NEW
Font size
WorksheetsTry Out UKMPPD
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Seorang Perempuan usia 60 tahun datang ke poliklinik mata dengan keluhan kedua mata
terasa mengganjal dan terus-terusan berair. Riwayat DM dan hipertensi disangkal. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, N 68 kali/menit, suhu 36,5˚C.
Pemeriksaan ODS 6/6 dengan koreksi +2.00. pada pemeriksaan tear meniscus 0,2 mm,
Schirmer test (+). Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah?
Konjungtivitis Alergi
Keratitis
Dry eyes syndrome
Uveitis
Ulkus Kornea
Seorang pria ditemukan meninggal ditemukan tergantung di batang
pohon. Pada pemeriksaan luar ditemukan adanya lebam pada ujung
ekstremitas (ujung jari), petekie di konjungtiva mata, tidak ditemukan
adanya tanda kekerasan. Apa kemungkinan mekanisme kematian
pada kasus tersebut?
Asfiksia akibat hanging
Asfiksia akibat choking
Asfiksia akibat strangulation
Asfiksia akibat smothering
Asfiksia akibat gagging
Laki-laki usia 40 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan muncul bercak
kemerahan luas pada ketiak. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan lesi
eritroskuamosa berskuama halus. Pemeriksaan lampu Wood menunjukkan
warna coral red. Apa tatalaksana yang tepat pada kasus ini ?
Eritromisin
Klindamisin
Amoksisilin
Ketoconazole
Hydrocortisone
Laki-laki 56 tahun datang dengan keluhan nyeri pada persendian sejak 1 bulan
lalu. Hasil laboratorium menunjukkan adanya anemia, serum protein dan
protein urin abnormal. Pada pemeriksaan foto polos kepala, ditemukan lesi litik
multipel dengan gambaran punched out. Diagnosis pada pasien ini adalah?
Osteosarkoma
Osteochondroma
Mieloma multipel
Ewing Sarcoma
Chondrosarkoma
Laki-laki, usia 40 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 3 jam yang lalu.
Pasien mengalami demam terus-menerus selama 5 hari sebelumnya, nyeri pada otot betis dan
terlihat kuning. Pasien belum BAK sejak 12 jam lalu. Seminggu sebelumnya, rumah pasien
kebanjiran. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, kesadaran somnolen, tekanan darah 100/70 mmHg,
nadi 88 kali/menit, napas 18 kali/menit, suhu 39 C, dan sklera ikterik. Pemeriksaan laboratorium
menunjukkan adanya leukositosis, bilirubin total meningkat, kreatinin serum dan ureum meningkat.
Apa diagnosis pasien tersebut?
Filariasis
Weil disease
Malaria Cerebral
Dengue Shock Syndrome
Demam Typhoid
Perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan lemas. Lemas dialami sudah sejak lama.
Pada pemeriksaan laboratorium dijumpai Hb 8,5 mg/dL, leukosit 85.000/mm3,
trombosit 830.000/mm3. Pada pemeriksaan sel darah putih dijumpai variasi sel
granulosa dan sel batang. Dijumpai sel basofil, neutrofil, dan eosinofil juga pada
pemeriksaan.Apakah diagnosis pasien tersebut di atas?
Acute lymphocytic leukemia
Acute myelogenous leukemia
Chronic myeloid leukemia
Chronic lymphocytic leukemia
Non Hodgkin Lymphoma
Laki-laki usia 60 tahun dibawa ke RS oleh anaknya karena sering gemetaran saat
istirahat dan langkahnya kecil saat berjalan. Pada pemeriksaan didapatkan status
generalis dalam batas normal, namun terdapat tremor, bradikinesia, dan rigiditas.
Neurotransmiter apa yang mengalami penurunan kadar pada kasus ini?
Norepinefrin
Serotonin
Dopamin
Asetilkolin
Epinefrin
Perempuan 30 tahun datang dengan keluhan kelopak mata sering
menutup pada sore hari. Pada pagi hari mata kelopak mata membuka
sempurna. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ptosis. Pemeriksaan yang
tepat untuk menegakkan diagnosis kasus di atas adalah
Tes Warternberg
Flick sign
Tes Tensilon
Tes Simmonds
Tes Rovsing
Laki-laki usia 30 tahun datang dengan keluhan kedua tungkai mengalami
kelemahan gerak sejak 4 hari lalu. Kelemahan kemudian menyebar hingga ke
tangan. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Saat diperiksa, kekuatan
otot keempat ekstremitas adalah 3 dan refleks fisiologis menurun. Penyebab
kelemahan kedua tungkai pada pasien adalah
Mielitis transversalis
Poliomielitis
Paralisis akut
Miastenia gravis
Sindrom Guillain-Barre
Ny. Krysta usia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan luka pada kaki sejak 1 bulan yang lalu. Pasien mengatakan awalnya luka kecil karena terkena kawat, namun sekarang luka membesar dan mengaung. Pasien memiliki DM tidak terkontrol, dokter IGD mendiagnosa pasien dengan ulkus diabetikum. Dokter yang bertugas akhirnya melimpahkan kasus kepada dokter spesialis penyakit dalam Jenis rujukan pada kasus
adalah
Horizontal referral
Split referral
Cross referral
Collateral referral
Interval referral
Angka kejadian DBD di Desa A cenderung meningkat dan sudah ada dua korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Setelah ditinjau oleh kepala puskesmas setempat, ternyata program fogging dan
pemberantasan jentik nyamuk tidak rutin
dilaksanakan. Hal tersebut dipengaruhi oleh tidak adanya
anggota puskesmas yang mengatur program tersebut. Tidak terbentuknya staf program pemberantasan DBD di puskesmas tersebut. Apakah kegagalan fungsi manajemen yang terjadi ?
Planning
Organizing
Actuating
Controling
Evaluating
Ny. Shandy usia 46 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan benjolan pada payudara kanannya. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, didapati pasien mengidap kanker payudara stadium lanjut yang sudah menyebar ke organ lain pasien. Pasien menangis meronta-ronta dan tidak percaya dengan hasil pemeriksaan dokter. Pasien mengatakan tidak mungkin dia terkena kanker karena tidak ada riwayat kanker pada keluarganya. Stages of terminal
illness yang sedang dialami Ny. Shandy saat ini?
Depression
Anger
.
Bargaining
Acceptance
Denial
Tn. Denis, usia 30 tahun datang berobat ke RS dengan keluhan demam sejak 1 minggu yang lalu, naik turun tanpa pola yang jelas. Keluhan disertai sakit kepala dan pegal-pegal di kedua kaki. Pasien merupakan seorang warga keluharan A yang mengalami kebanjiran sejak 2 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik, didapatkan TD 130/90 mmHg, HR 110x/menit, RR 25x/menit, suhu 39,5oC, injeksi konjungtiva pada kedua mata dan nyeri tekan otot Gastrocnemius. Pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan adalah…
Pemeriksaan SGOT dan SGPT
IgM dan IgG Anti Dengue
Darah rutin
Microscopic agglutination test
Tes widal
Tn Jade usia 27 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan diare yang dirasakan sejak 3 hari yang lalu. Keluhan terkadang disertai dengan rasa mual. Pasien memiliki riwayat makan daging setengah
matang sebelumnya. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 110/80 mmHg, HR 90x/menit, RR 20x/menit, suhu, 36.7o C. Pemeriksaan fisik ditemukan bising usus yang meningkat. Pemeriksaan Darah tepi didapatkan eosinofilia, leukositosis, LED meningkat. Pada pemeriksaan feses ditemukan proglottid dengan uterus 20 dan ujung dikotom. Apakah etiologi yang paling tepat pada kasus ini?
Schistosoma mansoni
Hookworm
Strongyloide Stercoralis
Taenia Saginata
Taenia Solium
Ny. Sunrise, usia 26 tahun G2P1A0, melakukan ANC di rumah sakit. Riwayat obstetri: persalinan anak pertama secara SC 2 tahun yang lalu, BBL 2.900gram. Pasien memiliki riwayat memakai kontrasepsi hormonal. Tanda vital didapatkan tekanan
darah 110/70 mmHg, nadi 96 x/menit, frekuensi nafas 23 x/menit, suhu 36,7C. Dari hasil pemeriksaan fisik, besar masa kehamilan setinggi pertengahan pusat dan simfisis pubis. Berapakah usia kehamilannya kasus diatas?
28 minggu
24 minggu
20 minggu
14 minggu
16 minggu
Ny. Fuschia, 32 tahun, G2P0A1, UK 9 minggu datang ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir sejak 2 jam yang lalu. Perdarahan sekitar 100 cc. Keluhan disertai dengan nyeri perut hebat. Pasien mengaku selain darah terdapat daging yang keluar dari kemaluan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 96 x/menit, frekuensi nafas 23 x/menit, Suhu 36,7C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kontraksi uterus yang hebat. Dokter melakukan VT dan ditemukan ostium uteri dalam keadaan terbuka. Pada USG ditemukan masih ada jaringan konsepsi. Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus ini?
Abortus insipient
Abortus iminens
Abortus inkomplit
Abortus komplit
Abortus habitualis
Ny. Dellilah, usia 24 tahun, G2P1A0, UK 39 minggu datang ke IGD dengan keluhan keluar air-air deras yang dirasakan 3 jam yang lalu. Keluhan tidak disertai dengan rasa mulas. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 110/70mmHg, HR 89kali/mnt, RR 20kali/mnt, suhu
37C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan serviks di anterior, pembukaan (-) dan his (-). DJJ 143 kali/menit dan janin berada dalam presentasi kepala. Dokter mengambil sampel cairan vagina dan didapatkan gambaran berbentuk pakis pada mikroskopi. Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien?
Korioamnionitis
Preterm labor
Preterm Premature Rupture Of
membran
Premature Rupture Of membrane
Tanda Inpartu
Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang dengan keluhan pusing berputar sejak 1 hari yang
lalu. Bila muncul, keluhan dirasakan sekitar 2 menit dengan intensitas berat. Keluhan disertai
mual dan muntah sebanyak 3x. Keluhan memberat dengan pergerakan kepala. Keluhan
telinga berdenging disangkal. Dari pemeriksaan fisik, didapatkan tekanan darah 120/80
mmHg, nadi 88x/menit, suhu 36,6 C, RR 20x/menit. Diagnosis yang tepat pada pasien ini
adalah...
Meniere’s disease
Hipotensi ortostatik
Vertigo paroksismal laten
Vertigo servikal
BPPV
Seorang perempuan berusia 28 tahun datang dengan keluhan nyeri hebat sejak 2 jam yang lalu. Pasien mengatakan nyeri dirasakan di sekitar mata kanan, nyeri seperti dibor, dan tidak berdenyut. Keluhan disertai mata merah, sering mengeluarkan air mata, dan pilek. Pasien
mengatakan dalam sehari keluhan berulang hingga 4 kali sehari. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 88x/menit, suhu 36,5- C, RR 18x/menit.
Pemeriksaan neurologis dalam batas normal. Terapi profilaksis yang tepat untuk pasien tersebut adalah...
Carbamazepine
Verapamil
Amitriptilin
Ibuprofen
Diazepam
Seorang laki-laki dilarikan ke puskesmas setelah mata kiri nya terkena bahan pembersih lantai kamar mandi saat membersihkan kamar mandi rumahnya. Penglihatan dirasakan menurun. Mata merah dan terasa nyeri. Dokter melakukan pemeriksaan dan didapatkan OS hiperemi disetai dengan nekrosis konjungtiva dan
lepasnya epitel kornea. Klasifikasi diagnosa yang tepat pada pasien ini adalah…
Trauma kimia basa – Derajat 3
Trauma kimia basa – Derajat 4
Trauma kimia asam – Derajat 3
Trauma kimia asam – Derajat 4
Trauma kimia basa – Derajat 2
Seorang perempuan berusia 20 tahun, G1P1A0 dengan usia kehamilan 8 minggu datang ke UGD Rumah Sakit diantar keluarganya dengan keluhan perdarahan
sedikit-sedikit dari jalan lahir. Riwayat sebelumnya keluar gumpalan atau jaringan disangkal. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/70 mmHg,
denyut nadi 88 x/menit, RR 19 x/menit, suhu 36,7oC. Pada pemeriksaan inspekulo tidak ditemukan adanya darah yang keluar, portio masih tertutup. Apakah
diagnosis yang paling mungkin untuk kasus di atas?
Abortus insipiens
Abortus iminens
Abortus inkomplit
Abortus komplit
Missed abortion
Perempuan usia 24 tahun P1A0 datang ke Puskemas dengan keluhan sulit menyusui anaknya. Payudara terasa nyeri. Pasien post melahirkan 7 hari yang lalu.
Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 84 x/menit, frekuensi nafas 18 x/menit, dan suhu 36,9oC. Pemeriksaan fisik payudara
didapatkan payudara edema, teraba keras, warna seperti kulit sekitar, dan nyeri tekan (+). Apakah tatalaksana yang tepat untuk kasus ini?
Antibiotik + Analgetik
Stop menyusui sementara
Kompres dingin
Kompres hangat
Analgetik
Wanita usia 55 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan keputihan yang banyak dan berbau busuk. Keluhan ini dirasakan sejak 3 bulan yang lalu. Riwayat
kakak kandung meninggal karena Kanker Payudara. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan inspekulo didapatkan fluor (+) berbau, darah (+), cervix berdungkul-dungkul dan rapuh. Apakah penyebab tersering pada kasus ini?
HPV 6
HPV 8
HPV 10
HPV 16
HPV 12
Seorang wanita berusia 30 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 36 minggu dibawa keluarganya ke UGD RS dengan penurunan kesadaran sejak 1 jam yang lalu.
Sebelumnya pasien kejang selama 5 menit. Riwayat epilepsi disangkal. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 200/110 mmHg, denyut nadi 105 x/menit, frekuensi nafas 22 x/menit, suhu 36,6oC. Pada pemeriksaan laboratorium urin diperoleh protein +3. Apakah diagnosis pasien tersebut?
Preeklamsia ringan
Preeklamsia berat
Hipertensi gestasional
Hipertensi kronik
Eklampsia
Seorang anak usia 1 tahun datang diantar orangtuanya dengan keluhan diare sejak 2 hari yang lalu. Frekuensi diare 6-8x/hari, cair dan tidak ada lendir dan darah. Pemeriksaan fisik tanda vital normal, KU baik, tenang. BB 8 kg. Turgor baik, CRT < 2 detik, bibir mukosa basah. Diagnosis yang tepat pada pasien tersebut adalah…
Diare akut tanpa dehidrasi
Diare kronis tanpa dehidrasi
Diare akut dehidrasi ringan-sedang
Diare akut dehidrasi berat
Diare kronis dehidrasi ringan-sedang
