NEW
Font size
WorksheetsUji Kompetensi Tutor Bahasa 2021
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Soal untuk No. 1-5!
Pepsi dan Coca-Cola, dari Perang hingga Kompak Rambah Bisnis Baru
Pendapatan Coca-Cola Company turun sejak tahun 2013, dan total penurunannya sebesar 33,65% dalam enam tahun. Sedangkan pendapatan PepsiCo, tumbuh tipis setelah turun pada 2015.
Persaingan memang terus berlanjut, meskipun dari segi branding, survei menyatakan merek Coca-Cola sudah jauh lebih unggul. Akan tetapi, penurunan konsumsi minuman bersoda telah membuat kedua perusahaan kompak merambah bisnis baru untuk terus bertumbuh. Seiring langkah tersebut, Pepsi mencatatkan kinerja pendapatan usaha yang relatif lebih stabil, berbanding terbalik dengan Coca-Cola yang tampak tertekan dengan pendapatan yang terus menurun.
Mengutip statista.com, pendapatan tahunan PepsiCo tumbuh tipis setelah mengalami penurunan pada 2015. Tahun lalu, pendapatan PepsiCo tercatat US$ 64,66 miliar, naik 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya, atau naik 2,53% dalam empat tahun. Saat ini, perusahaan memiliki beragam merek. Sebanyak 60% di antaranya adalah produk makanan, dan sisanya minuman. Di sisi lain, pendapatan Coca-Cola Company tercatat terus merosot sejak 2013. Pada tahun 2018, pendapatan Coca-Cola Company tercatat hanya sebesar US$ 31,86 miliar, turun 10% dibandingkan periode sama tahun lalu, atau anjlok total 33,65% dalam enam tahun. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 500 merek, termasuk Sprite dan Columbia Pictures.
Meski pendapatannya merosot, tetapi minuman unggulan Coca-Cola Company, yaitu Coca-Cola, tercatat sebagai merek minuman bersoda paling bernilai di dunia pada 2018. Berdasarkan data yang dikumpulkan statistita.com, nilai merek Coca-Cola mencapai US$ 30,38 miliar, mengalahkan Pepsi yang berada di posisi kedua dengan nilai US$ 20,03 miliar. Sedangkan merek Sprite yang berada dalam satu payung bisnis dengan Coca-Cola berada di posisi keenam dunia dengan nilai US$ 4,42 miliar, mengalahkan rivalnya Mountain Dew yang satu grup dengan Pepsi. Mountain Dew berada di posisi kedelapan dunia, dengan nilai US$ 3,3 miliar.
(Diadaptasi dari: https://katadata.co.id/berita/2019/10/03/pepsi-dan-coca-coladari-perang-hingga-kompak-rambah-bisnis-baru)
Pertanyaan:
Berdasarkan teks bacaan tersebut, pernyataan yang paling BENAR adalah ......
Nilai merek Pepsi mengalahkan Coca-Cola.
Pendapatan PepsiCo naik sejak tahun 2013.
Pendapatan Coca-Cola Company turun pada tahun 2015.
Pendapatan Coca-Cola Company lebih besar dari PepsiCo.
Pendapatan tahunan PepsiCo naik 1,8% pada tahun 2015.
Soal untuk No. 1-5!
Pepsi dan Coca-Cola, dari Perang hingga Kompak Rambah Bisnis Baru
Pendapatan Coca-Cola Company turun sejak tahun 2013, dan total penurunannya sebesar 33,65% dalam enam tahun. Sedangkan pendapatan PepsiCo, tumbuh tipis setelah turun pada 2015.
Persaingan memang terus berlanjut, meskipun dari segi branding, survei menyatakan merek Coca-Cola sudah jauh lebih unggul. Akan tetapi, penurunan konsumsi minuman bersoda telah membuat kedua perusahaan kompak merambah bisnis baru untuk terus bertumbuh. Seiring langkah tersebut, Pepsi mencatatkan kinerja pendapatan usaha yang relatif lebih stabil, berbanding terbalik dengan Coca-Cola yang tampak tertekan dengan pendapatan yang terus menurun.
Mengutip statista.com, pendapatan tahunan PepsiCo tumbuh tipis setelah mengalami penurunan pada 2015. Tahun lalu, pendapatan PepsiCo tercatat US$ 64,66 miliar, naik 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya, atau naik 2,53% dalam empat tahun. Saat ini, perusahaan memiliki beragam merek. Sebanyak 60% di antaranya adalah produk makanan, dan sisanya minuman. Di sisi lain, pendapatan Coca-Cola Company tercatat terus merosot sejak 2013. Pada tahun 2018, pendapatan Coca-Cola Company tercatat hanya sebesar US$ 31,86 miliar, turun 10% dibandingkan periode sama tahun lalu, atau anjlok total 33,65% dalam enam tahun. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 500 merek, termasuk Sprite dan Columbia Pictures.
Meski pendapatannya merosot, tetapi minuman unggulan Coca-Cola Company, yaitu Coca-Cola, tercatat sebagai merek minuman bersoda paling bernilai di dunia pada 2018. Berdasarkan data yang dikumpulkan statistita.com, nilai merek Coca-Cola mencapai US$ 30,38 miliar, mengalahkan Pepsi yang berada di posisi kedua dengan nilai US$ 20,03 miliar. Sedangkan merek Sprite yang berada dalam satu payung bisnis dengan Coca-Cola berada di posisi keenam dunia dengan nilai US$ 4,42 miliar, mengalahkan rivalnya Mountain Dew yang satu grup dengan Pepsi. Mountain Dew berada di posisi kedelapan dunia, dengan nilai US$ 3,3 miliar.
(Diadaptasi dari: https://katadata.co.id/berita/2019/10/03/pepsi-dan-coca-coladari-perang-hingga-kompak-rambah-bisnis-baru)
Pertanyaan :
Berdasarkan teks bacaan tersebut, pernyataan yang paling TIDAK BENAR adalah ......
Penurunan pendapatan Coca-Cola Company sebesar 33,65% sejak tahun 2013.
Coca-Cola lebih laku daripada Pepsi.
Sebanyak 40% merek perusahaan PepsiCo adalah minuman.
Nilai merek Coca-Cola pada tahun 2018 sebesar US$ 31,86 miliar.
Pertumbuhan pendapatan PepsiCo lebih baik daripada Coca-Cola Company.
Soal untuk No. 1-5!
Pepsi dan Coca-Cola, dari Perang hingga Kompak Rambah Bisnis Baru
Pendapatan Coca-Cola Company turun sejak tahun 2013, dan total penurunannya sebesar 33,65% dalam enam tahun. Sedangkan pendapatan PepsiCo, tumbuh tipis setelah turun pada 2015.
Persaingan memang terus berlanjut, meskipun dari segi branding, survei menyatakan merek Coca-Cola sudah jauh lebih unggul. Akan tetapi, penurunan konsumsi minuman bersoda telah membuat kedua perusahaan kompak merambah bisnis baru untuk terus bertumbuh. Seiring langkah tersebut, Pepsi mencatatkan kinerja pendapatan usaha yang relatif lebih stabil, berbanding terbalik dengan Coca-Cola yang tampak tertekan dengan pendapatan yang terus menurun.
Mengutip statista.com, pendapatan tahunan PepsiCo tumbuh tipis setelah mengalami penurunan pada 2015. Tahun lalu, pendapatan PepsiCo tercatat US$ 64,66 miliar, naik 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya, atau naik 2,53% dalam empat tahun. Saat ini, perusahaan memiliki beragam merek. Sebanyak 60% di antaranya adalah produk makanan, dan sisanya minuman. Di sisi lain, pendapatan Coca-Cola Company tercatat terus merosot sejak 2013. Pada tahun 2018, pendapatan Coca-Cola Company tercatat hanya sebesar US$ 31,86 miliar, turun 10% dibandingkan periode sama tahun lalu, atau anjlok total 33,65% dalam enam tahun. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 500 merek, termasuk Sprite dan Columbia Pictures.
Meski pendapatannya merosot, tetapi minuman unggulan Coca-Cola Company, yaitu Coca-Cola, tercatat sebagai merek minuman bersoda paling bernilai di dunia pada 2018. Berdasarkan data yang dikumpulkan statistita.com, nilai merek Coca-Cola mencapai US$ 30,38 miliar, mengalahkan Pepsi yang berada di posisi kedua dengan nilai US$ 20,03 miliar. Sedangkan merek Sprite yang berada dalam satu payung bisnis dengan Coca-Cola berada di posisi keenam dunia dengan nilai US$ 4,42 miliar, mengalahkan rivalnya Mountain Dew yang satu grup dengan Pepsi. Mountain Dew berada di posisi kedelapan dunia, dengan nilai US$ 3,3 miliar.
(Diadaptasi dari: https://katadata.co.id/berita/2019/10/03/pepsi-dan-coca-coladari-perang-hingga-kompak-rambah-bisnis-baru)
Pertanyaan:
Berdasarkan paragraf ketiga, pernytaan yang paling TIDAK SESUAI adalah .....
Coca-Cola lebih terkenal dari Pepsi.
Pendapatan PepsiCo lebih besar dari Coca-Cola Company.
Pendapatan Coca-Cola Company tahun 2018 lebih kecil dari tahun sebelumnya.
Pendapatan PepsiCo pada tahun 2018 lebih besar dari tahun sebelumnya.
Columbia Pictures adalah anak perusahaan dari Coca-Cola Company.
Soal untuk No. 1-5!
Pepsi dan Coca-Cola, dari Perang hingga Kompak Rambah Bisnis Baru
Pendapatan Coca-Cola Company turun sejak tahun 2013, dan total penurunannya sebesar 33,65% dalam enam tahun. Sedangkan pendapatan PepsiCo, tumbuh tipis setelah turun pada 2015.
Persaingan memang terus berlanjut, meskipun dari segi branding, survei menyatakan merek Coca-Cola sudah jauh lebih unggul. Akan tetapi, penurunan konsumsi minuman bersoda telah membuat kedua perusahaan kompak merambah bisnis baru untuk terus bertumbuh. Seiring langkah tersebut, Pepsi mencatatkan kinerja pendapatan usaha yang relatif lebih stabil, berbanding terbalik dengan Coca-Cola yang tampak tertekan dengan pendapatan yang terus menurun.
Mengutip statista.com, pendapatan tahunan PepsiCo tumbuh tipis setelah mengalami penurunan pada 2015. Tahun lalu, pendapatan PepsiCo tercatat US$ 64,66 miliar, naik 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya, atau naik 2,53% dalam empat tahun. Saat ini, perusahaan memiliki beragam merek. Sebanyak 60% di antaranya adalah produk makanan, dan sisanya minuman. Di sisi lain, pendapatan Coca-Cola Company tercatat terus merosot sejak 2013. Pada tahun 2018, pendapatan Coca-Cola Company tercatat hanya sebesar US$ 31,86 miliar, turun 10% dibandingkan periode sama tahun lalu, atau anjlok total 33,65% dalam enam tahun. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 500 merek, termasuk Sprite dan Columbia Pictures.
Meski pendapatannya merosot, tetapi minuman unggulan Coca-Cola Company, yaitu Coca-Cola, tercatat sebagai merek minuman bersoda paling bernilai di dunia pada 2018. Berdasarkan data yang dikumpulkan statistita.com, nilai merek Coca-Cola mencapai US$ 30,38 miliar, mengalahkan Pepsi yang berada di posisi kedua dengan nilai US$ 20,03 miliar. Sedangkan merek Sprite yang berada dalam satu payung bisnis dengan Coca-Cola berada di posisi keenam dunia dengan nilai US$ 4,42 miliar, mengalahkan rivalnya Mountain Dew yang satu grup dengan Pepsi. Mountain Dew berada di posisi kedelapan dunia, dengan nilai US$ 3,3 miliar.
(Diadaptasi dari: https://katadata.co.id/berita/2019/10/03/pepsi-dan-coca-coladari-perang-hingga-kompak-rambah-bisnis-baru)
Pertanyaan :
Berdasarkan paragraf terakhir, pernyataan yang paling SESUAI dengan bacaan tersebut adalah ......
Pendapatan Pepsi lebih besar dari Coca-Cola.
Coca-Cola adalah minuman bersoda paling bernilai kedua di dunia pada tahun 2018.
Nilai merek Coca-Cola berada di urutan enam dunia.
Sprite dan Mountain Dew berada di bawah naungan perusahaan yang sama.
Pepsi adalah pesaing terberat Coca-Cola
Soal untuk No. 1-5!
Pepsi dan Coca-Cola, dari Perang hingga Kompak Rambah Bisnis Baru
Pendapatan Coca-Cola Company turun sejak tahun 2013, dan total penurunannya sebesar 33,65% dalam enam tahun. Sedangkan pendapatan PepsiCo, tumbuh tipis setelah turun pada 2015.
Persaingan memang terus berlanjut, meskipun dari segi branding, survei menyatakan merek Coca-Cola sudah jauh lebih unggul. Akan tetapi, penurunan konsumsi minuman bersoda telah membuat kedua perusahaan kompak merambah bisnis baru untuk terus bertumbuh. Seiring langkah tersebut, Pepsi mencatatkan kinerja pendapatan usaha yang relatif lebih stabil, berbanding terbalik dengan Coca-Cola yang tampak tertekan dengan pendapatan yang terus menurun.
Mengutip statista.com, pendapatan tahunan PepsiCo tumbuh tipis setelah mengalami penurunan pada 2015. Tahun lalu, pendapatan PepsiCo tercatat US$ 64,66 miliar, naik 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya, atau naik 2,53% dalam empat tahun. Saat ini, perusahaan memiliki beragam merek. Sebanyak 60% di antaranya adalah produk makanan, dan sisanya minuman. Di sisi lain, pendapatan Coca-Cola Company tercatat terus merosot sejak 2013. Pada tahun 2018, pendapatan Coca-Cola Company tercatat hanya sebesar US$ 31,86 miliar, turun 10% dibandingkan periode sama tahun lalu, atau anjlok total 33,65% dalam enam tahun. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 500 merek, termasuk Sprite dan Columbia Pictures.
Meski pendapatannya merosot, tetapi minuman unggulan Coca-Cola Company, yaitu Coca-Cola, tercatat sebagai merek minuman bersoda paling bernilai di dunia pada 2018. Berdasarkan data yang dikumpulkan statistita.com, nilai merek Coca-Cola mencapai US$ 30,38 miliar, mengalahkan Pepsi yang berada di posisi kedua dengan nilai US$ 20,03 miliar. Sedangkan merek Sprite yang berada dalam satu payung bisnis dengan Coca-Cola berada di posisi keenam dunia dengan nilai US$ 4,42 miliar, mengalahkan rivalnya Mountain Dew yang satu grup dengan Pepsi. Mountain Dew berada di posisi kedelapan dunia, dengan nilai US$ 3,3 miliar.
(Diadaptasi dari: https://katadata.co.id/berita/2019/10/03/pepsi-dan-coca-coladari-perang-hingga-kompak-rambah-bisnis-baru)
Pertanyaan :
Apa yang paling TIDAK MUNGKIN terjadi apabila pendapatan PepsiCo terus naik?
Selisih pendapatan PepsiCo dengan Coca-Cola Company semakin besar.
Selisih pendapatan PepsiCo dengan Coca-Cola Company semakin besar.
Mountain Dew akan semakin laku.
Secara keseluruhan, Coca-Cola Company akan sulit bersaing dengan PepsiCo.
Keuntungan PepsiCo akan semakin besar.
Soal untuk No. 6-10!
Inflasi Maret 2019 Sebesar 0,11%, Salah Satunya Karena Tiket Pesawat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi bulanan sebesar 0,11% pada Maret 2019. Dengan perkembangan tersebut, maka inflasi 2019 sebesar 0,35%, sedangkan inflasi tahun ke tahun 2,48%. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga tiket pesawat. Kepala BPS Suhariyanto menilai, inflasi tahun ke tahun yang sebesar 2,48% masih lebih rendah dibandingkan
dengan posisi tahun-tahun sebelumnya. Pada Maret tahun lalu, inflasi YoY sebesar 3,40%, sementara pada 2017 inflasinya 3,61%. "Jadi angka inflasi 2,48%, menunjukkan inflasi terkendali," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (1/4). Kenaikan harga tiket pesawat ini, berkontribusi pada inflasi sebesar 0,03% pada Maret 2019. Dengan begitu, sektor Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan mengalami inflasi sebesar 0,10% dan menyebabkan andil pada inflasi oleh sektor ini sebesar 0,02%. Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi sejak awal tahun membuat inflasi di Ambon mencapai yang tertinggi dibanding kota lainnya, yaitu 0,86%.
Menurut dia, kenaikan harga tiket pesawat ini termasuk tidak biasa karena sudah berlangsung sejak awal tahun 2019. Padahal sebelumnya kenaikan harga tiket pesawat yang berpengaruh pada inflasi hanya terjadi saat situasisituasi tertentu seperti libur anak sekolah. "Tapi, kemarin sudah keluar Peraturan Menteri Perhubungan yang mengubah batas bawah. Mudah-mudahan akan membuat tarif angkutan udara lebih stabil," katanya. Meski menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi, Suhariyanto menegaskan, inflasi Maret 2019 penyebab utamanya adalah kenaikan harga bawang
merah, bawang putih, dan cabai merah yang menyebabkan terjadinya inflasi. Kenaikan harga bawang merah berkontribusi pada inflasi sebesar 0,06%, bawang putih 0,04%, dan cabai merah 0,01%. Meski sumbangan terhadap terhadap inflasinya tinggi, namun kelompok bahan makanan sebenarnya tidak memberikan andil pada inflasi, malah kelompok ini terjadi deflasi sebesar 0,01% pada Maret 2019. Hal tersebut terjadi karena penurunan harganya, seperti beras, daging ayam ras, dan ikan segar, masing-masing mengalami deflasi 0,03%.
Hasil survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan tingkat inflasi pada pekan keempat Maret 2019 mencapai 0,14% secara bulanan (month to month) dan mencapai 2,51% secara tahunan (year on year). Sementara sejak awal tahun, inflasi masih terjaga 0,39% (year to date). Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan inflasi tersebut salah satunya terdorong oleh kenaikan tarif tiket pesawat. Namun, dia menilai kontribusi angkutan udara terhadap inflasi masih kecil. "Kontribusinya sekitar 0,02%," kata dia di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (29/3). Pemerintah dan BI telah menargetkan inflasi tahun ini berada di rentang 2,5% hingga 4,5%, atau sama dengan target tahun lalu. Pada 2018, inflasi mencapai 3,13% atau di bawah titik tengah target. Inflasi tersebut juga tercapai di tengah gejolak nilai tukar rupiah pada 2018. Tahun depan, target inflasi diharapkan bisa ditekan lebih rendah lagi di rentang 2% hingga 4%.
Pertanyaan :
Apakah yang bukan merupakan "Akibat Tiket Pesawat Naik?"
inflasi tahun ini menjadi 0,35%
penyebab utama dari inflasi
inflasi tidak hanya saat liburan anak-anak sekolah
Ambon inflasi tertinggi dibanding kota kota lain
tidak ada jawaban yang benar (Semua opsi merupakan akibat)
Soal untuk No. 6-10!
Inflasi Maret 2019 Sebesar 0,11%, Salah Satunya Karena Tiket Pesawat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi bulanan sebesar 0,11% pada Maret 2019. Dengan perkembangan tersebut, maka inflasi 2019 sebesar 0,35%, sedangkan inflasi tahun ke tahun 2,48%. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga tiket pesawat. Kepala BPS Suhariyanto menilai, inflasi tahun ke tahun yang sebesar 2,48% masih lebih rendah dibandingkan
dengan posisi tahun-tahun sebelumnya. Pada Maret tahun lalu, inflasi YoY sebesar 3,40%, sementara pada 2017 inflasinya 3,61%. "Jadi angka inflasi 2,48%, menunjukkan inflasi terkendali," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (1/4). Kenaikan harga tiket pesawat ini, berkontribusi pada inflasi sebesar 0,03% pada Maret 2019. Dengan begitu, sektor Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan mengalami inflasi sebesar 0,10% dan menyebabkan andil pada inflasi oleh sektor ini sebesar 0,02%. Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi sejak awal tahun membuat inflasi di Ambon mencapai yang tertinggi dibanding kota lainnya, yaitu 0,86%.
Menurut dia, kenaikan harga tiket pesawat ini termasuk tidak biasa karena sudah berlangsung sejak awal tahun 2019. Padahal sebelumnya kenaikan harga tiket pesawat yang berpengaruh pada inflasi hanya terjadi saat situasisituasi tertentu seperti libur anak sekolah. "Tapi, kemarin sudah keluar Peraturan Menteri Perhubungan yang mengubah batas bawah. Mudah-mudahan akan membuat tarif angkutan udara lebih stabil," katanya. Meski menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi, Suhariyanto menegaskan, inflasi Maret 2019 penyebab utamanya adalah kenaikan harga bawang
merah, bawang putih, dan cabai merah yang menyebabkan terjadinya inflasi. Kenaikan harga bawang merah berkontribusi pada inflasi sebesar 0,06%, bawang putih 0,04%, dan cabai merah 0,01%. Meski sumbangan terhadap terhadap inflasinya tinggi, namun kelompok bahan makanan sebenarnya tidak memberikan andil pada inflasi, malah kelompok ini terjadi deflasi sebesar 0,01% pada Maret 2019. Hal tersebut terjadi karena penurunan harganya, seperti beras, daging ayam ras, dan ikan segar, masing-masing mengalami deflasi 0,03%.
Hasil survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan tingkat inflasi pada pekan keempat Maret 2019 mencapai 0,14% secara bulanan (month to month) dan mencapai 2,51% secara tahunan (year on year). Sementara sejak awal tahun, inflasi masih terjaga 0,39% (year to date). Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan inflasi tersebut salah satunya terdorong oleh kenaikan tarif tiket pesawat. Namun, dia menilai kontribusi angkutan udara terhadap inflasi masih kecil. "Kontribusinya sekitar 0,02%," kata dia di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (29/3). Pemerintah dan BI telah menargetkan inflasi tahun ini berada di rentang 2,5% hingga 4,5%, atau sama dengan target tahun lalu. Pada 2018, inflasi mencapai 3,13% atau di bawah titik tengah target. Inflasi tersebut juga tercapai di tengah gejolak nilai tukar rupiah pada 2018. Tahun depan, target inflasi diharapkan bisa ditekan lebih rendah lagi di rentang 2% hingga 4%.
Pertanyaan :
Berdasarkan paragraf 1, pernyataan yang PALING BENAR adalah .....
total inflasi Maret menjadi 0,35% pada Maret 2019
inflasi 0,11 persen dikarenakan naiknya tiket pesawat
inflasi di Ambon membuat tiket untuk pergi ke Ambon menjadi yang paling mahal
dari teks di atas, inflasi tertinggi pada bulan yang sama terjadi dua tahun lalu
inflasi saat ini tidak terkendali
Soal untuk No. 6-10!
Inflasi Maret 2019 Sebesar 0,11%, Salah Satunya Karena Tiket Pesawat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi bulanan sebesar 0,11% pada Maret 2019. Dengan perkembangan tersebut, maka inflasi 2019 sebesar 0,35%, sedangkan inflasi tahun ke tahun 2,48%. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga tiket pesawat. Kepala BPS Suhariyanto menilai, inflasi tahun ke tahun yang sebesar 2,48% masih lebih rendah dibandingkan
dengan posisi tahun-tahun sebelumnya. Pada Maret tahun lalu, inflasi YoY sebesar 3,40%, sementara pada 2017 inflasinya 3,61%. "Jadi angka inflasi 2,48%, menunjukkan inflasi terkendali," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (1/4). Kenaikan harga tiket pesawat ini, berkontribusi pada inflasi sebesar 0,03% pada Maret 2019. Dengan begitu, sektor Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan mengalami inflasi sebesar 0,10% dan menyebabkan andil pada inflasi oleh sektor ini sebesar 0,02%. Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi sejak awal tahun membuat inflasi di Ambon mencapai yang tertinggi dibanding kota lainnya, yaitu 0,86%.
Menurut dia, kenaikan harga tiket pesawat ini termasuk tidak biasa karena sudah berlangsung sejak awal tahun 2019. Padahal sebelumnya kenaikan harga tiket pesawat yang berpengaruh pada inflasi hanya terjadi saat situasisituasi tertentu seperti libur anak sekolah. "Tapi, kemarin sudah keluar Peraturan Menteri Perhubungan yang mengubah batas bawah. Mudah-mudahan akan membuat tarif angkutan udara lebih stabil," katanya. Meski menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi, Suhariyanto menegaskan, inflasi Maret 2019 penyebab utamanya adalah kenaikan harga bawang
merah, bawang putih, dan cabai merah yang menyebabkan terjadinya inflasi. Kenaikan harga bawang merah berkontribusi pada inflasi sebesar 0,06%, bawang putih 0,04%, dan cabai merah 0,01%. Meski sumbangan terhadap terhadap inflasinya tinggi, namun kelompok bahan makanan sebenarnya tidak memberikan andil pada inflasi, malah kelompok ini terjadi deflasi sebesar 0,01% pada Maret 2019. Hal tersebut terjadi karena penurunan harganya, seperti beras, daging ayam ras, dan ikan segar, masing-masing mengalami deflasi 0,03%.
Hasil survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan tingkat inflasi pada pekan keempat Maret 2019 mencapai 0,14% secara bulanan (month to month) dan mencapai 2,51% secara tahunan (year on year). Sementara sejak awal tahun, inflasi masih terjaga 0,39% (year to date). Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan inflasi tersebut salah satunya terdorong oleh kenaikan tarif tiket pesawat. Namun, dia menilai kontribusi angkutan udara terhadap inflasi masih kecil. "Kontribusinya sekitar 0,02%," kata dia di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (29/3). Pemerintah dan BI telah menargetkan inflasi tahun ini berada di rentang 2,5% hingga 4,5%, atau sama dengan target tahun lalu. Pada 2018, inflasi mencapai 3,13% atau di bawah titik tengah target. Inflasi tersebut juga tercapai di tengah gejolak nilai tukar rupiah pada 2018. Tahun depan, target inflasi diharapkan bisa ditekan lebih rendah lagi di rentang 2% hingga 4%.
Pertanyaan :
Berdasarkan paragraf 2, pernyataan yang paling TIDAK BENAR adalah .....
Jika kenaikan harga tiket pesawat ini tidak berlangsung sejak awal tahun 2019, maka itu adalah hal yang biasa
salah satu alasan tiket pesawat naik adalah peraturan menteri
penurunan harga beras, daging ayam ras, dan ikan segar membuat deflasi sebesar 0,01%
masing-masing dari kelompok bahan makanan mengalami deflasi 0,03%
dinaikannya tiket kereta memiliki harapan untuk menstabilkan tarif angkatan udara
Soal untuk No. 6-10!
Inflasi Maret 2019 Sebesar 0,11%, Salah Satunya Karena Tiket Pesawat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi bulanan sebesar 0,11% pada Maret 2019. Dengan perkembangan tersebut, maka inflasi 2019 sebesar 0,35%, sedangkan inflasi tahun ke tahun 2,48%. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga tiket pesawat. Kepala BPS Suhariyanto menilai, inflasi tahun ke tahun yang sebesar 2,48% masih lebih rendah dibandingkan
dengan posisi tahun-tahun sebelumnya. Pada Maret tahun lalu, inflasi YoY sebesar 3,40%, sementara pada 2017 inflasinya 3,61%. "Jadi angka inflasi 2,48%, menunjukkan inflasi terkendali," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (1/4). Kenaikan harga tiket pesawat ini, berkontribusi pada inflasi sebesar 0,03% pada Maret 2019. Dengan begitu, sektor Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan mengalami inflasi sebesar 0,10% dan menyebabkan andil pada inflasi oleh sektor ini sebesar 0,02%. Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi sejak awal tahun membuat inflasi di Ambon mencapai yang tertinggi dibanding kota lainnya, yaitu 0,86%.
Menurut dia, kenaikan harga tiket pesawat ini termasuk tidak biasa karena sudah berlangsung sejak awal tahun 2019. Padahal sebelumnya kenaikan harga tiket pesawat yang berpengaruh pada inflasi hanya terjadi saat situasisituasi tertentu seperti libur anak sekolah. "Tapi, kemarin sudah keluar Peraturan Menteri Perhubungan yang mengubah batas bawah. Mudah-mudahan akan membuat tarif angkutan udara lebih stabil," katanya. Meski menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi, Suhariyanto menegaskan, inflasi Maret 2019 penyebab utamanya adalah kenaikan harga bawang
merah, bawang putih, dan cabai merah yang menyebabkan terjadinya inflasi. Kenaikan harga bawang merah berkontribusi pada inflasi sebesar 0,06%, bawang putih 0,04%, dan cabai merah 0,01%. Meski sumbangan terhadap terhadap inflasinya tinggi, namun kelompok bahan makanan sebenarnya tidak memberikan andil pada inflasi, malah kelompok ini terjadi deflasi sebesar 0,01% pada Maret 2019. Hal tersebut terjadi karena penurunan harganya, seperti beras, daging ayam ras, dan ikan segar, masing-masing mengalami deflasi 0,03%.
Hasil survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan tingkat inflasi pada pekan keempat Maret 2019 mencapai 0,14% secara bulanan (month to month) dan mencapai 2,51% secara tahunan (year on year). Sementara sejak awal tahun, inflasi masih terjaga 0,39% (year to date). Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan inflasi tersebut salah satunya terdorong oleh kenaikan tarif tiket pesawat. Namun, dia menilai kontribusi angkutan udara terhadap inflasi masih kecil. "Kontribusinya sekitar 0,02%," kata dia di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (29/3). Pemerintah dan BI telah menargetkan inflasi tahun ini berada di rentang 2,5% hingga 4,5%, atau sama dengan target tahun lalu. Pada 2018, inflasi mencapai 3,13% atau di bawah titik tengah target. Inflasi tersebut juga tercapai di tengah gejolak nilai tukar rupiah pada 2018. Tahun depan, target inflasi diharapkan bisa ditekan lebih rendah lagi di rentang 2% hingga 4%.
Pertanyaan :
Berdasarkan paragraf 3, manakah pernyataan yang paling BENAR?
kecilnya kontribusi kenaikan tiket pesawat untuk inflasi
Pada pekan keempat Maret 2019, tingkat inflasi adalah 0,14% menurut Badan Pusat Statistik
naiknya inflasi mendorong kenaikan harga tiket pesawat
Inflasi tidak akan terjadi jika tiket pesawat tidak naik
Pemerintah dan BI berharap target inflasi dari tahun 2018 tetap sama
Soal untuk No. 6-10!
Inflasi Maret 2019 Sebesar 0,11%, Salah Satunya Karena Tiket Pesawat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi bulanan sebesar 0,11% pada Maret 2019. Dengan perkembangan tersebut, maka inflasi 2019 sebesar 0,35%, sedangkan inflasi tahun ke tahun 2,48%. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga tiket pesawat. Kepala BPS Suhariyanto menilai, inflasi tahun ke tahun yang sebesar 2,48% masih lebih rendah dibandingkan
dengan posisi tahun-tahun sebelumnya. Pada Maret tahun lalu, inflasi YoY sebesar 3,40%, sementara pada 2017 inflasinya 3,61%. "Jadi angka inflasi 2,48%, menunjukkan inflasi terkendali," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (1/4). Kenaikan harga tiket pesawat ini, berkontribusi pada inflasi sebesar 0,03% pada Maret 2019. Dengan begitu, sektor Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan mengalami inflasi sebesar 0,10% dan menyebabkan andil pada inflasi oleh sektor ini sebesar 0,02%. Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi sejak awal tahun membuat inflasi di Ambon mencapai yang tertinggi dibanding kota lainnya, yaitu 0,86%.
Menurut dia, kenaikan harga tiket pesawat ini termasuk tidak biasa karena sudah berlangsung sejak awal tahun 2019. Padahal sebelumnya kenaikan harga tiket pesawat yang berpengaruh pada inflasi hanya terjadi saat situasisituasi tertentu seperti libur anak sekolah. "Tapi, kemarin sudah keluar Peraturan Menteri Perhubungan yang mengubah batas bawah. Mudah-mudahan akan membuat tarif angkutan udara lebih stabil," katanya. Meski menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi, Suhariyanto menegaskan, inflasi Maret 2019 penyebab utamanya adalah kenaikan harga bawang
merah, bawang putih, dan cabai merah yang menyebabkan terjadinya inflasi. Kenaikan harga bawang merah berkontribusi pada inflasi sebesar 0,06%, bawang putih 0,04%, dan cabai merah 0,01%. Meski sumbangan terhadap terhadap inflasinya tinggi, namun kelompok bahan makanan sebenarnya tidak memberikan andil pada inflasi, malah kelompok ini terjadi deflasi sebesar 0,01% pada Maret 2019. Hal tersebut terjadi karena penurunan harganya, seperti beras, daging ayam ras, dan ikan segar, masing-masing mengalami deflasi 0,03%.
Hasil survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan tingkat inflasi pada pekan keempat Maret 2019 mencapai 0,14% secara bulanan (month to month) dan mencapai 2,51% secara tahunan (year on year). Sementara sejak awal tahun, inflasi masih terjaga 0,39% (year to date). Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan inflasi tersebut salah satunya terdorong oleh kenaikan tarif tiket pesawat. Namun, dia menilai kontribusi angkutan udara terhadap inflasi masih kecil. "Kontribusinya sekitar 0,02%," kata dia di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (29/3). Pemerintah dan BI telah menargetkan inflasi tahun ini berada di rentang 2,5% hingga 4,5%, atau sama dengan target tahun lalu. Pada 2018, inflasi mencapai 3,13% atau di bawah titik tengah target. Inflasi tersebut juga tercapai di tengah gejolak nilai tukar rupiah pada 2018. Tahun depan, target inflasi diharapkan bisa ditekan lebih rendah lagi di rentang 2% hingga 4%.
Pertanyaan :
Jika tahun depan harga tiket pesawat turun tetapi inflasi berada di rentang 5%, maka pernyataan yang tidak mungkin terjadi adalah . . .
adanya kontributor lain yang lebih berkontribusi banyak terhadap inflasi
target tidak tercapai
tiket pesawat tidak berpengaruh pada inflasi
tarif angkatan udara bisa saja sudah stabil
karena kemungkinan tingkat inflasi tahun ini 2,51% maka peningkatan tersebut memperlihatkan efektivitas pemerintah
Questions for No. 11-14!
Local legends say that Borneo’s few thousand wild elephants are descendants from those brought to an Island from India or Malaysia as a gift to a sultan in the eighteenth century. Biologists from Columbia University’s Centre for Environmental Research and Conservation compared DNA samples from Borneo elephants with Asian elephants in Sumatra, India and elsewhere. Findings confirmed their (1)_______: Borneo’s elephants are genetically different. In fact, the DNA (2)_______ are so great between them and their closest relatives (elephants in Peninsular Malaysia) that the populations may have separated up to 300,000 years ago, say the scientists. The animals become isolated when the island became totally cut off from the mainland due to a rise in sea level. Borneo’s elephants are, therefore, an important, separate population.
Question :
Choose the word that best suits number (1)!
suspects
suspicious
suspiciously
suspecting
suspicions
Questions for No. 11-14!
Local legends say that Borneo’s few thousand wild elephants are descendants from those brought to an Island from India or Malaysia as a gift to a sultan in the eighteenth century. Biologists from Columbia University’s Centre for Environmental Research and Conservation compared DNA samples from Borneo elephants with Asian elephants in Sumatra, India and elsewhere. Findings confirmed their (1)_______: Borneo’s elephants are genetically different. In fact, the DNA (2)_______ are so great between them and their closest relatives (elephants in Peninsular Malaysia) that the populations may have separated up to 300,000 years ago, say the scientists. The animals become isolated when the island became totally cut off from the mainland due to a rise in sea level. Borneo’s elephants are, therefore, an important, separate population.
Question :
Choose the word that best suits number (2)!
different
differs
differences
differentiate
differential
Questions for No. 11-14!
Local legends say that Borneo’s few thousand wild elephants are descendants from those brought to an Island from India or Malaysia as a gift to a sultan in the eighteenth century. Biologists from Columbia University’s Centre for Environmental Research and Conservation compared DNA samples from Borneo elephants with Asian elephants in Sumatra, India and elsewhere. Findings confirmed their (1)_______: Borneo’s elephants are genetically different. In fact, the DNA (2)_______ are so great between them and their closest relatives (elephants in Peninsular Malaysia) that the populations may have separated up to 300,000 years ago, say the scientists. The animals become isolated when the island became totally cut off from the mainland due to a rise in sea level. Borneo’s elephants are, therefore, an important, separate population.
Question :
Judging from the information provided in the paragraph, which of the following statements is accurate?
it was believed that people gave elephants from Borneo Island to a sultan in the 18th century
Borneo elephants are unique
the DNA of Borneo's elephants is very similar with the elephants in Peninsular Malaysia
the research by Biologist from Columbia University's Center wa unproven
legends say that Borneo's elephants came from Borneo Island itself
Questions for no. 11-14!
Local legends say that Borneo’s few thousand wild elephants are descendants from those brought to an Island from India or Malaysia as a gift to a sultan in the eighteenth century. Biologists from Columbia University’s Centre for Environmental Research and Conservation compared DNA samples from Borneo elephants with Asian elephants in Sumatra, India and elsewhere. Findings confirmed their (1)_______: Borneo’s elephants are genetically different. In fact, the DNA (2)_______ are so great between them and their closest relatives (elephants in Peninsular Malaysia) that the populations may have separated up to 300,000 years ago, say the scientists. The animals become isolated when the island became totally cut off from the mainland due to a rise in sea level. Borneo’s elephants are, therefore, an important, separate population.
Question :
A good title for this passage is ......
Genetical Difference Between Borneo Elephant and Other Asian Elephants
Borneo Elephants in The 18th Century
Borneo Elephant's Uniqueness Proven Scientifically
The Separation of Borneo Elephants
The Impact of Sea Level on Borneo Elephants
Questions for no. 15-17!
Recently, vegetarian diets have experienced an increase in popularity. A vegetarian diet is associated with many health benefits because of its higher content of fiber, folic acid, vitamins C and E, potassium, magnesium, and many phytochemicals and a fat content that is more unsaturated. Compared with other vegetarian diets, vegan diets tend to contain less saturated fat and cholesterol and more dietary fiber. Vegans tend to be thinner, have lower serum cholesterol, and lower blood pressure, reducing their risk of heart disease.
However, eliminating all animal products from the diet increases the risk of certain nutritional ______. Micronutrients of special concern for the vegan include vitamins B-12 and D, calcium, and log-chain n-3 (omega-3) fatty acids. Unless vegans regularly consume foods that are fortified with these nutrients, appropriate supplements should be consumed. In some cases, iron and zinc status of vegans may also be of concern because of the limited bioavailability of these minerals.
The American Journal of Clinical Nutrition, Volume 89, Issue 5,
May 2009, Pages 1627S–1633S
Question :
According to the passage, vegan diets ........
contain a lot of iron and zinc
raise blood pressure
lack of folic acid
include vitamins B-12 and D
have more unsaturated fats
Questions for no. 15-17!
Recently, vegetarian diets have experienced an increase in popularity. A vegetarian diet is associated with many health benefits because of its higher content of fiber, folic acid, vitamins C and E, potassium, magnesium, and many phytochemicals and a fat content that is more unsaturated. Compared with other vegetarian diets, vegan diets tend to contain less saturated fat and cholesterol and more dietary fiber. Vegans tend to be thinner, have lower serum cholesterol, and lower blood pressure, reducing their risk of heart disease.
However, eliminating all animal products from the diet increases the risk of certain nutritional ______. Micronutrients of special concern for the vegan include vitamins B-12 and D, calcium, and log-chain n-3 (omega-3) fatty acids. Unless vegans regularly consume foods that are fortified with these nutrients, appropriate supplements should be consumed. In some cases, iron and zinc status of vegans may also be of concern because of the limited bioavailability of these minerals.
The American Journal of Clinical Nutrition, Volume 89, Issue 5,
May 2009, Pages 1627S–1633S
Question :
Which of the following words would best fit into the blank in the first sentence of the second paragraph?
deficiencies
deficient
efficiencies
efficient
eminency
Questions for no. 15-17!
Recently, vegetarian diets have experienced an increase in popularity. A vegetarian diet is associated with many health benefits because of its higher content of fiber, folic acid, vitamins C and E, potassium, magnesium, and many phytochemicals and a fat content that is more unsaturated. Compared with other vegetarian diets, vegan diets tend to contain less saturated fat and cholesterol and more dietary fiber. Vegans tend to be thinner, have lower serum cholesterol, and lower blood pressure, reducing their risk of heart disease.
However, eliminating all animal products from the diet increases the risk of certain nutritional ______. Micronutrients of special concern for the vegan include vitamins B-12 and D, calcium, and log-chain n-3 (omega-3) fatty acids. Unless vegans regularly consume foods that are fortified with these nutrients, appropriate supplements should be consumed. In some cases, iron and zinc status of vegans may also be of concern because of the limited bioavailability of these minerals.
The American Journal of Clinical Nutrition, Volume 89, Issue 5,
May 2009, Pages 1627S–1633S
Question :
The sentence "Unless vegans regularly consume foods that are fortified with these nutrients, appropriate supplements should be consumed." (paragraph 2) means ......
vegans do not need to consume additional supplements if they have eaten nutritional foods
it is necessary for vegans to take appropriate supplements regardless of what they eat
vegans do not need to consume any supplements
vegans are not required to eat nutritional food as they take supplements
vegans should consume appropriate supplements. Thus, they do not have to consume nutritional foods regularly.
Continue the sentence below!
In spite of the fact that learning to speak a foreign language requires a lot of time and efforts, it turns out that .......
many people give up after a short time
many people manage it successfully
only few people succeed
many people travel around the world
learning a new language is difficult
Questions for no. 19-20!
(1)Child development refers to the biological, psychological and emotional changes that occur in human beings between birth and the end of adolescence, as the individual progresses from dependency to increasing autonomy. (2) It is a continuous process with a predictable sequence yet having a unique course for every child. (3) It does not progress at the same rate and each stage is affected by the preceding types of development. (4) Because these developmental changes may be strongly influenced by genetic factors and events during prenatal life, genetics and prenatal development are usually included as part of the study of child development. (5) Child care programs present a critical opportunity for the promotion of child development. (6) Developmental change may occur as a result of genetically-controlled processes known as maturation, or as a result of environmental factors and learning, but most commonly involves an interaction between the two. (7) It may also occur as a result of human nature and
our ability to learn from our environment.
Question:
Which sentence is irrelevant to the topic of the passage?
sentence 2
sentence 3
sentence 4
sentence 5
sentence 6
Questions for no. 19-20!
(1)Child development refers to the biological, psychological and emotional changes that occur in human beings between birth and the end of adolescence, as the individual progresses from dependency to increasing autonomy. (2) It is a continuous process with a predictable sequence yet having a unique course for every child. (3) It does not progress at the same rate and each stage is affected by the preceding types of development. (4) Because these developmental changes may be strongly influenced by genetic factors and events during prenatal life, genetics and prenatal development are usually included as part of the study of child development. (5) Child care programs present a critical opportunity for the promotion of child development. (6) Developmental change may occur as a result of genetically-controlled processes known as maturation, or as a result of environmental factors and learning, but most commonly involves an interaction between the two. (7) It may also occur as a result of human nature and our ability to learn from our environment.
Question:
The following paragraph most likely discusses ...
what genetic factors affect child development
each developmental stage
how children adjust to their environment
emotional changes that might occur in a child
stages in child development
