wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Mutu PKP

Total questions: 11

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Perkembangan sistem penjaminan mutu yang paling berkembang saat ini adalah

a)

Inspection

b)

Quality Control

c)

Quality Assurance

d)

Total Quality Management

2.

Pengujian produk adalah salah satu ciri dari sistem penjaminan mutu

a)

Inspection

b)

Quality Control

c)

Quality Assurance

d)

Toal Quality Management

3.

Bagan organisasi yang ideal dan berorientasi pelanggan adalah

a)

Menempatkan pelanggan pada bagian puncak piramid

b)

Menempatkan pelanggan pada bagian dasar piramid, tetapi diposisikan di bagian atas

c)

Menempatkan pelanggan di bagian bawah bagan organisasi

d)

Menempatkan pelanggan di tengah bagan organisasi

4.

Tahapan awal dalam membangun sistem manajemen mutu atau QMS adalah

a)

Tahap perencanaan

b)

Tahap pelaksanaan

c)

Tahap penilaian

d)

Tahap evaluasi

5.

Melakukan penilaian internal, untuk melihat sejauh mana sistem manajemen mutu yang dilaksanakan efektif dan sesuai dengan persyaratan standar yang dijadikan pedoman, adalah tahapan

a)

Tahap perencanaan

b)

Tahap pelaksanaan

c)

Tahap penilaian

d)

Tahap evaluasi

6.

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menurut Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 dapat dijelaskan sebagai berikut.

a)

Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan Pemerintah Daerah sering dikaitkan dengan upaya pengendalian pelaksaaan tugas dan mengurangi resiko-resiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.

b)

Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan Pemerintah Pusat sering dikaitkan dengan upaya pengendalian pelaksaaan tugas dan mengurangi resiko-resiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.

c)

Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sering dikaitkan dengan upaya pengendalian pelaksaaan tugas dan mengurangi resiko-resiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.

d)

Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sering dikaitkan dengan upaya pengendalian pelaksaaan tugas.

7.

Penerapan SPIP di instansi pemerintah perlu memperhatikan unsur-unsur penting SPIP, sebagai berikut:

a)

Lingkungan pengendalian, penilaian mutu, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan.

b)

Lingkungan pengendalian, evaluasi/penilaian, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan

c)

Lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan monitoring dan evaluasi, informasi dan komunikasi, dan pemantauan

d)

Lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan

8.

Penjelasan di atas sesuai PP No. 60 Tahun 2008, maka dapat disimpulkan bahwa SPIP merupakan proses atau upaya untuk:

a)

Menjamin mutu, mengendalikan mutu, dan meningkatkan mutu.

b)

Merumuskan mutu, mengendalikan mutu, dan meningkatkan mutu.

c)

Menjamin mutu, mengevaluasi mutu, dan meningkatkan mutu.

d)

Menjamin mutu, mengendalikan mutu, dan memonitor mutu.

9.

Sesuai UU No. I5 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, ada 3 jenis audit atau pemeriksaan, sebagai berikut:

a)

Pemeriksaan keuangan

b)

Pemeriksaan atas laporan keuangan

c)

Pemeriksaan dengan tujuan tertentu

d)

Ketiga-tiganya bena

10.

Pemeriksaan dengan tujuan tertentu adalah

a)

Pemeriksaaan dengan tujuan menjamin mutu, mengendalikan mutu, dan meningkatkan mutu.

b)

Pemerikasaan dengan tujuan merumuskan mutu, mengendalikan mutu, dan meningkatkan mutu.

c)

Pemeriksaan dengan tujuan menjamin mutu, mengevaluasi mutu, dan meningkatkan mutu.

d)

Pemeriksaan yang dilakukan dengan tujuan khusus, di luar pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan kinerja. Termasuk dalam pemeriksaan tujuan tertentu ini adalah pemeriksaan atas hal-hal lain yang berkaitan dengan keuangan dan pemeriksaan investigatif.

11.

Berikut ini adalah contoh standar mutu yang sudah banyak dikenal dan diterapkan dalam organisasi-organisasi di Indonesia dan luar negeri, kecuali

a)

ISO

b)

BSN

c)

Standar HPS

d)

Malcolm Baldrige National Quality Award