WorksheetsLatihan KSK-N Kebumian 7
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
The name for the imaginary arc above your head, stretching north-to-south through the point
directly above an observer in celestial sphere is …
celestial ecliptic
celestial equator
celestial poles
meridian
zenith
Bagi pengamat di Ekuator Bumi hasil pengamatan titik Aries sepanjang tahun adalah …
titik Aries terbit dan terbenam di titik yang sama di horizon
titik Aries terbenam di titik Barat pada tanggal 21 Maret
titik Aries tidak pernah terbenam kecuali pada tanggal 21 Maret
titik Aries tidak pernah terbit kecuali pada tanggal 23 September
titik Aries selalu terbenam di titik Barat dan terbit tidak selalu di titik Timur
Pola bintang di rasi bintang hampir tidak berubah bahkan bila diamati dalam beberapa ribu tahun.
Hal itu disebabkan oleh …
bintang tampak tidak bergerak, karena Bumi yang bergerak bersama-sama Matahari dalam
Galaksi Bima Sakti
bintang bergerak, tetapi sangat lambat, hanya beberapa kilometer dalam ribuan tahun.
meskipun sebagian besar bintang bergerak di langit, bintang-bintang yang paling terang tidak,
dan ini yang digunakan untuk melacak pola yang kita lihat pada rasi bintang.
bintang-bintang di langit sebenarnya bergerak relatif cepat terhadap kita dengan kecepatan
ribuan kilometer per jam tetapi berjarak sangat jauh sehingga diperlukan waktu lama agar
gerakan tersebut dapat membuat perubahan nyata dalam pola rasi bintang yang diamati.
bintang-bintang dalam konstelasi bergerak bersama sebagai sebuah kelompok, yang
cenderung menyembunyikan gerakan mereka yang sebenarnya dan mencegah perubahan
pada pola rasi bintang yang diamati.
Pluto berotasi dengan periode 6,3 hari yang sama dengan periode orbit bulannya Charon. Saat
seorang astronot mendarat di Pluto, dia melihat Charon di atas kepala. Tiga hari kemudian, dari
lokasi yang sama, astronot akan melihat ...
Charon berada di posisi yang sama
Charon lebih dekat ke cakrawala Timur
Charon lebih dekat ke cakrawala Selatan
ukuran Charon membesar
Charon telah terbenam
Bila jarak rata-rata Bumi – Matahari 1,496×108 km dilihat dari sebuah bintang yang berjarak 4,5
tahun cahaya dari Matahari maka jarak sudut Bumi – Matahari adalah ...
0,30 detik busur
0,75 detik busur
1,5 detik busur
4,5 detik busur
14,9 detik busur
Pencitraan teropong dengan sistem catadioptric menggunakan prinsip ...
pembiasan berkas cahaya
pemantulan berkas cahaya
gabungan pembiasan dan pemantulan berkas cahaya
pengurangan berkas cahaya obyek minimal
perjalanan lintasan minimal berkas cahaya ke bidang fokus
Sebuah kawasan langit dipotret dengan bantuan teropong pemantul (reflector) berdiameter 75
cm. Waktu yang dibutuhkan agar bayangan dapat terbentuk adalah 1 jam. Jika kawasan itu ingin
dipotret dengan teropong pemantul berdiameter 150 cm, waktu yang dibutuhkan adalah …
5 menit
10 menit
15 menit
20 menit
25 menit
Sebuah teleskop inframerah (1,2 mikron meter) memiliki panjang fokus teleskop yang sama
dengan teleskop visual (0,55 mikron meter), maka agar citra 2 bintang yang berjarak sudut 10
detik busur () masih bisa dilihat dengan terpisah oleh teleskop inframerah sebaiknya
dipergunakan teleskop dengan diameter obyektif minimal ...
1,5 cm
3,0 cm
12,5 cm
25 cm
Sebarang
Diberikan massa Matahari (M⊚) = 1,99×1030 kg dan luminositas Matahari, L⊚, konstan, yakni
3,9×1033 erg/s maka setelah 5 milyar tahun, Matahari akan kehilangan massa sebesar ...
3,44 × 10-2 M⊚
3,44 × 10--3 M⊚
3,44 × 10-4 M⊚
3,44× 10-5 M⊚
3,44× 10-7 M⊚
Bila diketahui massa sebuah bintang mempunyai massa 10 massa Matahari (M⊚) dengan radius
nya 2R⊚ (R⊚ = radius Matahari) dan luminositas Matahari L⊚ maka temperatur efektif bintang
adalah .... Diketahui massa Matahari (M⊚) = 1,99×1030 kg dan luminositas Matahari (L⊚ )= 3,9×1033
erg/s, temperatur Matahari = 5800 K., dan 1 Joule (J) = 107 erg.
3000 K
5000 K
10000 K
30000 K
50000 K
Anggaplah bintang berisi gas dalam keadaan ideal. Untuk bintang dengan kelas spektrum O5 V
massa = 60 M⊚, radius = 15 R⊚ dan Teff = 42000 K, maka tekanan rata-rata nya (PB) bila dibanding
dengan tekanan rata – rata Matahari (PM) adalah ...
0,3 kali
466 kali
626 kali
936 kali
1000 kali
Bumi pada masa sekarang (albedo sebesar 0,3) memiliki equilibrium temperature sebesar 18
C. Bila jarak Bumi dari Matahari dan luminositas Matahari tidak mengalami perubahan serta
albedo es = 0,67 maka selisih equilibrium temperature Bumi saat mengalami zaman es dengan
masa sekarang adalah …
141 derajat
59 derajat
46 derajat
23 derajat
tidak dapat ditentukan
Temperatur yang diamati pada sebuah planet/benda dapat berbeda dari temperatur yang
diprediksi (equilibrium temperature). Salah satu penyebab adalah adanya sumber internal heat
yang besar untuk planet gas kecuali pada planet …
Jupiter
Saturnus
Neptunus
Uranus
Sedna
Dua planet mengorbit sebuah bintang. Mean-motion orbital resonance kedua planet adalah 3:2.
Panjang sumbu besar orbit salah satu planet = 3 satuan astronomi (sa), maka planet kedua
berjarak dari bintang sejauh .... ( 1 sa = 1,5x108 km)
0,76 sa
1,14 sa
1,31 sa
2,28 sa
4,50 sa
99942 Apophis adalah satu asteroid kelompok Aten (asteroid yang orbitnya memotong orbit
Bumi). Bila pada suatu saat, persamaan orbit objek tersebut diberikan dalam persamaan
0,82𝑥2 + 0,85𝑦2 = 0,697, maka periode dan eksentrisitas orbit asteroid tersebut adalah …
P = 0,35 tahun ; e = 0,017
P = 0,78 tahun ; e = 0,21
P = 0,88 tahun ; e = 0,188
P = 1,7 tahun ; e = 0,697
P = 2,5 tahun ; e = 0,82
Dysnomia adalah satelit alami dari planet kerdil Eris. Jarak rata-rata antara kedua benda adalah
37350 km dengan periode orbit 15,8 hari. Massa gabungan Eris dan Dysnomia adalah …
(Diberikan konstantan gravitasi universal (G) = 6,67×10-11 m3 kg-1 s-2).
2,11×1011 kilogram
5,21×1021 kilogram
1,66×1022 kilogram
3,21×1023 kilogram
1,99×1030 kilogram
Fenomena konjungsi superior dan konjungsi inferior paling banyak dalam satu periode sinodis
planet Venus (584 hari) adalah …
dua kali konjungsi superior
dua kali konjungsi inferior
dua kali konjungsi inferior sekali konjungsi superior
sekali konjungsi inferior dan dua kali konjungsi superior
sekali konjungsi inferior dan sekali konjungsi superior
Diameter (permukaan) planet Venus 12104 km, diameter (awan) planet Venus 12240 km dan
jarak rata-rata Venus dari Matahari a = 0,72 sa, maka diameter sudut maksimal Venus pada
konfigurasi konjungsi inferior adalah … (1 sa = 1,5x108 km)
20 detik busur
30 detik busur
40 detik busur
50 detik busur
60 detik busur
Diagram Venn dari frekuensi tiga buah fenomena aktivitas Matahari yaitu: Coronal Mass Ejection
(CME) yang mengarah ke Bumi, Solar Proton Event (SPE), dan X-class flare untuk periode Januari
1996 hingga Juni 2006 diperlihatkan pada gambar di bawah. Bila frekuensi CME = 593 buah dan
total frekuensi dari ketiga fenomena = 647 buah, maka besar x dan y secara berurutan adalah …
80 ; 15
74 ; 6
6 ; 74
15 ; 80
113 ; 6
Pernyataan yang benar berdasarkan gambar pada soal sebelumnya adalah …
semua fenomena tidak saling berkaitan
semua fenomena saling berkaitan
sebagian besar X-class flare berkaitan dengan SPE
sebagian besar X-class flare tidak dapat dikaitkan dengan CME
kita tidak bisa memprediksi terjadi nya SPE menggunakan fenomena X-class flare
