NEW
Font size
WorksheetsLATIHAN BAHASA INDONESIA TEMA 9
Total questions: 60
Worksheet time: 3570secs
Perhatikan teks berikut ini!
Firman masih terjaga. Ditemani jam weker dan segelas susu hangat yang baru diantar ibunya. Mulutnya komat-kamit menghafal rumus metematika. Kadang matanya terpejam, berharap rumus yang dihafal dapat melekat di otak. Namun tasa kantuk yang kuat, sering menghapus hafalannya.
Harus bisa! Tekadnya dalam hati. Firman tak rela gelar juara pertamanya direbut oleh Andi untuk yang kedua kali. Apalagi ayahnya sudah berjanji akan membelikan sepeda baru kalau ia berhasil merebut kembali juara pertama. "Luas kerucut adalah...., adalah...aahhh...! Lupa lagi!" Keluhnya kesal.
Tokoh utama pada teks di atas adalah...
ayah
ibu
Firman
ibu guru
Perhatikan teks berikut ini!
Deo pulang sekolah sambil meringis kesakitan. ia menuntun sepedanya dengan sedikit terpincang-pincang. Celana dan baju seragmnya terlihat kotor. Keringat mengucur di dahinya. Hari itu udara memang cukup terik.
Ibu segera menyambut Deo dengan membukakan pintu pagar. Ibu pun membantu. Deo memasukkan sepedanya di halaman rumah. Ibu mengambil tas Deo yang ikut kotor dan menuntunnya masuk ke dalam rumah. Setelah ibu memberikan minum, ibu memeriksa luka-luka gores di lutut dan siku Deo. Deo meringis kesakitan ketika luka-luka itu dibersihkan dan diberikan obat. Setelah Deo mulai terlihat tenang, ibu meminta Deo bercerita.
Latar dari cerita pada teks di atas adalah...
jalan raya
rumah
sekolah
pasar
Perhatikan teks berikut ini!
Tak lama berselang, Kak Argia telah duduk di samping Rino dengan membawa komputer jinjingnya. "Nah, mari kita gunakan teknologi untuk membantu memecahkan masalahmu, Rin! Kakak akan membantumu mencari tahu cara membuatnya melalui internet. Dengan internet, kita dapat terhubung dengan berbagai situs yang dapat membantu kita, tergantung bagaimana kita mencari dan menggunakannya. Di sini, kamu juga bisa mencari ide untuk menentukan bentuk gantungan kunci yang kamu mau"! Kak Argia menjelaskan sambil tangannya lincah menggerakkan jarinya mencari yang ia perlukan melalui komputer jinjingnya.
Rino terkagum-kagum melihatnya. "Wah, kakak hebat! Terima kasih sekali, kak," tatap Rino tak percaya. "Tapi, Rin. kamu hanya boleh menggunakan atau membuka situs-situs itu dengan ditemani kakak atau orang dewasa lainnya, ya. Kamu belum cukup umur untuk membuka situs-situs melalui internet itu. Tidak semua yang dapat terhubung dengan internet itu sesuai dengan usiamu," jelas Kak Rino.
"Baiklah, kak Argia, yang penting kita bisa selesaikan proyek ini, ya! Terima kasih, lho kak!" seru Rino riang.
Watak dari kak Argia dalam teks di atas adalah...
jujur
tanggung jawab
hebat
periang
Perhatikan teks berikut ini!
Ketika Arya dan Ayah hendak maju untuk membayar tiket, tiba-tiba terdengar suara dari belakang mereka.
"Aduh, Bu. Perutku sakit sekali!" seru seseorang di belakang Arya dan Ayah. Seketika mereka menoleh ke belakang. Tampak seorang anak perempuan sebaya Arya sedang memegang perut. Wajahnya pucat. Keringat tampak mengucur di dahinya. Ibu anak perempuan itu pun terlihat panik. Beberapa kali si ibu menghibur anaknya untuk bertahan dalam antrean.
"Ibu, silakan ibu beli tiket dulu. Kasihan anak ibu," tiba-tiba Arya berkata kepada ibu si anak itu. Si ibu langsung menatapnya dan melihat Ayah. Ayah mengangguk dan mempersilakan keduanya untuk maju mengambil antrean mereka.
Setelah Si ibu mengucapkan terima kasih, mereka maju untuk membeli tiket mereka dan segera beranjak pergi menuju toilet bioskop. Film memang masih akan dimulai 30 menit lagi.
Sikap Arya berdasarkan cerita di atas adalah...
taat beribadah
rasa ingin tahu
gemar membaca
peduli terhadap sesama
Tokoh yang paling banyak diceritakan dalam sebuah cerita pendek disebut...
tokoh pendukung
tokoh tambahan
tokoh utama
pemeran pendamping
Keterangan mengenai ruang, waktu, serta suasana terjadinya peristiwa-peristiwa di dalam suatu cerita fiksi adalah ....
tokoh
penokohan
alur
latar
Perhatikan cerita berikut !
Sahabat Karibku
Hari ini temanku, Zahira berulang tahun. Aku mempunyai kejutan untuknya. Aku ingin membuatnya marah agar dia lupa hari ini adalah hari ulang tahunnya.
“Za, sebenarnya aku nggak suka denganmu.”
“Kenapa, apa salahku, Hani?” katanya dengan mata berkaca-kaca sambal meninggalkan diriku.
“Zahira, ayo kita ke kantin. Ayolah cepat sedikit. Aku ingin makan nasi goreng,” kata Hani ketus.
Dengan mata berkaca-kaca Zahira mengikuti Hani menuju kantin.
“Happy birthday to you … Zahira I love you,” kataku sambal bernyanyi.
“Makasih teman-teman, ini kejutan yang hebat,”katanya.
Kejutan dari teman-teman untuk Zahira adalah ….
mengajak makan nasi goreng di kantin
mengajak Zahira bernyanyi bersama-sama
membuat Zahira menangis karena memusuhinya
memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Zahira
Perhatikan kutipan cerita berikut!
Sabtu pagi aku bangun dengan suasana hati riang. Aku sadar bahwa ini adalah kamar istimewaku. Aromanya menenangkan khas jeruk nipis pewangi ruangan kamarku.
Setelah bangun tidur, tokoh aku merasa ….
sedih
senang
risau
kecewa
Bacalah teks berikut!
Beni, Jonas, Udin, dan Bayu bermain bola di lapangan. Ketika Jonas menendang bola, Jonas tidak sengaja mengenai bahu Joni. Jonas segera meminta maaf kepada Beni. Beni pun memaafkan Jonas. Mereka kembali bermain dengan akur.
Tema dari teks di atas adalah ….
persahabatan
kebudayaan
pendidikan
pekerjaan
Bacalah cerita berikut !
Udin diminta Bu Indah untuk membawa buku-buku dari perpustakaan.Buku-buku tersebut dibawa ke ruang guru. Udin kesulitan membawa buku yang jumlahnya cukup banyak. Melihat hal itu, Beni segera membantu Udin walaupun Udin tidak memintanya.
Watak tokoh Beni pada cerita tersebut adalah ….
penyayang hewan
setia kawan
ramah
jujur
Perhatikan teks berikut ini!
Deo pulang sekolah sambil meringis kesakitan. ia menuntun sepedanya dengan sedikit terpincang-pincang. Celana dan baju seragmnya terlihat kotor. Keringat mengucur di dahinya. Hari itu udara memang cukup terik.
Ibu segera menyambut Deo dengan membukakan pintu pagar. Ibu pun membantu. Deo memasukkan sepedanya di halaman rumah. Ibu mengambil tas Deo yang ikut kotor dan menuntunnya masuk ke dalam rumah. Setelah ibu memberikan minum, ibu memeriksa luka-luka gores di lutut dan siku Deo. Deo meringis kesakitan ketika luka-luka itu dibersihkan dan diberikan obat. Setelah Deo mulai terlihat tenang, ibu meminta Deo bercerita.
Latar dari cerita pada teks di atas adalah...
jalan raya
rumah
sekolahan
sepeda
Buku yang berisi kisahan ataupun cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi pengarang disebut buku …..
Anak
Fiksi
Non fiksi
Sejarah
Salah satu buku fiksi adalah buku ….
Naskah drama
Buku pelajaran
Buku sejarah
Buku petunjuk penggunaan alat
Setiap buku baik fiksi maupun non fiksi yang sudah dibaca bisa kita analisis menurut ….
Nilai kehidupan
Struktur dan kebahasaan
Intrinsik dan ekstrisik
Unsur dan contoh
Pelaku yang terdapat pada sebuah cerita disebut …..
Sudut pandang
Setting
Tokoh
Alur
Jalannya sebuah cerita sering alur atau …..
Sudut pandang
Point of view
Plot
Amanat
Keterangan mengenai tempat, waktu dan suasana terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan disebut ….
ide cerita
latar
judul
pernyataan
Perhatikan penggalan cerita berikut!
“Andi, kamu pandai berpuisi, kembangkan bakatmu,” puji Pak Tulus.
Sorak sorai teman-teman sekelas Andi bergemuruh. Pak Tulus kemudian menyuruh Andi membacakan puisinya di depan teman-teman. Tanpa malu-malu, Andi membacakan setiap kata dalam bait-bait puisinya.
Sikap tokoh utama pada teks cerita tersebut adalah ….
percaya diri
disiplin
pemalu
tegas
Perhatikan teks cerita berikut!
Baturaden
Suatu sore ketika ia sedang berjalan-jalan di sekitar pemandian, ia dikejutkan oleh jeritan seorang wanita. Suta segera mencari ke arah jeritan tadi. Akhirnya, ia tiba di dekat sebuah pohon besar. Dilihatnya putri Adipati menjerit-jerit di bawah pohon itu. Di dekatnya seekor ular raksasa menggelantung. Mulutnya menganga siap menelan putri tersebut. Suta sebenarnya ngeri melihat ular besar itu. Namun, ia kasihan melihat sang Putri pucat dan ketakutan. Timbul keberanian Suta untuk memukul ular tersebut. Diambilnya bambu yang cukup besar, dipukulnya kepala ular itu berkali-kali.
“Terima kasih, Kang Suta. Kamu telah menyelamatkan jiwaku.”
“Itu sudah menjadi tugas saya, Tuan Putri. Apalagi hamba ini abdi Sang Adipati, ayah Tuan Putri,” sahut Suta.
Kemudian, Sang Putri dan Suta pergi meninggalkan tempat itu menuju Kadipaten. Sejak kejadian itu Sang Putri semakin akrab dengan Suta. Bahkan, keduanya punya rencana mengikat hubungan itu dalam suatu pernikahan. Rencana itu diketahui Sang Adipati, maka marahlah Sang Adipati.
Watak tokoh Suta pada teks cerita tersebut adalah ….
penolong
pemberani
penakut
Penyayang
Perhatikan teks berikut ini!
Firman masih terjaga. Ditemani jam weker dan segelas susu hangat yang baru diantar ibunya. Mulutnya komat-kamit menghafal rumus metematika. Kadang matanya terpejam, berharap rumus yang dihafal dapat melekat di otak. Namun tasa kantuk yang kuat, sering menghapus hafalannya.
Harus bisa! Tekadnya dalam hati. Firman tak rela gelar juara pertamanya direbut oleh Andi untuk yang kedua kali. Apalagi ayahnya sudah berjanji akan membelikan sepeda baru kalau ia berhasil merebut kembali juara pertama. "Luas kerucut adalah...., adalah...aahhh...! Lupa lagi!" Keluhnya kesal.
Tokoh tambahan pada teks di atas adalah....
Firman
ibu
ibu guru
ayah
Berikut ini yang merupakan contoh dari buku fiksi adalah ….
Buku biografi seorang tokoh nasional
Naskah drama
Buku pelajaran sains
Buku panduan penggunaan barang
Buku yang berisi tentang sebuah kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang disebut ….
Buku pelajaran
Buku fiksi
Buku nonfiksi
Buku sejarah
Di bawah ini yang termasuk jenis buku fiksi, kecuali ….
Buku agama
Cerpen
Novel
Drama
Cerpen dan Novel termasuk dalam karangan dalam bentuk cerita ….
Kenyataan
Fiksi
Nonfiksi
Pelajaran
Perhatikan cuplikan cerita berikut!
Kura-kura dan monyet dahulu bersahabat dekat. Persahabatan keduanya retak karena monyet menipu kura-kura. Kura-kura yang lugu telah dibohongi demi kepentingan monyet sendiri. Kura-kura yang dulu sayang kepada sahabatnya itu, kini berubah menjadi benci.
Amanat cerita tersebut adalah ….
Kita tidak boleh membohongi orang yang sudah melakukan kejahatan kepada kita.
Kita harus memperbaiki persahabatan yang telah rusak.
Kita tidak boleh memanfaatkan kekurangan orang lain untuk kepentingan pribadi.
Kita harus menghargai persahabatan yang sudah lama terjalin.
Perhatikan teks berikut ini!
Saat ini Rudi dan teman-temannya sedang gemar mengamati benda langit. Hampir setiap malam yang cerah, Rudi keluar rumah sambil membawa peta langit. Malam Minggu ini, Bayu dan Amir menginap di rumah Rudi. Tiga sahabat ini akan mengamati langit di halaman rumah.
"Asyik, malam ini cerah. Ayo, kita mengamati langit!" ajak bayu sambil membawa peta langit.
"Kalian mau kemana, sih?" tanya Runi ingin tahu.
"Mau mengamati langit," jawab Rudi sambil lalu, ketiga sahabat itu kemudian berjalan keluar, meninggalkan Runi yang kebingungan.
"Rudi mana. Run?" tanya Datuk.
"Katanya mau melihat langit," jawab runi sambil cemberut.
Melihat wajah Runi yang cemberut, Datuk bertanya," Kamu kenapa?"
"Mereka tidak mengajakku," ujar Runi sambil menunduk.
Latar dari cerita pada teks di atas adalah ....
langit
rumah
lapangan
sepeda
Perhatikan teks dibawah ini!
"Aldo sudah jam berapa ini?"
"Nggak tahu, Ma. Coba lihat saja jam di dinding."
"Aldo!" Mama dengan suara tinggi, "maksud mama, kamu sudah terlalu lama bermain game sampai lupa waktu."
"Hmm...," gumam Aldo sambil terus berma game.
"Matikan game-nya!" perintah Mama, "sekarang sudah sore, cepat mandi!"
"Hmm...nanti dulu, Ma. Sebentar lagi aku menang, nih," kata Aldo.
Mama menghela napas. Aldo sudah bermain game sejak selesai makan siang tadi. Itu artinya Aldo sudah bermain game selama empat jam. Mama menghampiri Aldo, lalu mengambil teblet dari tangan Aldo.
"Yah, Ma..." keluh Aldo.
Watak dari Aldo dalam teks di atas adalah...
jujur
pemalas
hebat
periang
Perhatikan teks dibawah ini!
"Aldo sudah jam berapa ini?"
"Nggak tahu, Ma. Coba lihat saja jam di dinding."
"Aldo!" Mama dengan suara tinggi, "maksud mama, kamu sudah terlalu lama bermain game sampai lupa waktu."
"Hmm...," gumam Aldo sambil terus berma game.
"Matikan game-nya!" perintah Mama, "sekarang sudah sore, cepat mandi!"
"Hmm...nanti dulu, Ma. Sebentar lagi aku menang, nih," kata Aldo.
Mama menghela napas. Aldo sudah bermain game sejak selesai makan siang tadi. Itu artinya Aldo sudah bermain game selama empat jam. Mama menghampiri Aldo, lalu mengambil teblet dari tangan Aldo.
"Yah, Ma..." keluh Aldo.
Sikap buruk Aldo berdasarkan cerita di atas yang harus diperbaiki adalah...
peduli terhadap lingkungan di sekitarnya
rasa ingin tahu terhadap level game yang dimainkannya
gemar membaca komik tentang game
suka main game tanpa memperhatikan waktu
Perhatikan teks berikut ini.
"Apa saja yang membuat kamu bingung?" tanyakan lagi.
"Ya, biasanya, sih, orang dewasa yang membuat aku bingung," jawab Arter. Hmm, ternyata yang menyebabkan aku dan Arter bingung adalah orang dewasa. Merekalah penyebab kebingungan.
"Hei!! Tiba-tiba aku tahu apa cita-citaku! Kalau sudah besar, aku ingin jadi ... Aku ingin jadi orang dewasa yang bijaksana. Orang dewasa yang tidak aneh. Orang dewasa yang tidak membuat anak-anak bingung," kata David.
"Aku tidak peduli...jadi arsitek, dokter, tentara atau kapten kapal...Semuanya sama hebatnya. Yang penting aku bijaksana, tidak aneh dan tidak membuat anak-anak bingung," lanjut David.
"Yah... itulah cita-citaku! Ah, lega aku sekarang," kata David dalam hati.
Inti dari cerita di atas adalah...
David ingin menjadi orang dewasa
cita-cita David
cita-cita David berubah-ubah
David bingung dalam menentukan cita-citanya
Perhatikan teks berikut ini!
Sudah berhari-hari ini Riana menghabiskan waktu setelah belajar di jendela loteng yang besar itu. Memang ruangan yang nyaman sekali, dihias seperti kamar tidur. Hanya satu yang ia tunggu, yaitu bintang jatuh. Biasanya, ia akan duduk di sana sampai pukul sembilan malam, lalu tidur di kamar. Namun, karena ini hari sabtu, ia memutuskan untuk ada di sana lebih lama.
"Rin, yuk, turun, kita nonton di bawah," terdengar suara Oma dari pintu loteng.
"Sebentar lagi Riana turun, ya, Nek. Masih mau disini dulu," jawab Riana.
Satu jam...dua jam..tiga jam... Tak satupun ada bintang jatuh, bahkan sampai Riana tertidur dan bermimpi. Di dalam mimpi Riana...
Ia duduk di suatu perbukitan saat ia melihat ke atas, ada bintang yang bertaburan. Saat ia melihat ke bawah ada lampu-lampu kota yang juga mirip bintang . Di sekitar bukit itu ada banyak sekali orang-orang yang duduk dan menikmati keindahan bintang-bintang. Semuanya kompak tak bersuara keras, hanya tersenyum dan berbisik jika diperlukan.
Tokoh tambahan pada teks di atas adalah...
Riana
Oma
Ibu
Ayah
Perhatikan teks berikut ini!
Sudah berhari-hari ini Riana menghabiskan waktu setelah belajar di jendela loteng yang besar itu. Memang ruangan yang nyaman sekali, dihias seperti kamar tidur. Hanya satu yang ia tunggu, yaitu bintang jatuh. Biasanya, ia akan duduk di sana sampai pukul sembilan malam, lalu tidur di kamar. Namun, karena ini hari sabtu, ia memutuskan untuk ada di sana lebih lama.
"Rin, yuk, turun, kita nonton di bawah," terdengar suara Oma dari pintu loteng.
"Sebentar lagi Riana turun, ya, Nek. Masih mau disini dulu," jawab Riana.
Satu jam...dua jam..tiga jam... Tak satupun ada bintang jatuh, bahkan sampai Riana tertidur dan bermimpi. Di dalam mimpi Riana...
Ia duduk di suatu perbukitan saat ia melihat ke atas, ada bintang yang bertaburan. Saat ia melihat ke bawah ada lampu-lampu kota yang juga mirip bintang . Di sekitar bukit itu ada banyak sekali orang-orang yang duduk dan menikmati keindahan bintang-bintang. Semuanya kompak tak bersuara keras, hanya tersenyum dan berbisik jika diperlukan.
Tokoh tambahan pada teks di atas adalah...
Riana
oma
ibu
ayah
Bacalah teks berikut!
Beni, Jonas, Udin, dan Bayu bermain bola di lapangan. Ketika Jonas menendang bola, Jonas tidak sengaja mengenai bahu Joni. Jonas segera meminta maaf kepada Beni. Beni pun memaafkan Jonas. Mereka kembali bermain dengan akur.
Latar tempat pada teks tersebut adalah ….
halaman
lapangan
teras rumah
ruang kelas
Bacalah teks berikut!
Ibu selalu melatih anak-anaknya untuk bertanggung jawab terhadap segala sesuatu. Kata ibu, jika sudah terbiasa hidup dengan penuh tanggung jawab, maka akan terbiasa hidup teratur dan kelak akan menjadi orang sukses. Di rumah misalnya, kakak diberi tugas untuk menyapu dan mengepel setiap hari. Aku mencuci piring-piring dan gelas-gelas yang kotor. Sedangkan adik menyiram tanaman setiap pagi dan sore.
Pernyataan yang sesuai berdasarkan isi cerita tersebut adalah ....
Setiap hari kakak, aku, dan adik diperintahkan ibu membersihkan rumah.
Setiap anak memiliki kesukaan masing-masing.
Ibu mempekerjakan anak-anaknya seperti pembantu.
Melatih tanggung jawab pada anak-anak dapat dilakukan dengan kegiatan sederhana di rumah.
Bacalah cerita fiksi berikut!
Gisela hanya berteman dengan burung-burung yang terbang dan bertengger di atas rumahnya. Ia merasa bahagia meskipun hanya berteman dengan burung-burung. Kepada burung-burung itulah Gisela mencurahkan segala perasaannya.
Sebenarnya, Gisela adalah putri raja dari Negeri Anta. Ia disihir oleh penasihat kerajaan. Oleh karena itu, ia berubah menjadi wanita tua. Ia difitnah dan dianggap sebagai penjelmaan iblis jahat. Gisela pun diusir dari istana.
Watak tokoh penasihat kerajaan pada berita di atas adalah ….
jahat
pemarah
sombong
pendendam
Tokoh yang paling banyak diceritakan dan banyak hadir dalam setiap kejadian disebut tokoh ….
figuran
protagonis
antagonis
tritagonis
Tokoh yang menjadi penyebab timbulnya konflik dan ketegangan adalah ….
antagonis
tritagonis
protagonis
figuran
Rangkaian peristiwa yang disampaikan untuk membentuk sebuah cerita disebut …..
Alur/plot
tema
latar
amanat
Cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra ....
cerita visual
cerita panjang
fiksi
nonfiksi
Arya senang sekali hari ini. Ayah akan mengajaknya menonton film tentang makhluk luar angkasa. Ia sudah lama menantikan kesempatan ini. Kebetulan, kali ini ayah dapat menemaninya.
“Wah, antreannya sudah panjang, Ayah!” kata Arya agak murung ketika telah sampai di bioskop. Penjualan tiket ternyata sudah dibuka setengah jam yang lalu, dan sekarang antreannya cukup panjang. Seandainya saja tadi Ayah tidak membantu Mbak Ita membetulkan sepedanya, pasti kita tidak akan mengantri sepanjang ini.
“Tidak apa, Arya. Kita masih punya waktu. Pemutaran filmya masih 45 menit lagi, kok. Yuk, segera mengantre!” ajak Ayah sambil berjalan menuju antrean.
Siapakah tokoh utama dalam cerita di atas …
Ayah
Mbak Ita
Arya
Tidak ada
Arya senang sekali hari ini. Ayah akan mengajaknya menonton film tentang makhluk luar angkasa. Ia sudah lama menantikan kesempatan ini. Kebetulan, kali ini ayah dapat menemaninya.
“Wah, antreannya sudah panjang, Ayah!” kata Arya agak murung ketika telah sampai di bioskop. Penjualan tiket ternyata sudah dibuka setengah jam yang lalu, dan sekarang antreannya cukup panjang. Seandainya saja tadi Ayah tidak membantu Mbak Ita membetulkan sepedanya, pasti kita tidak akan mengantri sepanjang ini.
“Tidak apa, Arya. Kita masih punya waktu. Pemutaran filmya masih 45 menit lagi, kok. Yuk, segera mengantre!” ajak Ayah sambil berjalan menuju antrean.
Bagaimana watak Arya dalam cerita tersebut .…
sabar
pemarah
penolong
baik hati
Buku yang berisi kisahan ataupun cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi pengarang disebut buku …..
Anak
Fiksi
Non fiksi
Sejarah
Salah satu buku fiksi adalah buku ….
Naskah drama
Buku sejarah
Buku pelajaran
Buku petunjuk penggunaan alat
Deo seekor burung nuri tinggal di hutan luas bersama binatang lainnya. Merasa paling tampan, deo tidak mau bergaul dengan temannya. Temannya hanya bisa bergeleng-geleng kepala. Pada suatu sore deo terbang sendirian mengelilingi hutan, tanpa disengaja ia menabrak ranting dan jatuh sayapnya patah ia tergeletak di tanah dan tak bisa menggerakkan tubuhnya. Deo mendengar suara Elang dari kejauhan deo sangat ketakutan jantungnya berdegup. Ketika elang itu tebang melayang di atasnya, siap memangsa deo, datanglah sekawanan burung bersuara ribut untuk mengusir elang. Akhirnya elang mengurungkan niatnya.
Watak burung deo dalam cerita di atas adalah ….
sombong
baik hati
penolong
suka terbang
Protagonis merupakan tokoh yang mempunyai karakter . . .
jahat
sombong
penengah
baik
Segala bentuk, keterangan, atau acuan yang berkaitan dengan ruang, waktu, suasana, dan situasi terjadinya peristiwa dalam cerita disebut . . . .
karakter
alur
latar
sudut pandang
"Dengan segala kemampuan dan kesaktiannya, Sang Pemuda melawan raksasa dengan segenap keberaniannya."
Berdasarkan kalimat di atas, kita dapat mengetahui bahwa sifat pemuda adalah . . . .
ceroboh
penakut
sombong
pemberani
Karangan fiksi adalah karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan ....
imajinasi pengarang
keadaan yang sebenarnya
fakta lapangan
informasi yang terpercaya
Sebuah penulis ingin membuat cerpen tentang kehidupan seorang tentara mulai dari masa kecil, remaja, dewasa, hingga akhirnya ia menjadi seorang tentara. cerita tersebut paling tepat jika dikisahkan menggunakan alur ....
zig zag
campuran
mundur
maju
Pelaku yang terdapat pada sebuah cerita disebut …..
Sudut pandang
Setting
Tokoh
Alur
