wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Dasar Kesehatan Lingkungan Remedial-2

Total questions: 116

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.
Menyataan bahwa Selesma atau common cold disebabkan oleh cuaca dingin, dan Influenza dipengaruhi oleh cuaca pergantian musim.
a)
Hippocrates
b)
John Snow
c)
dr. R. Mochtar
d)
H.L. Bloom
2.
Mengemukakan teori yg dipublikasikan pada “On the mode of communimation of Cholera”
a)
Hippocrates
b)
John Snow
c)
dr. R. Mochtar
d)
H.L. Bloom
3.
Menyataan bahwa kejadian penyakit dipengaruhi oleh factor lingkungan dan perilaku.
a)
Hippocrates
b)
John Snow
c)
dr. R. Mochtar
d)
H.L. Bloom
4.
Mendirikan Sekolah Mantri Higiene atau Hygiene Mantri School (HMS) di Purwokerto Banyumas,
a)
Hippocrates
b)
John Snow
c)
dr. R. Mochtar
d)
H.L. Bloom
5.
Teori dan praktik menilai dan mengendalikan faktorfaktor di lingkungan yang berpotensi mempengaruhi kesehatan generasi sekarang dan mendatang adalah definisi Kesehatan Lingkungan dari;
a)
Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia
b)
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
c)
World Health Organization (WHO) 1993,
d)
Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2014 Ttg Kesehatan Lingkungan
6.
Kesehatan lingkungan adalah Suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia adalah definisi Kesehatan Lingkungan dari ;
a)
Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia
b)
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
c)
World Health Organization (WHO) 1993,
d)
Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2014 Ttg Kesehatan Lingkungan
7.
Kesehatan Lingkungan adalah upaya pencegahan penyakit dan/atau gangguan kesehatan dari faktor risiko lingkungan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial.
a)
Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia
b)
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
c)
World Health Organization (WHO) 1993,
d)
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan
8.
Upaya kesehatan lingkungan ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, baik fisik, kimia, biologi, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
a)
Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia
b)
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
c)
World Health Organization (WHO) 1993,
d)
Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2014 Ttg Kesehatan Lingkungan
9.
Output dari upaya kesehatan lingkungan adalah;
a)
Lingkungan sehat
b)
Pencegahan penyakit
c)
Kesehatan masyarakat
d)
Penyakit
10.
Impact dari upaya kesehatan lingkungan adalah;
a)
Lingkungan sehat
b)
Pencegahan penyakit
c)
Kesehatan masyarakat
d)
Penyakit
11.
Outcome dari upaya kesehatan lingkungan adalah;
a)
Lingkungan sehat
b)
Pencegahan penyakit
c)
Kesehatan masyarakat
d)
Penyakit
12.
Lingkungan sehat adalah bebas dari unsur-unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan, antara lain;
a)
Limbah
b)
Tanah
c)
Air
d)
Udara
13.
Lingkungan sehat adalah bebas dari unsur-unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan, antara lain;
a)
Limbah
b)
Sampah
c)
Binatang pembawa penyakit
d)
Semua jawaban benar atau salah
14.
Lingkungan sehat adalah bebas dari unsur-unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan, antara lain
a)
Tanah
b)
Air
c)
Zat kimia berbahaya
d)
Udara
15.
Penyakit Berbasis Lingkungan, antara lain adalah ;
a)
Water related/ Waterborne Diseases
b)
Foodborne Diseases
c)
Airborne Disease
d)
Semua jawaban benar
16.
Tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup, adalah;
a)
Ekosistem
b)
Ekologi
c)
Environment
d)
Environment Health
17.
Suatu ilmu mengenai hubungan timbal balik diantara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya, adalah;
a)
Ekosistem
b)
Ekologi
c)
Environment
d)
Environment Health
18.
Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain, adalah;
a)
Ekosistem
b)
Ekologi
c)
Environment
d)
Environment Health
19.
Penyakit menular adalah penyakit yang dapat ditularkan (berpindah dari orang yang satu ke orang yang lain, baik secara langsung maupun melalui perantara) adalah menurut;
a)
Notoatmodjo
b)
Bauman
c)
John Gordon dan La Richt
d)
Parson
20.
Tiga kriteria penentu keadaan sakit, yaitu adanya gejala, persepsi mengenai keadaan sakit yang dirasakan, dan menurunnya kemampuan untuk beraktivitas sehari-hari, adalah menurut;
a)
Notoatmodjo
b)
Bauman
c)
John Gordon dan La Richt
d)
Parson
21.
Menggambarkan interaksi tiga komponen penyebab penyakit, yaitu manusia (host), penyebab (Agent), dan lingkungan (environment), adalah menurut;
a)
Notoatmodjo
b)
Bauman
c)
John Gordon dan La Richt
d)
Parson
22.
Teori terjadinya penyakit, bahwa manusia berinteraksi dengan penyebab dalam Iingkungan tertentu dapat menimbulkan penyakit.
a)
Teori Humoral
b)
Teori Miasma
c)
Teori Ekologi
d)
Teori Segitiga
23.
Teori terjadinya penyakit, bahwa penyakit timbul karena sisa dari mahkluk hidup yang mati membusuk, meninggalkan pengotoran udara dan Iingkungan
a)
Teori Humoral
b)
Teori Miasma
c)
Teori Ekologi
d)
Teori Segitiga
24.
Teor iterjadinya penyakit, dikatakan bahwa penyakit timbul karena gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh
a)
Teori Humoral
b)
Teori Miasma
c)
Teori Ekologi
d)
Teori Segitiga
25.
Penyakit dapat terjadi karena tidak adanya keseimbangan antara ketiga komponen (Host, Agent, Environment) tersebut adalah menurut;
a)
Teori Humoral
b)
Teori Miasma
c)
Teori Ekologi
d)
Teori Segitiga
26.
Suatu keadaan agent penyakit yang menetap, berkembang biak dan dapat merangsang manusia untuk menimbulkan respons berupa tanda-tanda dan gejala penyakit, perubahan fisiologis jaringan tubuh dan pembentukan kekebalan atau mekanisme pertahanan tubuh lainnya.
a)
Interaksi Host dan Agrnt
b)
Interaksi Host dan Environment
c)
Interaksi Agent dan Environment
d)
Interaksi Agent, Host dan Environment
27.
Suatu keadaan terpengaruhnya manusia secara langsung oleh lingkungannya dan terjadi pada saat prapatogenesis suatu penyakit, misalnya udara dingin, hujan dan kebiasaan membuat dan menyediakan makanan
a)
Interaksi Host dan Agrnt
b)
Interaksi Host dan Environment
c)
Interaksi Agent dan Environment
d)
Interaksi Agent, Host dan Environment
28.
Suatu keadaan terpengaruhnya agen penyakit secara langsung oleh lingkungan yang menguntungkan agen penyakit. Terjadi pada saat prapatogenesis suatu penyakit, misalnya viabilitas bakteri terhadap sinar matahari
a)
Interaksi Host dan Agrnt
b)
Interaksi Host dan Environment
c)
Interaksi Agent dan Environment
d)
Interaksi Agent, Host dan Environment
29.
Suatu keadaan saling mempengaruhi antara agen penyakit, manusia dan lingkungan secara bersamasama dan keadaan tersebut memperberat satu sama lain sehingga memudahkan agen penyakit baik secara tidak langsung maupun langsung masuk ke dalam tubuh manusia
a)
Interaksi Host dan Agrnt
b)
Interaksi Host dan Environment
c)
Interaksi Agent dan Environment
d)
Interaksi Agent, Host dan Environment
30.
Kegiatan menjaga kesehatan dari penyakit yang menitik beratkan kepada “objek” itu sendiri (manusia)
a)
Sanitasi
b)
Higiene
c)
Higiene Sanitasi
d)
Sistem Sanitasi
31.
Kegiatan menjaga kesehatan dari penyakit yang menitik beratkan kepada lingkungan yang ada di sekitar objek (manusia)
a)
Sanitasi
b)
Higiene
c)
Higiene Sanitasi
d)
Sistem Sanitasi
32.
pencegahan penyakit dengan menghilangkan atau mengendalikan faktor lingkungan yang berasal dari mata rantai penularan penyakit
a)
Sanitasi
b)
Higiene
c)
Higiene Sanitasi
d)
Sistem Sanitasi
33.
Upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi
a)
Sanitasi
b)
Higiene
c)
Higiene Sanitasi
d)
Sistem Sanitasi
34.
Akses dan penggunaan fasilitas dan layanan untuk pembuangan urin dan feses manusia secara aman adalah;
a)
Sanitasi
b)
Higiene
c)
Higiene Sanitasi
d)
Sistem Sanitasi
35.
Sistem yang dirancang dan digunakan untuk memisahkan kotoran manusia dari kontak manusia di semua langkah rantai layanan sanitasi dari penangkapan dan penahanan toilet melalui pengosongan, pengangkutan, perawatan (insite atau offsite) dan pembuangan akhir atau penggunaan akhir, adalah;
a)
Sanitasi
b)
Higiene
c)
Higiene Sanitasi
d)
Sistem Sanitasi
36.
Kegiatan mengolah sampah untuk dijadikan produk baru
a)
Reduce
b)
Reuse
c)
Recycle
d)
Solid Waste
37.
Kegiatan penggunaan kembali sampah yang layak pakai untuk fungsi yang sama atau fungsi yang lain, adalah;
a)
Reduce
b)
Reuse
c)
Recycle
d)
Solid Waste
38.
Aktivitas yang mampu mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah, adalah;
a)
Reduce
b)
Reuse
c)
Recycle
d)
Solid Waste
39.
Sanitasi minimum yang diperlukan untuk menyediakan lingkungan sehat yang memenuhi syarat kesehatan yang menitik beratkan pada pengawasan berbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan manusia adalah;
a)
Sanitasi
b)
Sanitasi Dasar
c)
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
d)
Higiene
40.
Upaya sanitasi yang meliputi penyediaan air bersih, pembuangan kotoran manusia (jamban), pengelolaan sampah dan saluran pembuangan air limbah adalah;
a)
Sanitasi
b)
Sanitasi Dasar
c)
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
d)
Higiene
41.
Memutus mata rantai penularan penyakit dan keracunan melalui Stop BABS, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tanggan, Pengmanan Sampah Rumah Tangga, Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga adalah
a)
Sanitasi
b)
Sanitasi Dasar
c)
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
d)
Higiene
42.
Tujuan Pelayanan Kesehatan Lingkungan adalah kegiatan atau serangkaian kegiatan untuk mewujudkan ;
a)
Kualitas lingkungan yang sehat
b)
Pencegahan penyakit
c)
Kesehatan Masyarakat
d)
Semua jawaban benar
43.
Outcome dari kegiatan kesehatan lingkungan adalah;
a)
Kualitas lingkungan yang sehat
b)
Pencegahan penyakit
c)
Kesehatan Masyarakat
d)
Semua jawaban benar
44.
Impact kegiatan kesehatan lingkungan adalah;
a)
Kualitas lingkungan yang sehat
b)
Pencegahan penyakit
c)
Kesehatan Masyarakat
d)
Semua jawaban benar
45.
Kesehatan Lingkungan diselenggarakan untuk memenuhi Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan, melalui upaya ;
a)
Penyehatan
b)
Pengamanan
c)
Pengendalian
d)
Semua jawaban benar
46.
Kegiatan Penyehatan air meliputi upaya ;
a)
Pengawasan kualitas air
b)
Pelindungan Kualitas air
c)
Peningkatan kualitas air
d)
Semua jawaban benar
47.
Pengawasan kualitas air dilakukan antara lain melalui;
a)
Pengembangan teknologi tepat guna
b)
Analisis risilo
c)
disinfeksi
d)
Semua jawaban benar
48.
Pelindungan kualitas air dilakukan antara lain melalui;
a)
Pengembangan teknologi tepat guna
b)
Analisis risilo
c)
desinfeksi
d)
Semua jawaban benar
49.
Peningkatan kualitas air dilakukan antara lain melalui;
a)
Pengembangan teknologi tepat guna
b)
Analisis risilo
c)
desinfeksi
d)
Semua jawaban benar
50.
Pengamanan Lingkungan dilakukan melalui:
a)
Upaya pelindungan kesehatan masyarakat;
b)
Proses pengolahan limbah;
c)
Pengawasan terhadap limbah
d)
Semua jawaban benar
51.
Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan cara mengubah salinitas dan/atau derajat keasaman (pH) air, memberikan radiasi, dan/atau pemasangan perangkapadalah;
a)
Pengendalian fisik
b)
Pengendalian biologi
c)
Pengendalian lingkungan
d)
Pengendalian terpadu
52.
Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan menggunakan protozoa, ikan dan/atau bakteri adalah;
a)
Pengendalian fisik
b)
Pengendalian biologi
c)
Pengendalian lingkungan
d)
Pengendalian terpadu
53.
Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit dengan mengubah habitat perkembangbiakan vektor dan binatang pembawa penyakit secara permanen dan sementara.
a)
Pengendalian fisik
b)
Pengendalian biologi
c)
Pengendalian lingkungan
d)
Pengendalian terpadu
54.
Pengendalian vektor terpadu terhadap vektor dan binatang pembawa penyakit dilakukan dengan berbagai metode
a)
Pengendalian fisik
b)
Pengendalian biologi
c)
Pengendalian lingkungan
d)
Pengendalian terpadu
55.
Air yg melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yg memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.
a)
Air minum
b)
Air bersih
c)
Sumber air
d)
Air limbah
56.
Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi adalah;
a)
Air minum
b)
Air bersih
c)
Sumber air
d)
Air limbah
57.
Standar Baku Mutu (SBM) Air minum pada unsur fisik, antara lain adalah;
a)
Total zat padat terlarut
b)
Total bakteri koliform
c)
Pestisida
d)
Gross alpha activity
58.
Standar Baku Mutu (SBM) Air minum pada unsur biologi, antara lain adalah;
a)
Total zat padat terlarut
b)
Total bakteri koliform
c)
Pestisida
d)
Gross alpha activity
59.
Standar Baku Mutu (SBM) Air minum pada unsur kimia, antara lain adalah;
a)
Total zat padat terlarut
b)
Total bakteri koliform
c)
Pestisida
d)
Gross alpha activity
60.
Air dengan kualitas tertentu yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya berbeda dengan kualitas air minum, adalah;
a)
Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi
b)
Air untuk Kolam Renang
c)
Air untuk Solus Per Aqua (SPA)
d)
Air untuk Pemandian Umum
61.
sarana air yang dapat digunakan untuk terapi dengan karakteristik tertentu yang kualitasnya dapat diperoleh dengan cara pengolahan maupun alami
a)
Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi
b)
Air untuk Kolam Renang
c)
Air untuk Solus Per Aqua (SPA)
d)
Air untuk Pemandian Umum
62.
Sumber air yang dapat dimanfaatkan sebagai air minum adalah;
a)
Air tanah
b)
Air hujan
c)
Air permukaan
d)
Semua jawaban benar
63.
Sumber air yang mengalirkan air secara alami dari tanah ke permukaan tanah. Kuantitas dan kualitasnya dipengaruhi oleh keadaan vegetasi sekeliling sumber mata air dan juga aktivitas masyarakat.
a)
Mata air
b)
Air permukaan
c)
Air Tanah
d)
Air hujan
64.
Sumber air seperti sungai, danau, waduk, embung, dan saluran irigasi, kualitasnya kurang baik jika dikonsumsi langsung oleh manusia karena sering mengalami pencemaran cukup tinggi, adalah;
a)
Mata air
b)
Air permukaan
c)
Air Tanah
d)
Air hujan
65.
Sumber air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah, merupakan salah satu sumber daya air yang keberadaannya terbatas, adalah;
a)
Mata air
b)
Air permukaan
c)
Air Tanah
d)
Air hujan
66.
Sumber air yang berasal dari uap air yang naik ke udara menjadi awan dan dengan proses kondensasi (perubahan uap air menjadi tetes air yang sangat kecil) membentuk tetes air yang lebih besar, kemudian jatuh kembali ke permukaan bumi, adalah;
a)
Mata air
b)
Air permukaan
c)
Air Tanah
d)
Air hujan
67.
Melewatkan air pada suatu zat yang membantu menghilangkan partikel –partikel yang lebih kecil.
a)
Filtrasi
b)
Adsorpsi
c)
Koagulasi
d)
Flokulasi
68.
Untuk menghilangkan zat terlarut oleh kimiawi atau fisik dalam air menggunakan karbon aktif untuk menyerap air melalui lapisan butiran karbon, adalah proses ;
a)
Filtrasi
b)
Adsorpsi
c)
Koagulasi
d)
Flokulasi
69.
Reaksi penambahkan bahan kimia, seperti tawas kedalam air, untuk membentuk partikel-partikel yang lebih besar dengan tujuan agar terjadi proses sedimentasi lebih cepat, adalah proses ;
a)
Filtrasi
b)
Adsorpsi
c)
Koagulasi
d)
Flokulasi
70.
Proses ini dapat menghapus hingga 99,9 % bakteri dan 99 % dari virus dalam air dan beberapa bahan organik, adalah;
a)
Filtrasi
b)
Adsorpsi
c)
Koagulasi
d)
Flokulasi
71.
Penyakit disebabkan oleh konsumsi air yang terkontaminasi oleh kotoran manusia atau kotoran hewan atau urine yang mengandung bakteri patogen atau virus;
a)
Water borne Diseases
b)
Water washed Disease
c)
Water based Diseases
d)
Water related vektor Diseases
72.
Penyakit disebabkan oleh kebersihan pribadi yang buruk dan kontak kulit atau mata dengan air yang terkontaminasi;
a)
Water borne Diseases
b)
Water washed Disease
c)
Water based Diseases
d)
Water related vektor Diseases
73.
Penyakit disebabkan oleh parasit yang ditemukan dalam organisme perantara yang tinggal di air yang terkontaminasi;
a)
Water borne Diseases
b)
Water washed Disease
c)
Water based Diseases
d)
Water related vektor Diseases
74.
Penyakit disebabkan oleh vektor serangga, khususnya nyamuk, yang berkembang biak di air;
a)
Water borne Diseases
b)
Water washed Disease
c)
Water based Diseases
d)
Water related vektor Diseases
75.
Air limbah yang berasal dari usaha dan/atau kegiatan pemukiman, rumah makan, perkantoran, perniagaan, apartemen dan asrama adalah;
a)
Air limbah
b)
Air limbah industri
c)
Air limbah B3
d)
Air limbah domestik
76.
air limbah yang berasal dari usaha dan/atau kegiatan pemukiman, rumah makan, perkantoran, perniagaan, apartemen dan asrama
a)
Air limbah
b)
Air limbah industri
c)
Air limbah B3
d)
Air limbah domestik
77.
Bagian dari air disediakan untuk masyarakat atau industri yang telah digunakan untuk tujuan berbagai kegiatan yang telah terkontaminasi oleh padatan
a)
Air limbah
b)
Air limbah industri
c)
Air limbah B3
d)
Air limbah domestik
78.
99,9% air limbah terdiri dari;
a)
Air
b)
Total Solid
c)
Dissolved solids
d)
Suspended solids
79.
0,1% air limbah terdiri dari;
a)
Air
b)
Total Solid
c)
Dissolved solids
d)
Suspended solids
80.
80% dari 0,1% dari air limbah terdiri dari;
a)
Air
b)
Total Solid
c)
Dissolved solids
d)
Suspended solids
81.
Air limbah domestik yang berasal dari Kamar mandi, tempat cuci, dan tempat memasak (dapur) disebut dengan
a)
Black water
b)
Gray water
c)
Yellow water
d)
Brown water
82.
Air limbah domestik yang berasal dari Wc/Kakus/Jamban disebut dengan
a)
Black water
b)
Gray water
c)
Yellow water
d)
Brown water
83.
Kholera, tipus, amuba dan disentri basiler dan penyakit diare adalah kelompok penyakit;
a)
Water borne Diseases
b)
Water washed Disease
c)
Water based Diseases
d)
Water related vektor Diseases
84.
Kudis, trachoma, kutu dan penyakit tick-borne, adalah kelompok penyakit
a)
Water borne Diseases
b)
Water washed Disease
c)
Water based Diseases
d)
Water related vektor Diseases
85.
Demam berdarah, filariasis, malaria, onchocerciasis, trypanosomiasis dan demam kuning adalah kelopmpok penyakit;
a)
Water borne Diseases
b)
Water washed Disease
c)
Water based Diseases
d)
Water related vektor Diseases
86.
Cara/ jalur penularan Waterborne disease adalah;
a)
Konsumsi makanan/minuman (air) yang terkontaminasi
b)
Kontak kulit atau mata dengan air yang terkontaminasi
c)
Penetrasi melalui kulit oleh agent penyakit
d)
Semua pilihan jawaban benar atau salah
87.
Cara/ jalur penularan Waterwashed disease adalah;
a)
Konsumsi makanan/minuman (air) yang terkontaminasi
b)
Kontak kulit atau mata dengan air yang terkontaminasi
c)
Penetrasi melalui kulit oleh agent penyakit
d)
Semua pilihan jawaban benar atau salah
88.
Cara/ jalur penularan Waterbase disease adalah;
a)
Konsumsi makanan/minuman (air) yang terkontaminasi
b)
Kontak kulit atau mata dengan air yang terkontaminasi
c)
Penetrasi melalui kulit oleh agent penyakit
d)
Semua pilihan jawaban benar atau salah
89.
Pencegahan dan pengendalian Waterborne disease, antara lain adalah;
a)
Cuci tangan dengan sabun dan air bersih yg mengalir
b)
Personal hygiene dan sanitasi
c)
Penggunaan air minum/ bersih memenuhi standar baku mutu dan persyaratan kesehatan
d)
Semua jawaban benar atau salah
90.
Udara bebas dipermukaan bumi pada lapisan troposfir yang berada di dalam wilayah yurisdiksi Republik Indonesia yang dibutuhkan dan mempengaruhi kesehatan manusia, makhluk hidup dan unsur lingkungan hidup adalah ;
a)
Udara Ambien
b)
Emisi
c)
Pencemaran Udara
d)
Polutan
91.
Masuknya atau dimasukkannya zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya adalah ;
a)
Ambien
b)
Emisi
c)
Pencemaran Udara
d)
Polutan
92.
Zat, energi dan/atau komponen lain yang dihasilkan dari suatu kegiatan yang masuk dan/atau dimasukkannya ke dalam udara ambien, adalah ;
a)
Udara Ambien
b)
Emisi
c)
Pencemaran Udara
d)
Polutan
93.
Simpul A atau Simpul I pada konsep dasar atau paradigma kesehatan lingkungan adalah ;
a)
Udara Ambien
b)
Emisi
c)
Pencemaran Udara
d)
Polutan
94.
Simpul B atau Simpul II pada konsep dasar atau paradigma kesehatan lingkungan adalah ;
a)
Udara Ambien
b)
Emisi
c)
Pencemaran Udara
d)
Polutan
95.
Zat pencemar yang telah dijadikan indikator pencemaran udara secara umum, yang biasa tercantum di dalam peraturan kualitas udara, adalah;
a)
pencemar indikatif
b)
Pencemar spesifik
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar antropogenik
96.
Zat pencemar udara yang diemisikan dari sumbernya, contohnya gas klor, ammonia, hidrogen sulfida, merkaptan, formaldehida adalah;
a)
Penemar indikatif
b)
Pencemar spesifik
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar antropogenik
97.
Zat pencemar untuk daerah perkotaan dan pemukiman secara umum adalah suspended particulate matter (debu), karbon monoksida, total hidrokarbon (THC), oksidaoksida nitrogen (NOx), sulfur dioksida (SO2) dan oksidan fotokimia (ozon), adalah ;
a)
Penemar indikatif
b)
Pencemar spesifik
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar antropogenik
98.
Sumber pencemaran dari aktivitas vulkanik dari gunung berapi menghasilkan beberapa zat pencemar udara, seperti SO2, NOx, dan Total Suspended Particulate (TSP), adalah;
a)
Penemar indikatif
b)
Pencemar spesifik
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar antropogenik
99.
Sumber pencemaran dari peluruhan radioaktif seperti uranium dapat melepaskan radiasi ke atmosfer melalui reaksi peluruhan, adalah;
a)
Penemar indikatif
b)
Pencemar spesifik
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar antropogenik
100.
Sumber pencemaran dari penimbunan sampah di dalam landfill menghasilkan biogas, yang mana kandungan utamanya adalah gas metana (CH4) ke udara, adalah;
a)
Penemar indikatif
b)
Pencemar spesifik
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar antropogenik
101.
Sumber pencemaran dari emisi industri dari cerobong asap pabrik dan pembakaran pada tungku/perapian. Emisi industri dapat mengandung Total Suspended Particulate/ TSP serta gas rumah kaca seperti CO dan CO2, adalah;
a)
Penemar indikatif
b)
Pencemar spesifik
c)
Sumber pencemar alamiah
d)
Sumber pencemar antropogenik
102.
Standar baku mutu udara dalam ruang dan udara ambien yang memajan langsung pada manusia terdiri atas unsur:
a)
Fisik
b)
Kimia
c)
Kontaminan biologi
d)
Semua jawaban benar atau salah
103.
PM 2,5 sebesar 35 µg/ meter³ dalam 24 jam adalah standar baku mutu udara pada unsur ;
a)
Fisik
b)
Kimia
c)
Kontaminan biologi
d)
Semua jawaban benar atau salah
104.
Parameter laju ventilasi adalah standar baku mutu udara pada unsur ;
a)
Fisik
b)
Kimia
c)
Kontaminan biologi
d)
Semua jawaban benar atau salah
105.
Parameter asap tembakau adalah standar baku mutu udara pada unsur ;
a)
Fisik
b)
Kimia
c)
Kontaminan biologi
d)
Semua jawaban benar atau salah
106.
SO2 dan NOx (NO2 dan NO3) yang menguap ke udara akan bercampur dengan embun. Dengan bantuan cahaya matahari, senyawa tersebut akan diubah menjadi tetesan-tetesan asam yang kemudian turun ke bumi, adalah;
a)
Hujan asam
b)
Efek rumah kaca (Greeb house effect)
c)
Pemanasan gobal
d)
Penipisan lapisan Ozon
107.
Kadar CO2 yang tinggi di lapisan atmosfer dapat menghalangi pantulan panas dari bumi ke atmosfer sehingga permukaan bumi menjadi lebih panas, adalah;
a)
Hujan asam
b)
efek rumah kaca (Greeb house effect)
c)
Pemanasan gobal
d)
Penipisan lapisan Ozon
108.
Kenaikan suhu rata-rata di seluruh dunia dan menimbulkan dampak berupa berubahnya pola iklim, adalah;
a)
Hujan asam
b)
Efek rumah kaca (Greeb house effect)
c)
Pemanasan gobal
d)
Penipisan lapisan Ozon
109.
Sampah yang berasal dari kegiatan sehari-hari dalam rumah tangga, tidak termasuk tinja dan sampah spesifik, adalah;
a)
Sampah
b)
Sampah rumah tangga
c)
Sampah sejenis sampah rumah tangga
d)
Sampah spesifik
110.
Sampah yang berasal dari kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas sosial, fasilitas umum, dan/atau fasilitas lainnya, adalah;
a)
Sampah
b)
Sampah rumah tangga
c)
Sampah sejenis sampah rumah tangga
d)
Sampah spesifik
111.
Sampah yang mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun, adalah;
a)
Sampah
b)
Sampah rumah tangga
c)
Sampah sejenis sampah rumah tangga
d)
Sampah spesifik
112.
Sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat, adalah;
a)
Sampah
b)
Sampah rumah tangga
c)
Sampah sejenis sampah rumah tangga
d)
Sampah spesifik
113.
Tempat pengolahan sampah dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), adalah tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, dan pendauran ulang skala kawasan, adalah;
a)
TPS 3R
b)
TPST
c)
TPA
d)
3R
114.
Tempat pengolahan sampah terpadu, adalah tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir, adalah;
a)
TPS 3R
b)
TPST
c)
TPA
d)
3R
115.
Tempat pemrosesan akhir, adalah tempat untuk memroses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan, adalah;
a)
TPS 3R
b)
TPST
c)
TPA
d)
3R
116.
Segala aktivitas yang mampu mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah, kegiatan penggunaan kembali sampah yang layak pakai untuk fungsi yang sama atau fungsi yang lain, dan kegiatan mengolah sampah untuk dijadikan produk baru.
a)
TPS 3R
b)
TPST
c)
TPA
d)
3R