NEW
Font size
WorksheetsMINGGU 1 : TOHAROH
Total questions: 15
Worksheet time: 19mins
Kitab safinatun najah dikarang oleh?
Syekh Salam bin Abdullah bin Sa’ad bin Sumair Al-Hadhromi
Syekh Salim bin Abdullah bin Sa’ad bin Sumair Al-Hadhromi
Syekh Salim bin Abdullah bin Sa’ad bin Samir Al-Hadhromi
Syekh Sumair bin Abdullah bin Sa’ad bin Salam Al-Hadhromi
Kitab Safinatun Najah dikarang berdasarkan metode keilmuan fiqih madzab....
Imam Hanafi
Imam Maliki
Imam Syafi'i
Imam Hambali
Berdasarkan susunan babnya, toharoh menempati urutan ke berapa dalam kitab safinatun najah?
1
2
3
4
Pembahasan paling awal dalam bab toharoh adalah
Fardu wudu
Pengertian niat
Syarat wudu
Tanda-tanda baligh
Seseorang telah dikatakan baligh apabila telah berusia 15 tahun. Akan tetapi, karena peristiwa tertentu, seseorang dapat menjadi baligh meskipun usianya baru 10 tahun. Peristiwa yang dimaksud adalah...
Mampu membedakan yang baik dan buruk
Mampu menghafal Al-Quran 30 juzz
Mengalami mimpi basah dan atau haid
Mengalami mimpi bertemu nabi
Kutipan di atas menjelaskan perkara...
Syarat istinja dengan batu
Syarat istinja dengan kayu
Syarat istinja dengan tisu
Syarat istinja dengan palu
Dono dan Dini adalah kakak beradik. Suatu sore, mereka terlihat sedang berdebat sengit. Dono bersikukuh jika istinja dengan batu dapat digunakan untuk menyucikan najis dalam kondisi apapun. Namun, Dini tidak bisa menerima pendapat itu. Dini menjelaskan bahwa istinja dengan batu hanya bisa dilakukan ketika najis masih basah.
Berdasarkan redaksi bab Toharoh kitab Safinatun Najah, pendapat siapakah yang dapat dibenarkan?
Dono
Dini
Dono dan Dini benar
Dono dan Dini salah
Berdasarkan penafsiran dalam Safinatun najah, bolehkah beristinja menggunakan batu yang berada di kandang kambing? apa alasannya?
Boleh. Bagaimanapun yang penting batu, yaitu bersisi tiga dan keras
Tidak boleh. Batu di kandang kambing sudah pasti kotor dan menjijikkan
Boleh. Yaitu apabila batu tersimpan di dalam plastik yang rapat dan bersih
Tidak boleh. Takutnya itu bukan batu melainkan kotoran kambing. Terkadang kambing mengeluarkan batu
Di dalam berbagai redaksi wudu, terdapat istilah (membasuh) غسل dan (mengusap) مسح
Apa perbedaan dari kedua istilah tersebut secara praktik?
غسل : mengguyurkan/ mengalirkan air sedangkan مسح : mengusapkan air
مسح : mengguyurkan/ mengalirkan air sedangkan غسل : mengusapkan air
غسل : harus dari air yang mengalir yaitu pancuran sedangkan مسح : boleh air dari ember dan diusap-usapkan
Tidak ada perbedaan antara kedua istilah غسل dan مسح
Perhatikan pernyataan berikut!
1. Niat
2. Membasuh wajah
3. Mengusap sebagian kepala
4. Mengusap telinga
5. Membasuh kedua kaki
6. Tertib
Berdasarkan redaksi kitab Safinatun najah, yang tidak termasuk fardu wudu adalah?
Membasuh wajah
Mengusap sebagian kepala
Mengusap telinga
Tertib
Dalam bab niat, istilah niat didefinisikan dengan redaksi قصد
Makna kata قصد adalah...
Niat merupakan kegiatan yang dilakukan di dalam hati
Niat merupakan kegiatan yang boleh dibaca keras atau pelan
Niat merupakan kehendak melakukan sesuatu dengan sengaja
Niat merupakan kehendak melakukan sesuatu dengan bahagia
Lagi-lagi Dono dan Dini berdebat. Kali ini ketika sedang sahur. Sambil memegang centong nasi Dono melotot kepada Dini. Ia mengatakan jika Air yang sedikit (Qolil) dapat digunakan buat wudu. Akan tetapi, Dini membantahnya. Menurut Dini, Air Qolil bagaimanapun kondisinya tetaplah tidak bisa dipakai wudu.
Pendapat siapakah yang benar? apa alasannya?
Dono, karena air qolil adalah air yang lebih dari dua kullah
Dini, karena air qolil adalah air kurang dari dua kullah dan ia mutlak dihukumi mutanajis
Dono, karena selama tidak terkena najis maka hukumnya menyucikan
Pendapat Dono dan Dini salah semua
Dalam perkara yang menyebabkan mandi besar, disebutkan salah satu penyebabnya adalah masuknya hasyafah ke dalam farji. Penafsiran yang tepat terhadap redaksi ini adalah?
Setiap masuknya hasyafah ke dalam farji menyebabkan mandi besar meskipun tidak sampai keluar mani
Setiap masuknya hasyafah ke dalam farji menyebabkan mandi besar dengan syarat keluar mani
Setiap masuknya hasyafah ke dalam farji tidak menyebabkan mandi besar meskipun tidak sampai keluar mani
Setiap masuknya hasyafah ke dalam farji tidak menyebabkan mandi besar meskipun sampai keluar mani
Suatu ketika Dono dan Dini terjebak di gurun Gobi. Cuaca saat itu sangat panas hingga 45 derajat celcius. Jeep yang mereka kendarai sedang mogok. Iphone Dini berdering menunjukkan sudah waktunya sholat duhur lalu meledak karena kepanasan. Lalu ia berniat wudu sekaligus menenangkan suasana hatinya. Setelah dicek, di mobil mereka tinggal tersisa dua botol 1500 ml air mineral.
Apa yang harus dilakukan oleh Dini?
Menggunakan air satu botol untuk wudu lalu sholat
Menggunakan air dua botol sekaligus untuk wudu untuk memastikan suci
Menakar air dari botol sebanyak 100 ml dan menggunakannya untuk wudu
Bertayamum dan menyimpan cadangan air untuk menyelamatkan dari dehidrasi
Dono merasa ingin pipis. Akan tetapi ia sudah ngantuk berat karena begadang sampai jam dua pagi mengerjakan tugas fisika, matematika, kimia, dan PPKn yang susahnya minta ampun. Maklum lusa sudah waktunya menerima LAP. Alhasil, ia tidak jadi ke kamar mandi dan langsung tidur. Ketika bangun jam 06.17 (tidak sholat subuh) sprei kasurnya sudah basah dan pesing. Maka yang harus dilakukan Dono untuk menyucikan kasurnya adalah?
Memercikkan air ke kasur karena takut tidak kering-kering
Menyiram kasur hingga tidak bau pesing lalu menjemurnya
Menyiram kasur dengan air lalu menggosoknya dengan tanah
Mengipasi kasur sampai kering dan menyemprotnya dengan parfum seolah tidak terjadi apa-apa
