WorksheetsUTS TEKFAR
Total questions: 40
Worksheet time: 43mins
Berikut ini yang bukan kriteria pemilihan bentuk sediaan adalah
Sifat-sifat fisika-kimia zat aktif yang digunakan
Kerja obat yang diinginkan
Umur si pemakai
Jenis kelamin si pemakai
Corigen Saporis adalah
Zat pemberi rasa
Zat pemberi bau
Zat pemberi warna
Zat pemberi aroma
Corigen odoris adalah
Zat pemberi rasa
Zat pemberi aroma
Zat pemberi warna
Zat pemberi bentuk
Berikut ini Upaya yang bisa digunakan untuk mempertinggi kelarutan obat kecuali
mikronisasi
makronisasi
menggunakan bentuk garamnya
menggunakan pelarut campuran
Makin besar ukuran partikel maka luas permukaan zat akan semakin kecil
Benar
Salah
Makin besar luas permukaan partikel maka kelarutan semakin baik
Benar
Salah
Aspirin dan golongan antibiotik: ampisilin, amoksisilin, tetrasiklin merupakan contoh obat yang mudah teroksidasi oleh air
Benar
Salah
nilai koefisien partisi P>1 memiliki sifat...
Lipofilik
Hidrofilik
Suka air
tidak suka lemak
Bentuk amorf lebih mudah larut dibandingkan bentuk kristas
Benar
Salah
Kelebihan sediaan bentuk padat kecuali
Besar kecilnya dosis dapat ditentukan oleh dokter sesuai dengan keadaan penderita
Sangat sesuai untuk bahan obat yang tidak stabil dalam bentuk cair,
Lebih stabil dibandingkan bentuk sediaan cair.
Lebih tidak stabil dibandingkan bentuk sediaan cair
Berikut merupakann Kekurangan sediaan cair, kecuali....
•Tidak sesuai untuk bahan obat yang tidak stabil/mudah rusak dalam air
•Tidak praktis untuk dibawa kemana-mana.
•Lebih mudah ditumbuhi jamur atau mikroba lain dibandingkan bentuk padat.
•Bila akan diencerkan atau dicampur dengan bahan obat lain keseragaman obat tetap terjaga
Larutan adalah sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terdispersi secara merata didalam pembawa
Salah
Benar
Solute adalah
pelarut
zat terlarut
campuran pelarut
tingkat kelarutan zat
Semua garam klorida larut dalam air kecuali AgCl2, PbCl2 dan HgCl2
Benar
Salah
Kelarutan minyak atsiri dalam air akan turun bila ke
dalam air tersebut ditambahkan larutan NaCl jenuh.
Disini kelarutan NaCl dalam air lebih besar dibanding
kelarutan minyak atsiri dalam air, maka minyak atsiri
akan memisah. Peristiwa ini disebut
Salting Out
Salting In
Solubilisasi
Koefisien Partisi
riboflavin tidak larut dalam air, tetapi larut
dalam larutan yang mengandung nicotinamidum. Peristiwa tersebut adalah
Salting In
Salting Out
Solubilisasi
Koefisien partisi
Sediaan solutio lebih cepat diabsorpsi dibandingkan bentuk sediaan lain
Benar
Salah
Obat minum yang dibuat dengan mencampurkan bagian asam dan bagian basa sampai reaksi selesai dan larutan bersifat netral. disebut
Netralisasi
Potiones
Saturatio
Eliksir
Obat minum yang dibuat dengan mereaksikan asam
dan basa tetapi gas yang terjadi ditahan dalam wadah
sehingga larutan jenuh dengan gas.
. disebut
Netralisasi
Potiones
Saturatio
Eliksir
Keunggulan sediaan sirup kecuali
Lebih mudah ditelan dibanding bentuk padat sehingga dapat digunakan untuk bayi, anak-anak, dan usia lanjut.
Segera diabsorpsi karena sudah berada dalam bentuk larutan (tidak mengalami peroses disintegrasi dan pelarutan).
Larutan merupakan media ideal untuk pertumbuhan mikroorganisme, oleh karena itu memerlukan penambahan pengawet.
Mengurangi resiko iritasi pada lambung oleh zat-zat iritan (ex. Aspirin, KCl), karena larutan akan segera diencerkan oleh isi lambung
Inversi pada sirup akan menyebabkan
Kemanisan berubah
Warna sirup menjadi bening
Panas berlebih tidak akan membentuk warna kuning
IPC yang dapat dilakukan pada tahap pengisian dan penutupan botol pada prosesproduksi sediaan cair adalah
Organoleptis
pH
Bj
Kebocoran
•Eliksir yang mengandung > 10-12 % alkohol bersifat sebagai pengawet sendiri (self preservative) dan tidak membutuhkan penambahan zat antimikroba untuk pengawetnya.
Benar
Salah
Konsentrasi alkohol yang terdapat dalam sediaan OTC oral berdasarkan FDA untuk anak 6-12 tahun adalah
maksimal 0,5 %
maksimal 5 %
maksimal 10 %
maksimal 1 %
Evaluasi spesifik yang dilakukan untuk sediaan eliksir adalah
Kadar Alkohol
Keseragaman volume
pH
Bj
R/ Parasetamol 125mg/5 ml
Mf Eliksir ad 50 ml
Stdd C I
Hitunglah KD Total (KD air=80,4; KD alkohol=25,7)
71,101
711.01
701,11
7,11
R/ fenobarbital 400 mg (KD=58)
Orange oil 0,075 mg
Amarant sol 1 ml
Etanol 15 ml
Gliserol 45 ml
Sir simpleks 15 ml
Aq ad 100 ml
Hitunglah kadar Propilenglikol yg dibutuhkan jika kadar etanol diturunkan menjadi 10% dan gliserol 5%!
37%
0.3%
8%
3%
Yang merupakan contoh suspensi adalah
Gula dalam air panas
Susu
Sirup
Kopi
Kriteria suspensi yang baik kecuali
Zat yang tersuspensi tidak boleh cepat mengendap
Bila mengendap, maka bila dikocok harus segera terdispersi
Dapat tersebar dengan baik di permukaan kulit
Secara kimia lebih stabil dibanding larutan
Suspensi terflokulasi adalah terikat kuat, cepat mengendap dan pada penyimpanan terjadi ‘cake’ dan tidak mudah tersuspensi kembali
Benar
Salah
Zat yang akan didispersikan dilarutkan dulu dalam pelarut organik yang mau dicampur dengan air. Setelah larut dalam pelarut organik diencerkan dengan larutan pensuspensi dalam air. merupakan metode pembuatan suspensi dengan
cara kering
cara basah
dispersi
presipitasi
Yang merupakan evaluasi spesifik sediaan suspensi kering adalah adalah
pH
Volume Sedimentasi
Waktu Rekonstitusi
-Waktu Redispersi
Akan dibuat sediaan suspensi Amoxicillin dengan kandungan 250 mg/5ml, berapa takaran dosis untuk dewasa??
10 ml 3x sehari
20 ml 3x sehari
15 ml 4x sehari
5 ml 4x sehari
Akan dibuat sediaan suspensi Amoxicillin, dimana tiap 5ml suspensi mengandung 125mg Amoxicillin. Volume sediaan yang akan dibuat sebanyak 1L. Berapa mg Amoxicillin yang diperlukan ?
25 g
2,5 g
25 mg
2500 mg
Jika fase eksternal adalah minyak dan zat yang terdispersi adalah air , merupakan jenis emulsi tipe
a/m
m/a
a/m/a
o/w
Pada penentuan tipe emulsi dengan uji pengenceran, jika suatu emulsi ditambahkan dengan minyak dan diamati dibawah mikroskop menunjukkan pemisahan yang nyata maka tipe emulsi tersebut adalah
m/a
a/m
a/a
m/m
Perubahan tipe emulsi dari m/a menjadi a/m disebut
inversi
koalesen
cracking
creaming
penggabungan aglomerat menjadi tetesan yang lebih besar atau tetesan-tetesan. disebut
Koalesen
Kriming
Cracking
Inversi
Teori terjadinya emulsi kecuali
Teori Tegangan Permukaan (Surface Tension)
Teori Orientasi Bentuk Baji
Teori electric double layer
Teori electricsingle layer
Nilai HLB yang bisa digunakan sebagai emulgator tipe o/w adalah
1-3
4-6
10-18
8-18
