WorksheetsTO PAT AIJ
Total questions: 20
Worksheet time: 23mins
Pada suatu Instansi Pemerintahan ingin membangun infrastruktur jaringan untuk mempermudah kinerja para staf dan elemen pada instansi tersebut. Kepala instansi tersebut kemudian berkonsultasi pada jasa penyedia layanan internet. Administrator jaringan menyarankan untuk membangun infrastruktur jaringan dengan menggunakan routing dinamis. Hal ini dikarenakan . . . .
Pada routing dinamis, table routing dibuat secara manual sebelum memuali konfigurasi, sehingga memudahkan kinerja administrator.
Routing dinamis berfungsi pada protocol IP, sehingga mudah dalam pengkonfigurasian.
Routing dinamis dibagi berdasarkan area.
Routing dinamis menjaga koneksi ke lebih dari satu autonomous system.
Routing dinamis memudahkan dalam konfigurasi, karena apabila terjadi penambahan suatu network baru tidak perlu semua router mengkonfigurasi
Berdasarkan topologi di atas, jalur yang akan dilewati oleh R1 untuk sampai ke R2 dengan menggunakan metode link state adalah . . . .
A. R1-R2
R2-R1
R1-R3-R4-R2
R1-R3-R2-R4
R2-R4-R3-R1
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini :
(a) Tabel routing tidak dibuat secara manual.
(b) Router berbagi informasi routing secara otomatis.
(c) Jumlah gateway sangat banyak.
(d) Router ditentukan oleh administrator jaringan.
(e) Router tidak dapat berubah secara otomatis.
Pernyataan diatas yang merupakan ciri dari routing dinamis adalah . . . .
(a), (b) dan (f)
(a), (b) dan (e)
(a), (b) dan (d)
(a), (b) dan (c)
(a), (c) dan (e)
“Administrator jaringan mendapat tanggung jawab untuk membangun instruktur jaringan di SMKN 5 Bandung. Kepala sekolah menginginkan update jaringan pada sekolah dapat dikirim secara otomatis. Administrator kemudian mulai melakukan analasis dan ia memutuskan untuk menggunakan protocol routing yang dapat mendukung VLSM subnetting. Protokol Routing yang akan digunakan administrator jaringan tersebut adalah . . . .
RIP
BGP
OSPF
IGRP
EIGRP
Diketahui subnetting mask suatu IP address pada jaringan OSPF adalah 255.255.255.128, maka wildcard mask IP tersebut adalah . . . .
0.0.0.127
128.0.0.0
128.255.255.255
255.255.255.0
255.255.0.0
Hal yang akan terjadi jika paket telah mencapai 16 Hop dengan menggunkaan protocol RIP adalah . . .
Paket akan dibiarkan
Peket yang dikirim mancapai tujuan
Paket yang dikirim sampai ke computer tujuan
Paket yang dikirim akan dibuang
Paket yang dikirim akan diseleksi
Perhatikan topologi ini!
Perintah konfigurasi pada Router0 dengan menggunakan protocol RIP pada topologi di atas adalah . . . .
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 192.168.10.0
Router(config-router)#network 192.168.30.0
Router(config-router)#exit
Router(config)#rip router
Router(config-router)#network 192.168.10.0
Router(config-router)#network 192.168.30.0
Router(config-router)#exit
Router(config)#rip
Router(config-router)#network 192.168.10.0
Router(config-router)#network 192.168.30.0
Router(config-router)#exit
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 192.168.10.1
Router(config-router)#network 192.168.30.1
Router(config-router)#exit
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 192.168.10.2
Router(config-router)#network 192.168.40.0
Router(config-router)#exit
Diketahui perintah konfigurasi pada router adalah sebagai berikut
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 172.16.3.0 0.255.255.255 area 0
Router(config-router)#network172.17.2.0 0.255.255.255 area 0
Router(config-router)#end
Fungsi dari perintah di atas adalah . . . .
Memberikan IP interface pada routing OSPF
Menentukan wildcard mask pada ip dengan network 172.16.30.0 dan 172.17.2.0
Membangun table routing pada routing dinamis
Melakukan konfigurasi reouter dengan menggunkan protocol OSPF yang meliputi seluruh rute pada 172.16.30.0 dan 172.17.2.0
engaktifkan protocol routing OSPF
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini :
(a) Kesalahan pada perintah konfigurasi
(b) Kesalahan pada neighbour summarization
(c) Ketidak sesuaian area pada konfigurasi
(d) HOP melebihi jumlah HOP maksimum
Pernyataan diatas yang merupakan ciri dari routing dinamis adalah . . . .
(a) dan (c)
(a) dan (d)
(b) dan (c)
(c) dan (d)
(a) dan (b)
Berikut ini bukan permasalahan yang sering terjadi pada routing BGP, yaitu . . .
Kegagalan konfigurasi routing pada neighbor router
Permasalahan pada route
Permasalahan pada pengalamatan router
Permasalahan pada konfigurasi pada interface serial
Hilangnya route dari table routing
Permasalah berikut yang sering terjadi pada routing EIGRP adalah . . . .
Paket sering mengalami corrupt
Paket tidak terkirim ke paket yang dituju
Router lokal tidak dapat membangun routing pada neighbor router
Terjadi flapping routing
Router mengalami not responding saat proses pegiriman paket
Setelah melakukan pemeriksaan pada jaringan dan menemukan masalah, hal yang selanjutnya dilakukan adalah perbaikkan. Dalam melakukan perbaikan konfigurasi routing pada protocol routing satu dengan yang lain tidaklah sama. Pada perbaikan konfigurasi routing pada protocol routing ospf, hal yang pertama dilakukan adalah . . . .
Menghapus topologi yang sebelumnya
Meghapus konfigurasi routing yang sebelumnya
Menghapus router yang mengalami permasalahan
Melakukan reset konfigurasi pada seluruh router yang terdapat pada topologi
Mengganti atau memasukan alamat routing yang salah atau belum terdapat pada konfigurasi
Jenis firewall yang memberikan fitur terbanyak dan memeberikan tingkat keamanan yang paling tinggi adalah…
Packet Filtering Gateway
Circuit Level Gateway
Application Layer Gateway
statefull Multilayer Inspection Firewall
Application firewall
Firewall menggunakan aturan tertentu untuk melihat boleh tidaknya suatu data masuk ke jaringan. Setiap packet akan diperiksa secara sendiri-sendiri atau dalam isolasi. Jika packet dikirim dalam grup, maka setiap packet akan diperiksa secara satu per satu. Hal ini merupakan salah satu cara kerja firewall, yaitu . . . .
packet Filtering
Proxy service
Routing
stateful inspection
Inspection
Teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data / file baik di dalam komputer maupun pada jalur komunikasi dari pemakai yang tidak dikehendaki disebut ….
Autentikasi
Deskripsi
Enkripsi
Eksposisis
Konfirmasi
Berikut ini hal yang bukan menjadikan kejahatan komputer terus terjadi dan cenderung meningkat adalah . . . .
Meningkatnya penggunaan komputer dan internet
Meningkatnya aplikasi bisnis menggunakan internet
Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs)
Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet
Meningkatnya system keamanan komputer yang terhubung ke internet
Berikut ini beberapa metode troubleshooting dengan berdasarkan pada layer OSI sebagai prinsipnya yaitu …
Follow the path, compare configure, swap component
Swap component, devide and conquer, compare configure
Devide and conquer, swap component, top down
Bottom up. swap component, follow the path
Top down, bottom up, devide and conquer
Pemeriksaan jaringan disarankan dilakukan secara berkala, hal ini untuk menjaga agar jaringan yang telah terbangun akan tetap beroperasi. Saat melakukan pemeriksaan, alangkah baiknya dilakukan secara menyeluruh pada setiap elemen jaringan. Hal ini yang membuat pemeriksaan jaringan dapat memakan waktu cukup lama. Pada pemeriksaan jaringan dengan konfigurasi routing dinamis akan memakan waktu lebih lama, hal ini disebabkan oleh . . . .
Routing dinamis memiliki topologi yang lebih rumit
Routing dinamis memakan bandwidth yang lebih besar
Belum banyak administrator jaringan yang mengenal dan memahi routing dinamis
Perangkat routing dinamis lebih mahal
Konfigurasi routing dinamis tidak dilakukan secara manua
Perintah “show ip bgp summary” digunakan untuk . . .
Mengetahui onfigurasi interface pada BGP
Melihat informasi mengenai BGP yang bekerja pada router tersebut
Melihat informasi neighbor router
Melihat informasi database pada BGP
Mengetahui informasi routing pada BGP
Tahap yang benar untuk melengkapi bagan di atas adalah . . . .
Analisys
Eliminate
Devide Problem
Gather Information
Propose Hypothesis
