal pulang pagi

Adik nakal jangan dibagi

7.

Bacalah pantun berikut!


Bersepeda jualan durian

Yang merekah dibeli reni

Daripada berjalan sendirian

bolehkah aku temani


Jawaban yang tepat untuk pantun tersebut adalah ....

a)

Pemuda menenteng pistol

Sedang membidik pohon teki

Daripada dibonceng motor

lebih baik berjalan kaki

b)

Ke perigi jalannya nyasar

tidak lupa membawa rumput

Aku mau pergi ke pasar

untuk apa kamu ikut

c)

Rumah bersih halamannya

pagarnya tanaman seledri

Terima kasih atas tawarannya

Aku sukanya berjalan sendiri

d)

Pohon beringin pohon kerajaan

Suka dipetik tepi-tepinya

Tak ada angin tak ada hujan

Kamu jadi baik hatinya

8.
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
a)
4 – 3 – 2 – 1
b)
1 – 3 – 2 – 4
c)
4 – 2 – 1 – 3
d)
2 – 3 – 1 – 4
9.

Perhatikan pantun berikut!

Jalan-jalan ke kota Paris,

Lihat rumah berbaris-baris.

Biarpun mati di ujung keris,

Asal dapat si hitam manis.

Komentar yang tepat atas kutipan pantun tersebut adalah...

a)

Mana mungkin bahagia apabila mati.

b)

Pantun ini belum sempurna karena belum bersajak silang.

c)

Pantun ini perlu diubah sampirannya.

d)

Isi pantun ini tidak bagus ditiru.

10.

Perhatikan teks pantun berikut !

Ayo kita belanja ke pasar Selasa 1)

untuk membeli ikan dan beras 2)

Ayo kita belajar bersama-sama 3)

menghadapi ulangan kenaikan kelas 4)


Struktur isi teks pantun tersebut terdapat pada nomor ....

a)

1) dan 2)

b)

1) dan 3)

c)

2) dan 3)

d)

3) dan 4)

11.
Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
a)
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
b)
Raja buah si raja pisang
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
c)
Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
d)
Ke Selat beli ikan selar
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
12.
Perhatikan kutipan syair berikut:
Wahai pemuda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal dirimu
Tema syair di atas adalah . . . .
a)
Para pemuda harus mengenali dirinya sebaik mungkin
b)
Para pemuda harus mengetahui tamsil dirinya
c)
Para pemuda harus menggunakan waktu hidupnya
d)
Para pemuda harus menyadari bahwa hidup ini sementara saja
13.

Perhatikan pantun berikut ini!

Pergi ke laut membawa jala,

Jala ditebar sambil mengingat;

Meski hidup banyak kendala,

Haruslah kita selalu semangat.

Isi pantun tersebut adalah …

a)

Janganlah putus asa dengan nasib yang telah digariskan

b)

Jika kita berusaha dengan keras, maka cita-cita akan tercapai.

c)

Kita harus selalu membantu sesama manusia agar hidup kita jadi bahagia.

d)

Meski kehidupan banyak cobaan dan aral melintang, kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap semangat berjuang.

14.

Setelah berusaha belajar lebih giat dan serius, Danang mendapat peringkat pertama di kelas. Ia sangat senang karena akan memperoleh hadiah atas prestasinya itu.

Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...

a)

Bila kita ingin ke pasar

Pasar modern ada di mall

Ayo kita bergiat belajar

Supaya nilainya maksimal

b)

Kuda poni si kuda kepang

Tubuhnya tinggi larinya cepat

Riang hati bukan kepalang

Hadiah prestasi akan didapat

c)

Sari kelapa buah nira

Nira diolah untuk sedekah

Gembira hati tiada terkira

Ibu datang bawa hadiah

d)

Pergi ke goa Jatijajar

Banyak orang bertamasya

Mari kita giat belajar

Supaya orang tua bahagia

15.

Perhatikan larik-larik pantun berikut!

1).Mendapat kawan senang rasanya

2).Bila dimasak dan dimakan

3).Tentu boleh kita berkenalan

4).Ikan laut enak rasanya

Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .

a)

4 – 3 – 2 – 1

b)

1 – 3 – 2 – 4

c)

4 – 2 – 1 – 3

d)

2 – 3 – 1 – 4

16.

"Kancil! Angkat kakimu! Aduh...sakit!," rintih siput kesakitan.

"Aduh! Maaf, ya Put? Aku tidak tahu kalau kamu di situ," kata Kancil meminta maaf.

"Wah, rumahmu berlubang, Siput! Pasti karena terinjak kakiku," seru kancil merasa bersalah.

Berdasar kutipan fabel tersebut, watak Kancil adalah....

a)

bijaksana

b)

pemarah

c)

sombong

d)

pemaaf

17.

Bacalah cerita fabel berikut!

Ulat Yang Sombong


Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.

“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.

“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.

Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.

Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.

“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.

“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.

Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu

Namun tiba-tiba…

“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.

“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.

“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.

Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.

Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.

Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.

Tamat

Watak tokoh /karakter Fintu pada fabel di atas adalah…

a)

rendah hati

b)

sombong

c)

serakah

d)

malas

18.

Bacalah cerita fabel berikut!

Ulat Yang Sombong


Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.

“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.

“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.

Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.

Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.

“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.

“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.

Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu

Namun tiba-tiba…

“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.

“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.

“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.

Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.

Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.

Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.

Kalimat langsung pada teks di atas adalah....

a)

Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik.

b)

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

c)

“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.

d)

Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya.

19.

Perhatikan cerita fabel berikut dengan saksama!

Lebah dan Semut


Dahulu pada zaman Nabi Sulaiman, hidup banyak sekali lebah. Salah satu di antaranya adalah Dodo. Dodo adalah anak lebah yang telah ditinggal mati ibunya. Waktu itu ibunya meninggal digigit kalajengking. Kini ia hidup sebatang kara. Oleh karena itulah ia memutuskan untuk hidup mengembara. Hingga akhirnya ia tiba di gurun pasir yang luas.

Di tengah gurun itu Dodo merasa haus dan lapar. “Aku harus segera mencari makan dan air, tapi aku harus mencari di mana?” pikir Dodo. Tetapi Dodo tidak mau menyerah. Ia bersikeras mencari makanan dan air. Setelah cukup lama terbang, dari kejauhan Dodo melihat air dan makanan. Namun setelah mendekat, ternyata yang dilihatnya hanyalah hamparan pasir yang luas. Maka dengan kekecewaan, Dodo kembali terbang menyelusuri gurun. Tidak berapa lama kemudian ia bertemu dengan seekor semut yang sedang kesusahan membawa telurnya. Dodo pun mendekati semut itu.

“Hai, semut. Siapakah namamu?”

“Namaku Didi. Namamu siapa?”

“Aku Dodo. Kamu mau jadi sahabatku?” Didi mengangguk senang.

“Baguslah! Kalau begitu mari kita mencari air dan makanan bersama?” Didi kembali mengangguk.

Mereka bergegas pergi untuk mencari makanan. Setelah cukup lama menyusuri gurun, mereka menemukan sebuah mata air yang berair bersih dan segar. Di samping mata air itu terdapat sebatang pohon kurma yang berbuah lebat dan sangat manis. Didi dan Dodo sangat gembira. Mereka segera minum dan makan sepuasnya.

Setelah mereka benar-benar kenyang, mereka segera mencari tempat tinggal. Dua hari kemudian mereka menemukan tempat tinggal yang menurut mereka tepat. Yaitu di sebuah padang rumput yang luas. Mereka tidak akan kekurangan makanan karena di tepi padang rumput itu terdapat banyak pohon buah-buahan dan sebuah mata air yang sangat bersih. Didi dan Dodo hidup dengan rukun. Semakin hari persahabatan mereka semakin erat. Mereka pun hidup dengan aman, tenteram dan bahagia.

Pola pengembangan judul pada cerita fabel tersebut adalah....

a)

judul dikembangkan berdasarkan latar cerita

b)

judul berasal dari nama tokoh

c)

judul dikembangkan berdasarkan sifat tokoh

d)

judul diambil dari tema

20.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Di tengah gurun itu Dodo merasa haus dan lapar. “Aku harus segera mencari makan dan air, tapi aku harus mencari di mana?” pikir Dodo. Tetapi Dodo tidak mau menyerah. Ia bersikeras mencari makanan dan air. Setelah cukup lama terbang, dari kejauhan Dodo melihat air dan makanan. Namun setelah mendekat, ternyata yang dilihatnya hanyalah hamparan pasir yang luas. Maka dengan kekecewaan, Dodo kembali terbang menyelusuri gurun. Tidak berapa lama kemudian ia bertemu dengan seekor semut yang sedang kesusahan membawa telurnya. Dodo pun mendekati semut itu.

“Hai, semut. Siapakah namamu?”

“Namaku Didi. Namamu siapa?”

“Aku Dodo. Kamu mau jadi sahabatku?” Didi mengangguk senang.

“Baguslah! Kalau begitu mari kita mencari air dan makanan bersama?” Didi kembali mengangguk.

Kutipan cerita fabel di atas merupakan struktur fabel bagian….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

21.

Berikut ini kalimat yang menggunakan kata untuk menyatakan hubungan waktu bersamaan adalah....

a)

Setelah itu, kuda itu kembali bersembunyi di dalam semak-semak.

b)

Ketika dia menuju hutan lebat, di tengah jalan kuda itu melihat sesuatu.

c)

Sejak itu Kancil menjadi binatang yang sangat

baik.

d)

Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut.

22.

Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!

Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.

Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....

a)

diawali dengan konflik fisik

b)

diawali dengan konflik batin

c)

diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh

d)

diawali dengan deskripsi latar

23.

Pesan yang disampaikan secara langsung oleh pengarang disebut....

a)

pesan eksplisit

b)

pesan implisit

c)

pesan moral

d)

pesan tersirat

24.

Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!

Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.

Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....

a)

fabel alami

b)

fabel dengan koda

c)

fabel tanpa koda

d)

fabel adaptasi

25.

Bacalah kutipan fabel berikut!

“Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang, masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.” Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut.

Semut hanya bisa menatap Ulu dengan kesal. Semut tidak dapat berenang

karena ia berjalan.

Pola pengembangan watak tokoh pada kutipan fabel di atas adalah....

a)

deskripsi fisik tokoh

b)

kegiatan tokoh

c)

dialog tokoh dengan diri sendiri

d)

dialog dengan tokoh lain

26.

Bacalah kutipan fabel berikut!


Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.

“Hm, sepertinya aku cocok untuk melakukan pekerjaan di luar ruangan. Ya, ya,” gumam Jiji pada suatu pagi, sambil matanya menerawang memperhatikan sekitarnya.


Kalimat apakah yang menjadi konflik (munculnya masalah) dalam fabel tersebut?

a)

Jiji cocok melakukan pekerjaan apa saja

b)

Jiji cocok bekerja dengan menerawang perhatian

c)

Jiji terlalu tinggi bekerja di dalam ruangan

d)

Hidungnya menyentuh kemudi truk

27.

Perhatikan kutipan fabel berikut!


Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.


Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya

b)

Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat

c)

Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil

d)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun

28.

Bacalah kutipan berikut dengan sesama!


Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.


Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.


Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

dihutan, di saat, di ajak

b)

di hutan, di tubuhnya, disaat

c)

di hutan, di tubuhnya, di saat

d)

dihutan, disaat, di ajak

29.

Simak kutipan teks fabel berikut!


Kelelawar yang Pengecut

Disebuah padang rumput diAfrika seekor singa sedang menyantap makanan.Tiba-tiba seekor burung elang terbang rendah dan menyambar makanan milik singa.Sang raja hutan itu sangat marah sehingga memerintahkan seluruh binatang untuk berkumpul dan menyatakan perang terhadap bangsa burung.

“Mulai sekarang segala jenis burung adalah musuh kita.Usir mereka semua,jangan disisakan!” kata sang raja hutan.Binatang setuju lain sebab mereka merasa telah diperlakukan sama oleh bangsa burung.


Kesalahan penggunaan awalan di- terdapat pada kata- kata . . . .

a)

disebuah dan diAfrika

b)

diperlakukan dan diAfrika

c)

disisakan dan diperlakukan

d)

disebuah dan diperlakukan

30.

Perhatikan kalimat berikut!


1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.

2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.

3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.

4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.


Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah . . . .

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

1 dan 3

d)

2 dan 4

31.

bacalah kutipan cerita berikut!

Kupu-Kupu Berhati Mulia


(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.

“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”


(2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.


Kutipan teks cerita bernomor (1) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

koda

32.

Bacalah kutipan teks berikut!


Paman Belalang


“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualangdengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Koda

33.

Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .

a)

“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”

b)

“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”

c)

“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.

d)

“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”

34.

(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.

Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....

a)

4-2-3-1

b)

4-1-3-2

c)

4-1-2-3

d)

4-3-2-1

35.

Bacalah kutipan teks berikut!

Paman Belalang

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Resolusi

36.

Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah

a)

Cici akhirnya tau ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam

b)

Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.

c)

Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.

d)

Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.

37.

Di keheningan malam Kura-kura nampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.

Berdasarkan penggalan cerita fabel diatas variasi latar diungkapkan dengan

a)

Diawali dengan deskripsi latar

b)

Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh

c)

Diawali dengan latar masa lalu

d)

Diawali dengan perubahan latar

38.

Berikut penggunaan keterangan tempat yang tepat adalah

a)

Singa yang kelaparan sedang berburu dari hutan.

b)

Si Kancil pergi di sungai untuk mencari minum.

c)

Rubah berteduh ke bawah pohon yang rindang

d)

Keledai berlari dari ladang menuju tengah hutan.

39.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.

Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah

a)

Perhatian

b)

Persahabatan

c)

Percintaan

d)

Persaudaraan

40.

Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah

a)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.

b)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak Si Semut.

c)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”

d)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”

41.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.

Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah

a)

Pendendam

b)

Pemaaf

c)

Penyayang

d)

Pemarah

42.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.

Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah

a)

Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya

b)

Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat

c)

Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil

d)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun

43.

Semua binatang-binatang yang beradadi hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk .

Perbaikan yang tepat terhadap kalimat tidak efektif tersebut adalah

a)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

b)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

c)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

d)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

44.

"Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah

a)

”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”

b)

”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”

c)

”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

d)

”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”

45.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

{1} Kambing kecil mulai tumbuh dan membuat dia berfikir bahwa dia sudah dewasa. {2} Dia dapat menjaga dirinya sendiri. {3} Suatu sore segerombolan kambing pulang ke peternakan. {4} Induk kambing memanggil anaknya.

Kata kerja intransitif pada paragraf di atas di tandai nomor

a)

1 dan 2

b)

2 dan 4

c)

3 dan 4

d)

1 dan 3

46.

Meskipun kedua burung itu bersahabat, mereka memilliki tabiat yang sangat berbeda. Merak selalu kelihatan rapi, sedangkan gagak tampak begitu jorok.

Makna kata tabiat pada kutipan fabel tersebut adalah

a)

tingkah laku

b)

Cara makan

c)

Cara berjalan

d)

Cara berbusana

47.

Kalimat berikut yang merupakan kalimat aktif transitif adalah

a)

Sang anjing terus mengejar si kelinci.

b)

Singa yang ganas itu terjerumus ke dalam lubang

c)

Semua binatang gembira karena singa terjebak.

d)

Kepompong itu berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.

48.

Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.

Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....

a)

koda

b)

resolusi

c)

komplikasi

d)

abstrak

49.
Surat tersebut termasuk ke dalam jenis surat?
a)
Surat Resmi
b)
Surat Dinas
c)
Surat Pribadi
d)
Surat Niaga
50.
Kepada
Yth. Bapak Direktur PT Angin Topan
di Jakarta Timur
Perbaikan penulisan alamat surat tersebut yang tepat adalah…
a)
Yth. Bapak Direktur PT Angin Topan
Di Jakarta Timur
b)
Yth. Bapak Direktur PT. Angin Topan
Di Jakarta Timur
c)
Yth. Direktur PT Angin Topan
di Jakarta Timur
d)
Yth. Direktur PT. Angin Topan
di Jakarta Timur
51.
Atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terima kasih.
Perbaikan penulisan penutup surat tersebut adalah...
a)
Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
b)
Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
c)
Atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terima kasih.
d)
Kami ucapkan terima kasih untuk kerjasamanya.
52.

Perhatikan kutipan berikut!


Oh ya, Ana, bagaimana kegiatan ekstrakulikuler di sekolahmu? Apakah kamu ikut? Kalau aku masih seperti dulu, masih aktif dalam pramuka.

[....]


Kalimat penutup surat yang tepat agar Ana segera membalas surat tersebut adalah...

a)

Atas perhatianmu, kuucapkan terima kasih. Aku bangga bersahabat denganmu.

b)

An, sampai di sini dulu surat dariku. Balasan surat darimu selalu kutunggu.

c)

Demikianlah surat dariku An, semoga tidak mengganggu waktu belajarmu.

d)

Kiranya surat dariku cukup sampai di sini, An, kapan-kapan kusambung lagi.

53.

Penulisan alamat surat yang benar pada surat dinas adalah….

a)
b)
c)
d)
54.

Perhatikan kutipan surat berikut! 

Godong, 20 Maret 2020 

. . . . 

Kak Indah, Adik mau mengganggu nih! Pada 21April 2020, Adik mau menari di sekolah dalam acara peringatan hari Kartini. Tetapi kostum Adik tertinggal di rumah kita (Demak). Tolong, ya Kak, kostum itu dikirim. Sekian dulu dari adik, salam rindu. 

Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian pembuka surat pribadi tersebut adalah….

a)

Adik belum mendapat kostum yang cocok, makanya kostum Adik cepat kirim.

b)

 Assalaamualaikum Wr.Wb. Hai, Kak Indah, apa kabar? 

c)

Kak Indah yang baik. Adik mau minta tolong dikirimkan baju menari Adik. 

d)

Wassalaamualaikum Wr.Wb. Dari Adikmu yang manis.

55.

Perhatikan kutipan kalimat berikut!

1) Dengan hormat

2) Dengan ini kami beritahukan

3) Gimana Kabarmu

4) datanglah ke tempatku

5) Sehubungan dengan kegiatan tersebut

6) salam rindu

7) hormat saya

Kutipan kalimat yang tepat dalam surat dinas terdapat pada nomor ….

a)

2, 4, dan 7

b)

1, 3, dan 4

c)

1, 2, dan 5

d)

4, 5, dan 6