wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS KEPERAWATAN KRITIS PRODI STR KEP GENAP 2021

Total questions: 80

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berusia 62 tahun dirawat di ruang ICU sejak 3 hari yang lalu. Hasil AGD diketahui pH 7,34, PCO2 46 mmHg, PO2 80 mmHg, HCO3- 27 mEq/L. Tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi napas 24 x/menit, suhu 370C.

Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Asidosis metabolik

b)

Alkalosis metabolik

c)

Asidosis respiratorik

d)

Alkalosis respiratorik

e)

Asidosis respiratorik terkompensasi

2.

Seorang laki-laki berusia 49 tahun dirawat di ruang ICU menggunakan ventilator. Diperiksa AGD nya dengan hasil pH 7,34, PCO2 48 mmHg, PO2 90 mmHg, HCO3- 35 mEq/L, BE +1, saturasi O2 96%. Tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi napas 24 x/menit, suhu 370C.


Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Asidosis respiratorik murni

b)

Alkalosis respiratorik murni

c)

Asidosis respiratorik terkompensasi penuh

d)

Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian

e)

Alkalosis respiratorik terkompensasi sebagian

3.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun dirawat di ruang ICU dengan penurunan kesadaran akibat ketoasidosis diabetik. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan nadi teraba lemah, Tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit. Hasil AGD diketahui pH 7,32, PCO2 40 mmHg, PO2 80 mmHg, HCO3- 19 mEq/L.

Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Asidosis metabolik

b)

Asidosis respiratorik

c)

Asidosis metabolik terkompensasi penuh

d)

Asidosis metabolik terkompensasi sebagian

e)

Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian

4.

Seorang laki-laki berusia 64 tahun dirawat di ruang ICU dengan gagal jantung kongestif. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan nadi teraba lemah, Tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi napas 28 x/menit, Suhu 38,50C. Hasil AGD diketahui pH 7,55, PCO2 20 mmHg, HCO3- 22 mEq/L.

Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Alkalosis metabolik

b)

Alkalosis respiratorik

c)

Alkalosis metabolik terkompensasi penuh

d)

Alkalosis metabolik terkompensasi sebagian

e)

Alkalosis respiratorik terkompensasi sebagian

5.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun dirawat di ruang ICU dengan penurunan kesadaran akibat syok hipovolmik. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan nadi teraba lemah, Tekanan darah 90/60 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit. Hasil AGD diketahui pH 7,55, PCO2 37 mmHg, HCO3- 30 mEq/L.

Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Alkalosis metabolik

b)

Alkalosis respiratorik

c)

Alkalosis metabolik terkompensasi penuh

d)

Alkalosis metabolik terkompensasi sebagian

e)

Alkalosis respiratorik terkompensasi sebagian

6.

Seorang laki-laki berusia 65 tahun dirawat di ruang ICU dengan penurunan kesadaran (apatis). Hasil pemeriksaan fisik ditemukan nadi teraba lemah, Tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit. Hasil AGD diketahui pH 7,49, PCO2 35 mmHg, HCO3- 29 mEq/L.

Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Alkalosis metabolik

b)

Alkalosis respiratorik

c)

Alkalosis metabolik terkompensasi penuh

d)

Alkalosis metabolik terkompensasi sebagian

e)

Alkalosis respiratorik terkompensasi sebagian

7.

Seorang laki-laki berusia 54 tahun dirawat di ruang ICU sejak 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan nadi teraba lemah, Tekanan darah 110/780 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit. Hasil AGD diketahui pH 7,43, PCO2 53 mmHg, HCO3- 30 mEq/L.

Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Alkalosis metabolik

b)

Asidosis respiratorik

c)

Asidosis metabolik terkompensasi penuh

d)

Alkalosis metabolik terkompensasi penuh

e)

Asidosis respiratorik terkompensasi penuh

8.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun dirawat di ruang ICU dengan penurunan kesadaran akibat ketoasidosis diabetik. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan nadi teraba lemah, Tekanan darah 110/70 mmHg, pernapasan cepat dan dalam; frekuensi napas 28 x/menit. Hasil AGD diketahui pH 7,43, PCO2 32 mmHg, HCO3- 20 mEq/L.

Berdasarkan nilai AGD, apakah masalah yang ditemui pada kasus di atas?

a)

Alkalosis metabolik

b)

Asidosis respiratorik

c)

Asidosis metabolik terkompensasi penuh

d)

Alkalosis metabolik terkompensasi penuh

e)

Alkalosis respiratorik terkompensasi penuh

9.

Seorang laki-laki berusia 46 tahun dirawat di ruang paru pindahan dari ICU dengan asma eksaserbasi. Hasil analisis gas darah diketahui pH 7,35, pCO2 60, HCO3 30.

Apakah yang sedang dialami pasien tersebut?

a)

Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian

b)

Alkalosis metabolik terkompensasi sebagian

c)

Asidosis respiratorik terkompensasi penuh

d)

Alkalosis respiratorik tidak terkompensasi

e)

Asidosis metabolik terkompensasi penuh

10.

Seorang laki-laki berusia 36 tahun dirawat di ICU dengan status asmatikus. Hasil analisis gas darah diketahui pH 7,30, pCO2 50, HCO3 29.

Apakah yang sedang dialami pasien tersebut?

a)

Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian

b)

Alkalosis metabolik terkompensasi sebagian

c)

Asidosis respiratorik terkompensasi penuh

d)

Alkalosis respiratorik tidak terkompensasi

e)

Asidosis metabolik terkompensasi penuh

11.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dibawa ke UGD dengan kecelakaan lalu lintas. Hasil pemeriksaan diperoleh data pasien sesak, keluar darah dari mulut, hidung, pelipis mata, dan tibia kanan. Tanda-tanda vital; TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit, suhu 36,50C.

Apakah jenis hipoksia yang terjadi pada pasien tersebut?

a)

Hipoksia hiposik

b)

Hipoksia anoksik

c)

Hipoksia stagnan

d)

Hipoksia histotoksik

e)

Hipoksia hipokrom

12.

Seorang perempuan berusia 50 tahun dirawat di ICU dengan CKB. Hasil pengkajian tekanan darah 130/90 mmHg, frekwensi napas 28 x/menit, frekwensi nadi 100 x/menit, suhu 370C. Hasil analisis gas darah diketahui pCO2 25.

Manakah cara pemberian oksigen yang paling tepat pada kasus di atas?

a)

Kanula hidung

b)

Masker sederhana

c)

Masker ventury

d)

Masker rebreathing

e)

Masker non rebreathing

13.

Seorang laki-laki berusia 46 tahun dirawat di ruang ICU dengan asma eksaserbasi. Hasil analisis gas darah diketahui pH 7,30, pCO2 50, HCO3 26.

Manakah cara pemberian oksigen yang paling tepat pada kasus di atas?

a)

Kanula hidung

b)

Masker sederhana

c)

Masker ventury

d)

Masker rebreathing

e)

Masker non rebreathing

14.

Seorang perempuan berusia 48 tahun dibawa suaminya ke rumah sakit karena sesak nafas. Hasil pengkajian diperoleh data pasien sesak, pernafasan cepat dan dangkal, frekuensi nafas 35 x/menit, ada gerak cuping hidung, retraksi sela iga. Pasien diindikasikan mengalami hipoksemia melalui ....

a)

Oksimetri

b)

Gejala klinis

c)

Laboratorium

d)

Transkutaneus

e)

Analisa gas darah

15.

Seorang perempuan berusia 48 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas. Dokter IGD memberikan terapi oksigen nasal kanul 3 liter/menit dan melanjutkan dengan melakukan pengambilan analisis gas darah. Hasil AGD diketahui pH 7,38, PCO2 22,5 mmHg, PO2 68,5 mmHg, HCO3- 25,8, BE 0,5, Saturasi O2 89%. FiO2 32%, PaO2 target 90.

Berapakah kebutuhan oksigen pada pasien tersebut?

a)

0,41 (6 liter/menit) simpel mask

b)

0,41 (6 liter/ menit) nasal kanul

c)

0,41 (7 liter/ menit) ventury mask

d)

0,41 (7 liter/menit) rebreathing mask

e)

0,41 (7 liter/menit) non rebreathing mask

16.

Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas. Dokter IGD melakukan pengambilan analisis gas darah. Hasil AGD diketahui pH 7,33, PCO2 20,5 mmHg, PO2 70 mmHg, HCO3- 24,3, BE 1, Saturasi O2 90%. FiO2 21%, PaO2 target 90.

Berapakah kebutuhan oksigen pada pasien tersebut?

a)

0,26 (2 liter/ menit) nasal kanul

b)

0,27 (2 liter/ menit) nasal kanul

c)

0,27 (3 liter/ menit) nasal kanul

d)

0,31 (4 liter/ menit) nasal kanul

e)

0,41 (6 liter/ menit) nasul kanul

17.

Kurva disosiasi oksigen adalah kurva yang menggambarkan hubungan antara persen saturasi Hb dengan PaO2. Kurva akan bergeser ke kanan apabila pasien mengalami...

a)

Alkalosis

b)

Hipotermia

c)

Hipertermia

d)

Keracunan CO

e)

Vomitus berlebihan

18.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas. Dilakukan pemeriksaan AGD dan diperoleh hasil PaCO2 dan A-aDO2 normal.

Apakah kemungkinan penyebab hipoksemia pada kasus di atas?

a)

Pirau/ shunt

b)

Gangguan difusi

c)

Hipoventilasi alveolar

d)

Ketidakseimbangan ventilasi-perfusi

e)

Penurunan tekanan parsial oksigen inspirasi

19.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke IGD dengan CKB. Dilakukan pemeriksaan AGD dan diperoleh hasil PaCO2 meningkat dan A-aDO2 normal.

Apakah kemungkinan penyebab hipoksemia pada kasus di atas?

a)

Pirau/ shunt

b)

Gangguan difusi

c)

Hipoventilasi alveolar

d)

Ketidakseimbangan ventilasi-perfusi

e)

Penurunan tekanan parsial oksigen inspirasi

20.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun ditemukan tergeletak dikamarnya oleh petugas pemadam kebakaran. Kurva disosiasi oksigen pada pasien tersebut bergeser ke kiri karena pasien mengalami....

a)

Asidosis

b)

Hipertermia

c)

Keracunan CO

d)

Penyakit paru kronik

e)

Peningkatan 2-3 DPG

21.

Seorang laki – laki berusia 45 tahun di rawat di ruang ICU dengan Diagnosa mitral regurgitasi dan stenosis aorta. Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada pasien.

Apakah kemungkinan suara jantung yang terdengar pada pasien tersebut ?

a)

Gallop

b)

Murmur

c)

Diastolic sound

d)

Sistolik sound

e)

Normal sound

22.

Seorang laki – laki berusia 55 tahun di rawat di ruang ICU dengan Diagnosa stenosis aorta.

Apakah gejala yang di timbulkan pada pasien tersebut?

a)

Sesak nafas

b)

Udema tungkai

c)

Nyeri dada

d)

Intoleransi aktivitas

e)

Sakit kepala

23.

Seorang laki – laki berusia 65 tahun di rawat di ruang ICU dengan STEMI. Hasil pemeriksaan EKG di dapatkan adanya ST Elevasi di lead II , III, AVF

Dimanakah lokasi infark pada pasien tersebut?

a)

Lateral

b)

Posterior

c)

Inferior

d)

Septal

e)

Antero septal

24.

Seorang laki-laki masuk IGD dengan diagnosa luka bakar, pasien sudah mendapatkan NaCL 0,9 % sebanyak 4000 cc.

Apakah kemungkinan komplikasi yang di timbulkan akibat pemberian cairan tersebut ?

a)

Asidosis lactat

b)

Asidosis hiperkloremik

c)

Alkalosis lactat

d)

Alkalosis hiperkloremik

e)

Asidosis metabolik

25.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosa CHF stage 4, pasien tampak sesak dan lemah, perawat akan melakukan pengukuran cardiac output pasien.

Apakah jenis alat yang di gunakan untuk melakukan pengukuran tersebut ?

a)

CVC

b)

JVP

c)

Swant Gantz Cateter

d)

Spigromanometer

e)

ECG

26.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosa CHF stage 4, BB pasien 60 Kg, pasien tampak sesak dan lemah, urine pasien 240cc/4 jam. Perawat akan menghitung balance cairan pasien.

Berapakah diuresis pasien per jam ?

a)

1 cc

b)

2 cc

c)

3 cc

d)

4 cc

e)

60 cc

27.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun di rawat di ruang jantung dengan keluhan nyeri dada, perawat melakukan perekaman EKG. Berikut hasil perekaman EKG pasein tersebut.

Berapakah HR pasein tersebut ?

a)

68 – 75 x/menit

b)

< 60 x/menit

c)

80 x / menit

d)

90 x / menit

e)

100x / menit

28.

Seorang perempuan berusia 55 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosa Gagal Jantung, hasil pengkajian di dapatkan data TD 80/40 mmHg,RR 28 x/menit, suara nafas crakles, pasien acites dan adanya edema pada kaki pasien.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut ?

a)

Penurunan curah jantung

b)

Kelebihan volume cairan

c)

Kerusakan pertukaran gas

d)

Pola nafas tidak efektif

e)

Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

29.

Seorang laki-laki masuk IGD dengan keluhan sesak, dan jantung berdebar-debar, hasil pemeriksaan dan perekaman ECG pasein di diagnosis menderita AV Block Grade 1.

Apakah gelombang ECG yang mengindikasikan pasien mengalami diagnosis tersebut ?

a)

Pemanjangan PR interval

b)

Pemendekan PR interval

c)

Pemanjangan QT interval

d)

Pemendekan QT interval

e)

QRS kompleks lebih dari 0,12 detik

30.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosa ACS,hasil pemeriksaan ECG di dapatkan data adanya infark di daerah lateral jantung.

Apakah tindakan keperawatan yang tepat terkait keseimbangan hemodinamik pasien ?

a)

Batasi masukan cairan pasien maksimal 100 cc / 24 jam

b)

Berikan cairan minimal 1000 cc / 24 jam

c)

Tingkatkan preload jantung pasien dengan pemberian cairan jumlah besar

d)

Berikan cairan koloid

e)

Tingkatkan venous retrun pasien dengan merubah posisi pasien semi fowler

31.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosa gagal jantung kongestif, hasil pemeriksaan radiologi di dapatkan hasil pasien mengalami edema paru.

Apakah jenis proses perpindahan cairan yang terjadi pada pasein tersebut ?

a)

Diuresis osmotik

b)

Hidrostatik

c)

Osmotik koloid

d)

Difusi

e)

Transport aktif

32.

Serangan ACS terjadi ketika terjadi penyumbatan arteri koroner oleh berbagai hal. Arteri koroner merupakan pembuluh darah yang menyuplai darah ke otot jantung, pada saat kapan kah arteri koroner terisi darah oleh aorta ?

a)

Pada fase diastolik ventrikel

b)

Pada fase sistolik ventrikel

c)

Pada fase diastolik atrium

d)

Pada fase sistolik ventrikel

e)

Pada fase protodiastole

33.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosa ACS , pada saat pengamatan monitor vital sign terlihat gelombang ventrikel takikardia.

Apakah langkah selanjutnya yang akan di lakukan perawat ?

a)

Cek nadi pasien

b)

Berikan oksigen

c)

Segera Lapor ke dokter

d)

Lakukan defibrilasi

e)

Berikan posisi semifowler

34.

Seorang laki-laki di rawat di ICU dengan diagnosa Syok kardiogenik, pasien 3 jam yang lalu mendapatkan resusitasi cairan sebanyak 4000 cc Ringer lactat.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat untuk menilai adanya komplikasi pemberian cairan tersebut ?

a)

Kaji jumlah urine output

b)

Kaji dilatasi pupil pasien

c)

Lakukan auskulasi bunyi suara paru

d)

Kaji tekanan darah pasien

e)

Kaji tekanan nadi pasien

35.

Seorang laki-laki di rawat di ruang ICU dengan diagnosa gagal ginjal, hasil pengkajian didapatkan data, TD 80/60 mmHg, nadi 58 x/menit, CVP 15 cmH2O, kulit pasien kering dan luka lecet, pasien saat ini terpasang NGT.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

a)

Kelebihan volume cairan

b)

Kekurangan volume cairan

c)

Penurunan curah jantung

d)

Kerusakan integritas kulit

e)

Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

36.

Seorang wanita di rawat di ruang ICU dengan diagnosa regurgitasi mitral, hasil pemeriksaan ECG di temukan adanya pembesaran atrium kiri.

Apakah gambaran gelombang ECG yang muncul pada kasus di atas ?

a)

QT interval >32 detik

b)

PR Interval >0,20 detik

c)

Gel P lebarnya >0,12 detik

d)

QRS kompleks >0,12 detik

e)

T invertid

37.

Seorang laki-laki berusia 63 tahun di rawat di ruang ICU, perawat melakukan pengukuran tekanan darah, nadi, pernafasan,suhu tubuh dan tekanan arteri menggunakan ateri line.

Apakah pengukuran yang menggunakan metode invasif yang di lakukan perawat tersebut ?

a)

Pengukuran TD

b)

Pengukuran Nadi

c)

Pengukuran suhu tubuh

d)

Pengukuran pernafasan

e)

Pengukuran tekanan arteri

38.

Seorang perempuan berusia 35 tahun di rawat di ruang penyakit jantung dengan diagnosis ACS, hasil pemeriksaan EKG di dapatkan data adanya ST depresi pada daerah lateral jantung.

Apakah yang terjadi pada otot jantung dari pemeriksaan EKG tersebut?

a)

Infark

b)

Iskemia

c)

perikarditis

d)

Old miokard infark

e)

Gangguan otot endokardium

39.

Seorang pasien berusia 56 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosis post hipoglikemia attack, saat ini pasien mendapat kan terapi cairan dextrose 5 % dengan osmolaritas 268 mOsm, berdasarkan osmolaritas.

Apakah jenis cairan terapi tersebut ?

a)

Isotonis

b)

Hipotonis

c)

Hipertonis

d)

Normal salin

e)

Koloid

40.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun di diagnosis mengalami syok hipovolemia, pasien akan di resusitasi dengan menggunakan cairan kristaloid.

Apakah jenis produk cairan yang paling tepat di berikan kepada pasien tersebut ?

a)

Ringer laktat

b)

Normal saline (NaCl 0,9%)

c)

Dextrose 5 %

d)

Nacl 0,45%

e)

Dextrose 10 %

41.

Seorang perempuan berusia 45 tahun dengan diagnosis syok kardiogenik, pasien mendapatkan terapi cairan melalui vena central,saat ini perawat akan melakukan pemeriksaan CVP pada pasein tersebut ?

a)

Menilai tekanan pengisian ventrikel kiri

b)

Menilai tekanan pengisian atrium kanan atau preload ventrikel kanan.

c)

Menilai kekuatan curah jantung pasien

d)

Menilai afterload jantung

e)

Menilai tekanan pada atrium kiri

42.

Apakah masalah yang di timbulkan pada pasien berdasarkan gambaran EKG di bawah ini?

a)

infark pada lateral jantung

b)

infark pada inferior jantung

c)

infrak pada anterior jantung

d)

infark pada septum jantung

e)

infark pada anteroseptal jantung

43.

seorang laki-laki di rawat di ruang ICU dengan diagnosa SEPSIS, perawat saat ini akan melakukan pengambilan sampel analisis gas darah vena.

Apakah nilai yang harus di lihat untuk menilai keparahan syok yang dialami pasien tersebut?

a)

PaCO2

b)

PaO2

c)

Sat O2

d)

HCO3

e)

BE

44.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di ruang ICU dengan diagnosa infark jantung pada area inferior, perawat melakukan pengkajian pada pasien.

Apakah pemeriksaan serial yang harus di lakukan pada pasien tersebut?

a)

Tekanan darah

b)

Tingkat kesadaran

c)

Skala nyeri

d)

Frekuensi pernafasan

e)

Kesimterisan dilatasi pupil

45.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawatdi ruang ICU dengan diagnosa post craniotomi etc stroke hemoragie, hasil pengkajian BB pasien 50 Kg. Saat perawat melakukan pengkajian keperawatan henti nafas, nafas pasien gasping RR 3 x/menit, perawat segera memberikan bantuan nafas dengan menggunakan BVM (Bag Valve mask).

Berapa volume udara yang di berikan kepada pasien satu kali kompresi BVM?

a)

500 – 600 cc

b)

550 – 600 cc

c)

450 – 500 cc

d)

350 – 450 cc

e)

300 – 400 cc

46.

Seorang perempuan berusia 56 tahun dengan diagnosa STEMI ekstensif anterior, di rawat di ruang ICU, pada saat perawat melakukan monitoring gelombang EKG menggunakan vital sign monitor, terjadi perubahan gelombang EKG pasien menjadi ventrikel takikardia.

Apakah tindakan utama yang harus di lakukan perawat ?

a)

Segera minta bantuan dengan mengaktifkan code blue

b)

Periksa elektroda pasien apakah masih menempel

c)

Cek response pasien

d)

Cek nadi karotis

e)

CPR

47.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun di rawat di ruang ICU dengan diagnosa post syok cardiogenik etc CHF Stage 4. Pada saat pengkajian pasien mengalami cardiac arest, perawat langsung melakukan CPR sesuai guidlines AHA 2020 selama 2 menit.

Berapakah perbandingan kompresi dan ventilasi pada pasien diatas ?

a)

15 : 2

b)

30 : 2

c)

60 : 20

d)

100 : 10

e)

200 : 20

48.

Seorang perempuan berusia 56 tahun dengan diagnosa STEMI ekstensif anterior, di rawat di ruang ICU, pada saat perawat melakukan monitoring gelombang EKG menggunakan vital sign monitor, terjadi perubahan gelombang EKG pasien menjadi ventrikel fibrilasi, perawat dan tim code blue sedang melakukan bantuan sesuai standart AHA 2020, pasien mendapatkan terapi defibrilator dengan energi monofasik

Berapa joule daya listrik yang di berikan pada pasien tersebut?

a)

120 joule

b)

150 joule

c)

200 joule

d)

300 joule

e)

360 joule

49.

Seorang perempuan berusia 58 tahun dengan diagnosa STEMI antero lateral, di rawat di ruang ICU, pada saat perawat melakukan monitoring gelombang EKG menggunakan vital sign monitor, terjadi perubahan gelombang EKG pasien menjadi ventrikel takikardia dengan hemodinamik stabil, tim code blue telah memberikan terapi anti arytmia amiodaron 150 mg kepada pasien.

Apakah serial monitoring utama yang tepat diberikan setelah pemberian terapi pada pasien tersebut ?

a)

Monitoring TD pasien

b)

Monitoring EKG Pasien

c)

Monitoring nadi pasien

d)

Monitoring haluaran urine

e)

Monitoring central vena presure

50.

21. Seorang perempuan berusia 56 tahun dengan diagnosa CHF Stage 4 dengan efusi pleura bilateral, di rawat di ruang ICU, pada saat perawat melakukan monitoring gelombang EKG menggunakan vital sign monitor, terjadi perubahan gelombang EKG pasien menjadi PEA.

Apakah tindakan utama yang harus di lakukan perawat ?

a)

Segera minta bantuan dengan mengaktifkan code blue

b)

Periksa elektroda pasien apakah masih menempel

c)

Cek response pasien

d)

Cek nadi karotis

e)

CPR

51.

Perawat di ruang ICU, sedang melakukan CPR pada pasien dengan asistole etc syok cardiogenik, setelah 2 menit CPR pasien response batuk.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan ?

a)

Segera miringkan pasien kesebelah kanan penolong

b)

Berikan pasien bantuan nafas 20 x / 2 menit

c)

Cek ada tidaknya nafas pasien

d)

Periksa jalan nafas pasien

e)

Cek nadi karotis

52.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di ruang icu dengan diagnosis tetanus. Pada saat pengkajian tingkat kesadaran, Pasien membuka mata saat diperintah, menarik ekstremitas saat diberikan rangsangan nyeri, dan mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas.

Berapakah nilai GCS pasien di atas?

a)

9

b)

10

c)

11

d)

12

e)

13

53.

Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat diruang perawatan ICU dengan diagnosis COVID 19 pasien mengeluh sesak nafas, hasil pengkajian pasien tampak sesak, RR 25 x/menit, TD 110/60 mmHg, Nadi 108 x/menit, hasil pemeriksaan laboratorium AGD : PH 7,44 mmHg, PaO2 98 mmHg, PaCO2 49 mmHg, HCO3- 28 mmol, BE -4. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Gangguan pertukaran gas

b)

Pola nafas tidak efektif

c)

Ketidakefektifan bersihan jalan nafas

d)

Perfusi jaringan perifer tidak efektif

e)

Hambatan ventilasi spontan

54.

Seorang perempuan 45 tahun didiagnosa Covid 19 , pasien mengalami efusi pleura, gagal ginjal, asidosis metabolik dan respiratorik. Pasien di rawat diruang ICU Apakah Salah satu peran perawat dalam proses menjelang ajal pada kasus tersebut?

a)

Memberikan waktu yang terbatas pada pasien agar pasien dapat beristirahat dengan tenang

b)

Memenuhi kebutuhan dasar pasien bukan merupakan hal prioritas, melainkan mempertahankan kehidupan

c)

Mempertahankan kualitas dan kontinuitas perawatan

d)

Menjalin kontak saat pasien memasuki tahap paliatif, untuk membangun kepercayaan dan hubungan dengan mereka

e)

Berperan dalam mempercepat ataupun menunda kematian pasien

55.

Seorang laki-laki usia 55 tahun dirawat di ICU dengan Diagnosis shock septic. Pasien terintubasi dengan no ETT 8.0, pemeriksaan fisik suara nafas ronci pada bagian kiri dan kanan paru, adanya sekret pada tube ETT warna putih encer. pemeriksaan kultur sputum : bacteri candida sp, Pasien menggunakan ventilator mode ventilator SIMV dengan Preasure support 12 mmHg, RR 10 x/ menit, PEEP 7 Volume tidal 350 cc Fi02 50%, I:E 1:2, Sao2 99%. Pasien tidak mengalami sianosis dengan hasil rontgen adanya infiltrat di basal paru CTR < 50%. AGD PH 7,230 PCO2 33,6 PO2 74,4 HCO3 19,3 BE -4,2. Apakah diagnosis keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Penurunan curah jantung

b)

Kelebihan volume cairan

c)

Kerusakan pertukaran gas

d)

Pola nafas tidak efektif

e)

bersihan jalan nafas tidak efektif

56.

Seorang laki-laki usia 54 tahun di rawat dengan diagnosis CHF EF 21% CAD , Mitral Regurgitasi severe, CKD. Proses pengkajian dilakukan di ruang rawat cardiac intensive care unit hari ke 9 pasien dirawat, pasien terintubasi dan tersambung dengan circuit ventilasi mekanik. Pasien terpasang obat inotropik norepineprin 0,05 mcg/kgBB/menit di encerkan dengan Dex 5% sebanyak 50 cc, berat badan pasin 90 kg. Berapa mililiter vascon yang diberikan pasien tiap jam?

a)

0,675 cc/jam

b)

1,35 cc/jam

c)

2,025 cc/jam

d)

2,7 cc/jam

e)

3,375 cc/jam

57.

Seorang laki-laki usia 54 tahun di rawat dengan diagnosis sepsis ec peritonitis. Hasil pengkajian laboratorium Fibrinogen 361 mg/dl D dimer 8200 ng/ml. Kemudian pasien mendapatkan terapi Heparin 25000 iu. Perawat akan melakukan monitoring terkait komplikasi penggunaan heparin. Apa jenis pemeriksaan laboratorium yang harus di monitor perawat pada kasus tersebut?

a)

PT/APTT

b)

Ureum Kreatinin

c)

CK CKMB

d)

SGOT/SGPT

e)

Amlyase

58.

Seorang laki-laki usia 54 tahun, di rawat dengan diagnosis CHF EF 21% CAD. Hasil pemeriksaan tanda vital telanan darah 80/40 mmHg. Pasien terpasang obat inotropik dopamin 5 mcg/kgBB/menit di encerkan dengan NS sebanyak 50 cc, berat badan pasin 50 kg. Berapa mililiter vascon yang diberikan pasien tiap jam?

a)

0,675 cc/jam

b)

1,35 cc/jam

c)

2,025 cc/jam

d)

2,7 cc/jam

e)

3,75 cc/jam

59.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun dirawat di ruang ICU dengan didiagnosis covid-19. Hasil pengkajian keasadaran menurun, adanya penumpukan sekret di jalan nafas, TD 90/40 mmHg, frekuensi nadi 123 x/menit, frekuensi nafas 26 kali permenit. Pasien terpasang oksigen 6 liter/menit dan NGT.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut..

a)

Risiko cidera; aspirasi

b)

Pola nafas tidak efektif

c)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

d)

Gangguan perfusi jaringan serebral

e)

Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

60.

Seorang laki-laki berusia 55 tahun dirawat di ruang ICU dengan diagnosis ARDS ec Covid 19. Pasien terpasang ventilasi mekanik, hasil pengajian terdengar crackles di basal paru. perawat merencanakan melakukan pengaturan posisi tidur untuk meningkatkan tekanan alveolar sehingga oksigen akan bisa berdifusi.

Apakah posisi tidur yang tepat untu kasus di atas?

a)

Sim

b)

Prone

c)

Supine

d)

Fowler

e)

Dorsal rekumben

61.

Pada saat perawat ICU melakukan observasi pasien myesthenia gravis, perawat mendengar alarm ventilator berbunyi. Ketika dicek, alarm yang berbunyi menunjukkan rendahnya volume tidal pada ventilator. Apa tindakan pertama yang seharusnya dilakukan perawat?

a)

Lakukan ventilasi klien secara manual

b)

Masukkan udara ke dalam manset pipa endotrakeal

c)

Periksa koneksi ventilator

d)

Hubungi dokter

e)

Lepaskan konektor ventilator dengan ETT

62.

Salah satu komplikasi dilakukannya pemasangan ventilator pada pasien kritis adalah ternjadinya ventilator-associated pneumonia. Strategi yang tepat dalam mencegah terjadinya komplikasi tersebut adalah...

a)

Perawatan mulut setiap 12 jam

b)

Posisikan head-up 30-45 derajat kecuali dikontraindikasikan oleh kondisi pasien

c)

Posisikan head-up meningkat 10-15 derajat, kecuali dikontraindikasikan oleh kondisi pasien

d)

Biarkan keluarga menyedot pasien sesuai kebutuhan untuk mengeluarkan sekret

e)

Kolaborasi pemberian antipiretik

63.

Salah satu parameter yang dapat diatur dalam ventilator adalah volume tidal. Volume tidal merupakan jumlah udara yang dihirup dan dihembuskan setiap kali bernapas pada saat istirahat. Jika pasien memiliki berat badan sebesar 60 kg, maka berapakah volume tidal yang dapat disetting?

a)

200 cc

b)

300 cc

c)

400 cc

d)

500 cc

e)

600 cc

64.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di ruang bedah karena cedera kepala. Pada saat pengkajian ditemukan data lecet pada kepala disertai adanya perdarahan pada telinga. Pasien membuka mata saat diperintah, menarik ekstremitas saat diberikan rangsangan nyeri, dan mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas. Berapakah nilai GCS pasien di atas?

a)

9

b)

10

c)

11

d)

12

e)

13

65.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat di ruang saraf. Saat ini pasien mengalami penurunan kesadaran. Hasil anamnesis dengan keluarga sebelumnya pasien mengeluh pusing dan muntah. Hasil pemeriksaan fisik TD 200/100 mmHg, frekwensi nadi 100 x/menit, frekwensi napas 28 x/menit, suhu 390C.

Apakah pemeriksaan fisik yang penting dilakukan lebih lanjut?

a)

Rangsangan meningeal

b)

Tingkat kesadaran

c)

Nervus cranialis

d)

Fungsi sensorik

e)

Fungsi motorik

66.

21. Seorang laki-laki berusia 56 tahun dirawat diruang neurologi dengan stroke hemoragi. Hasil pengkajian keasadaran menurun, pasien terpasang OPA dan adanya penumpukan sekret di jalan nafas, TD 189/112 mmHg, frekuensi nadi 57 x/menit, frekuensi nafas 26 kali permenit. Pasien terpasang oksigen 6 liter/menit dan NGT, hasil CT scan menunjukan adanya perdarahan didaerah Pons.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut..

a)

Risiko cidera; aspirasi

b)

Pola nafas tidak efektif

c)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

d)

Gangguan perfusi jaringan serebral

e)

Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

67.

Seorang laki-laki usia 50 tahun di rawat diruang neurologi dengan diagnosis stroke hemoragie post craniotomi hari ke 7, perawat melakukan pengkajian nervus kranialis pada pasien tersebut. Hasil pemeriksaan pasien tidak mampu membedakan bau. Berdasarkan pengkajian tersebut, apakah nervus yang mengalami gangguan pada pasien tersebut?

a)

Nervus I

b)

Nervus II

c)

Nervus VII

d)

Nervus X

e)

Nervus XII

68.

Saat perawat sedang jaga malam, perawat menemukan alarm menyala pada ventilator. Perawat kemudian mengecek kondisi pasien, terlihat work of breathing dengan saturasi oksigen menujukkan angka 85%. Tindakan apakah yang seharusnya segera dilakukan perawat pada kondisi tersebut?

a)

Melakukan nebulisasi

b)

Melakukan hiperventilasi dan suction

c)

Memberikan ventilasi secara manual menggunakan bag valve mask

d)

Mengganti mode ventilator

e)

Memposisikan head-up 30 derajat

69.

Salah satu indikasi keberhasilan dilakukannya penyapihan ventilator pada pasien kritis adalah...

a)

RR berada dalam kisaran 25-30x/menit

b)

Saturasu oksigen stabil

c)

Nilai AGD menunjukkan asidosis respiratorik

d)

MAP berkisar antara 90-110 mmHg

e)

Tidak terdapat work of breathing

70.

Tindakan di bawah ini yang bukan merupakan perawatan yang tepat untuk pasien yang terpasang ventilator adalah...

a)

Lakukan penilaian pernapasan yang komprehensif, catat setiap perubahan pada suara napas

b)

Pastikan alarm selalu menyala dan terdengar

c)

Ubah posisi pasien minimal setiap 2 jam

d)

Lakukan suction sesering mungkin

e)

Perawatan mata; pencegahan pengeringan kornea, cedera, dan ulserasi

71.

Data hasil pengkajian yang mungkin diperoleh perawat ketika melakukan pemeriksaan fisik fungsi pernapasan dengan menggunakan prosedur perkusi adalah....

a)

Posisi trakea berada di garis tengah leher atau deviasi ke salah satu sisi

b)

Taktil fremitus menurun pada bagian dada yang mengalami atelektasis

c)

Napas cepat dan dangkal yang menunjukkan distres pernapasan berat

d)

Hiperesonan pada bagian dada yang terdapat peningkatan udara

e)

Intensitas bunyi napas menurun pada obstruksi jalan napas

72.

Abnormalitas primer pada asidosis respiratorik adalah .....

a)

Penurunan PCO2

b)

Peningkatan PCO2

c)

Penurunan HCO3¯

d)

Peningkatan HCO3¯

e)

Penurunan PO2

73.

Nilai normal gas darah arteri untuk PCO2 adalah .....

a)

25 – 35 mmHg

b)

35 – 45 mmHg

c)

45 – 55 mmHg

d)

55 – 65 mmHg

e)

65 – 75 mmHg

74.

Penyakit yang diderita pasien merupakan salah satu stres. Respon fisiologis terhadap stres adalah .....

a)

Pupil midriasis

b)

Nadi melambat

c)

Vasodilatasi perifer

d)

Pernapasan menurun

e)

Peningkatan tekanan darah

75.

Sumber stres bagi pasien dan keluarganya saat rawatan pindah dari ruang rawat biasa ke ruang perawatan kritis adalah ....

a)

Obat harus diminum setiap hari

b)

Dirawat bersama dengan pasien lain

c)

Tingkat keterampilan tenaga perawat

d)

Keberadaan anggota keluarga dari pasien lain

e)

Peralatan kompleks yang tidak dikenal sebelumnya

76.

Perubahan status mental pada pasien yang terpasang intubasi dapat diakibatkan oleh ....

a)

Biaya perawatan yang mahal

b)

Tidak boleh ada keluarga yang mendampingi

c)

Terhambat mengekspresikan diri secara verbal

d)

Menganggap tenaga kesehatan tidak kompeten

e)

Alat tidak membantu kesembuhan dari penyakitnya

77.

Tindakan yang dapat perawat lakukan untuk membantu meningkatkan perasaan kontrol diri pasien adalah ......

a)

Menawarkan jenis obat apa yang ingin diminum pasien

b)

Memberikan pilihan cairan infus yang lebih disukai pasien

c)

Menawarkan posisi tidur miring kanan atau kiri yang disukai pasien

d)

Meminta pendapat pasien kapan sebaiknya kateter intravena dilepas

e)

Menganjurkan aktifitas perawatan diri sepenuhnya dibantu oleh keluarga

78.

Perasaan terisolasi menjadi penyebab umum ansietas pada pasien di unit perawatan kritis. Perasaan terisolasi dapat timbul karena .....

a)

Perawat sibuk bekerja tanpa sadar mengabaikan adanya pasien

b)

Sebagian besar perawatan diri dibantu anggota keluarga

c)

Tidak mampu bekerja mencari nafkah seperti biasanya

d)

Bayangan adanya ancaman kematian yang dekat

e)

Prosedur yang bersifat memaksa

79.

Untuk mengatasi atau mengurangi perasaan terisolasi maka perawat dapat melakukan tindakan .......

a)

Mengkaji respon fisiologis pasien terhadap stres

b)

Membuat perencanaan istirahat dan aktifitas pasien

c)

Mengajak pasien berbicara saat melakukan tindakan

d)

Menganjurkan agar pasien pindah ke ruang rawat biasa

e)

Membuat informed consent sebelum melakukan tindakan

80.

Tindakan yang dapat diberikan pada pasien untuk mengatasi keadaan hipoksemia adalah .....

a)

Pemberian natrium bikarbonat

b)

Pemberian terapi oksigen

c)

Pemberian sedasi

d)

Cek hemoglobin

e)

Nilai saturasi