NEW
Font size
WorksheetsPAS GENAP
Total questions: 71
Worksheet time: 48mins
Berikut ini adalah bagian-bagian surat yang hanya ada dalam surat dinas, yaitu ...
Salam Pembuka
Tanggal penulisan surat
Kepala surat
Identitas penulis surat
Contoh salam pembuka yang paling tepat untuk sebuah surat dinas adalah ...
Selamat Pagi,
Salam Sejahtera,
Assalamualaikum,
Dengan hormat,
Sebuah surat dinas ditulis oleh lembaga resmi yang ditujukan kepada ...
Pimpinan sebuah lembaga selaku sanak saudara
Orang lain karena alasan pribadi
Pejabat negara saja
Lembaga atau pihak lain karena tujuan dinas
Perhatikan surat dinas berikut.
Maka dari itu, kami mohon Bapak untuk berkenan memberikan izin kepada kami untuk melaksanakan kegiatan di tempat tersebut pada:
hari : senin
tanggal : 8 Mei 2020
waktu : pukul 07.00 s.d 12.00
Berdasarkan isi surat di atas, maka tujuan yang tepat untuk surat tersebut adalah ...
Undangan
Permohonan dana
Peminjaman tempat
Permohonan pemateri
Dalam surat dinas, identitas penulis surat meliputi hal-hal berikut, kecuali ...
Nama terang
Jabatan penulis surat
gelar keagamaan atau gelar akademik
cap atau stempel lembaga
Berikut yang termasuk dalam surat pribadi adalah ...
Surat dari anak yang memberikan kabar kepada orang tuanya
Surat dari kepala sekolah menugaskan anaknya yang seorang guru untuk ikut pelatihan
Surat panggilan seorang wali kelas kepada anak didiknya karena jarang masuk sekolah
Surat dari seorang anak kepada wali kelas untuk memohon izin
Sekian dulu, pikirkan untuk ikut ya. Saya tunggu jawabanmu segera.
Kutipan di atas merupakan bagian surat pribadi, yaitu bagian ...
Kepala surat
Pembuka surat
Isi surat
Penutup surat
Salam pembuka paling tepat untuk sebuah surat pribadi dari seorang anak kepada orang tuanya adalah ...
Salam sayang dari anakmu,
Salam hormat dari anakmu,
Dengan hormat,
Salam sejahtera,
Perhatikan kutipan surat berikut.
Datang ya, kawan. Mungkin ini adalah acara terakhir kita kumpul-kumpul sebelum aku pergi ke Palembang.
Bagian surat pribadi di atas, tepat digunakan untuk surat pribadi dengan tujuan untuk ...
Memberikan kabar
Mengundang
Memohon izin
Meminta maaf
Dalam menulis sebuah surat pribadi, baik yang ditulis menggunakan media kertas maupun dikirim menggunakan fasilitas surel (e-mail), pilihan kata yang digunakan adalah ...
Ragam bahasa resmi
Ragam bahasa baku
Ragam bahasa gaul
Ragam bahasa percakapan
Penulisan tempat dan tanggal surat yang benar adalah ...
12 Nopember 2020, Palembang
Palembang, 20 November 2020
15 November 2020
Palembang, 20 Nopember 2020
Perhatikanlah surat undangan berikut.
Dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri rapat rutin awal tahun pelajaran 2019/2020 yang akan diselenggarakan pada:
hari, tanggal : Sabtu, 7 Agustus 2019,
waktu : pukul 9.00 – 11.00 WIB,
tempat : Aula SMP Pusri Palembang
….
Kalimat penutup surat undangan tersebut yang tepat adalah…
Atas kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.
Atas waktu yang diluangkan, kami ucapkan terima kasih.
Kehadiran Bapak/Ibu sangat kami harapkan tepat pada waktunya.
Mengingat pentingnya acara tersebut, kami mengharapkan Bapak/Ibu dapat datang dengan tepat waktu. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Untuk sahabatku Anggi,
Jalan Merdeka 12, Tarutung Medan
Salam kangen,
[…]
Semoga kamu sekeluarga sehat-sehat seperti halnya aku dan keluargaku.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi surat pribadi di atas adalah ...
Senang dapat bersilaturahmi denganmu via surat.
Kuharap kamu selalu dalam keadaan bahagia.
Hai, Anggi, bagaimana kabarmu sekarang?
Hai Inaara keluargamu baik-baik saja bukan?
Perhatikan struktur surat berikut.
- Kepala Surat
- Nomor Surat
- Tanggal surat
- Lampiran
- Perihal
- Alamat surat
- Salam pembuka
- Isi surat
- paragrap penutup
- Nama dan tanda tangan penulis
- Nama dan tanda tangan pihak yang memperkuat surat
- Tembusan
Yang merupakan bagian dari struktur surat pribadi adalah ….
3, 6, 8, dan 10
3, 6, 8, dan 11
1, 3, 8, dan 11
1, 5, 8, dan 10
Perhatikan kutipan kalimat berikut.
1) Dengan Hormat
2) Dengan ini kami beritahukan
3) Gimana Kabarmu
4) datanglah ke tempatku
5) Sehubungan dengan kegiatan tersebut
6) salam rindu
7) hormatku
Kutipan surat dari surat dinas terdapat pada nomor …
2, 4, dan 6
1, 3, dan 4
1, 2, dan 5
4, 5, dan 6
Sekian dulu surat dariku. Semoga persahabatan kita sampai tua.
Dalam surat pribadi kalimat tersebut sebaiknya diletakkan pada bagian ...
salam pembuka
penutup surat
isi surat
pembuka surat
Kamu sudah lama sekali tidak bertemu dengan sahabat karibmu, kemudian kamu menulis surat kangen kepadanya.
Penutup surat yang tepat untuk melengkapi surat di atas adalah ...
Sudah dulu, ya. Saya akhiri kata-kata saya. Mudah-mudahan kamu mau membalas surat saya ini.
Demikian surat dari saya. Atas perhatianmu saya ucapkan banyak terima kasih.
Hai, apa kabar? Bagaimana keadaan keluargamu? Baik-baikkah semuanya? Balas yah, surat saya ini.
Dalam kesempatan ini, saya ingin memberitahukan bahwa saya dalam keadaan baik-baik saja. Jangan lupa membalas surat saya, ya!
Perhatikan penggalan surat berikut.
...........
Kirana, saat ini aku sedang berada di rumah sakit. Aku sakit demam berdarah. Tapi keadaanku sekarang sudah membaik, kok. Jadi, nggak usah khawatir.
Penggalan surat di atas adalah bagian ....
Salam pembuka
Pembuka
Isi
Penutup
Penulisan nomor surat yang tepat adalah ...
012/OSIS.V/2020.
012/OSIS/V/2020,
012/OSIS.V/2020;
012/OSIS.V/2020
Bagian yang tidak wajib dicantumkan dalam surat dinas adalah ...
Kop surat
Isi Surat
Tembusan
Tanggal surat
Yth. Bapak Direktur PT Angin Topan
di Jakarta Timur
Perbaikan penulisan alamat surat tersebut yang tepat adalah…
Di Jakarta Timur
Di Jakarta Timur
di Jakarta Timur
di Jakarta Timur
Perbaikan penulisan penutup surat tersebut adalah...
Angka '17' pada nomor surat tersebut menunjukkan...
Penulisan alamat pada kop surat berikut yang benar adalah...
Jalan Hassanudin 124, Samarinda
Jl. Hassanudin No. 124, Samarinda
Jalan Hassanudin Nomor 124, Samarinda
Jln. Hassanudin 124, Samarinda
Perhatikan kutipan berikut!
Oh ya, Ana, bagaimana kegiatan ekstrakulikuler di sekolahmu? Apakah kamu ikut? Kalau aku masih seperti dulu, masih aktif dalam pramuka.
[....]
Kalimat penutup surat yang tepat agar Ana segera membalas surat tersebut adalah...
Atas perhatianmu, kuucapkan terima kasih. Aku bangga bersahabat denganmu.
An, sampai di sini dulu surat dariku. Balasan surat darimu selalu kutunggu.
Demikianlah surat dariku An, semoga tidak mengganggu waktu belajarmu.
Kiranya surat dariku cukup sampai di sini, An, kapan-kapan kusambung lagi.
Dengan hormat,
Dalam rangka Ulang Tahun SMPN 5, kami bermaksud mengadakan acara seminar dengan tema "Berprestasi Tanpa Narkoba". Oleh karena itu, kami mohon Bapak berkenan menjadi narasumber. Kegiatan akan dilaksanakan pada
hari, tanggal : Selasa 18 Oktober 2016
pukul : 13.00 WIB
tmpat : Lapangan upacara SMPN 5
[ ... ]
Bagian penutup yang tepat untuk melengkapi surat tersebut adalah ...
Demikian permohonan ini disampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.
Demikian informasi ini disampaikan. Atas kehadiran tepat waktu, kami ucapkan terima kasih.
Demikian permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.
Dengan hormat,
Kami mohon izin untuk menggunakan lapangan sebak bola di wilayah Bapak pada
hari : Sabtu
tanggal : 5 November 2018
acara : Pertandingan sepak bola antar sekolah
[ ... ]
Kalimat yang tepat untuk melengkap surat dinas di atas adalah ...
Atas izinnya, diucapkan terima kasih yang tulus.
Atas kerja sama dan izin Bapak, kami ucapkan terima kasih.
Atas izin Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Atas izinnya kami ucapkan beribu terima kasih.
SMP CEMERLANG
Jalan Bendi Kebayoran Lama Jakarta Selatan
______________________________________
Nomor : 11/S.0301/G/XI/09 1) ---------
Hal : Undangan
Yth. Para Guru dan Karyawan
SMP Cemerlang
di Jakarta
Dengan hormat,
(2) -----------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------
Demikian surat undangan ini kami sampaikan.
Atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.
Tanggal surat yang tepat untuk mengisi nomor (1) pada surat tersebut adalah ....
12 Nopember 2009
Jakarta, 12 November 2009
12 November 2009
Jakarta, 12 Nopember 2009
OSIS SMP Bangsa akan mengadakan Porseni. Ketua OSIS mengundang pengurus OSIS untuk rapat pembentukan panitia. Rapat tersebut akan dilaksanakan pada Jumat, 18 Maret 2009, pukul 14.00 di ruang OSIS.
Isi surat resmi yang paling sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Kami mengharapkan kehadiran para pengurus OSIS SMP Bangsa dalam rapat yang akan dilaksanakan pada hari, tanggal : Jumat, 18 Maret 2009, waktu : Pukul 08.00, tempat : Ruang OSIS, acara : Persiapan Lomba
Teman-teman pengurus OSIS SMP Bangsa harap hadir dalam rapat yang akan dilaksanakan pada hari, tanggal : Jumat, 18 Maret 2009, waktu : Pukul 14.00, tempat : Ruang Rapat, acara : Persiapan Bakti Sosial
kami mengharapkan kehadiran pengurus OSIS SMP Bangsa dalam rapat yang akan dilaksanakan pada hari, tanggal : Jumat, 18 Maret 2009, waktu : Pukul 14.00, tempat : Ruang OSIS,
acara : Pembentukan Panitia Porseni
Para pengurus OSIS Bangsa harap hadir dalam rapat yang akan dilaksanakan pada hari, tanggal : Jumat, 18 Maret 2009, waktu : Pukul 13.00, tempat : Ruang Media, acara : Pembagian Kerja
Dengan ini kami mengundang Anda untuk menghadiri rapat rutin awal tahun pelajaran 2010/2011 yang akan diselenggarakan pada
hari, tanggal : Sabtu, 7 Agustus 2010,
waktu : pukul 9.00 – 11.00 WIB,
tempat : Aula SMP Prapanca, Bogor,
acara : Ketetapan Uang Dana Bulanan Tahun Pelajaran 2010/2011.
Kalimat penutup surat undangan tersebut yang tepat adalah…
Atas kehadiran dan doa restu Bapak/ Ibu kami ucapkan terima kasih.
Atas waktu yang diluangkan, kami ucapkan terima kasih.
Kehadiran Bapak/ Ibu sangat kami harapkan tepat pada waktunya.
Mengingat pentingnya acara tersebut, kami mengharapkan Bapak/ Ibu dapat tepat waktu. Atas perhatian Bapak/ Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Kepada
Yth. Bapak Direktur PT Angin Topan
Jalan angkasa baru No.50
Jakarta Timur
Perbaikan penulisan alamat surat tersebut yang tepat adalah…
th. Direktur PT Angin Topan
Jalan angkasa baru No.50
Yth. Direktur PT Angin Topan
Jalan Angkasa Baru 50
Jakarta Timur
Yth. Direktur PT angin topan
Jalan Angkasa Baru No.50
Jakarta Timur
Yth. Direktur pt Angin Topan
Jl. Angkasa Baru 50
Jakarta Timur
Salah satu keluargamu mendapat musibah kebakaran dan berharap kamu bisa membantunya. Sementara kamu sendiri hidupnya pas-pasan, berbeda dengan temanmu yang serba berkecukupan dan sangat dermawan. Kamu ingin berkirim surat untuk meminta uluran bantuan temanmu.
Surat pribadi yang tepat berdasarkan berdasarkan ilustrasi tersebut adalah ...
Sahabatku sekarang ini aku mendapat musibah kebakaran. Aku berharap dirimu bisa membantukku.
Sahabatku, salah satu keluargaku terkena musibah kebakaran, dan ia minta bantuanku. Kamu tahu kan, aku sendiri hidup pas-pasan. Kalau tidak keberatan kiranya dirimu mau meringankan beban saudaraku.
Sahabat hidupmu serba berkecukupan. Aku minta tolong kepadamu untuk membantu saudaraku yang terkena musibah kebakaran.
Sahabatku yang baik kali ini aku benar-benar butuh bantuanmu. Keluargaku terkan musibah, besar harapanku dirimu bersedia untuk membantu.
Robert akan mengunjungi Panti Asuhan Cinta Kasih di Bandung. Dia akan menyumbangkan buku-buku bacaannya. Robert bermaksud mengajak Adi, sahabatnya yang kini tinggal di kota lain.
Isi surat pribadi yang sesuai denga ilustrasi tersebut adalah ...
Di, saya akan berkunjung ke Panti Asuhan Cinta Kasih. Kamu mau ikut tidak? Kalau mau ikut beli bukunya ya!
Di, ada panti asuhan yang kekurangan buku. Saya berencana mencari buku-buku yang mereka butuhkan. Kamu bisa bantu saya kan?
Di, saya akan ke Panti Asuhan Cinta Kasih. Saya akan menyumbangkan buku-buku bacaan. Saya harap kamu bisa menyumbang juga.
Di, kamu ada buku bacaan di rumah. Kalau bisa saya pinjam ya. Saya akan ke panti asuhan.
Temanmu mengadakan pesta kebun pada hari ulang tahunnya dan menawarkan kepadamu melalui surat untuk berakhir pekan di rumahnya. Setelah membaca surat berhubungan dengan tawaran temanmu tersebut, kamu menyatakan tidak bisa hadir karena ada Persami.
Isi surat pribadi yang sesuai ilustrasi tersebut adalah ...
Persami pasti meriah. Aku sudah bisa membayangkannya. Rugi rasanya kalau aku tidak datang. Tapi, tanggal 30 Juni itu, aku harus berangkat ke Surabaya. Ada tes untuk beasiswa pelajar di Singapura. Maaf, ya. Tapi, aku pasti datang setelah pulang dari Surabaya.
Senang sekali menerima suratmu, terutama tawaranmu berakhir pekan di Bogor. Jumat malam aku ke rumahmu, ya? Betul akan ada pesta kebun pada Sabtu sore? Bagaimana kalau aku bawa kue buatan Mama yang kamu suka? Sampai ketemu Jumat malam, ya.
Senang menerima suratmu. Pasti meriah pestamu. Aku minta maaf tidak bisa memenuhi undanganmu karena ada acara Persami di sekolah. Aku doakan kamu supaya panjang umur dan tetap semangat.
Aku tahu suratmu engkau nanti-nantikan, maaf baru aku balas. Aku tidak dapat memenuhi undanganmu. Menyesal rasanya tidak bisa hadir di acaramu pada pekan depan. Nenekku baru sakit keras, aku tidak berani pergi jauh-jauh. Maaf, ya.
Irma baru saja membantu korban bencana kebakaran di kotanya. Kebetulan rumah yang terbakar itu tetangganya sendiri. Ia menceritakan pengalaman tersebut kepada Santi.
Isi surat pribadi yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Irma yang baik, apa kabarmu? Semoga baik-baik ya ... keluargaku juga dalam keadan baik dan sehat semua. Kita patut bersyukur kepada Tuhan.
Santi, sungguh ini pengalaman bagiku. Aku telah turut membantu tetanggaku yang tertimpa musibah kebakaran. Aku berbagi baju dan perlengkapan sekolah, kebetulah anak orang yang rumahnya kebakaran itu adalah teman sekolahku.
Irma, coba saja engkau ada di saat kejadian itu, pasti juga dapat merasakan kebahagiaan seperti yang kurasakan. Aku berhasil dalam ajang kompetisi di sekolahku.
Santi, kuharap engkau tidak lupa dengan janjimu. Liburan sudah kurang satu minggu lagi, rasanya tak sabar aku menunggu kehadiranmu di kampung halamanku. Aku akan ajak kamu berkeliling di desaku tercinta.
Yang bukan termasuk Ciri ciri fabel kecuali....
Tokoh manusia menyerupai hewan
Tokoh hewan menyerupai manusia
Tidak memiliki dialog
Ceritanya berdasarkan sejarah
Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung. Binatang-binatang itu bekerja sesuai dengan keahliannya masing-masing. Di kampung itu mereka saling bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan.
Pada suatu hari ada seekor jerapah yang tengah mencari pekerjaan. Sang Jerapah itu bernama Jiji. Dia ingin segera mendapat pekerjaan. Pekerjaan apa saja yang penting tidak merugikan orang lain.
Berdasarkan strukturnya fabel tersebut termasuk
Komplikasi
Resolusi
Koda
Orientasi
Masalahnya, Jiji terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan padanya. Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.
“Hm, sepertinya aku cocok untuk melakukan pekerjaan di luar ruangan. Ya, ya,” gumam Jiji pada suatu pagi, sambil matanya menerawang memperhatikan sekitarnya
Jiji mendatangi sebuah rumah. Ia menemui seekor tikus. Si Tikus itu bernama Kus. Si Tikus tengah mengecat rumah itu. Kus berdiri di sebuah tangga pendek sambil tangannya memegang kaleng cat. Kus kelihatan berat mengecat di situ.
“Halo, teman! Sapa Jiji.
“Hai,”sahut Kus Tikus. Lalu, dari mulut keluar keluhan,”oh!”
“Ada apa?” Tanya Jiji.
“Tangga ini terlalu pendek. Aku jadi tidak bisa mencapai langit-langit,” ucap Kus.
“Ah andai saja aku punya teman kerja yang tinggi sepertimu, ia pasti dapat membantuku.”
Cuplikan teks tersebut merupakan bagian....
Komplikasi
Resolusi
Koda
Orientasi
“Aku bisa membatunmu,”Jiji menawarkan diri. “ Kau bisa menggunakan aku sebagai tangga.”
“Sungguh?”
“Ya,”jawab Jiji yakin.
“Terima kasih, teman.”
Dengan gembira Kus Tikus naik ke leher Sang Jerapah. Kemudian, dia memegang kaleng cat dengan mulutnya. Dia merasa nyaman menempel di leher Sang Jerapah. Dengan mudah Si Tikus menjangkau tempat-tempat yang sulit. Si Tikus mengecat langit-langit. Pekerjaan mereka sangat rapi. Pak Beruang, sang pemilik rumah, sangat suka. Lalu, ia memberi ongkos lebih untuk Kus Tikus dan Jiji Jerapah.
“Hore!” Seru JIji senang. “Aku mendapat gaji pertamaku". “Eh, teman, bagaimana kalau mulai saat ini kita bekerja sama? Daripada aku membeli tangga yang lebih tinggi lebih baik aku menggunakanmu saja sebagai tangga. Bagaimana?” usul Kus.
“Ya, ya, aku mau,”sahut Jiji gembira.
Cuplikan teks di atas merupakan bagian dari....
Koda
Resolusi
Orientasi
Komplikasi
Akhirnya, mulai saat itu Jiji dan Kus bekerja sama sebagai tukang cat di kampung tersebut. Mereka tidak pernah kehabisan pekerjaan. Di kampong- kampong lain pun mereka banyak ditawari pekerjaan. Di mana pun mereka bekerja dengan baik. Pekerjaan mereka selalu rapid an memuaskan sehingga banyak yang menggunakan jasa mereka. Hati mereka senang dan gembira
Koda
Orientasi
Resolusi
Komplikasi
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Tema kutipan fabel di atas adalah….
Perhatian
Persahabatan
Percintaan
Persaudaraan
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ....
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun
(1)Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. (2)Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. (3)Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. (4)Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. (5)Tetapi malang, akar itu tidak sampai. (6)Kurang sedikit lagi. (7)Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Kalimat yang mengandung keterangan waktu pada kutipan fabel adalah …
Kalimat pertama
Kalimat kedua
Kalimat kelima
Kalimat ketujuh
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel adalah....
Pemaaf
Pendendam
Sombong
Pembangkang
Kalimat berikut yang mengadung kata sifat adalah …
Sudah dua hari Imah tidak masuk sekolah.
Aku, Ana, dan Afga berencana mengunjunginya usai pulang sekolah.
Dia anak yang rajin dan sebelumnya tak pernah begini.
Kami bertiga sepakat untuk berangkat bersama-sama
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Berdasarkan penokohannya, karakter beruang adalah....
Tirtagonis
Protagonis
Sinisonis
Antagonis
Legenda Sindupati
Sejak kecil ayah Sindupati sudah tiada. Berumah di ladang yang berpindah-pindah, selalu didahului dengan merambah hutan atau belukar sebelum dijadikan lahan. Tenaganya yang belum seberapa sudah ditantang oleh alam lingkungan untuk bekerja keras. Ia tidak tega melihat ibunya bermandi keringat turun naik panggung perbukitan untuk menyemai benih di liang umang (lubang semai). Usianya yang masih tergolong kekanak-kanakan sudah dilibatkannya dengan kerja keras membantu orang tuanya. Ibu yang membesarkannya dalam suasana keprihatinan, selalu giat bekerja.
“Kalau bukan kamu yang membantu ibu, siapa lagi yang diharapkan?” begitu ibunya mengingatkan kalau ia turun ke pancuran mandi berlama-lama. Tak pelak lagi ia berlari terengah-engah mendaki kemiringan bukit lahan berladang, bila lengking suara ibunya memanggilnya.
Saat Sindupati telah dewasa dan ingin meminang gadis yang dikaguminya pinangannya pun ditolak.
Kutipan Legenda tersebut bertema …
Pinangan seorang pemuda yang ditolak
Seorang ibu yang tidak pernah mengeluh
Kesedihan seorang pemuda
Seorang anak yang bekerja keras membantu ibunya
Di sebuah desa tak jauh dari Gunung Bromo hiduplah seorang gadis jelita. Roro Anteng namanya. Konon, ketika dilahirkan, gadis tersebut tidak menangis seperti bayi pada umumnya.
Banyak jejaka yang melamar Roro Anteng, tetapi semuanya ditolak. Tersebutlah seorang raksasa buruk rupa dan bengis melamar Roro Anteng. Roro Anteng sangat takut terhadapnya dan sedikit pun tidak tertarik kepadanya, tetapi ia tak kuasa menolaknya karena pasti raksasa itu akan marah.
Latar cerita rakyat di atas adalah ….
Danau
Gunung
Desa
Sungai
Bacalah cerita fabel berikut!
Ulat Yang Sombong
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.
Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.
“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.
“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.
“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.
Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.
Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.
“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.
“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.
Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu
Namun tiba-tiba…
“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.
“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.
“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.
Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.
Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.
Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.
Kalimat langsung pada teks di atas adalah....
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik.
Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.
“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.
Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya.
Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!
Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.
Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....
diawali dengan konflik fisik
diawali dengan konflik batin
diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh
diawali dengan deskripsi latar
Burung Penyanyi merasa iba. Ia segera mencari cara untuk menghibur sahabatnya itu. "Teman, bagaimana kalau kau membuat gelembung - gelembung air dan aku bersenandung. kita lakukan bersamaan. suara yang dihasilkan pasti enak didengar."
sifat burung Penyanyi dalam cerita di atas adalah ....
baik hati
pemarah
rajin
pemalas
Di zamah dahulu di satu hutan yang lebat, seekor kerbau bersahabat baik dengan Gajah mulai dari mencari makan sampai bermain di padang rumput, mereka selalu bersama-sama. Suatu hari, ketika mereka sedang bermain di padang rumput, tiba-tiba Raja Raksasa datang.
Latar tempat cerita di atas adalah ....
hutan
rumah
pasar
lapangan
Bacalah kutipan fabel berikut!
Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Perhatikan cerita fabel berikut dengan saksama!
Lebah dan Semut
Dahulu pada zaman Nabi Sulaiman, hidup banyak sekali lebah. Salah satu di antaranya adalah Dodo. Dodo adalah anak lebah yang telah ditinggal mati ibunya. Waktu itu ibunya meninggal digigit kalajengking. Kini ia hidup sebatang kara. Oleh karena itulah ia memutuskan untuk hidup mengembara. Hingga akhirnya ia tiba di gurun pasir yang luas.
Di tengah gurun itu Dodo merasa haus dan lapar. “Aku harus segera mencari makan dan air, tapi aku harus mencari di mana?” pikir Dodo. Tetapi Dodo tidak mau menyerah. Ia bersikeras mencari makanan dan air. Setelah cukup lama terbang, dari kejauhan Dodo melihat air dan makanan. Namun setelah mendekat, ternyata yang dilihatnya hanyalah hamparan pasir yang luas. Maka dengan kekecewaan, Dodo kembali terbang menyelusuri gurun. Tidak berapa lama kemudian ia bertemu dengan seekor semut yang sedang kesusahan membawa telurnya. Dodo pun mendekati semut itu.
“Hai, semut. Siapakah namamu?”
“Namaku Didi. Namamu siapa?”
“Aku Dodo. Kamu mau jadi sahabatku?” Didi mengangguk senang.
“Baguslah! Kalau begitu mari kita mencari air dan makanan bersama?” Didi kembali mengangguk.
Mereka bergegas pergi untuk mencari makanan. Setelah cukup lama menyusuri gurun, mereka menemukan sebuah mata air yang berair bersih dan segar. Di samping mata air itu terdapat sebatang pohon kurma yang berbuah lebat dan sangat manis. Didi dan Dodo sangat gembira. Mereka segera minum dan makan sepuasnya.
Setelah mereka benar-benar kenyang, mereka segera mencari tempat tinggal. Dua hari kemudian mereka menemukan tempat tinggal yang menurut mereka tepat. Yaitu di sebuah padang rumput yang luas. Mereka tidak akan kekurangan makanan karena di tepi padang rumput itu terdapat banyak pohon buah-buahan dan sebuah mata air yang sangat bersih. Didi dan Dodo hidup dengan rukun. Semakin hari persahabatan mereka semakin erat. Mereka pun hidup dengan aman, tenteram dan bahagia.
Pola pengembangan judul pada cerita fabel tersebut adalah....
judul dikembangkan berdasarkan latar cerita
judul berasal dari nama tokoh
judul dikembangkan berdasarkan sifat tokoh
judul diambil dari tema
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Di tengah gurun itu Dodo merasa haus dan lapar. “Aku harus segera mencari makan dan air, tapi aku harus mencari di mana?” pikir Dodo. Tetapi Dodo tidak mau menyerah. Ia bersikeras mencari makanan dan air. Setelah cukup lama terbang, dari kejauhan Dodo melihat air dan makanan. Namun setelah mendekat, ternyata yang dilihatnya hanyalah hamparan pasir yang luas. Maka dengan kekecewaan, Dodo kembali terbang menyelusuri gurun. Tidak berapa lama kemudian ia bertemu dengan seekor semut yang sedang kesusahan membawa telurnya. Dodo pun mendekati semut itu.
“Hai, semut. Siapakah namamu?”
“Namaku Didi. Namamu siapa?”
“Aku Dodo. Kamu mau jadi sahabatku?” Didi mengangguk senang.
“Baguslah! Kalau begitu mari kita mencari air dan makanan bersama?” Didi kembali mengangguk.
Kutipan cerita fabel di atas merupakan struktur fabel bagian….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!
Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.
Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....
diawali dengan konflik fisik
diawali dengan konflik batin
diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh
diawali dengan deskripsi latar
Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!
Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....
fabel alami
fabel dengan koda
fabel tanpa koda
fabel adaptasi
Bacalah kutipan fabel berikut!
“Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang, masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.” Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut.
Semut hanya bisa menatap Ulu dengan kesal. Semut tidak dapat berenang
karena ia berjalan.
Pola pengembangan watak tokoh pada kutipan fabel di atas adalah....
deskripsi fisik tokoh
kegiatan tokoh
dialog tokoh dengan diri sendiri
dialog dengan tokoh lain
Bacalah kutipan fabel berikut!
“Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang, masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.” Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut.
Semut hanya bisa menatap Ulu dengan kesal. Semut tidak dapat berenang
karena ia berjalan.
Pola pengembangan watak tokoh pada kutipan fabel di atas adalah....
deskripsi fisik tokoh
kegiatan tokoh
dialog tokoh dengan diri sendiri
dialog dengan tokoh lain
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada tokoh dalam kutipan fabel tersebut adalah ....
Landak, Landa
landak, landa
Landak, landa
landak, Landa
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”
Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....
pada, di, dan dari
dari, pada, dan di
di, dari, dan pada
di, dari, dan dari
Bacalah dengan saksama teks berikut!
(1) Ada beberapa cara menanam buah naga yang bisa kamu lakukan di rumah. Jika ingin menikmati buah naga secara gratis tanpa harus membelinya, kamu dapat menanam buah naga pada pot yang sekaligus dapat kamu jadikan sebagai hiasan di depan rumah.
(2) Di sebuah telaga di daerah Kalimantan Barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat denganseekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah erat.Pada suatu hari si ikan gabus jatuh sakit. Badannya sangat lemas. Dengan setia, si tupai menunggui temannnya itu. Sudah beberapa hari si ikan gabus tidak enak makan si tupai berusaha membujukknya untuk makan. Namun, si ikan gabus hanya mau makan kalo diberi makan hati ikan Yu. Mendengar permintaan si ikan gabus, si tupai menjadi sangat sedih sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas.
(3) Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Ia berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Meskipun demikian, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya.
(4) Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.
Yang merupakan teks fabel ditandai dengan nomor ....
1
2
3
4
Simak kutipan teks cerita fabel berikut!
1) Hari berganti hari. Setiap hari kura-kura merawat pohon pisangnya.
2) "Ayo, kau di sebelah kanan aku di sebelah kiri," jawab kura-kura.
3) "Tumbuh, tumbuhlah pohon pisangku," kura-kura bernyanyi riang.
4) Di tepi hutan hiduplah seekor monyet dan seekor kura-kura. Pada suatu hari, monyet mengajak kura-kura menanam pohon pisang.
5) Monyet hanya melihat tingkah kura-kura sambil tiduran di rerumputan.
6) "Kura-kura, mari kita menanam pohon pisang," ajak monyet.
Susunan yang tepat atas kutipan teks cerita fabel acak di atas adalah ....
4 - 2 - 3 - 1 - 5 - 6
4 - 6 - 2 - 1 - 3 - 5
4 - 1 - 3 - 2 - 5 - 6
4 - 6 - 3 - 2 - 1 - 5
Bacalah kutipan teks berikut!
Paman Belalang
“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian
Orientasi
Komplikasi
Klimaks
Resolusi
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Karena kebiasaan itu majikannya memasang kalung lonceng di lehernya sebagai penanda jika anjing ini akan mendekat.
2) Anjing itu sangat bangga dan sengaja membunyikannya di setiap sudut pasar.
3) Dahulu kala ada seekor anjing yang punya kebiasaan mendekati tumit orang.
4) Si anjing menganggap bahwa lonceng tersebut sebagi ciri khasnya.
5) Tidak jarang pula anjing itu mengigit tumit dari orang yang ditemuinya.
Susunan yang tepat dari kalimat-kalimat tersebut agar menjadi teks fabel adalah ....
3, 5, 1, 4, 2
3, 5, 4, 1, 2
3, 2, 1, 4, 5
3, 1, 5, 4, 2
Perhatikan penggalan fabel berikut!
Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam. Ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubangh pohon tua. Sekarang dia berseru, “ Hooo hooo hooo!” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga. Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira tetapi sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela. “Pergi dari sini, Tuan!” katanya kepada Belalalng tersebut.
Latar waktu terjadinya peristiwa dalam fabel tersebut adalah ....
Pada malam hari
Pada pagi hari
Pada siang hari
pada sore hari
Pada zaman dahulu hiduplah seekor Rusa. Ia memiliki sifat yang berbeda dengan hewan sekitarnya. Sering ia meremehkan kemampuan hewan lain. Pada suatu hari Rusa berjalan-jalan dipinggir danau. Ia bertemu dengan Kura-kura yang hanya mondar-mandir saja. Lalu ia bertanya kepada kepada Kura-kura tersebut. “Kura-kura, apa yang sedang kau lakukan di sini?” seru Rusa. “aku sedang mencari sumber kehidupan,” jawab Kura-kura. Si Rusa tiba-tiba mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber kehidupan.
Tokoh Rusa dalam fabel tersebut merupakan simbol dari . . .
Perangai buruk manusia
Sifat dasar makhluk hidup
Watak terpuji manusia
Akhlak yang baik
Pada suatu musim yang sangat kering, saat itu burung-burung pun sangat sulit mendapatkan air untuk diminum, seekor burung gagak menemukan sebuah kendi yang berisikan sedikit air. Tetapi kendi tersebut merupakan sebuah kendi yang tinggi dengan leher kendi sempit. Bagaimanapun burung gagak tersebut berusaha untuk mencoba meminum air yang berada dalam kendi, dia tetap tidak dapat mencapainya. Burung gagak tersebut hampir merasa putus asa dan merasa akan meninggal karena kehausan.
Komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah . . .
Gagak yang kesulitan mencari air di hutan saat musim kering
kendi tempat gagak menyimpan air tinggal sedikit lagi
Saat musim kering dan burung gagak kesulitan mendapatkan air
Burung gagak hampir mati karena berusaha meminum air dalam kendi
Mari kita bersama-sama menjaga hutan ini agar tidak rusak ucap Harimau.
Penulisan kalimat langsung yang tepat berdasarkan kalimat di atas adalah . . .
“Mari kita bersama-sama menjaga hutan ini agar tidak rusak ucap Harimau.”
Mari kita bersama-sama menjaga hutan ini agar tidak rusak “ucap Harimau.”
“Mari kita bersama-sama menjaga hutan ini agar tidak rusak”! ucap Harimau.
“Mari kita bersama-sama menjaga hutan ini agar tidak rusak!” ucap Harimau.
Secara bersamaan, dua ekor kambing jantan dari arah berlawanan berjalan menyeberangi sebuah titian. Titian tersebut hanya cukup untuk dilewati seekor binatang. Ketika keduanya bertemu di tengah, tak ada yang mau mundur atau rela mengalah. Mereka menyarangkan tanduk satu sama lain, sampai kemudian keduanya jatuh ke tengah arus sungai dan tenggelam.
Amanat yang terkandung dalam teks fabel tersebut adalah...
Kita harus bekerja sama dengan orang lain
Jangan egois dan memaksakan kehendak sendiri
Kita harus saling membantu kepada sesama
Hormati setiap orang yang berada dihadapan kita
