NEW
Font size
WorksheetsKUIS MATERI PUISI
Total questions: 15
Worksheet time: 30mins
Perhatikan penggalan puisi berikut ini!
Bersyukurlah akan ketidaksempurnaanmu
Berhati-hatilah dalam kelengkapanmu
Sesungguhnya:
setiap langit ada atapnya
setiap telaga ada dasarnya
Isi penggalan puisi tersebut adalah….
nasihat orang tua
ungkapan syukur
doa kepada Tuhan
ajakan untuk bertakwa
kepasrahan dalam hidup
Cermati puisi berikut!
Sungai bersinar menyilaukan mata
Menyemburkan buih warna pelangi
Citraan yang menonjol dalam puisi tersebut adalah ....
perasaan
visual
pendengaran
penglihatan
penciuman dan visual
Cermati penggalan puisi lama berikut!
Alangkah harum bunga selasih
Orang di pasar mati bertikam
Alangkah sakit bercerai kasih
Sepantun api dalam sekam
Makna "api dalam sekam" pada pantun tersebut adalah....
dendam yang disembunyikan
rasa dendam yang cukup besar
marah terhadap seseorang
dengki pada seseorang
kecewa sangat besar
Cermati puisi berikut!
Dalam diriku meriak
Gelombang suara
Hidup namanya
Dan karena hidup itu indah
Aku menangis sepuas-puasnya
Citraan yang dominan dalam puisi tersebut adalah ....
visual
perasaan
pendengaran
penglihatan
penciuman dan visual
Cermati penggalan puisi lama (pantun) berikut!
Bunga selasih tumbuh di batu
[...]
Jika masih terhampar waktu
hamba tebus segala dosa
Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi lama tersebut adalah ....
cantik nian si gadis kota
tanah tandus penuh belukar
bawalah air untuk menyiram
padang tandus tanah berbatu
bunga kaktus ada di meja
Cermati penggalan puisi berikut!
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman bakti
Di haribaan pertiwi
Makna ungkapan "di haribaan pertiwi" adalah ....
di atas bumi Indonesia
di pelukan bumi Indonesia
di seluruh bumi Indonesia
di pangkuan bumi Indonesia
di wilayah bumi Indonesia
Cermati penggalan puisi berikut!
Pertahanan cintanya begitu kuat
Tak seorang pria mampu merapat
Tapi kini hati mulai terpikat
Usia tak lagi bersahabat
Rayuan hati emmbobol cinta yang kuat
Bergulat api menerobos malam yang pekat
Majas yang dominan dalam penggalan puisi tersebut adalah ....
anafora
epifora
metafora
hiperbola
personifikasi
Cermati penggalan puisi berikut!
Dalam diri mengalir sungai panjang
Darah namanya
Dalam diriku menggenang telaga
Darah sukma namanya
Dalam diriku meriak gelombang
Sukma hidup namanya
Majas yang dominan dalam penggalan puisi tersebut adalah ....
anafora
epifora
metafora
hiperbola
personifikasi
Cermati penggalan puisi berikut!
Guruku kau mengubahku
Dari benih hingga pohon rimbun
Dari setetes air hingga setegar batu karang
Dari selambat siput hingga secepat lari kijang
Dari sebutir debu hingga menjadi permata
Tapi, apa yang kuberikan untukmu?
Kini....kami harus berpisah denganmu
Terima kasih guruku
Tema puisi tersebut adalah ....
ucapan terima kasih
mulianya seorang guru
perpisahan siswa dengan guru
peranan seorang guru
ketegaran seorang siswa
Cermati penggalan puisi berikut!
Hanya engkaulah yang mengerti aku
Meniupkan kedamaian kala kuterpaku
Membujuk rayu saat kumeraju
Lepas kepedihan tak lagi sendu
Itulah arti persahabatan sejati
Tak pernah lekang meski terbawa mati
Tema puisi tersebut adalah ....
kedamaian hidup
arti persahabatan
kepedihan hidup
makna kehidupan
tempat berkeluh
SURAT DARI IBU
Pergi ke dunia luas anakku sayang
pergi ke hidup bebas
selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinari daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau
Suasana puisi tersebut adalah . . . .
mengharukan
mengecewakan
menyedihkan
menjengkelkan
membahagiakan
HAMPA
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa.
Karya Chairil Anwar
Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .
Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.
Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.
Menunggu menjadi kebiasaan di masyarakat
.....................
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
Makna dalam bait puisi tersebut adalah ....
seseorang yang ingin bertaubat
seseorang yang selalu berbuat salah
seseorang yang mengetuk pintu
seseorang yang ikhlas terhadap takdirnya
seseorang yang kehilangan iman
Buku yang memuat kumpulan puisi, baik dari seorang penyair atau beberapa penyair, pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
pembacaan puisi
memahami puisi
antologi puisi
penilaian puisi
menulis puisi
Perhatikan pantun berikut!
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ….
(1) Jangan ragu berbuat baik
(2) Senyum saja sudah ibadah
(1) Pikir dulu sebelum bertindak
(2) Menyesal kemudian tiada guna
(1) Supaya tidak sesal kemudian
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(1) Mari kita jalin silaturahmi
(2) Untuk menambah sanak saudara
(1) Jangan ragu berbuat baik
(2) Untuk menambah sanak saudara
