WorksheetsTes Tulis Bab 4 Sub Tema C
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Pada masa kejayaan, VOC berhasil menguasai hampir seluruh wilayah di Nusantara. Dalam memperkuat kedudukannya, strategi yang digunakan VOC adalah ....
a. mewajibkan rakyat menyerahkan hasil bumi
b. menjalin kerja sama dengan pemerintah tradisional
c. mengawasi kegiatan produksi rempah-rempah di Kepulauan Maluku
d. mendirikan benteng pertahanan di setiap wilayah yang berhasil dikuasai
Perhatikan tokoh-tokoh berikut!
1) Cornelis Speelman
2) Jan Pieterzoon Coen
3) Jan Willem Janssens
4) Cornelis de Houtman
Tokoh-tokoh yang pernah menjabat sebagai gubernur jenderal VOC ditunjukkan oleh angka ....
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 3)
c. 2) dan 3)
d. 3) dan 4)
Pembangunan jalan Anyer - Panarukan merupakan kebijakan yang identik dengan masa pemerintahan Daendels. Kebijakan tersebut sejalan dengan tugas utama Daendels sebagai gubernur jenderal yaitu ....
a. mengubah segala bentuk kerja rodi
b. meningkatkan kegiatan perdagangan dan keuangan
c. mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Belanda
d. mengawasi kegiatan kantor dagang Inggris (EIC) di Indonesia
Penderitaan rakyat Indonesia selama pemberlakuan sistem tanam paksa dilatarbelakangi penyimpangan dalam ketentuan tanam paksa. Penyimpangan tersebut salah satunya terjadi karena ....
a. para petani hidup dalam kemiskinan dan kelaparan
b. sistem tanam paksa tidak menghasilkan keuntungan
c. munculnya kritik dari kelompok humanis di Belanda
d. adanya sistem cultuurprocenten bagi penguasa pribumi
Praktik monopoli perdagangan VOC salah satunya dilakukan dengan cara membeli rempah-rempah dengan harga murah. Dampak praktik tersebut adalah ....
a. para pedagang Barat membakar kapal-kapal pedagang lokal
b. masyarakat lokal tidak diizinkan memperoleh keuntungan
c. masyarakat lokal diwajibkan membayar pajak dan upeti
d. perekonomian masyarakat mengalami penurunan
VOC berusaha menjaga agar harga rempah-rempah di Maluku tetap stabil dengan cara menetapkan kebijakan ....
a. verplichte leverantie
b. preanger stelsel
c. contingenten
d. ekstirpasi
Pada 1870 sistem tanam paksa di Hindia Belanda digantikan oleh Politik Pintu Terbuka. Peristiwa ini ditandai oleh ....
a. pemberlakuan Undang-Undang Agraria
b. pembukaan sekolah bagi warga pribumi
c. penghapusan tanam paksa cengkih
d. penghapusan tanam paksa lada
Sistem sewa tanah diterapkan Raffles ketika berkuasa di Indonesia. Pada pelaksanaan sistem sewa tanah, Raffles menghadapi beberapa hambatan. Salah satu faktor penghambat sistem sewa tanah adalah ....
a. pejabat pribumi tidak bersedia melaksanakan kerja rodi
b. masyarakat perdesaan belum mengenal sistem uang
c. rakyat Indonesia tidak menyukai kekuasaan Inggris
d. pemerintah mengenalkan jenis tanaman baru
Perlawanan Sultan Hasanuddin berakhir dengan penandatanganan Perjanjian Bongaya. Keberadaan perjanjian Bongaya dianggap merugikan kondisi perpolitikan Kerajaan Gowa-Tallo karena ....
a. VOC boleh mendirikan benteng pertahanan di Makassar
b. Kerajaan Gowa-Tallo wajib menyerahkan pajak kepada VOC
c. VOC memperoleh hak monopoli rempah-rempah di Makassar
d. wilayah Kerajaan Gowa-Tallo di luar Makassar menjadi milik VOC
Perang Padri merupakan bentuk perlawanan rakyat Minangkabau terhadap pemerintah kolonial Belanda. Pada 1825 Belanda justru mengadakan perjanjian damai dengan kaum Padri dengan tujuan ....
a. mencari celah untuk mengadu domba antara kaum adat dan kaum Padri
b. berkonsentrasi menghadapi perlawanan Diponegoro di Jawa
c. mengulur waktu agar pasukan Imam Bonjol menyerah
d. berkonsentrasi menghadapi perlawanan rakyat Aceh
