NEW
Font size
WorksheetsPTS Bahasa Indonesia
Total questions: 30
Worksheet time: 1hrs 17mins
Perhatikan ciri—ciri puisi rakyat berikut ni!
1. Terdiri dari dua baris dalam sebait
2. Terdiri dari empat baris dalam sebait
3. Berisi nasehat atau kata-kata mutiara
4. Bersajak a-a-a-a
5. Bersajak a-b-a-b
6. Bersajak a-a
7. Semua baris adalah isi
8. Baris 1-2 sampiran, baris 3-4 isi
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri syair adalah...
2-4-7
1-6-7
2-5-8
1-3-6
Bacalah pantun di bawah ini!
Aduh-aduh si bunga ...
Daunnya lebat seperti ...
Aku sering mendengar ...
Abang punya kekasih ...
Kata yang tepat digunakan untuk melengkapi pantun tersebut adalah ...
(1) melati, (2) duri, (3) cerita, (4) hati
(1) mawar, (2) waru, (3) kabar, (4) baru
(1) menur. (2) sapu, (3) suara, (4) pujaan
(1) anggrek, (2) hujan. (3) lagu, (4) dayang
Perhatikan ciri-ciri puisi rakyat berikut ini!
(1) Tiap bait terdiri atas empat baris (larik)
(2) Bersajak a-b-a-b
(3) Dua baris pertama merupakan sampiran
(4) Dua baris lainnya merupakan isi
Pernyataan di atas merupakan ciri dari ...
pantun
syair
gurindam
cerpen
Bacalah puisi rakyat di bawah ini!
Sungguh indah pintu dipahat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan
Rima akhir puisi di atas berpola ...
a-b-a-b
b-b-b-b
a-a-a-a
a-b-c-d
Bacalah pantun di bawah ini!
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran adalah ….
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Nira diolah untuk sedekah
Gembiara hati tiada tara
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
(1) Kalau Anda ingin cerdas
(2) Pergi ke pasar beli talas
(3) Sebelum makan rebus dulu
(4) Siang malam baca buku
Larik-larik kalimat acak tersebut akan menjadi pantun bila disusun dengan urutan...
(1)-(4)-(3)-(2)
(2)-(3)-(1)-(4)
(3)-(2)-(1)-(4)
(4)-(2)-(1)-(3)
Bacalah pantun di bawah ini!
Pergi ke toko membeli obat
obat diminum di dalam rumah
Dunia akhirat takkan selamat
jika kamu tidak ibadah
Teks pantun tersebut termasuk jenis pantun . . . .
Jenaka
Agama
Adat
Anak-anak
Perhatikan kutipan syair berikut:
Wahai pemuda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal dirimu
Tema syair di atas adalah . . . .
Para pemuda harus mengenali dirinya sebaik mungkin
Para pemuda harus mengetahui tamsil dirinya
Para pemuda harus menggunakan waktu hidupnya
Para pemuda harus menyadari bahwa hidup ini sementara saja
Setelah datang keesokan hari
Baginda berangkat diiringkan menteri
Setelah sampai di istana sendiri
Langsung masuk mendapatkan putri
Berdasarkan isi dan pola rimanya, puisi rakyat di atas digolongkan ke dalam ....
pantun
syair
gurindam
bidal
Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Raja buah si raja pisang
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Ke Selat beli ikan selar
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Jika kamu terus menunda
Hilanglah sudah kesempatan berharga
Berdasarkan isi dan pola rimanya, puisi rakyat di atas digolongkan ke dalam ....
Gurindam
Syair
Pantun kilat
Mantra
1).Pohon jati pohon bambu
2).Tumbuh rimbun menjadi pagar
3).Menangis adik di depan . . . .
4).Melihat ibu pergi ke pasar.
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah . . . .
(1) Baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian
(2) Terdiri atas 2 baris dalam sebait
(3) Bait pertama dan kedua merupakan sampiran
(4) Tiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
Ciri-ciri gurindam ditandai oleh nomor . . . .
(1) dan (2)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Biarlah orang bertanam buluh
Mari kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Mari kita bertanam budi
Simpulan isi pantun di atas adalah ....
mengajak kita untuk rajin menanam padi
Permusuhan akan terjadi kalau tidak pandai menanam kebaikan
berbuat baik akan berbuah kebahagiaan
Lebih baik tidak ikut campur jika ada yang bermusuhan
Bacalah syair di bawah ini !
Hai sahabat ayo diingat
Kita bersua hanya tuk sesaat
Tapi kau akan tetap ku ingat
Dalam hati dengan amat sangat
Bila lain waktu kita bertemu
Dan kau telah bersama kawan baru
Janganlah lupakan aku
Tetap kenang masa lalu
Andai saja engkau tahu
Engkau layaknya bayanganku
Menemaniku tiap waktu
Baik dalam senang maupun susahku
Simpulan syair di atas adalah ....
Mengingatkan sahabat sejati itu selalu mengingat dan mengenangnya kapanpun waktunya dalam suka maupun duka.
Mengingatkan sahabat sejati untuk terus bersama
Sahabat sejati seperti bayangan diri kita
Mengingatkan kita untuk memiliki sahabat
Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah cerita fabel adalah . . . .
Andi membolos dan ketahuan guru
Andi memelihara beberapa ekor kucing di rumahnya
Rina bertengkar dengan kakaknya
Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya
Latar yang sering terjadi pada cerita fabel yaitu .........
Sungai, kolam dan hutan.
Kota besar
Sekolah
Tempat sejarah
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Pagi itu sang mentari menampakkan diri dengan senyum terindahnya. Nuri bersama sahabat-sahabatnya bernyanyi riang. Sementara Katak Putih bertepuk tangan dengan ceria. Sudah terkenal di seluruh hutan bahwa si Nuri dan si Katak Putih bersahabat karib. Saling menopang dan saling menolong dalam suka dan duka.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
Koda
Komplikasi
Orientasi
Resolusi
Bacalah teks cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu kala hiduplah keluarga kura-kura yang sangat rukun. Akan tetapi, banyak di sekeliling mereka yang iri dengan keluarga kura-kura. Suatu hari, Bara si Kura-kura ingin pergi mencari makan. Saat di jalan Bara bertemu dengan Rodi si Kuda. “Hei kamu, kura-kura yang lambat sini kamu!” kata Rodi.
Pesan moral yang dapat diambil dari penggalan teks di atas adalah ....
Janganlah memiliki sifat iri terhadap sesama
Selalu hiduplah rukun dengan keluarga
Sebaiknya saling menegur dengan tetangga
Janganlah memaksakan kehendak kepada sesama
Pengenalan tokoh, latar, tempat, dan waktu biasanya terdapat pada struktur fabel bagian .....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah teks berikut dengan saksama!
Dahulu kala di sebuah kolam yan luas tinggalah seekor anak katak hijau dan ibunya. Anak katak tersebut sangat nakal dan tidak pernah mengindahkan kata-kata ibunya. Jika ibunya menyuruhnya ke gunung, dia akan pergi ke laut. Jika ibunya menyuruhnya pergi ke timur, dia akan pergi ke barat. Pokoknya apapun yang diperintahkan ibunya, dia akan melakukan yang sebaliknya.
“Apa yang harus kulalukan pada anak ini” pikir ibu katak. “Kenapa dia tidak seperti anak-anak katak lain yang selalu menuruti kata orang tua mereka.”
Suatu hari si ibu berkata, “Nak, jangan pergi keluar rumah karena di luar sedang hujan deras. Nanti kau hanyut terbawa arus.”
Belum selelsai ibunya berbicara, anak katak tersebut sudah melompat keluar sambil tertawa gembira,”hore…banjir aku akan bermain sepuasnya!”
Setiap hari ibu katak menasehati anaknya namun kelakuan anak katak itu bahkan semakin nakal saja. Hal itu membuat ibu katak murung dan sedih sehingga dia pun jatuh sakit. Semakin hari sakitnya semakin parah.
Teks di atas termasuk cerita fabel karena ........
Menceritakan sebuah peristiwa
Menggunakan sudut pandang orang pertama
Mengandung unsur magis
Tokoh utamanya binatang
Bacalah penggalan teks fabel di bawah ini!
Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....
Di sana hidup seekor singa buas.
Semua binatang ingin melawannya.
Ia sangat berwibawa.
Kancil pernah disakitinya.
Bacalah dengan saksama teks berikut!
(1) Ada beberapa cara menanam buah naga yang bisa kamu lakukan di rumah. Jika ingin menikmati buah naga secara gratis tanpa harus membelinya, kamu dapat menanam buah naga pada pot yang sekaligus dapat kamu jadikan sebagai hiasan di depan rumah.
(2) Di sebuah telaga di daerah Kalimantan Barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat denganseekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah erat.Pada suatu hari si ikan gabus jatuh sakit. Badannya sangat lemas. Dengan setia, si tupai menunggui temannnya itu. Sudah beberapa hari si ikan gabus tidak enak makan si tupai berusaha membujukknya untuk makan. Namun, si ikan gabus hanya mau makan kalo diberi makan hati ikan Yu. Mendengar permintaan si ikan gabus, si tupai menjadi sangat sedih sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas.
(3) Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Ia berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Meskipun demikian, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya.
(4) Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.
Yang merupakan penggalan teks fabel ditandai dengan nomor ....
1
2
3
4
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Siapa yang menanam akan menuai. Siapa yang berbuat baik akan dibalas dengan perbuatan baik. Begitu juga sebaliknya, orang yang menanam keburukan akan menuai hasil keburukannya sendiri.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
koda
resolusi
Bacalah cerita fabel berikut!
Ulat Yang Sombong
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.
Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.
“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.
“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.
“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.
Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.
Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.
“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.
“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.
Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu
Namun tiba-tiba…
“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.
“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.
“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.
Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.
Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.
Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.
Tamat
Watak tokoh /karakter Fintu pada fabel di atas adalah…
rendah hati
sombong
serakah
malas
Ciri bahasa yang digunakan dalam fabel adalah....
kalimat yang singkat, jelas, padat.
Penggunaan kata yang mencerap panca indera
Penggunaan kata/ungkapan keterkejutan
Kalimat naratif, kalimat langsung, dan menggunakan kata sehari-hari.
Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!
Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....
fabel alami
fabel dengan koda
fabel tanpa koda
fabel adaptasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu, hiduplah sekelompok gajah raksasa. Pada siang terik itu Gajah bersama teman-temannya berjalan ke arah perkampungan Semut. Panas terik tak dihiraukan. Mereka tetap berjalan sambil bercanda ria.
Latar waktu pada penggalan teks fabel di atas yaitu...
Malam hari
Pagi hari
Sore hari
Siang hari
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Karena kebiasaan itu majikannya memasang kalung lonceng di lehernya sebagai penanda jika anjing ini akan mendekat.
2) Anjing itu sangat bangga dan sengaja membunyikannya di setiap sudut pasar.
3) Dahulu kala ada seekor anjing yang punya kebiasaan mendekati tumit orang.
4) Si anjing menganggap bahwa lonceng tersebut sebagi ciri khasnya.
5) Tidak jarang pula anjing itu mengigit tumit dari orang yang ditemuinya.
Susunan yang tepat dari kalimat-kalimat tersebut agar menjadi teks fabel adalah ....
3, 5, 1, 4, 2
3, 5, 4, 1, 2
3, 2, 1, 4, 5
3, 1, 5, 4, 2
Bacalah penggalan cerita fabel di bawah ini !
Pada zamah dahulu di suatu hutan yang lebat, seekor kerbau bersahabat baik dengan Gajah mulai dari mencari makan sampai bermain di padang rumput, mereka selalu bersama-sama. Suatu hari, ketika mereka sedang bermain di padang rumput, tiba-tiba Raja Raksasa datang.
Latar tempat cerita di atas adalah ....
hutan
rumah
pasar
lapangan
