WorksheetsUTS Workshop Pengendalian Proses
Total questions: 40
Worksheet time: 31mins
1.Mempertahankan nilai kesetimbangan massa (mass balance) dan kesetimbangan energy (energy balance)
2. Menampilkan hasil pembacaan yang diperoleh dari unit proses
3. Menjamin nilai keamanan disemua unit proses produksi
4.Mencapai nilai atau keadaan yang diinginkan
5. Meningkatkan produktivitas proses produksi
6. Membatasi penyimpangan terhadap suatu nilai atau keadaan yang diinginkan
Berikut ini yang bukan merupakan tujuan sistem pengendalian proses adalah sebagai berikut :
1, 2 dan 3
1, 3 dan 5
2, 4, dan 5
2, 3, dan 5
2, 5, dan 6
Controller merupakan salah satu bagian pada diagram blok sistem pengendalian yang berfungsi melakukan .... langkah untuk mencapai tujuan sistem pengendalian
2
3
4
5
6
1.Menghitung (judgement)
2.Mengukur (measurement)
3.Mengoreksi (correction)
4.Membandingkan (comparation)
Berikut ini yang merupakan urutan langkah kerja controller adalah sebagai berikut :
2-1-4-3
2-4-1-3
2-3-1-4
2-1-3-4
2-3-4-1
Ada berapa jenis sistem pengendalian di industri
1
2
3
4
5
Perbedaan antara sistem pengendalian manual dan sistem pengendalian otomatis, terletak pada?
Controllernya
Set Pointnya
Transmitternya
Aktuatornya
Sensornya
dalam penerapan sistem pengendalian proses di industri, jenis sistem pengendalian mana yang banyak digunakan?
Sistem pengendalian manual saja
Sistem pengendalian otomatis saja
Sistem pengendalian manual dan sistem pengendalian otomatis
ketiga tiganya tidak digunakan
ada berapa jenis actuator yang digunakan diindustri?
1
2
3
4
5
Sebutkan jenis-jenis aktuator yang digunakan di industri :
elektrik, mekanik, mekatronik
penumatic, silindric, koloid
hydrolic, electrik, mekanik
mekanik, elektromagnetik, mekatronik
elektrik, pneumatic, dan hidrolic
jenis aktuator yang biasanya digunakan untuk sistem pengendalian skala laboratorium adalah
elektrik
mekanik
mekatronik
pneumatic
hidrolic
jenis aktuator yang biasanya digunakan untuk sistem pengendalian skala industri adalah
elektrik
mekanik
mekatronik
hidrolic
pneumatic
I/P converter merupakan singkatan dari ...
Current to Power converter
Current to Pressure converter
Current to Pneumatic converter
Voltage to Power converter
Voltage to Pressure converter
I/P Coverter merupakan alat yang digunakan untuk
Mengubah besaran tegangan listrik menjadi besaran tekanan yang digunakan sebagai penggerak control valve
Mengubah besaran tegangan listrik menjadi besaran power yang digunakan sebagai penggerak control valve
Mengubah besaran arus listrik menjadi besaran tekanan yang digunakan sebagai penggerak control valve
Mengubah besaran arus listrik menjadi besaran pneumatic yang digunakan sebagai penggerak control valve
Mengubah besaran arus listrik menjadi besaran power yang digunakan sebagai penggerak control valve
Gambar diatas merupakan gambar...?
Aliran sistem pengendalian
Gambar skematic sistem pengukuran
Gambar skematic sistem pengendalian
Blok diagram sistem pengendalian
Blok diagram sistem pengukuran
Huruf A pada gambar diatas merupakan unit
Plant
Transmitter
Sensor
Aktuator
Controller
Huruf B pada gambar diatas merupakan unit ...
Sensor
Actuator
Plant
Transmitter
Disturbance
huruf C pada gambar diatas merupupakan unit ...
Plant
Transmitter
Disturbance
Sensor
Controller
huruf D pada gambar diatas merupakan unit ...
Transmitter
Controller
Actuator
Sensor
Disturbance
huruf E pada gambar diatas merupakan unit ...
Sensor
Plant
Actuator
Controller
Transmitter
huruf F pada gambar diatas merupakan unit ...
Sensor
Actuator
Disturbance
Plant
Controller
1. panjang
2. massa
3. tekanan
4. arus
5. laju aliran
6. pH
7. volume
8. temperatur
Berikut yang merupakan variabel proses yang ada di industri adalah ...
1-3-4-5
2-5-6-7
3-5-6-8
4-5-6-8
5-6-7-8
Dalam sistem pengendalian proses di Industri, ada berapa macam variable yang harus diketahui terlebih dahulu...
2
3
4
5
6
Variable proses apa saja yang harus diketahu sebelum kita melakukan sistem pengendalian proses di industri ...
MV-TV-DV
PV-AV-DV
PV-MV-DV
DV-MV-SV
DV-PV-SP
1. safety
2. Efficiency
3. stability
4. Accuracy
5. Productive
6. Reliability
Yang merupakan peranan sistem pengendalian adalah sebagai berikut :
1-2-3
1-2-4
1-2-5
1-3-4
1-3-5
Set point adalah ...
besar process variable yang diatur.
besar process variable yang diukur.
besar process variable yang dianalisis.
besar process variable yang diamati.
besar process variable yang dikehendaki.
Manipulater variable adalah ...
besar process variable yang dikehendaki. Sebuah kendali akan selalu berusaha menyamakan variabel yang dikendalikan dengan set point.
input dari suatu proses yang dapat dimanipulasi atau diubah-ubah besarnya agar process variable atau variabel yang dikendalikan besarnya sama dengan set point
sinyal yang keluar dari transmitter. Besaran ini merupakan cerminan besarnya sinyal sistem pengukuran.
alat yang berfungsi untuk membaca sinyal sensing element, dan mengubahnya menjadi sinyal yang dapat dimengerti oleh controller.
besaran lain, selain variabel yang dimanipulasi, yang dapat menyebabkan berubahnya variabel yang dikendalikan. Besaran ini lazim disebut load.
Process Variable adalah :
Tatanan peralatan yang mempunyai suatu fungsi tertentu. Input proses dapat bermacam- macam, yang pasti merupakan besaran yang dimanipulasi oleh final control element atau control valve agar variabel yang dimaksud sama dengan set point.
input dari suatu proses yang dapat dimanipulasi atau diubah-ubah besarnya agar process variable atau variabel yang dikendalikan besarnya sama dengan set point.
besaran lain, selain variabel yang dimanipulasi, yang dapat menyebabkan berubahnya variabel yang dikendalikan. Besaran ini lazim disebut load.
Besaran yang diamati nilai perubahan terhadap besaran-besaran lainnya.
besar process variable yang dikehendaki. Sebuah kendali akan selalu berusaha menyamakan variabel yang dikendalikan dengan set point
Disturbance variabel adalah ...
Tatanan peralatan yang mempunyai suatu fungsi tertentu. Input proses dapat bermacam- macam, yang pasti merupakan besaran yang dimanipulasi oleh final control element atau control valve agar variabel yang dimaksud sama dengan set point
input dari suatu proses yang dapat dimanipulasi atau diubah-ubah besarnya agar process variable atau variabel yang dikendalikan besarnya sama dengan set point.
bagian paling ujung suatu sistem pengukuran (measuring system). Contoh elemen pengukur yang banyak dipakai misalnya termocouple atau oriface plate.
besaran lain, selain variabel yang dimanipulasi, yang dapat menyebabkan berubahnya variabel yang dikendalikan. Besaran ini lazim disebut load.
sinyal yang keluar dari transmitter. Besaran ini merupakan cerminan besarnya sinyal sistem pengukuran.
Plant merupakan ...
input dari suatu proses yang dapat dimanipulasi atau diubah-ubah besarnya agar process variable atau variabel yang dikendalikan besarnya sama dengan set point.
Tatanan peralatan yang mempunyai suatu fungsi tertentu. Input proses dapat bermacam- macam, yang pasti merupakan besaran yang dimanipulasi oleh final control element atau control valve agar variabel yang dimaksud sama dengan set point.
besaran lain, selain variabel yang dimanipulasi, yang dapat menyebabkan berubahnya variabel yang dikendalikan. Besaran ini lazim disebut load.
sinyal yang keluar dari transmitter. Besaran ini merupakan cerminan besarnya sinyal sistem pengukuran.
besar process variable yang dikehendaki. Sebuah kendali akan selalu berusaha menyamakan variabel yang dikendalikan dengan set point.
Final Control Element adalah ....
selisih antara set point dikurangivariabel yang dimaksud. Error bisa negatif, bisa juga positif. Sebaliknya, bila set point lebih kecil dari variabel yang dimaksud, error menjadi negatif.
bagian dari controller yang menghitung besarnya koreksi yang diperlukan. Input control unit adalah error, dan outputnya adalah sinyal yang keluar dari controller (manipulated variable).
elemen yang mengerjakan tiga dari empat tahap langkah pengendalian yang membandingkan set point dengan measurement variable, menghitung berapa banyak koreksi yang perlu dilakukan, dan mengeluarkan sinyal koreksi sesuai dengan hasil perhitungan tadi.
bagian akhir dari instrumentasi sistem pengendalian. Bagian ini berfungsi untuk mengubah measurement variable dengan cara memanipulasi besarnya manipulated variable, berdasarkan perintah controller.
besar process variable yang dikehendaki. Sebuah kendali akan selalu berusaha menyamakan variabel yang dikendalikan dengan set point.
Tentukanlah Manipulated variable pada gambar diatas ...
Temperatur switch
Temperatur setrika
Termostat bimetal
Suhu ruangan
Saklar listrik setrika
Tentukanlah process variable pada gambar diatas
Temperatur switch
Temperatur setrika
Termostat bimetal
Suhu ruangan
Saklar listrik setrika
Tentukan set point pada gambar diatas :
Temperatur switch
Temperatur setrika
Termostat bimetal
Suhu ruangan
Saklar listrik setrika
Tentukan distuirbance variable pada gambar diatas ...
Temperatur switch
Temperatur setrika
Termostat bimetal
Suhu ruangan
Saklar listrik setrika
Kepanjangan BFD adalah ...
Boundary flow diagram
Back flow diagram
Basic flow diagram
Block flow diagram
Blank flow diagram
PFD adalah
Paraller flow diagram
Process flow diagram
Pipping flow diagram
Pump flow diagram
Periodic flow diagram
P&ID merupakan kependekatan dari ....
Proportional-Integral-Derivative
Process-Instrument-Derivative
Pipping-Instrument-Derivative
Piping Instrumentation Diagram
Piping and Instrumentation Diagram
1. Menentukan MV, PV, dan DV
2. Membuat PFD
3. Melakukan proses tunning
4. Membuat P&ID
5. Membuat BFD
Urutan yang tepat dalam membuat sistem pengendalian proses adalah sebagai berikut :
5-1-2-3-4
5-3-1-2-4
5-2-1-4-3
5-4-3-1-2
5-1-2-4-3
Pengendalian level diperlukan pada deaerator karena jika level air terlalu tinggi akan menyebabkan pemisahan oksigen kurang sempurna, hal ini membuat air masih banyak mengandung oksigen yang dapat menyebabkan korosi bagi boiler. Jika level air terlalu rendah dapat merusak komponen lain seperti pompa dan menghambat proses suplai air ke boiler. Yang bertindah sebagai process variable pada gambar diatas adalah
Mass flow daerator
Temperatur daerator
Pressure daerator
Level daerator
Ph daerator
Pengendalian level diperlukan pada deaerator karena jika level air terlalu tinggi akan menyebabkan pemisahan oksigen kurang sempurna, hal ini membuat air masih banyak mengandung oksigen yang dapat menyebabkan korosi bagi boiler. Jika level air terlalu rendah dapat merusak komponen lain seperti pompa dan menghambat proses suplai air ke boiler. Yang bertindak sebagai manipulated varible pada daerator adalah ...
Flow Rate ke steam drum
Flow Rate dari Water Heater
Flow rate dari Condensor
Flow rate ke Economizer
Flow rate dari evaporator
Pengendalian level diperlukan pada deaerator karena jika level air terlalu tinggi akan menyebabkan pemisahan oksigen kurang sempurna, hal ini membuat air masih banyak mengandung oksigen yang dapat menyebabkan korosi bagi boiler. Jika level air terlalu rendah dapat merusak komponen lain seperti pompa dan menghambat proses suplai air ke boiler. yang bertindak sebagai disturbance variable daerator adalah ...
Flow Rate ke evaporator
Flow Rate dari Water heater
Flow Rate dari Condensor
Flow Rate ke Economizer
Flow Rate ke Steam Drum
