WorksheetsAnalisis Kadar Air dan Kadar Abu
Total questions: 12
Worksheet time: 4mins
Makanan yang mengandung gula tinggi kurang cocok menggunakan metode pengeringan oven vakum untuk analisis kadar air
Benar
Salah
Makanan yang mengandung komponen volatil tinggi cocok menggunakan metode distilasi dalam penentuan kadar airnya
Benar
Salah
Metode titrasi volumetrik Karl-Ficher menghasilkan pengukuran kadar air dengan akurasi dan presisi yang tinggi.
Benar
Salah
Pada metode analisis termogravimetrik dimungkinkan untuk melakukan analisis kadar air dan abu dari sampel dalam sekali proses analisis.
Benar
Salah
Pengukuran kadar air yang biasa diaplikasikan dalam proses pengembangan produk di industri pangan diantaranya metode analisis termogravimetrik dan near-infrared spectroscopy.
Benar
Salah
Salah satu metode untuk menentukan kadar air dalam makanan yang berdasarkan respon terhadap molekul air adalah metode distilasi.
Benar
Salah
Suhu yang biasa digunakan dalam analisis kadar air metode pengeringan dengan forced draft oven berkisar antara 100-130 derajat celcius dan waktu antara 1 sampai 16 jam
Benar
Salah
Analisis kadar abu mampu menggambarkan kandungan mineral total dalam makanan.
Benar
Salah
Analisis pengabuan basah sulit dilakukan karena perlu banyak tenaga kerja dan mudah dipengaruhi kontaminasi alat.
Benar
Salah
Berbahaya karena menggunakan asam kuat dan oksidator menjadi kekurangan dari analisis abu metode pengabuan basah.
Benar
Salah
Pengabuan merupakan langkah awal untuk analisis zat gizi vitamin.
Benar
Salah
Sumber kesalahan dari analisis abu metode pengabuan kering adalah fluktuasi suhu dan waktu analisis.
Benar
Salah
