wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Menentukan makna kata/simbol dalam cerpen/fabel

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah kutipan cerita berikut dengan cermat!


Pak Tohari seorang pejabat di suatu lembaga negara. Beliau sudah bekerja sebagai pegawai selama 38 tahun. Karena sudah berusia 57 tahun 9 bulan, Pak Tohari menyadarinya bahwa sebentar lagi beliau akan turun dari jabatan tersebut. Hal tersebut dikemukakan kepada keluarganya saat makan malam bersama keluarga.

Makna kata turun pada paragraf tersebut adalah….


a)

A. pensiun

b)

B. menjadi staf

c)

C. bekerja di tempat lain

d)

D. menuju ke bawah

2.

Bacalah kutipan cerita berikut!


“Mungkin kau sedang berada di sana. Ribuan kilometer jaraknya. Di negeri jauh yang tak terbayangkan. Perasaanku hampa. Tak lama berselang, kabar itu muncul di TV. Tsunami menggulung apapun di pantai impian yang pernah kau sebut. Ribuan orang meninggal dunia. Semua bangunan hampir rata dengan tanah. Menyesakkan. Aku berusaha mencari informasi tentang keberadaanmu. Sia-sia. Patah arang rasanya,”lanjutmu.

Sumber: Kupu-kupu dari Sebuah Perahu

Makna ungkapan patah arang pada kutipan cerita tersebut adalah ....

a)

A. putus asa

b)

B. tidak ada

c)

C. sulit ditemukan

d)

D. menghilang entah kemana

3.

Bacalah kutipan cerita berikut dengan cermat!


“Ya aku belajar dari keledai,” jawab sang anjing sambil pergi menjauh dari hadapan macan tersebut. “Aku tak maumengulang nasib yang sama dengan keledai,” cetetuk anjing gunung yang sangat kecewa dengan keserakahan sang macan tutul. Akhirnya, ia pun berjanji pada diri sendiri bahwa di suatu hari tidak akan mau lagi bekeja sama dengannya.

Makna kata celetuk pada kutipan di atas adalah ....

a)

A. berkata secara spontan

b)

B. berkata secara kasar

c)

C. berkata dengan nada kesal

d)

D. berkata dengan keras

4.

1. Bacalah kutipan cerita berikut dengan cermat!

“Tapi Pijar, kalo saja Rasky tidak datang terlambat dan ia mau mengakui kesalahannya pasti kita akan menang dalam lomba itu," Kilah Arya dengan ketusnya.

"Sudahlah Arya, tak baik kita mengambinghitamkan teman kita sendiri dalam masalah ini, kita ambil hikmah dari peristiwa ini, semoga di waktu yang akan datang kita lebih baik lagi," saran Aulia sahabatku yang manis ini.

Makna simbol mengambinghitamkan pada cerpen tersebut adalah ....

a)

A. tumpuan kesalahan

b)

B. tumpuan harapan

c)

C. sasaran kemarahan

d)

D. objek penderita

5.

Bacalah teks berikut!

Meskipun kedua burung itu bersahabat, mereka memilliki TABIAT yang sangat berbeda. Merak selalu kelihatan rapi, sedangkan gagak tampak begitu jorok. Gagak jarang membersihkan tubuh dan makan apa saja. Merak rajin sekali membersihkan tubuh dan hanya makan buah dan sayur segar. Merak selalu menjaga kebersihan sarangnya. Berbeda dengan merak, gagak tak peduli dengan sarangnya yang penuh dengan sampah.

Makna kata yang bercetak miring pada teks di atas adalah ....

a)

A. tingkah laku

b)

B. cara makan

c)

C. cara berjalan

d)

D. cara berbusana

6.

Bacalah teks berikut!

Biasanya saya memulai perjalanan dengan jalan tikus. Saya tidak melewati jalan yang sebenarnya. Walau melewati jalan tikus sungguh melelahkan, tetapi itu yang biasa saya lakukan.


Makna kata yang bercetak miring pada teks di atas adalah ...

a)

A. jalan yang kecil-kecil, jalan setapak

b)

B. jalan raya atau jalan besar

c)

C. jalan persembunyian tikus

d)

D. tempat tikus berjalan

7.

Bacalah kutipan teks berikut ini!

Kami penduduk Kampung Cemara yang kini hidup miskin karena keserakahan para pemangku jabatan. Dahulu lingkungan di sekitar kami dipenuhi dengan pohon cemara yang hijau dan rimbun, sehingga rumah kami disebut dengan Kampung Cemara.

Pernyataan pada paragraf tersebut kata pemangku jabatan memiliki makna ....

a)

A. jabatan yang diambil

b)

B. orang yang menginginkan jabatan

c)

C. jabatan yang di direbut

d)

D. orang yang memiliki jabatan

8.

Bacalah kutipan cerita berikut dengan cermat!

Dengan wajah seperti itu, peri-peri lain selalu mengejeknya. Sang peri mengajak angin menuruni pohon, kemudian mereka terbang menuju telaga.Sesampainya di sana tampaklah bulan yang bayangan wajahnya terpantul di atas pemukaan air. “Kau tahu,” lirihnya “Keinginanku sekarang, aku ingi cantik dan bersinar seperti dia, dengan begitu sirnalah kedukaanku”. Angin menggelengkan kepala, “Tak mungkin” katanya dalam hati. Bulan begitu agung, ia perhiasan malam sebagaimana matahari menjadi pehiasan siang. Setiap makhluk tentu boleh bermimpi untuk memiliki kecantikannya namun mustahil bisa mendapatkannya. Mimpi memiliki kecantikann bulan hanya akan berakhir pada kesia-siaan.

Makna simbol bulan pada kutipan cerita tersebut adalah ....

a)

penerang kegelapan

b)

B. Kecantikan

c)

C. keindahan

d)

D. keamanan

9.

Mata saya kemudian melirik seragam dinas yang tersampir di sandaran jok belakang. Sebagai jaksa yang baru saja menangani satu kasus perdata, seragam itu belum bisa membuat saya bangga. Nilainya jelas jauh lebih kecil dibanding nilai persahabatan yang saya dapatkan dari sebuah seragam coklat Pramuka. Namun dia tidak tahu, dengan seragam dinas itu, sayalah yang akan mengeksekusi pengosongan tanah dan rumahnya.

Makna simbol kata seragam dinas pada kutipan cerita tersebut adalah ….

a)

A. pakaian

b)

B. kedudukan

c)

C. persahabatan

d)

D. baju kehormatan

10.

Bacalah kutipan cerpen beikut!

Ayah mengamati aku dari atas bawah. Ia berdiri dan menjangkau tangan kananku. Katanya: “Untuk apa bunga ini, heh.” Aku tidak tahu karena apa, telah mencintai bunga di tanganku ini.

Ayah meraih. Merenggutnya dari tanganku. Kulihat bungkah otot tangan ayah menggenggam bunga kecil-kecil itu. Aku menahan untuk tidak berteriak.

“Laki-laki tidak perlu bunga, Buyung. Kalau perempuan, bolehlah. Tetapi engkau laki-laki.” Ayah melemparkan bunga itu. Aku menjerit. Ayah pergi. Ibu masih berdiri. Aku membungkuk, mengambil bunga itu, membawanya ke kamar.

Dikutip dari: Kuntowijaya, Dilarang Mencintai Bunga-bunga, Jakarta, Pustaka Firdaus, 1996.


Makna simbol bunga dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….

a)

A. Bunga melambangkan keindahan sehingga tidak boleh dipetik.

b)

B. Bunga melambangkan kesucian hanya boleh dipandang.

c)

C. Bunga melambangkan kelembutan sehingga identik dengan perempuan.

d)

D. Bunga melambang kemurnian yang harus dilindungi.