wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fabel

Total questions: 60

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Dongeng yang menceritakan tentang binatang disebut...

a)

Sage

b)

Fabel

c)

Komik

d)

Mitos

2.

Bacalah cerita fabel berikut!

Ulat Yang Sombong


Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.

Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.

“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.

“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.

“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.

Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.

Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.

“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.

“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.

Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu

Namun tiba-tiba…

“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.

“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.

“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.

Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.

Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.

Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.

Tamat

Watak tokoh /karakter Fintu pada fabel di atas adalah…

a)

rendah hati

b)

sombong

c)

serakah

d)

malas

3.

Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!

Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.

Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....

a)

diawali dengan konflik fisik

b)

diawali dengan konflik batin

c)

diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh

d)

diawali dengan deskripsi latar

4.

Pesan yang disampaikan secara langsung oleh pengarang disebut....

a)

pesan eksplisit

b)

pesan implisit

c)

pesan moral

d)

pesan tersirat

5.

Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!

Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.

Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....

a)

fabel alami

b)

fabel dengan koda

c)

fabel tanpa koda

d)

fabel adaptasi

6.

Bacalah kutipan fabel berikut!

“Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang, masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.” Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut.

Semut hanya bisa menatap Ulu dengan kesal. Semut tidak dapat berenang

karena ia berjalan.

Pola pengembangan watak tokoh pada kutipan fabel di atas adalah....

a)

deskripsi fisik tokoh

b)

kegiatan tokoh

c)

dialog tokoh dengan diri sendiri

d)

dialog dengan tokoh lain

7.

Bacalah kutipan fabel berikut!

Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.

Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

dihutan, di saat, di ajak

b)

di hutan, di tubuhnya, disaat

c)

di hutan, di tubuhnya, di saat

d)

dihutan, disaat, di ajak

8.

Bacalah kutipan fabel berikut!

Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.

Perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada tokoh dalam kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

Landak, Landa

b)

landak, landa

c)

Landak, landa

d)

landak, Landa

9.

Bacalah kutipan fabel berikut!

Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.

Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

10.

Bacalah kutipan cerita fabel berikut!

Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.

“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”

Variasi pola pengembangan orientasi ceritas tersebuta diawali dengan....

a)

deskripsi latar

b)

latar dan kegiatan tokoh

c)

latar di masa lalu

d)

perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh

11.

Bacalah kutipan cerita fabel berikut!

Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”

Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”

Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”

Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....

a)

pada, di, dan dari

b)

dari, pada, dan di

c)

di, dari, dan pada

d)

di, dari, dan dari

12.

Bacalah dengan saksama teks berikut!

(1) Ada beberapa cara menanam buah naga yang bisa kamu lakukan di rumah. Jika ingin menikmati buah naga secara gratis tanpa harus membelinya, kamu dapat menanam buah naga pada pot yang sekaligus dapat kamu jadikan sebagai hiasan di depan rumah.


(2) Di sebuah telaga di daerah Kalimantan Barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat denganseekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah erat.Pada suatu hari si ikan gabus jatuh sakit. Badannya sangat lemas. Dengan setia, si tupai menunggui temannnya itu. Sudah beberapa hari si ikan gabus tidak enak makan si tupai berusaha membujukknya untuk makan. Namun, si ikan gabus hanya mau makan kalo diberi makan hati ikan Yu. Mendengar permintaan si ikan gabus, si tupai menjadi sangat sedih sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas.


(3) Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Ia berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Meskipun demikian, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya.


(4) Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.


Yang merupakan teks fabel ditandai dengan nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

13.

Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah ....

a)

Cici akhirnya tau ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam.

b)

Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.

c)

Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.

d)

Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.

14.

Tema yang sesuai dengan cerita yang sudah kalian dengarkan adalah ..

a)

Jangan mudah dibodohi oleh kancil.

b)

Kecerdikan kancil menghadapi masalah.

c)

Kehebatan kancil dalam mencari makanan.

d)

Kecerobohan buaya dalam menghadapi masalah.

15.

Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .

a)

“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”

b)

“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”

c)

“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.

d)

“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”

16.

tokoh utama dalam fabel tersebut adalah . . . .

a)

Kancil dan Buaya

b)

Belalang

c)

Ikan

d)

Burung Gagak

17.

Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....

a)

“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.

b)

“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”

c)

“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"

d)

“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”

18.

Latar tempat pada fabel tersebut adalah ....

a)

Di dalam hutan

b)

di pinggir sungai.

c)

Di bawah pohon dan di pinggir sungai.

d)

Di dalam hutan dan di pinggir sungai.

19.

Latar waktu pada fabel tersebut adalah . . . .

a)

Sore hari

b)

Siang hari

c)

Pagi hari

d)

Malam hari

20.

Sudut pandang yang digunakan dalam fabel tersebut adalah . . . .

a)

orang ketiga serba tahu

b)

orang ketiga pengamat

c)

orang pertama tokoh utama

d)

orang pertama tokoh sampingan

21.

(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.

Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....

a)

4-2-3-1

b)

4-1-3-2

c)

4-1-2-3

d)

4-3-2-1

22.

Amanat yang terkandung dalam fabel tersebut adalah . . . .

a)

Jadilah orang yang cerdik dalam menghadapi masalah.

b)

Berhati-hatilah dalam memilih teman.

c)

Jangan suka membohongi orang lain dan jangan terlalu percaya terhadap orang lain.

d)

jadilah orang yang penurut.

23.

Alur yang digunakan dalam fabel tersebut adalah . . . .

a)

Flashback

b)

Mundur

c)

Campuran

d)

Maju

24.

Cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai kehidupan manusia disebut

a)

dongeng

b)

legenda

c)

fabel

d)

foklor

25.

Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.

Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah

a)

Perkenalan

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Penyelesaian

26.

Bacalah kutipan teks berikut!

Paman Belalang

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Resolusi

27.

Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah

a)

Cici akhirnya tau ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam

b)

Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.

c)

Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.

d)

Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.

28.

Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada

a)

Tokoh

b)

Alur

c)

Tema

d)

Latar

29.

Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah

a)

Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.

b)

Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.

c)

Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat.

d)

Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.

30.

Di keheningan malam Kura-kura nampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.

Berdasarkan penggalan cerita fabel diatas variasi latar diungkapkan dengan

a)

Diawali dengan deskripsi latar

b)

Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh

c)

Diawali dengan latar masa lalu

d)

Diawali dengan perubahan latar

31.

Berikut penggunaan keterangan tempat yang tepat adalah

a)

Singa yang kelaparan sedang berburu dari hutan.

b)

Si Kancil pergi di sungai untuk mencari minum.

c)

Rubah berteduh ke bawah pohon yang rindang

d)

Keledai berlari dari ladang menuju tengah hutan.

32.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.

Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah

a)

Perhatian

b)

Persahabatan

c)

Percintaan

d)

Persaudaraan

33.

Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah

a)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.

b)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak Si Semut.

c)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”

d)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”

34.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.

Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah

a)

Pendendam

b)

Pemaaf

c)

Penyayang

d)

Pemarah

35.

Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah

a)

Ibu Domba melirik jam dinding. Ia gelisah anaknya Doug belum pulang.

b)

Jam alarm Bear berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih mengantuk.

c)

Saat Serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak Kambing yang telah dimakan Serigala jahat itu.

d)

Kelinci membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.

36.

Jenis fabel yang memiliki semua unsur fabel tetapi dalam penyampaian cerita nya dipengaruhi oleh unsur sains dan teknologi disebut jenis fabel

a)

Hiburan

b)

Modern

c)

Tradisional

d)

Fiksi Ilmiah

37.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.

Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah

a)

Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya

b)

Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat

c)

Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil

d)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun

38.

Semua binatang-binatang yang beradadi hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk .

Perbaikan yang tepat terhadap kalimat tidak efektif tersebut adalah

a)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

b)

Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

c)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

d)

Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.

39.

"Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah

a)

”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”

b)

”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”

c)

”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

d)

”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”

40.

Berikut ini yang bukan unsur-unsur kebahasaan dalam teks fabel adalah

a)

menggunakan kata kerja

b)

menggunakan kata sandang

c)

menggunakan kata hubung

d)

menggunakan kalimat imperatif

41.

Meskipun kedua burung itu bersahabat, mereka memilliki tabiat yang sangat berbeda. Merak selalu kelihatan rapi, sedangkan gagak tampak begitu jorok.

Makna kata tabiat pada kutipan fabel tersebut adalah

a)

tingkah laku

b)

Cara makan

c)

Cara berjalan

d)

Cara berbusana

42.

Apa yang dimaksud dengan Fabel?

a)

cerita pendek yang lucu

b)

cerita pendek yang tokoh utamanya adalah manusia

c)

dongeng atau cerita pendek yang tokoh utamanya adalah hewan yang memiliki perilaku seperti manusia

43.

Siapakah tokoh yang ada di cerita fabel?

a)

hewan

b)

manusia

c)

benda

44.

Apa yang dimaksud dengan latar tempat?

a)

keterangan tentang kapan peristiwa dalam cerita tersebut terjadi

b)

keterangan di mana peristiwa itu terjadi

c)

menggambarkan suasana saat peristiwa itu terjadi.

45.

Apa yang dimaksud dengan latar waktu?

a)

keterangan di mana peristiwa itu terjadi

b)

keterangan tentang kapan peristiwa dalam cerita tersebut terjadi

c)

menggambarkan suasana saat peristiwa itu terjadi

46.

Apakah yang dimaksud dengan latar suasana?

a)

menggambarkan suasana saat peristiwa itu terjadi

b)

keterangan tentang kapan peristiwa dalam cerita tersebut terjadi

c)

keterangan di mana peristiwa itu terjadi

47.

Hewan apa saja yang terdapat dalam cerita Jerapah, si tinggi yang baik hati?

a)

Jerapah, Tupai, Kelinci

b)

Jerapah

c)

Tupai

48.

Dimana latar tempat cerita Jerapah, si tinggi yang baik hati?

a)

di pantai

b)

di rumah

c)

di sungai

49.

Kapan peristiwa dalam cerita Jerapah, si tinggi yang baik hati terjadi?

a)

pagi hari

b)

siang hari

c)

sore hari

50.

Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, fabel dibedakan menjadi....

a)

Fabel alami dan fabel adaptasi.

b)

Fabel alami dan fabel tidak alami.

c)

Fabel koda dan tanpa koda.

d)

Fabel adaptasi dan fabel koda.

51.

Sebutkan ukuran struktur dari fabel yang benar. ...

a)

Orientasi, komplikasi, resolusi, koda

b)

Komplikasi, koda, resolusi, orientasi

c)

Orientasi, komplikasi, koda, resolusi

d)

Koda, resolusi, komplikasi, Orientasi

52.

Perhatikan kutipan soal berikut ini.


"siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si kancil, gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. ia berjalan jalan mencari air"


Bagian tersebut merupakan struktur bagian....

a)

judul

b)

Orientasi

c)

komplikasi

d)

resolusi

53.

Si Kancil berjalan terjingkat-jingkat di kebun Pak Tani. Kancil hendak mencuri mentimun. Di tengah kebun ada boneka orang-orangan, si Kancil tidak takut malah menendang boneka itu. Ternyata boneka orang-orangan tersebut telah diberi getah sehingga kaki si Kancil menempel pada boneka itu dan sulit dilepaskan. Kemudian Pak Tani datang menangkap kancil.

Pelajaran yang dapat diambil dari kutipan dongeng tersebut adalah . . .

a)

a. jangan takut

b)

b. jangan sombong

c)

c. jangan ceroboh

d)

d. jangan malas

54.

Setelah melewati pegunungan salju dan pegunungan api selama tiga hari tiga malam, barulah ia sampai di Bukit Matahari, sebuah istana yang indah sekali. Dengan perlahan ia memasuki pintu gerbang. Di sebelah timur pintu gerbang ada sebuah pintu masuk ke sebuah ruangan. Dengan mantap ia masuk ke ruangan itu.


Unsur teks cerita fabel yang menonjol pada kutipan tersebut adalah . . .

a)

LATAR

b)

ALUR

c)

TOKOH

d)

TEMA

55.

Kancil pun diam. Ia lebih suka memelihara kata-kata. Baginya diam adalah emas. Apalagi bicara bisa jadi akan menambah luka bagi siapa saja yang sedang dibicarakannya. Jadi menurutnya akan lebih baik jika ia diam.


Emas dalam kutipan cerpen tersebut merupakan sebuah simbol dari . . .

a)

KEINDAHAN

b)

KEMEWAHAN

c)

KEBAIKAN

d)

KEMAKMURAN

56.

“Tangga ini terlalu pendek. Kutidak bisa mencapai langit-langit,” ucap Tikus. “Gunakan leherku sebagai tangga!” seru Jerapah. Dengan membawa kaleng cat pada mulutnya, Tikus naik ke leher Jerapah. Dengan mudah, Tikus menjangkau tempat-tempat yang sulit. Pekerjaan mereka sangat rapi. Mulai saat itu Jerapah dan Tikus menjadi tukang cat di kampung tersebut.


Nilai moral pada kutipan fabel tersebut adalah . . .

a)

Bekerja sama

b)

Bekerja keras

c)

Menolong sesama

d)

Saling menghargai

57.

Yang bukan termasuk Ciri ciri fabel kecuali....

a)

Tokoh manusia menyerupai hewan

b)

Tokoh hewan menyerupai manusia

c)

Tidak memiliki dialog

d)

Ceritanya berdasarkan sejarah

58.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.


Tema kutipan fabel di atas adalah….

a)

Perhatian

b)

Persahabatan

c)

Percintaan

d)

Persaudaraan

59.

Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.


Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ....

a)

Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya

b)

Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat

c)

Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil

d)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun

60.

(1)Si Semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan. (2) Sampai pada suatu hari, Si Semut terjebak dalam lumpur. (3) Si Semut tidak tahu kalau ia berjalan di atas lumpur hidup yang bisa menarik dan menelannya ke dalam lumpur tersebut. (4) Ia tidak tahu juga kalau akan segera mati.


Kalimat yang mengandung kata sifat pada kutipan fabel di atas adalah …

a)

Kalimat pertama

b)

Kalimat kedua

c)

Kalimat ketiga

d)

Kalimat keempat