Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Komunikasi Efektif - Kelas 7

Total questions: 15

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Proses penyampaian pesan yang dilakukan baik secara verbal, non verbal maupun antara komunikator kepada komunikan sehingga terjadi proses saling berbagi informasi satu sama lain, merupakan pengertian dari

a)

Komunikasi interpersonal

b)

Komunikasi Efektif

c)

Konseling

d)

Komunikasi

2.

Proses penyampaian tujuan, pesan, gagasar serta perasaan dengan cara yang baik melalui kontak sosial yang baik pula, sehingga ada kesamaan persepsi dan pemahaman serta dapat membangun sikap dan perilaku yang positif, merupakan pengertian dari

a)

Komunikasi interpersonal

b)

Komunikasi Efektif

c)

Konseling

d)

Komunikasi

3.

Komunikasi efektif dalam pemberdayaan keluarga sehat sudah mulai diterapkan pada saat tenaga puskesmas melakukan

a)

Penyuluhan di UKBM-UKBM seperti Posyandu/Poskesdes

b)

Pendataan kesehatan keluarga, melalui kunjungan rumah

c)

Diskusi Kelompok Terarah (DKT) atau Focus Group Discussion melalui Dasawisma dari PKK

d)

Pemeriksaan pasien di Puskesmas

4.

Penerapan komunikasi efektif dalam membudayakan perilaku sehat di keluarga, merupakan intervensi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) yang harus memperhatikan beberapa faktor yaitu

a)

Faktor predisposisi (predisposing factors), faktor pendukung/pemudah (enabling factors) serta faktor pendorong/penguat (reinforcing factors)

b)

Faktor demografi, sosial dan ekonomi dari sasaran

c)

Faktor individu, keluarga dan kelompok/masyarakat

d)

Faktor internal dan eksternal dari sasaran

5.

Segala upaya fasilitasi yang bersifat non-instruktif guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan individu, keluarga dan kelompok/masyarakat agar dapat mengidentifikasi masalah yang dihadapi dan potensi yang dimiliki serta merencanakan dan melakukan pemecahan masalah tersebut dengan memanfaatkan potensi yang ada, merupakan pengertian dari

a)

Kemandirian

b)

Potensi sumber daya

c)

Mobilisasi

d)

Pemberdayaan

6.

Salah satu langkah praktis dalam melakukan komunikasi interpersonal/konseling, yang juga perlu dilakukan dalam pelaksanaan kunjungan rumah yaitu

a)

SAPA (Salam, Ajak Bicara, Peringatkan dan Andalkan)

b)

SARA (Salam, Ajak Bicara, Rasakan dan Alihkan)

c)

SAJI (Salam, Ajak Bicara, Jelaskan dan Ingatkan)

d)

SATU (Salam, Ajak Bicara, Tanyakan, Uraikan)

7.

Diantara teknik-teknik dalam komunikasi interpersonal dan konseling yang efektif salah satunya yang perlu dikuasai adalah teknik menggunakan media KIE, tujuan dari menggunakan media KIE adalah

a)

Memperbanyak pesan yang disampaikan

b)

Membantu klien/sasaran untuk memahami informasi yang disampaikan

c)

Membangkitkan ketertarikan sasaran terhadap gambar media

d)

Mempermudah sasaran dalam menjawab pertanyaan

8.

Komunikasi efektif dalam pelaksanaan program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga, untuk penerapannya maka Pembina Keluarga dapat melakukan salah satunya adalah

a)

Kunjungan rutin kepada keluarga yang perlu dilakukan pendekatan secara personal

b)

Kunjungan rumah dalam kegiatan membangun komunikasi interpersonal

c)

Pemantauan terhadap sasaran keluarga yang prioritas diberikan perhatian khusus

d)

Pemantauan terhadap rumah sasaran keluarga di wilayah kerja Puskesmas

9.

Kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh pembina keluarga dengan jalan mendatangi atau mengunjungi rumah keluarga sasaran program adalah pengertian dari

a)

Kunjungan rumah

b)

Kunjungan rutin keluarga

c)

Pemantauan keluarga

d)

Pemantauan rumah sasaran

10.

Melakukan diskusi dengan keluarga tentang masalah kesehatan yang dihadapinya, faktor-faktor penyebabnya, upaya untuk mencegah atau mengatasi masalah kesehatan tersebut serta potensi yang dimilikinya untuk menjaga serta meningkatan status kesehatan keluarganya, hal ini merupakan salah satu dari tujuan kegiatan

a)

Kunjungan rumah

b)

Kunjungan rutin keluarga

c)

Pemantauan keluarga

d)

Pemantauan rumah sasaran

11.

Komunikasi efektif dapat berbentuk komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal. Komunikasi verbal yang efektif adalah yang memiliki ciri-ciri berikut, kecuali

a)

Cara penyampainnya mudah diterima

b)

Disertai dengan humor

c)

Bahasa yang digunakan harus bahasa daerah setempat

d)

Mempunyai tujuan yang jelas

12.

Berkaitan dengan komunikasi non-verbal, dalam membangun komunikasi efektif, sebaiknya Pembina Keluarga

a)

Mempertahankan kontak mata

b)

Mempertahankan sikap duduk/berdiri yang sempurna

c)

Mempertahankan senyum sepanjang proses komunikasi

d)

Mempertahankan volume suara yang lantang sepanjang proses komunikasi

13.

Pada penerapan komunikasi efektif dalam pelaksanaan Program Indonesia Sehat yang dikembangkan melalui pendekatan keluarga, maka Pembina Keluarga juga dapat melakukan pendekatan kelompok. Pengertian dari pendekatan kelompok adalah

a)

Kegiatan arisan warga yang dilakukan oleh kelompok masyarakat sekaligus untuk pembahasan masalah kesehatan di suatu wilayah binaan puskesmas

b)

Kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan secara langsung pada kelompok dalam konteks komunitas disuatu wilayah binaan puskesmas

c)

Kegiatan pelayanan masyarakat yang dilakukan secara tidak langsung pada kelompok tertentu yang sudah mempunyai prestasi di bidangnya

d)

Kegiatan pelayanan masyarakat yang dilakukan secara langsung/tidak langsung pada kelompok yang mempunyai masalah kesehatan

14.

Waktu pelaksanaan kegiatan diskusi kelompok dapat ditentukan berdasarkan

a)

Ketersediaan waktu dari petugas puskesmas

b)

Kesepakatan antara petugas puskesmas dan kepala puskesmas

c)

Kesepakatan antara petugas dengan kelompok sasaran

d)

Ketersediaan waktu dari kelompok sasaran

15.

Hal yang dilakukan oleh Pembina keluarga pada saat perencanaan kegiatan pendekatan kelompok diantaranya adalah

a)

Melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan diskusi kelompok

b)

Melakukan identifikasi keberadaan kelompok-kelompok potensial yang paling populer dan memiliki kemampuan finansial cukup di wilayah binaan puskesmas

c)

Mengarahkan masyarakat untuk menyiapkan jadwal kegiatan diskusi kelompok termasuk sekaligus menyiapkan tempat pertemuan

d)

Membuat jadwal kegiatan diskusi kelompok keluarga sehat termasuk tempat pertemuan