WorksheetsQUIZ 1
Total questions: 35
Worksheet time: 18mins
Metastasis tulang, selulitis, arthritis, fraktur tulang , adalah contoh macam-macam penyakit yang termasuk kategori nyeri:
Nyeri Neuropatik
Nyeri Nosiseptif
Nyeri Visceral
Nyeri Somatik
Sindrom komplek nyeri regional
Pernyataan berikut ini yang benar tentang respon sistemik terhadap suatu rangsang nyeri:
Penurunan sekresi hormon kortisol dan glukagon
Penurunan sekresi hormon insulin dan testosteron
Penurunan ventilasi semenit
Penurunan resistensi vaskular sistemik
Peningkatan motilitas usus
Perasaan nyeri yang tajam, menusuk, terlokalisasi baik yang secara tipikal dapat timbul di kulit, otot skeletal dan peritoneum, yang muncul akibat insisi pembedahan, iritasi peritoneal ataupun saat kala 2 persalinan disebut sebagai:
Nyeri Visceral
Nyeri Neuropatik
Nyeri Somatik
Nyeri Nosiseptif
Nyeri Adaptif
Obat yang digunakan untuk nyeri neuropatik yang bekerja dengan menghambat reuptake neurotansmitter adalah:
Clonidin
Nortriptyline
Gabapentin
Mexiletine
Corticosteroids
Di bawah ini adalah jenis obat yang dapat digunakan untuk pengobatan nyeri neuropatik yang bekerja dengan menghambat ion natrium adalah:
Gabapentin
Nortriptyline
Clonidine
Mexiletine
Desipramine
Glutamat dan aspartat memainkan peran penting dalam wind-up, melalui aktivasi:
N-methyl- d-aspartate (NMDA) receptor
Muscarinic receptor
Neurokinin-1 receptor
5-HT1 receptor
P1, P2 receptor
Spinal cord gray matter dibagi oleh Rexed menjadi:
6 laminae
5 laminae
10 laminae
3 laminae
4 laminae
Pada dorsal horn, neuron aferen primer bersinaps dengan second-order neuron yang aksonnya melintasi garis tengah dan naik ke traktus spinotalamikus secara kontralateral untuk mencapai:
Thalamus
Dorsal root ganglion
Cerebral cortex
Internal capsule and corona radiata
Spinal cord gray matter
Neuron WDR adalah jenis sel yang paling umum di dorsal horn. Meskipun mereka ditemukan di seluruh dorsal horn, neuron WDR yang paling melimpah di lamina:
I
II
III
IV
V
Neuron spesifik nosiseptif hanya mengirim stimulus nyeri, tetapi neuron Wide Dynamic Range (WDR) juga menerima masukan afferen non-noksius dari:
Serabut Aδ dan C
Serabut Aβ, Aδ dan C
Serabut Aβ dan Aδ
Serabut C
Serabut Aα, Aβ, Aδ dan C
Blokade diferensial yang terjadi pada anestesi neuraksial biasanya berakibat:
Blokade simpatis bisa 2 segmen atau lebih cephalad dibanding blokade sensorik, yang kemudian berurutan, biasanya beberapa segmen lebih cephalad dibanding blokade motorik
Blokade sensorik bisa 2 segmen atau lebih cephalad dibanding blokade simpatis, yang kemudian berurutan, biasanya beberapa segmen lebih cephalad dibanding blokade motorik
Blokade simpatis bisa 2 segmen atau lebih cephalad dibanding blokade motorik, yang kemudian berurutan, biasanya beberapa segmen lebih cephalad dibanding blokade sensorik
Blokade motorik bisa 2 segmen atau lebih cephalad dibanding blokade sensorik, yang kemudian berurutan, biasanya beberapa segmen lebih cephalad dibanding blokade sensorik
Blokade sensorik bisa 2 segmen atau lebih cephalad dibanding blokade motorik, yang kemudian berurutan, biasanya beberapa segmen lebih cephalad dibanding blokade simpatik
Epidural blood patch pada PDPH:
Injeksi 15-20 ml darah autolog ke dalam rongga epidural pada, atau satu segmen di bawah, level dari kebocoran duramater
Injeksi 15-20 ml darah autolog ke dalam rongga epidural pada, atau satu segmen di atas, level dari kebocoran duramater
Injeksi 10-15 ml darah autolog ke dalam rongga epidural pada, atau satu segmen di bawah, level dari kebocoran duramater
Injeksi 10-15 ml darah autolog ke dalam rongga epidural pada, atau satu segmen di atas, level dari kebocoran duramater
Direkomendasikan sebagai profilaksis melalui kateter epidural yang dipasang pada kasus tindakan epidural yang menembus duramater
Emulsi lemak yang mesti tersedia pada kasus toksisitas sistemik obat anestesi lokal adalah:
Intralipid 20% 1,5 ml/kg
Intralipid 20% 1 ml/kg
Intralipid 20% 2 ml/kg
Intralipid 10% 1,5 ml/kg
Intralipid 10% 1 ml/kg
Test dose klasik pada epidural terdiri dari:
3 ml 2% lidokain dengan 1:200.000 epinephrine
3 ml 1% lidokain dengan 1:200.000 epinephrine
3 ml 1,5% lidokain dengan 1:200.000 phenylephrine
3 ml 2% lidokain dengan 1:200.000 phenylephr
3 ml 1,5% lidokain dengan 1:200.000 epinephrine
Pada anatomi tulang belakang yang normal, apex dari lengkung thoracolumbal terdapat pada
T3
T4
T5
T6
T8
Seorang perempuan berusia 30 tahun, dengan fraktur tibia direncanakan untuk operasi ORIF secara elektif, pada anamnese, pemeriksaan fisik dan penunjang laboratorium dalam batas normal. Dokter anestesi berencana melakukan anestesi spinal, ketika jarum spinal disuntikkan bagaimana urutan lapisan yang ditembus?
Kutis, subkutis, ligamentum supraspinosum, ligamentum flavum, ligamentum interspinosum, ruang epidural, duramater, ruang subarachnoid
Kutis, subkutis, ligamentum interspinosum, ligamentum supraspinosum, ligamentum flavum, ruang epidural, duramater, ruang subarachnoid
Kutis, subkutis, ligamentum flavum, ligamentum interspinosum, ligamentum supraspinosum, ruang epidural, duramater, ruang subarachnoid
Kutis, subkutis, ligamentum supraspinosum, ligamentum interspinosum, ligamentum flavum, ruang epidural, duramater, ruang subarachnoid
Kutis, subkutis, ligamentum flavum, ligamentum supraspinosum, ligamentum interspinosum, ruang epidural, duramater, ruang subarachnoid
Definisi hyperalgesia adalah:
Persepsi nyeri spontan di area yang teranestesi
Persepsi nyeri yang diawali oleh lesi primer atau disfungsi sistem saraf
Peningkatan respon terhadap stimulus yang secara normal mengakibatkan nyeri
Persepsi nyeri yang disebabkan oleh stimulus yang secara normal tidak mengakibatkan rasa nyeri
Merupakan fenomena yang mirip ‘phantom limb pain’
Obat anestesi lokal yang paling sedikit mengalami klirens di hepar adalah:
Chloroprocaine
Bupivacaine
Ropivacaine
Lidocaine
Etidocaine
Obat local anestesi utamanya terikat pada a1-acid glycoprotein. Transfer obat tersebut ke plasenta tergantung dari faktor:
pKa, maternal pH, umur kehamilan
Maternal pH, protein binding, fetal pH tidak ada pengaruhnya
Derajat protein binding dan jenis local anestesi
pKa, maternal dan fetal pH, protein binding
Umur kehamilan, kondisi plasenta
Obat anestesi lokal yang mula kerjanya lambat adalah:
Lidocaine
Mepivacaine
Bupivacaine
Procaine
Etidocaine
Pernyataan yang benar mengenai Fresh Gas Flow:
Dengan menggunakan Absorber, Rebreathing dari CO2 dapat dicegah pada Fresh Gas Flow yang Rendah (≤ 1 liter)
Pada FGF > 5 L/m mutlak memerlukan CO2 Absorber
Pada FGF > 5 L/m rebreathing CO2 sangat besar
Pada FGF ≤ 1 L/m tidak memerlukan CO2 Absorber
Pada FGF ≤ 1 L/m rebreathing CO2 sangat minimal
Obat golongan Acetylcholinesterase Inhibitor yang memiliki ceiling effect adalah
Neostigmine
Pyridostigmine
Physotigmine
Edrophonium
Sugamadex
Obat di bawah ini yang berfungsi sebagai antagonis selektif dari blokadeneuromuskular non depolarisasi dan dapat mereverse blokade neuromuskular yang diinduksi oleh aminosteroid adalah:
Cystein
Sugamadex
Neostigmine
Pyridostygmine
Edrophonium
Seorang laki-laki berusia 24 tahun ke UGD Rumah Sakit diantar warga setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien naik sepeda motor menabrak truk terlempar +1 meter. Pasien tidak mengalami penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, nafas baik, Frekuensi nafas 20 x/mnt, gerak dada simetris. Perfusi pada tangan hangat kering merah. Terdapat patah tulang humerus terbuka, kemudian dilakukan pembiusan umum dengan intubasi menggunakan relaxan Atracurium, kemudian setelah Atracurium ventilasi menjadi berat dan muncul suara wheezing. Apa yang terjadi pada pasien tersebut?
Atracurium induced asthma
Keracunan Laudanosin
Kemungkinan terjadi aspirasi
Tidak tepat melakukan ventilasi
Obstruksi total
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dikonsulkan ke dokter anestesi untuk dilakukan Cito Laparotomy. Pasien diketahui mempunyai diabetes mellitus tidak terkontrol. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah 600, keton urine +4, kadar potassium serum 6,2. Dari pemeriksaan Gas darah pH 7,13 pCO2 16 pO2 124 BE -18. Bagaimanakah peran insulin pada pasien ini?
“Dilutional Hypokalemia” yg menyertai retensi Free water akibat penurunan osmotic diuresis
Potasium ekstrasel bersama glukosa masuk secara aktif kedalam sel
Insulin meningkatkan ekskresi potassium melalui ginjal
Pertukaran antara potassium intrasel dengan glukosa ekstrasel
Potasium akan diekskresi lewat saluran pencernaan
Hal berikut yang tidak mempengaruhi glomerulus filtration rate (GFR) adalah?
Mean arterial pressure
Sistem saraf simpatis
Anti diuretic hormone
Cardiac output
Gradien tekanan filtrasi
Pernyataan yang paling benar tentang obat golongan barbiturat adalah
Barbiturat akan menurunkan metabolisme garam empedu
Thiopental akan mempercepat metabolisme obat TCA
Methohexital akan memanjangkan efek warfarin
Phenobarbital baik di berikan bersama fenitoin
Thiopental dapat diberikan bersama phenytoin sebagai tatalaksana kejang
Salah satu keunggulan vaporizer modern dibanding konvensional adalah
Vaporizer modern terbuat dari bahan yang lebih tipis
Dapat mencegah pengisian dengan agen yang salah
Vaporizer yang modern dapat diisi dengan berbagai zat
Konsentrasi vaporizer modern dapat berubah ubah tergantung suhu atau aliran yang melewatinya
Konsentrasi Vaporizer modern dapat berubah ubah tergantung aliran yang melewatinya
Obat anticholinergic yang mempunyai onset of action yang paling cepat adalah
Neostigmine
Pyridostigmine
Edrophonium
Physostigmine
Sugammadex
Penurunan voltase dalam sadapan ekstremitas standar disebabkan oleh hal-hal berikut ini, kecuali…
MI kecil multipel
Rotasi apeks jantung ke arah dinding thoraks anterior
Hipertrofi ventrikular
Cairan perikardial
Emfisema pulmoner
Waktu mulai kerja lambat terdapat pada cholinestrase inhibitor:
Physostigmin
Edrophonium
Pyridostigmin
Neostigmin
Sugamadex
Penyebab utama dari Retinopathy of Prematurity adalah:
Hiperoksia
Hipoksia
Hipokarbia
Hiperkarbia
Derajad prematuritas
Di bawah ini yang berhubungan dengan fisiologi jantung pada bayi adalah
Baroreseptornya belum sempurna
Memiliki kemampuan respon yang baik terhadap kehilangan darah
Memiliki cardiac index 3x orang dewasa
Memiliki karakter desentralisasi
Masih memiliki foramen ovale sampai usia 3 tahun
Pemberian obat secara rectal dibawah ini yang benar adalah
Menjamin absorbsi obat secara aktif
Pada distal rectum akan sampai ke sistemik melalui first pass hepatic effect
Pada proksimal rectum diabsorbsi v hemoroidalis superior, v porta dan hepar
Tidak ada beda penyerapan terlalu dalam atau dangkal
Nyaman untuk penderita
Torsades de pointes :
Karakteristiknya adalah pemanjangan interval QTc
Bisa disebabkan obat antiaritmia kelas II
Sering berhubungan dengan takhikardia
Bisa disebabkan oleh obat sedasi
Sering disebabkan karena pemakaian golongan Calcium channel blocker
